Asyifa adalah seorang gadis yatim piatu yang hidup bertiga dengan kedua adiknya. Sebagai anak sulung, dia bertanggung jawab membesarkan kedua adiknya, setelah ayah dan ibunya meninggal akibat kecelakaan hebat saat pulang dari berjualan.
Suatu hari dia terlibat skandal dengan teman satu kelasnya, teman yang juga dia kagumi dalam diam.
Sebab skandal tersebut, dia harus kehilangan beasiswa dan menuntutnya untuk keluar dari sekolah favorit tersebut.
5 tahun kemudian, dia dipertemukan dengan teman sekelasnya dengan kondisi yang berbeda.
Tetapi cinta yang dulu pernah singgah... ternyata masih tetap menetap tanpa bisa terungkap.
Bagaimana kisah selanjutnya...
selamat membaca guys... semoga kalian terhibur...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BELANJA BERSAMA MERTUA
Musim telah silih berganti, Asyifa setia menjadi ibu rumah tangga yang begitu memperhatikan suami dan adiknya.
Seperti apa yang pernah di sampaikan oleh Arka, mereka sepakat untuk pindah di kota di mana orang tua Arka tinggal.
Radit bekerja satu kantor dengan Raka dan Lala, tidak sesuai jurusan saat kuliah, tetapi Radit sudah cukup bersyukur.
Bayu kuliah di salah satu kampus yang ada di dekat tempat radit bekerja.
Arka membeli rumah minimalis dekat dengan orang tuanya, karena Asyifa menolak rumah pemberian papa Yamka.
Asyifa sungguh bahagia hidup bersama Arka, dia tidak menyangka bahwa perputaran roda hidup membawanya ke titik seindah ini, setelah menikah dengan Arka.
Cinta... Jangan bertanya masalah cinta, karena Asyifa sendiri tidak cukup memliki keberanian bertanya soal cinta.
" Mas stok belanja habis, nanti aku ijin belanja." pamit Asyifa.
" iya... Belanja sama siapa" tanya Arka.
" Sama mama, nanti mama mau jemput kesini." jawab Asyifa.
Tidak lama setelah jawaban Arka, Nadia datang ditemani papanya.
" Mas berangkat dulu, biar aku belanja bersama Asyifa." kata Nadia.
" Iya sayang, hati hati." jawab Yamka dengan memberi kecupan mesra di hadapan anak dan menantunya.
" Dasar bucin," gerutu Arka yang masih di dengar oleh Yamka.
" Dari pada hambar" jawab Yamka yang entah apa maksudnya.
Asyifa membeli semua kebutuhan rumah untuk satu minggu kedepan.
" Si Arka duitnya Fa, habiskan saja, kapan lagi kita busa menghabiskan uang suami." kata Nadia.
Asyifa tersenyum, satu tahun menjadi menantunya... Dua tahun pula mertua perempuannya selalu membuatnya tertawa.
Mertua laki laki yang sangat bucin... Dan mertua perempuan yang selalu memanfaatkan kebucinan suaminya. Sungguh... Keluarga Arka adalah paket lengkap kebahagiaan.
" Hai jeng... Apa kabar..." tiba tiba dari arah belakang, perempuan paruh bawa menyapa mama mertua Asyifa.
" Assalamualaikum bu Linda." Nadia menjawab sapaan temannya itu.
" Eh ini menantunya ya... Kok belum isi juga... Padahal sudah 1 tahun lamanya. Periksa atuh neng, siapa tahu mandul, kasihan sama si Arka. " kata teman mama mertuanya, yang dia dengar bernama Linda.
Asyifa terdiam mendengar lidah julid bu Linda.
" Anak itu bukan hak kita bu Linda, saya senang menantu saya tidak cepat hamil, jadi kami masih bisa jalan jalan berdua. Maklum... Lala sudah jarang sekali pulang kesini." mama Nadia membalas ucapan julid temannya.
Tidak lama kemudian, datang wanita anggun dan cantik di sisi bu Linda.
" Sayang... salaman dulu salam Jeng Nadia." kata bu Linda.
Setelah salaman dengan mama Nadia... Asyifa yang berada di samping mertunya terkejut.
" Yumna..." ucap lirih yang masih biaa di dengar.
" Asyifa... kamu Asyifa. Kenapa kamu ada di sini" tanya Yumna yang tidak tahu bahwa Arka telah menikahi Asyifa satu tahun lalu.
" Kamu sudah pulang dari Singapura ternyata" kata mama Nadia.
Tentu mama Nadia masih di buat jengkel akan perbuatan Yumna di masa lalu, dia adalah dalang kekacauan yang terjadi di SMA tempat putranya sekolah.
Pada saat itu... Sekolah hanya menjatuhi sanksi skors 1 minggu, dan di perbolehkan melanjutkan pendidikan hingga lulus.
Berbeda dengan Asyifa yang langsung di putus bea siswa dan di pindah paksa ke sekolah lain.
Entah bagaimana dan kenapa, Asyifa di keluarkan dari sekolah sedangkan Yumna hanya terkena sanksi skors 1 minggu saja.
" Aku tanya kenapa kamu ada di sini? , bukankah kamu terlunta lunta tanpa bisa bekerja hidup di kota S?" lanjut Yumna.
"Tunggu. Dari mana kamu tahu kalau hidup Asyifa terlantung lantung saat di kota S.?" tanya mama Nadia.
Yumna tergagap... Sungguh... dia lupa bahwa mama Nadia adalah wanita super pengingat dan kritis.
" Saya... Maaf tante, saya pernah ada even di kota S, jadi saya pernah bertemu dengannya di jalanan" jelas Yumna.
Asyifa menundukkan kepala karena malu, dia mengira mertuanya akan ikut memojokkan dirinya.
Nadia mengangguk anggukkan kepala, lalu tersenyum mengejek.
" Jika memang begitu, lalu kenapa kamu membiarkan temanmu terlunta lunta di jalanan??, bukankah teman yang baik itu ada di kondisi susah dan senang" sarkas!! Yumna di buat mati kutu oleh ucapan Nadia.
" Dia adalah menantu saya... Jadi... Jangan coba coba menghina dia, apapun alasannya." tegas mama Nadia tanpa bisa di bantah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Duuuuh mama Nadia mertua idaman banget ya guys."
Selamat menikmati ya man teman... Jangan lupa tinggalkan jejak... Terimakasih...
syifa sdh mngatakn ber kali".... untuk mnyudahi prnikahan kalian... agr kalian tak saling mnyakiti....
up bnyak"
capek mncintai sendirian... wloupun arka sbg suami sangt bertanggung jawab.....
untuk arka.... yakin km bneran g ada cinta untuk syifa.... yakin cinta sdh g pnting.....
ms iya km bisa mnjalani prnikahan dgn syifa smpe saat ini tnpa km merasakn cintamu untuk syifa🤔🤔🤔