NovelToon NovelToon
Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Identitas Tersembunyi
Popularitas:858.9k
Nilai: 5
Nama Author: Cherry Sakura96

Reyna Richelle gadis culun yang berpakaian culun dan baju besaran baru pindah ke kampus barunya. Banyak orang berpikir Reyna itu gadis kampungan dan miskin karena penampilannya.

Reyna bertemu dengan teman kecilnya Ren. Lekaki tampan, dingin, dan tidak suka dengan semua wanita ternyata menyukai teman kecilnya Reyna. Reyna yang tidak ingin orang lain tau tentang hubungan mereka, menyuruh Ren untuk tidak memberitahukan siapapun.

Banyak orang yang berusaha memisahkan mereka terutama Cecilia wanita tercantik di kampus benci sama Reyna karena penampilannya dan menanggapnya merusak hubungannya dengan Ren. Bagaimana Reyna dan Ren menjalani hubungan mereka?


Dibaca ya Karya orisinil pertama ku.
jika tidak suka bisa di skip. ☺️

No Plagiat ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherry Sakura96, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH. 27 – ORANG MENCURIGAKAN

“Reyna, kau ikut saja sama kita. Biar Andrew dan Kai mengantarkan Cecilia dan Serena pulang.” kata Ren.

“OK.”

“Kalian pulang sama Andrew dan Kai. Aku dan Reyna ikut paman aku pulang.” kata Ren ke Cecilia.

“Ta-tapi… kenapa dia pulang sama kalian? Kenapa tidak sama kita saja.” kata Cecilia tidak ingin Reyna ikut dengan Ren pulang.

“Kenapa? Mira masih mau main sama Kak Reyna. Biar kak Reyna ikut Mira dan Ren-nii.” kata Mira langsung memegang tangan Reyna tidak membiarkan Reyna pergi.

“Sudah, kau pulang saja sama Kai dan Andrew. Biar Reyna pulang sama aku dan Mira.” kata Ren dengan datar dan langsung pergi.

“Cecil, kita pulang saja sekarang. Biarkan si jelek itu pulang sama Ren. Berdebat dengan dia juga hanya buang waktu, besok kita baru membalasnya di kampus.” kata Serena bisik ke Cecilia.

Cecilia yang mendengar Serena hanya bisa kesal dan benci sama Reyna bukannya tidak bisa mempermalukannya bahkan dia pulang sama dengan Ren.

“Kenapa kalian diam saja disana? Mau diantar pulang tidak?” kata Kai melihat Cecilia dan Serena diam saja dan melihat ke Ren dan Reyna.

Cecilia dan Serena melihat Kai dan Andrew menunggu mau tidak mau ikut mereka pulang dan Cecilia manatap Reyna dengan kesal dan marah.

----Di Mobil----

“Kak Reyna, Mira boleh main ke rumah kak Reyna tidak?” tanya Mira.

“Mira, ini sudah malam. Kapan-kapan saja ya main ke rumah kak Reyna.” jawab Papa Mira yang sedang menyetir mobil.

“Tapi pa…” kata Mira ingin protes.

“Tidak boleh Mira! Ini sudah malam, besok saja mainnya ya. Kasihan sama kak Reyna karena sudah lelah karena hari ini menemani Mira main.” kata Ren dengan tegas

“Tapi…” Mira ingin Protes

“Mira, Besok kakak akan menemani bermain dengan Mira.” kata Reyna dengan pelan sambil mengelus kepala Mira dengan lembut.

“Apa besok kak Reyna bisa menemani Mira bermain?” tanya Mira ke Reyna.

“Tentu Mira. Kakak bisa menemani Mira bermain. Tapi hari ini sudah cukup bermain ya karena besok Mira mau masuk sekolah jadi harus tidur lebih awal.” kata Reyna dengan senyum.

“Kak Reyna janji?” tanya Mira memberikan jari kelingkingnya

“Tentu Mira.” kata Reyna membalas jari kelingking Mira dan tersenyum.

“Yay… Pa, besok Mira boleh main sama kak Reyna kan pa?” tanya Mira dengan antusias.

“Boleh Mira.” jawab Papa Mira dengan senyum.

“Yay….Papa yang terbaik.” kata Mira dengan senyum gembira.

Reyna dan Mira bicara banyak di mobil sampai didepan apartemen Reyna.

“Rey, kau tinggal disini?” tanya Ren.

“Iya. Kenapa?” tanya Reyna sambil turun dari mobil dan mengambil barangnya.

“Tidak, hanya tanya saja.” kata Ren dengan datar.

‘Ternyata dia tinggal dekat dengan apartemenku. Baguslah, nanti aku bisa bermain ke apartemennya.’ batin Ren sambil senyum melihat Apartemen Reyna ternyata tidak jauh dari apartemennya.

Setelah Reyna menaruh barangnya di apartemenya dibantu oleh Ren dan Papa Mira.

“Terima kasih sudah membantu membawa barang aku. Maaf merepotkan.” kata Reyna yang melihat belanjaannya sangat banyak dibantu oleh Ren dan papa Mira.

“Tidak apa. Apa semuanya sudah dibawa?” tanya Papa Mira.

“Hm… Sepertinya sudah semua. Terima kasih Om dan Ren.” kata Reyna melihat barangnya sudah dibawa kedalam.

“Iya, terima kasih juga sudah menjaga Mira. Om bahkan tidak tau apa yang akan terjadi kalau Reyna tidak menemukan Mira, pasti Mira sudah diculik oleh wanita itu.” kata Papa Mira dengan tulus karena Reyna telah menemukan Mira.

“Sama-sama Om. Mira besok kita main lagi ya. Ingat untuk cepat tidur dan gosok giginya, jangan telat tidur, jika Mira telat tidur besok kita tidak punya tenaga untuk bermain puas.” kata Reyna memperingatkan Mira untuk cepat tidur.

“Iya kak, Mira pulang kerumah cepat tidur dan besok bisa bermain dengan kak Reyna lagi.” janji Mira dengan Reyna.

“Baiklah. Reyna kita pulang dulu ya.” kata Papa Mira ingin pamit pulang.

“Iya Om, terima kasih sudah antar Reyna.” kata Reyna dengan senyum.

“Sama-sama.” kata Papa Mira.

“Bye-bye kak Reyna.” kata Mira sambil melambaikan tangannya ke Reyna.

“Bye….” balas Reyna.

Papa Mira dan Mira langsung keluar dari apartemen Reyna.

“Rey, aku pulang ya. Besok kita ketemu lagi.” kata Ren dengan pelan dan mencium dahi Reyna.

“Bye… hati-hati dijalan.” kata Reyna sambil melambaikan tangannya.

Ren membalasnya dengan senyum manisnya. Setelah itu mereka langsung meninggalkan Apartemen Reyna dan langsung pulang.

“Baiklah saatnya aku membersihkan semua barang ini dulu baru mandi.” kata Reyna melihat banyak barang yang dibelinya di taruh di meja.

Setelah Reyna membersihkan barang belanjaannya dan langsung pergi mandi, Selesai mandi Reyna ingin minum jus dan membuat jus di dapur setelah dilihat ternyata Reyna lupa membeli gula.

‘Akh… Lupa beli gula. Gimana mau minum kalau tidak ada gula.’ batin Reyna.

Reyna mau tidak mau pergi ke market terdekat untuk beli gula. Reyna langsung mengambil jaket dan keluar apartemenya pergi ke Market terdekat untuk beli gula.

Disaat Reyna mau masuk market Reyna melihat ada orang yang mengitainya dari jauh. Tapi, Reyna tidak memperdulikannya langsung masuk ke Market beli gula. Saat Reyna beli gula di Market Reyna melihat ada orang yang mencurigakan memakai jaket dan kepalanya ditutup di belakangnya seperti sedang mengintainya.

‘Sepertinya ada yang dendam padaku ya?Kenapa orang ini mengikutiku?Tapi sepertinya aku tidak melakukan sesuatu hal yang buruk?’ batin Reyna bingung sambil keliling market untuk melihat orang itu mengikutinya terus dan membuat Reyna menghela nafasnya.

Reyna langsung membayar di kasir dan langsung keluar dari market. Orang yang mengitai Reyna melihat Reyna keluar dari market langsung keluar mengikutinya. Orang itu melihat Reyna masuk ke gang kecil sebelah market langsung mengikutinya. Disaat di masuk gang itu sudah tidak melihat Reyna lagi.

‘Sial! Kemana gadis itu? Aku kehilangannya.’ batin orang itu dengan kesal karena kehilangan Reyna.

Orang itu langsung masuk lebih dalam lagi mencari Reyna, tiba-tiba terdengar suara, “Anda siapa?” tanya Reyna yang tiba-tiba memegang bahu orang itu.

Orang itu terkejut dan langsung menghempas tangan Reyna dan menghindar dari Reyna.

“Anda siapa? Kenapa mengikuti saya?” tanya Reyna dengan sopan.

‘Kenapa gadis ini tiba-tiba ada dibelakang aku?’ batin orang itu terkejut melihat Reyna tiba-tiba dibelakangnya.

“Kenapa tidak menjawab?” tanya Reyna.

Orang itu hanya diam saja dan mengambil pisau lipat di celananya dan mengarahkan ke Reyna.

“Sepertinya anda tidak mendengar pertanyaan saya.” kata Reyna dengan datar melihat orang itu tiba-tiba mengeluarkan pisau lipat.

“Saya tanya sekali lagi, anda siapa? Kenapa mengikuti saya dari Mall sampai ke Apartemen saya sampai ke market.” tanya Reyan dengan datar.

Orang itu terkejut ternyata Reyna tau kalau dia mengikutinya dari awal di Mall. Tapi orang itu tidak menjawab dan mencoba untuk tenang supaya tidak asal bicara.

“Masih tidak mau menjawab? Baiklah.” kata Reyna melihat orang itu hanya diam saja dan tidak menjawab Reyna langsung mendekati orang itu dengan santai.

Melihat Reyna mendekatinya orang itu langsung mengarahkan pisaunya ke arah Reyna, tapi dengan mudah Reyna menghindarinya dan memegang tangan orang itu langsung mengambil pisau lipat itu dari tangannya membuat orang itu terkejut dan ingin menghindar tapi tidak bisa karena Reyna menahan tangannya.

“Jadi anda siapa?” tanya Reyna yang menahan tangan orang itu.

1
Ainisha_Shanti
aya memang tak ada insaf nya
Ainisha_Shanti
tak sabar nak tengok reaksi aya dan keluarga nya saat bertemu Reyna dan abangnya
Ainisha_Shanti
sayangnya pendek sangat bab nya, padahal sudah lama tunggu up nya
Ainisha_Shanti
sudah pasti itu si aya lagi yang nak cari pasal kerana dia fikir Reyna itu adalah Rayna. mampus lah kau dengan kesombongan mu aya
Ainisha_Shanti
tu lah sombong sangat, kan dah jatuh miskin
Ainisha_Shanti
padan muka kau aya, siapa suruh sombong sangat. kan dah jatuh miskin. nikmat je lah kami mu itu.
Ainisha_Shanti
habis lah kau aya
Ainisha_Shanti
nampak gayanya aya sedang menggali kuburannya sendiri
Ainisha_Shanti
dasar perempuan yang suka mengganggu ketenangan orang lain. tak sabar nak tengok mereka di beri hukuman oleh rui
Ainisha_Shanti
siapakah perempuan pengganggu itu? tak sabar nak tengok dia di beri pelajaran oleh riku
Ainisha_Shanti
panggil saja riku hadapi perempuan berlagak ini
Ainisha_Shanti
good job Ren, jangan bagi celah pada perempuan gedik
Ainisha_Shanti
Stella terlalu paranoid
Ainisha_Shanti
kejam juga kau tora, but i like 😂😂😂
Jumiati Cantik
Luar biasa
Evi
berputar-putar berputar berputar berputar
Ifa Tul Jannah
jngn di gantung dong tor smngat up nx ok
Miftha Alma
nama nya mirip agak bingung nyimak nya..cerita nya jg agk rumit dikit..
Pesek Tralala
ka up lg dong jngn pendek bngt up ny
Pesek Tralala
Thor up lg dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!