NovelToon NovelToon
Kekasihku Seorang Intel Dan COO

Kekasihku Seorang Intel Dan COO

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Lusia Irene seorang dokter yang sedang sekolah spesialis onkologi di salah satu rumah sakit polisi. Karena dokter pembinanya adalah seorang polisi. Di usianya yang sudah dua puluh tujuh tahun Lusia belum perna membuka hatinya buat hadirnya seorang laki - laki. Karena traumanya atas rumah tangga orangtuanya yang berpisah karena adanya orang ketiga. Papanya berselingkuh di usianya sudah enam belas tahun. Apakah Lusia Irene bisa merasakan cinta hadir di kehidupannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Operasi Militer

Keputusan sudah bulat operasi mulia mulai dijalankan. Bukti -,bukti lapangan sudah jelas, target yang akan di cari juga sudah jelas. Karena dengan sengaja mereka menyebarkan vidio pengakuan perbuatan mereka yang menewaskan warga sipil di media sosial.

Lusi sudah tertidur diruangan dokter yang di khususkan buat dia. Pukul dua subuh dia di kagetkan dengan bunyi ketukan pintu ruangannya.

"Ade ini mas. Buka pintunya." Lusi kenal betul bahwa itu suara Gio laki - laki yang dia sayang. Dia pun melihat jam di pergelangan tangannya. Masih jam dua subuh.

"Mas." Gio langsung memeluk kekasihnya. Lusi melihat Gio sudah menggunakan baju seragamnya yang tidak perna dia lihat.

"Ingat ya de. Tetap menggunakan rompi ini selama bertugas. Jangan perna seorang diri, dan tetap di wilayah rumah sakit ini. Ada mendengar kejadian apapun. Langsung dengar intruksi aparat keamanan. Mengerti." Gio memegang dagu Lusi diangkat sedikit, agar wajahnya bisa di lihat oleh Gio.

"Iya mas."

"I love you."

"Mas mau menjalankan tugas."

"Iya sayang. I love you."

"Mas hati - hati ya. Harus balik selamat."

"Iya sayang. I love you."

"I love you more." Gio langsung menyium bibir kekasihnya. Ini kali pertama Gio memberi ciuman sangat dalam ini. Kemudian dia pergi menjalankan misinya bersama tim.

Pukul tiga pagi, anggota mulai membombardir lokasi yang menjadi target yang merupakan markas musuh. Pasukan elite meluncur dari pesawat dengan tali dibawa pimpinan Gio. Sementara pasukan darat sudah mulai mengepung. Sergapan hanya sepuluh menit berjalan lancar. Meskipun aksi tembak menembak mewarnai operasi ini. Tidak ada korban jiwa dalam operasi ini. Target tersangka langsung diamankan dan dengan pengawalan khusus dibawa ke tempat rahasia untuk di introgasi. Sementara yang berhasil melarikan diri semuanya tertangkap.

Serangan fajar hanya memerlukan waktu tiga puluh menit berhasil. Namun pimpinan - pimpinan bagian yang lain, masih belum tertangkap. Tim operasi menunggu hasil introgasi dari pimpinan wilayah yang tertangkap ini bersaksi bersama anggotanya. Ternyata mereka adalah anak - anak muda. Tim sudah kembali ke posko. Mereka sedang bersiaga untuk serangan balik dari penyusup.

Kelompok bersenjata ini, di fasilitasi dengan alat tempur yang canggih. Sehingga perlawanan mereka terhadap aparat tentara dan polisi tidak bisa di remehkan. Lusi sudah mendapat kabar, bahwa tim khusus sudah kembali, yang terluka ringan sudah mulai diobati di rumah sakit. Gio juga mengalami luka ringan di lengannya akibat sambaran peluru. Dia ke rumah sakit untuk berobat dan dokter yang dia pilih adalah kekasihnya.

"Mas ini harus di jahit."

"Lakukan sayang."

Setelah dibersihkan luka kekasihnya Gio, Lusi memberi obat anastesi seperti bius lokal agar saat dijahit lukanya tidak begitu sakit. Lusi pun mulai melakukan bedah ringan atas luka kekasihnya. Tatapan Gio tidak perna berpindah dari kekasihnya.

Tiba - tiba terdengar bunyi dentuman yang sangat keras. Semua bergetar. Dalam keadaan panik. Luka yang baru selesai di jahit di tangan kirinya, langsung Gio memeluk kekasihnya dengan melindungi Lusi dengan tubuhnya. Akhirnya luka yang baru dijahit kembali berdarah. Beberapa menit kemudian radio komunikasi Gio berbunyi bahwa lokasi yang diledakan adalah dekat gedung sekolah yang berada di simpang jalan. Tidak jauh dari, lokasi markas polisi dan rumah sakit. Tim sudah mulai bergerak.

"Sayang are you oke."

"Ya. Mas luka kamu berdarah lagi."

"Tidak masalah. Mas harus ke lokasi."

"Mas, adek tutup dulu lukanya." Gio mau segera ke lokasi kejadian, namun Lusi melarang karena luka yang baru dia jahit kembali berdarah. Dengan cepat Lusi membersihkan dan memberi salep, kemudian menutup luka itu. Hatinya berjanji malam hari dia akan mengobati luka ini lagi.

"Mas ini sementara, selesai operasi datang kembali."

"Siap ibu dokter."

Sebelum Gio pergi dia sudah mengingatkan kekasihnya untuk tetap berada di tempat aman. Akibat di bom, gedung sekolah beberpa ruangannya hancur dan kebakaran tidak bisa di hindari. Sekarang pasukan sedang berjuang memadamkan api, dan Gio bersama anggotanya sedang melakukan penyisiran lokasi kejadian. Gerakan cepat dua pelaku berhasil di amankan. Ada perlawanan akibatnya dua orang itu mengalami luka tembak.

Konflik semakin memanas. Warga sipil pendatang mulai di evakuasi keluar dari kota ini. Begitu juga dengan tenaga medis. Gio senang kekasihnya selamat, makanya dia sangat menginginkan dokter Lusia Irene meninggalkan kota ini. Namun Lusi tidak mau. Gio sudah membujuknya agar balik ke tempat orangtuanya dan berjanji akan datang menjemput dia disana. Namun Lusi tidak bisa meninggalkan rekan - rekannya juga pasien yang dia rawat. Dokter tentara dan polisi hanya satu - satu orang. Sedangkan tiga rekannya Lusi sudah memilih kembali ke Jakarta, bersama ners - ners mereka.

"Mas sudah katakan, nanti selesai misi mas akan jemput."

"Aku ngak bisa ninggalin pasien - pasien ku."

"Pasien apa mas mu."

"Mas kan pasien adek." Gio sadar bahwa dia adalah pasien yang sedang dirawat oleh dokter Lusia Irene.

Satu bulan operasi militer ini terjadi. Keadaan mulai kondusif ketika, aparat mulai melakukan swiping gabungan. Semua warga lokal yang di curigai ada dalam kelompok terlarang ini, disatukan di sebuah lapangan. Dan penyaringan pun dilakukan. Sampai menemikan bibit - bibit bangsa terbaik, yang siap membagun daerahnya.

Atas bantuan maminya Gio, dokter Hany Julia upaya penarikan Lusia ke pusat dan membatalkan kontrak dokter relawan pun terealisasi dengan baik. Karena tugas Gio sudah mau selesai. Dia mau ketika dia kembali ke Jakarta, Lusi kekasihnya juga kembali. Surat ijin membawa calon istri dengan pesawat jet tempur pasukan telah disetujui.

Hari ini, surat masuk via email tentang keberadaan dokter Lusia Irene sudah diterima oleh ketua rombongan. Dokter Lusi diminta kembali ke Jakarta. Dan pukul sembilan malam, Lusi menumpangi peswat tempur anggota kembali ke Jakarta.

"Silahkan masuk kakak ipar."

semua anggota delta tim menyambut calon istri dari komandan mereka. Ini pengalaman pertama bagi Lusi naik pesawat tempur. Gio mengatur posisi duduk kekasihnya dengan baik.

Sepanjang perjalanan tangan Lusi tidak lepas dari genggaman tangan besar AKP Gio Abraham. Lima jam non stop mereka ada di udara, sampai tiba di bandara Halim Perdana Kusuma tepat pukul duabelas malam waktu Jakarta. Setelah arahan singkat dibandara Gio berpisah dengan anggotanya. Kendaran sport punya Gio sudah terparkir di bandara Dion asisten Gio di Adiguna Grup sudah menunggunya.

"Selamat pagi bos."

"Terima kasih ya Dion."

Dibantu Dion, Gio memasukan barang - barang kekasihnya ke bagasi mobil. Kemudian Gio menyetir mobil dan membawa Dion ke apartemennya. Kemudian dia melanjutkan mobilnya menuju apartemen mewah, apartemen yang tidak perna Lusi tahu.

"Mas mau kemana?"

"Ikut mas saja dan jangan banyak komplen."

Lusi merasa bahwa ada yang tidak beres dengan situasi ini. Satu bulan di daerah konflik Gio begitu ramah dan penuh kasih sayang dia menjaga dan melindungi Lusi dengan baik. Namun sekarang dia merasa bahwa kekasihnya akan memberi sesuatu kepadanya.

"Mas, kamu cinta ngak sama aku."

"I love you. Aku sangat menyanyangimu Lusia Irene."

1
r111
lanjut
Ceisye: ok. terima kasih sudah membaca karyaku. kritik dan sarannya silahkan🙏🙏🙏
total 1 replies
serana
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!