"Kenapa pulang selarut ini sayang? Apa ada pekerjaan yg sangat mendesak?"
"Tanya saja dirimu sendiri, kenapa sampai saat ini kamu belum hamil?"
Amanda merasakan sesak di dadanya ketika mendapat pertanyaan itu dari suaminya.
Kisah sepasang suami istri yang tidak dikaruniai seorang anak hingga akhirnya sang suami berselingkuh bersama sekretarisnya secara terang-terangan.
bagaimana kelanjutannya?
Jangan lupa klik Like dan Favorit yaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cacacaca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perusahaan L
Kendra membunyikan bel apartemen kemudian menelpon Amanda "Ini aku, buka pintunya"
Amanda membuka pintunya, terlihat wajahnya yang ketakutan dan badannya yang msih bergetar "Kak, aku benar-benar takut. Aku tidak mau bersamanya lagi, aku benar-benar sudah dikhianati. Aku menjaganya namun dia berselingkuh dariku" Amanda mulai terisak.
Kendra menuntun Amanda untuk duduk "Tenanglah, aku tidak akan membiarkan dia kembali mengganggumu"
"Kak, apa aku bisa mengajukan cerai ?"
"Apa ? Kamu yakin ? Bagaimana kalau dia menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi ?"
"Tapi kak, perempuan itu hamil sedangkan aku tidak bisa memberinya anak" Amanda menangis kembali.
"Aku akan mendukung apapun keputusanmu. Jadi jangan takut kamu akan sendiri"
"Bagaiman kalau Kak Zino membalikkan fakta kak ?"
"Aku akan mengurus semuanya, besok kita akan menemui pengacara untuk mengurus perceraianmu"
"Terimakasih kak, aku berjanji jika keadaan sudah membaik aku akan mencari pekerjaan dan membayar semuanya"
"Baiklah, aku akan menghitung semua biaya yang telah kamu habiskan hahaha"
"Kak Kendraaaa, lihatlah nanti aku akan menjadi orang yang lebih sukses darimu dan akan memberikan pinjaman untukmu" Kendra dan Amanda tertawa bersama.
"Kau sudah makan ?"
"Sudah kak, aku tadi memesan makanan online"
"Bagus, istirahatlah aku akan menemui mu besok"
Kendra pun meninggalkan Amanda. Kendra segera menelpon pengacaranya untuk mengurus masalah perceraian. Pengacaranya sedikit heran, bagaimana mungkin kliennya yang masih lajang akan bercerai ?
Esok hari Kendra mendatangi kantor dan mengubah jadwal pertemuan untuk diselesaikan lebih awal. Tiara dengan cekatan menyelesaikan pekerjaannya sehinggal jadwal yang semula selesai pukul lima, kini bisa diselesaikan hingga pukul dua.
Semua pertemuan sudah dilaksanakan, kemudian Tiara memasuki ruangan Kendra dan melaporkan kegiatan hari ini serta memberitahukan kegiatan untuk hari besok. Tiba-tiba ponsel berdering "Hallo Amanda"
"Kak, aku sudah berada di tempat yang Kakak janjikan" Kendra terkejut karena lupa dengan janjinya, tapi dia tidak bisa meninggalkan kantor karena masih ada beberapa berkas yang harus diselesaikan.
"Bagini saja, kamu datang ke perusahaan L dan katakan kalau kamu sudah membuat janji denganku"
"Perusahaan L ya kak ? Baiklah" Amanda segera menaiki taxi untuk menuju perusahaan L, namun ditengah perjalanan dia baru teringat kenapa perusahaan L ? Kenapa harus janji ? Memang apa pekerjaan Kendra ?
Taxi memasuki area parkir perusahaan L, gedung besar dan menjulang tinggi ada di depan matanya. "Oh jadi disini Kak Kendra bekerja. Pantas saja aku harus ada janji temu dulu dengannya. Gedungnya sangat besar"
Amanda mendatangi lobby kantor dan menemui security disana "Saya mau bertemu dengan Kendra pak, saya sudah ada janji dengannya ?"
"Kendra ? Maksud Anda direktur utama kami ?"
"Direktur utama ? Bukan pak, Kendra yang lain"
"Tapi hanya ada satu Kendra di perusahaan ini" Security itu berusaha menjelaskan
"Sebentar pak, saya telpon dulu teman saya itu"
"Hallo kak, aku sudah berada di perusahaan L, tapi katanya tidak ada karyawan bernama Kendra. Bagaimana ini Kak ? Apa Kak Kendra sebenarnya tidak bekerja di tempat ini ?"
Kendra yang mendengar penjelasan Amanda menahan tawa nya. "Coba kamu masuk, resepsionis disana akan mengantarmu untuk menemuiku"
Amanda kembali mendekati scurity "Saya sudah menelponnya dan di bilang untuk segera menemui resepsionis"
"Tapi nona, saya tidak bisa mengijinkan Anda masuk. Bisa saja anda mempunyai niat buruk terhadap perusahaan ini"
"Apa ? Aku benar-benar sudah menelponnya, aku tidak berbohong apalagi berniat jahat. Apa wajahku ada tampang orang jahat ?"
Uda kembaali aja manda
jadi wanita kuat dong sfh d sakiti.jangan jangan takut cere lagi.cengeng
jangan sekedar mergoki saat di luar ruangan ya pasti kurang seru