NovelToon NovelToon
Mr. Governor

Mr. Governor

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: SheisUgly

Rengganis Jeyang (28 Tahun) yang akrab disapa Ganis ditugaskan mengajar di Sekolah Menengah Pertama swasta favorit di Provinsi Jawa Tengah. Siapa sangka Ganis yang menjadi Guru BP di sekolah swasta tersebut membawanya kepada Ndaru Ayodia. Pria matang berusia 40 tahun, duda 3 anak yang salah satu anaknya adalah murid bandel di Sekolah tempat Ganis mengajar.
Ganis ingin bertemu dengan Ndaru untuk membicarakan masalah kenakalan Abimanyu di Sekolah. Namun kesibukan Ndaru sebagai Kandidat Gubernur Jawa Tengah membuatnya selalu menolak panggilan Ganis.
Hingga akhirnya Ndaru bersedia bertemu di sela-sela safari kampanye nya dan menimbulkan gosip jika Ganis adalah kekasih Ndaru. Elektabilitas Ndaru Dipertanyakan seiring memanasnya situasi menjelang pemilihan Gubernur.

Novel ini adalah hasil imajinasi saya sendiri. Jika ada kesamaan nama tempat itu hanya fiksi. Di novel ini tidak melulu membahas politik karena Ndaru seorang Gubernur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SheisUgly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SKIP AJA.

...Part ini mengandung konten berbau politik. Silahkan di skip bila di rasa ini akan membuang waktu....

🌿🌿🌿🌿🌿🌿

Orang-orang diluaran sana pasti banyak yang berpendapat bahwa jadi istri Gubernur itu menyenangkan. Uangnya banyak, bisa travelling sesuka hati, menggunakan fasilitas yang di berikan negara, dan tentunya punya derajat yang lebih tinggi dimata masyarakat. Tapi, sebagian orang lupa, bahwa jadi pemimpin di suatu daerah itu tidaklah gampang. Mereka terhormat tapi juga rentan menerima cemoohan dari warganya. Dari kebijakan yang tidak pro rakyat, sampai pembangunan yang tersendat. Semuanya tak luput dari nyinyiran waga. Terutama warganet. Warganet yang tidak turut serta menyumbang pajak daerah, beramai-ramai mencemooh pemimpin daerah lain di sosial media.

Gubernur Ndaru Ayodya, belakangan jadi trending topic linimasa Twitter dan Facebook. Kebijakan - yang katanya berat sebelah - dirasakan sebagian warga diwilayah terdampak. Rencana pembangunan pabrik semen di daerah pegunungan kapur di salah satu kabupaten membuat petani yang menggantungkan hidupnya dari hasil sawah mereka, dengan lantang menentang proyek itu.

Pihak investor asing yang sedianya akan menandatangani MOU mengenai proyek pembangunan pabrik semen tersebut di interupsi oleh Ndaru.

Pak Gubernur dalam hal ini akan menjembatani aspirasi para petani dengan bupati sebagai pembuat kebijakan dan izin investor untuk duduk bersama, berembuk mencari solusi yang terbaik.

Salah seorang petani yang bertindak sebagai juru bicara mengatakan jika Bupati memberikan izin kepada para investor, maka sawah yang berada di sekitar areal pabrik akan tercemar limbah. Menurut pengakuan mereka, selama ini pihak investor tidak pernah memberikan solusi untuk masalah limbah agar tidak mencemari areal persawahan.

Ditambah persoalan tentang pembebasan lahan warga yang terkena proyek pembangunan pabrik juga belum menemui kesepakatan. Investor belum menyetujui harga yang diajukan oleh warga. Mereka berkata jika harga yang di tawarkan petani pada mereka adalah harga yang tinggi dan tidak masuk akal. Tanah itu juga tidak subur karena terdiri dari bebatuan dan kapur.

Namun, mengingat ini adalah proyek jangka panjang, warga tak mau asal-asalan. Mereka tidak mau menukar dampak yang akan ditimbulkan kedepannya dengan harga yang murah.

Ndaru sependapat dengan para warga. Namun Bupati yang sudah mempunyai hak otonomi daerah ini berkilah jika warga di sekitar pabrik akan sangat terbantu. Mereka dijanjikan bisa bekerja di pabrik dengan upah yang tinggi.

Selain bisa mengurangi pengangguran,untuk apa tetap mempertahankan lahan yang tidak subur ? Lebih bagus jika ada yang mengelola, dimanfaatkan sebagai pabrik semen. Para investor juga akan berjanji membayar pajak tepat waktu. Intinya, semuanya demi kesejahteraan masyarakat sekitar pabrik dan menyumbang APBD Kabupaten.

Masalahnya, masyarakat mana yang dimaksud? Jika para investor itu merekrut tenaga kerja dari negara mereka sendiri untuk bekerja disini? Lalu siapa yang akan sejahtera.

Semuanya tidak melulu soal uang !

Ndaru berdiri mematut cermin setinggi badan seraya memasang dasi. Tak biasanya sang suami memakai baju formal. Ndaru lebih suka mengenakan baju seragam berwarna coklat atau baju lengan panjang motif batik.

Ganis menyambungkan charger ke ponselnya. Semalam, dirinya lupa untuk mengisi daya baterai. Melihat suaminya yang bolak-balik mengulang saat membuat simpul, membuat Ganis tergugah ingin membantu.

"Sini Mas, aku bantu" Ganis berjinjit, dengan cekatan Ganis membantu suaminya memasang dasi. Ganis berasal dari keluarga sederhana dan bukan keluarga kantoran. Tapi dia punya pengalaman memasang dasinya sendiri saat diklat mahasiswa.

"Makasih ya" Ndaru mendongakkan dagu, memberi ruang untuk istrinya agar leluasa memasang dasi di kerah kemeja warna merah marun.

"Kok tumben Mas, rapi banget pakai dasi segala?" Ganis masih berjinjit melilitkan dasi itu. Ndaru lebih tinggi 17cm darinya.

"Pagi ini ada rapat soal proyek yang lagi trending itu lho?" Ndaru masih menegakkan dagunya.

"Oh, yang katanya, Mas Ndaru pro sama taipan dan pro asing?" Ganis menyelesaikan simpul terakhir dan dasi itu terpasang sempurna, tampak cocok untuk suaminya.

"Gimana Mas? Ngerasa kayak dicekik enggak? Kekencengan ya?" Ganis melihat penampilan suaminya melalui cermin dan suaminya itu seperti melonggarkan dasinya sedikit.

"Nggak kok, udah lama enggak pakai dasi" Ganis mencium badan sang suami yang belum disemprot parfum, dia buru-buru mengambil parfum dari atas nakas untuk disemprotkan di tubuh suaminya.

"Bukannya yang pro asing itu kamu ya?" Ndaru terkekeh memandang istrinya yang sedang mabuk kepayang dengan parfum beraroma limau kesukaannya.

"Kok bisa aku pro asing? Aku enggak pernah ketemu sama investor itu ya?" Ganis menepuk-nepuk bahu suaminya seakan membersihkan debu khayalan yang menempel.

"Itu kamu tiap malam liat video cowok-cowok pesolek youtube" Mereka berdua terkekeh bersamaan.

"Gimana Ya Mas, mereka ganteng banget. Suara mereka juga bagus kok enggak ngandelin tampang"

Ganis beralih menuju almari untuk mengambil sepatu pantofel suaminya.

"Emang apa sih nama Grup mereka?" Ndaru duduk di pinggir ranjang melihat istrinya yang lalu lalang mengambil lap sepatu di laci.

"Aku suka EXO sama NCT mas" Ganis tertawa seperti Anak ABG yang sedang menceritakan cowok yang ditaksirnya kepada teman-temannya di sekolah.

Ganis menyodorkan sepatu yang sudah dilap pada suaminya dan dibalas dengan gumaman terima kasih.

"Emang kamu suka cowok yang gantengnya kayak mereka?",Ndaru memasang sepatu di kaki kiri.

"Siapa coba yang bisa nolak pesona mereka, mereka kan goodlooking Mas" Ganis kembali terkekeh dengan mengusap pipinya.

"Aku siap-siap nih kena geser. Aku kan sudah tua enggak goodlooking"

"Siapa bilang, Mas Ndaru ganteng kok"

Eh? Ganis ingin menampar diri sendiri atas pengakuan spontannya ini. Diapun memalingkan wajah dengan mata tertutup rapat. Malu.

"Tapi masih gantengan Harit kan?" Ndaru telah selesai memakai sepatu dan kini masih duduk bersanding dengan Ganis di tepi ranjang. Sumpah demi Tuhan, Harit memang tampan, tak jauh beda seperti idol Korea kesukaannya. Kulitnya putih bersih, tinggi, rambutnya rapi, Ganis juga menduga kalau otot perutnya juga kotak-kotak. Ganis pernah sekali tak sengaja melihat otot perut dibalik kemeja putih milik Harit.

"Harit itu play boy Mas." Ganis cemberut.

"Jadi aku yang menang nih?"

"Ngarep banget sih Mas Ndaru disamain sama Harit. Idih amit-amit." Ganis masih sewot dan mengambil beberapa snelhecter yang ada di meja nakas. Menyerahkannya Kepada Ndaru agar tidak terlupa.

"Jadi, Mas Ndaru akan membuat keputusan hari ini?" Ganis kembali duduk di ranjang. Daripada membicarakan Harit, lebih baik bicara tentang kesejahteraan masyarakat. Ganis juga ingin tahu dari mulut suaminya sendiri bukan dari komentar warganet.

"Iya, lebih cepat lebih bagus kan? Kasihan para warga sudah nunggu. Nasib Mereka terkatung-katung selama setahun gara-gara tidak ada yang memberi solusi." Ndaru memakai jas dibantu Rengganis.

"Mas Ndaru harus membuat keputusan yang Terbaik. Membuka lapangan kerja itu juga penting namun membela hak warga lebih penting Mas. Ingat sumpah waktu dilantik dulu.."

"Iya, aku ingat kok. Kamu enggak apa-apa kan kalau aku dihujat netizen. Maafin aku..."

Ganis buru-buru memeluk tubuh Ndaru dengan kedua tangannya erat, memotong omongan suaminya yang berisi permohonan maaf entah sudah yang kesekian kalinya. Ndaru tidak harus meminta maaf, Ganis paham ini konsekuensi jika menjadi istri seorang pejabat. Dari awal Ganis sudah mempersiapkan mental jika ada warga yang menghujatnya.

"Aku percaya sama Mas Ndaru. Biarin aja mereka ngritik. Yang penting Mas harus membela kepentingan Masyarakat. Jangan didengerin komentar jelek. Yang penting kerja." Ndaru membalas pelukan Rengganis dan menganggukkan kepala.

"Ntar acaranya kemana?" Tanya Ndaru masih memeluk istrinya, dia ingat istrinya kemarin bercerita bahwa dia akan mengunjungi perpusda untuk melihat-lihat buku.

"Aku mau ngambil raportnya anak-anak mas" Mereka berdua melepas pelukan.

"Ke perpusdanya enggak jadi?"

"Aku batalin, ntar aja kesana pas anak - anak liburan mas" Ndaru berdiri disusul istrinya.

"Kamu hati-hati ya. Berangkatnya diantar Pak Mul aja" Ndaru merapikan jas dan merapikan rambut.

"Iya Mas sekalian ntar kan aku jemput anak-anak pulang sekolah"

Ndaru semakin protektif dengan istrinya setelah Harit datang dan coba untuk mendekati Ganis dengan cara gila. Didepan Ndaru saja Harit berani. Apalagi jika Ganis sendiri?

Setelah Ndaru berpamitan, diapun pergi bersama Pramana dan Arif.

Konsep Hidup Bersama yang sudah disepakati mereka berdua selama ini mau tidak mau, mengikis jarak, membuat kenyamanan tercipta. Meskipun tidak ada cinta, mereka sudah janji untuk berkomitmen. Bekerja sama sampai akhir.

🌿🌿🌿🌿🌿🌿

Ini kisah fiktif, khayalan receh author serbuk marimas.

Thanks for like vote n komennya ya....

see you.....

1
Bunny³²
astagaa mamaknyaa nih kok lngsung begini.
ga ingat apa pwngalaman suami dia dan mantan mantunyaa duluuu, dan skrng mamak pengen ganis punya lakian model Yudha jugaa
ckckckxck
Bunny³²
wahh ga bener
baru kenal udh main tangan ajaa...
Bunny³²
parahhh
masa 3 tahun pacaran bs ga terdeteksi sihh
Bunny³²
kasihan sekali, ibunyaa kmnaa
Agna
Pumpkin emang bikin gemeeezzzzzz
Agna
mewakili aku ni, aku punya anak tiri 3, cowok semua
Agna
/Drool//Drool//Drool/
Agna
mmmhhh... kayakx Gamis jd penggemar pak Gubernur sejak awal lihat ya ..
knp jg sy baru koment ya, padahal baca kisah ini bertahun² lalu🤭
Agna
sy selalu kangen mba Author, makax sy sering baca ulang
Agna
sy baca berulang2, random🤭
kisah seperti ini sy sukaaaaa banget. ttg keluarga, karir, tp konflikx ga berat
Nara
keren
Agna
kangen baca kisah romansa yg elegan kayak gini, ada rekomendasi novel lain? Ndaru Ganis berulang² sy baca
Sari Alyaa
T.O.P B.G.T👍👍🤩
Ratna Mareliana
baca ke 3 x nya.. kangen ganis sm mas ndaru
May Keisya
ibu ko gitu...ga dapet pelajarankah dr pernikahannya yg dl ancur
May Keisya
kebykn laki2 ky gini klo hbs nikah knp pd berubah jadi siluman... kelakuan asli terlihat ketika sdh menikah
May Keisya
mematikan😭🤣🤣
Renesme
Baguss 👍👍
Sandisalbiah
hah... jauh² pindah ke Amrik gak taunya masih ada satpol pp yg ngerajia kamar.. 🤭🤭🤭🤭🤭
Sandisalbiah
gak ada visual pumkin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!