"Jika kau tau aku akan menyakitimu? kenapa kau masih mau menikah denganku" ucap Agung
"Karena aku tau apa yang dilakukan Ayahku telah dipikirkannya dengan matang"
"Kalau begitu, selamat datang di keluarga RInjadi nona Sellly Atmajaya"
Selly pun tersenyum datar
Selly Anjani Atmajaya. Gadis muda yang harus menikah dengan mantan kekasih ibunya Agung Andhika Rinjadi. Pernikahan dilakukan atas permintaan sang ayah. Hal itu dilakukan sang ayah untuk melindungi putrinya dari jahatnya mantan kekasih sang ayah yaitu nyonya Alice Raharjo
Ia harus berjuang seorang diri menghadapi sadis dan dinginnya sang suami dan jahatnya Alice Raharjo padanya. Namun kecantikan wajah dan hati serta kegigihannya dalam banyak hal, membuat Ia mampu bertahan dari segala serangan yang ditujukan pada dirinya.
Bukanlah Selly Anjani Atmajaya jika Ia menyerah dengan keadaan. Dialah Selly Rinjadi
mari kita berkenalan lebih jauhhh
Ig @mrs.anna19
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohana hartono, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Poli Kandungan
Pukul enam pagi Selly terbangun, Ia dapati dirinya dan suami dalam satu selimut tanpa sehelai benang.
”Mas Agung apa kau kekantor hari ini?” ucap selly sembari mengucang sedikit badan suaminya.
Maklum mood lagi bagus sehingga Ia memanggil suaminya mas bukan pak ataupun tuan agung.
”Sebentar lagi” ucap agung yang masih memejamkan matanya dalam selimut
Selly turun dari tempat tidur kemudian menuju kamar mandi. Ia berdiri didepan cermin memuat-mutar badannya. Ia mendapati seluruh badannya penuh dengan kissmark suaminya.
”Aduhhh” ucap Selly dengan sedikit kesal dan cemas menjadi satu.
”Gimana gw ke galeri, bakal diketawain andra nih?” ucap Selly.
”Oh,, iya lehernya akan aku pakaikan sal, dan baju lengan panjang” ucap selly.
******
”Tumben Sel, kau pakai Sal”. Ucap agung sembari mengoles selai nanas ke roti miliknya.
”Lihat nih” sahut selly sembari memperlihatkan memar-memar merah keunguan yang ada di lehernya
Agung tersenyum puas
”Aku tidak menyangka Sell, dua malam ini kamu begitu manis” ucap Agung sembari meneguk segelas freshmilk.
Selly hanya diam saja
”Sebenarnya aku juga menikmati itu Agung”. Ucap Selly dalam hati
********
”Gayamu tidak biasa Sell” ucap Andra memperhatikan penampilan Selly yang serba tertutup.
Ya biasanya selly lebih suka memakai rok mini ataupun blouse blouse dengan leher terbuka ataupun sabrina. Namun, kali ini Ia memakai celana panjang, kemeja panjang ditambah pula dengan sal melingkar dileher jenjangnya.
”Hahahhaha.. kau tak perlu menjawabnya Sell, karna aku sudah tau” ucap andra meledek Selly.
Selly hanya diam saja, Ia sebenarnya malu pada andra
Jam menunjukkan pukul satu siang, andra sedang asik mengedit edit foto hasil jepretannya. Sementara Selly masih asik dengan pesanan lukisan pelanggannya. Namun tiba-tiba lampu hias yang tepat berada diatas kepala andra terjatuh. Brakkkkkk... lampu itu menghantam bagian atas kepala Andra.
”Andraaa..!!!”
Selly langsung berlari menuju Andra yang tersungkur. Andra kepala kamu berdarah.
”Tolong.. tolong” pekik Selly yang karena panik melihat darah keluar dari sella-sella atas kepala andra
Orang-orang berdatangan dan memapah Andra menuju mobil untuk di bawa ke rumah sakit.
”Biar saya yang nyetir, terimaksih bapak ibu” ucap Selly.
Selly melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat.
Sepuluh menit kemudian tibalah Selly dan Andra di rumah sakit Kasih Bunda
Ia menurunkan andra yang sedang kesakitan, Ia langsung dibantu Suster yang ada menuju Ruang UGD.
Suster-suster dan dokter membersihkan luka yang ada di kepala Andra dan menjahitnya, sementara Selly menunggu di depan ruang UGD.
”Pak toliet dimana ya?” ucap Selly pada seorang satpam.
”Mbak lurus saja belok ke kanan, Ada poli kandungan, nah disebelahnya ya mbak? Ucap satpam
”Ohh iya terimakasih pak” ucap Selly
Selly melangkahkan kakinya menuju toilet yang dimaksud. Selly mengikuti arahan satpam tadi. Tibalah Ia di depan poli kandungan. Ia menghentikan langkahnya. Nafasnya seketika terasa amat sesak, Jantungnya berdetak sangat kencang, dadanya terasa begitu panas. Tepat didepan matanya seorang Agung Andhika Rinjadi tengah mengantri di poli kandungan bersama wanita bar tersebut.
”kauuuuuuuu....!!!!’
Selly menunjukkan tangannya tepat di kening Agung yang tengah duduk bersama wanita itu. Selly langsung berlari keluar. Semua mata tertuju pada Agung dan wanitanya. Agung pergi mengejar Selly yang tengah emosi.
”Sell,,kau dimana?”,
Agung melihat kanan kiri setiap sudut rumah sakit. Agung kehilangan langkah selly. Agung mencoba menghubungi selly via telpon, namun Hpnya tidak aktif
”Sialan, kenapa Selly bisa berada disini” ucap Agung dengan kesal.
Ia langsung menuju mobilnya untuk mencari Selly tanpa menghiraukan wanita tadi yang masih mengantri seorang diri
Selly sebenarnya masih berada di Rumah Sakit, Ia bersembunyi di Ruang rawat inap.
”Ya tuhan kenapa aku bisa sehancur ini melihat dia bersama wanita itu, Kenapa aku yang merasakan sakit ini?” . Selly terisak isak tangis di Dalam Ruang rawat Inap, tersadar banyak mata yang melihatnya, Selly pun keluar menuju toilet.
Ia tidak lagi menghiraukan Andra yang masih berada di ruang UGD. Hatinya kini hancur melihat suaminya menemani wanita lain periksa kehamilan.
Ia perlahan membasuh mukanya yang memerah dan sembab. Dengan menenangkan diri Ia berjalan menuju UGD dimana Andra Sedang mendapat perawatan.
”An,, bagaimana keadaanmu” Ucap Selly yang telah selesai di Jahit kepalanya.
”Aku baik-baik saja Sell, kau kenapa?”
Selly hanya diam saja
”Aku urus administrasinya ya An”
******
Sepanjang perjalanan pulang, Andra dan Selly hanya diam mematung. Ingin Andra menanyakan apa yang menimpa temannya tersebut, hanya saja sepertinya nanti akan lebih baik.
Sepuluh menit sampailah mereka di galeri
Andra dan Selly turun menuju ke dalam galeri. Selly pun menutup kembali pintu galeri tersebut.
”Untuk hari ini kita tutup dulu lah ya an” ucap Selly
Andra hanya mengangguk tanda setuju. Selly mengambil dua minuman dingin untuk dirinya dan Andra.
”apa yang terjadi Sell?”
”Aku melihatnya menemani wanita itu cek kehamilan an” ucap selly dengan pandangan kosong
”Jadi benar wanita itu hamil anak suamimu?”
”sepertinya ”
Andra dan Selly saling Diam
*******
”Pa,,,temani abel bermain ya?.’’ Ucap abel pada ayahnya.
”kamu mau main kemana sayang, pasti akan papa temani?.” ucap fathir pada anak semata wayangnya.
”tidak,, kamu sama mama saja” ucap anggita pada anaknya.
”Hei, emangnya kalau dia bersamaku kenapa?” ucap fathir pada istrinya.
”Jangan pernah kau sentuh anakku fathir, aku tidak sudi menganggapmu sebagai suamiku?” ucap Anggita pada fathir.
Semenjak kematian Abil kembaran Abel, kehidupan rumah tangga fathir dan anggita bagaikan neraka.
Sore itu Fathir bersama kedua anak kembarnya Abil dan Abel sedang bermain di taman yang tak jauh dari rumah mereka, tidak sengaja fathir bertemu dengan mantan pacarnya Imelia yang juga berada ditempat tersebut. Fathir dan Imelia tengah bercerita, tanpa disadari anak kembarnya menyeberang jalan dan kecelakaan tidak bisa di hindari lagi. Abel terpental sejauh sepuluh meter sementara Abil meninggal ditempat. Inilah yang menjadi puncak kemarahan Anggita Larasati
******
Pukul sepuluh malam sehabis rapat bersama mitranya di sebuah cafe, Agung langsung melajukan mobilnya menuju rumah. Pikirannya hanya tertuju pada Selly. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana kalau Selly akan benar meninggalkannya seperti yang diucapkannya beberapa waktu lalu.
”Aku tidak mau tanpa kamu Sell”
Dua puluh menit tibalah Agung dirumahnya.
”Bi, Selly sudah pulang?”
”Belum Tuan”
Agung melangkah menuju kamarnya dengan gontai, Ia tidak tau bagaiamana cara menjelaskan ini semua pada istrinya.
”Andra, Selly sedang bersama kamu?” ucap agung melalui telpon
”Tadi sore Dia sudah pulang” ucap Andra
”oke”
******
Setelah pulang dari galeri, sejak sore hingga malam hari, Selly menghabiskan waktu di sebuah di cafe yang tidak jauh dari galeri. Waktu telah menunjukkan pukul sebelas malam. Ia bingung mau kemana. Pulang tidak mungkin, sewa kamar uang pas-pasan. Ia terpikir hotel Grand Merrier milik ayahnya.
”Ohh iya,,, grand Merrier”
Selly memesan taxi online menuju hotel Merrier
Mari slng mendukung