NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ceo

Transmigrasi Ceo

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Bagus Dwi

Dikhianati hingga tewas di dunia modern, Anya, seorang CEO jenius ahli strategi investasi, bertransmigrasi ke tubuh Permaisuri Xian—seorang istri kaisar yang lemah, miskin, dan ditindas oleh para selir di istana belakang.
Namun, si licik salah memilih lawan. Jiwa yang baru ini tidak mengenal kata menyerah. Menggunakan ilmu ekonomi modern, Anya mengobrak-abrik Paviliun Logistik, menyikat habis menteri korup, dan membalikkan keadaan hingga para musuhnya gemetar ketakutan!
Di tengah aksi balas dendamnya yang badass, Kaisar Liang yang dingin dan berwibawa justru mulai mendekat, terpikat oleh kepakan sayap sang Ratu yang baru.
"Kau sangat menarik, Xian. Katakan padaku... apa yang sebenarnya terjadi padamu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bagus Dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26 VISI SAMUDRA SANG PERMAISURI

Musim dingin yang panjang dan membekukan perlahan-lahan mulai melepaskan cengkeramannya dari atap-atap megah Kota Terlarang. Salju yang tadinya menumpuk tebal di pelataran Istana Phoenix kini mencair, mengalir menjadi anak-anak sungai kecil yang membasahi tanah kering, membawa serta aroma musim semi yang segar dan penuh harapan baru. Namun bagi Anya, pergantian musim ini bukanlah tanda untuk mengendurkan urat saraf atau menikmati keindahan bunga sakura yang mulai mekar. Di duniaku yang lama, pergantian kuartal bisnis justru merupakan momen paling krusial untuk meluncurkan strategi ekspansi baru sebelum kompetitor sempat membaca arah pergerakan pasar.

Di dalam aula pertemuan utama Istana Phoenix, suasana telah berubah total. Anya telah memerintahkan para kasim untuk menyingkirkan seluruh sekat sutra dan hiasan dinding yang dianggapnya tidak efisien. Sebagai gantinya, sebuah meja kayu raksasa berbentuk bundar yang terbuat dari kayu jati gelondongan diletakkan tepat di tengah ruangan. Di atas permukaan meja tersebut, kini terbentang sebuah peta baru yang ukurannya sangat masif. Peta ini tidak lagi berfokus pada garis perbatasan darat Kekaisaran Han atau wilayah pegunungan barat yang gersang, melainkan sebuah peta topografi laut yang mendetail, menggambarkan lekukan garis pantai dari Laut Han Selatan, menyusuri Selat Malaka kuno, hingga menyentuh Kepulauan Rempah di ujung timur jauh yang misterius.

"Jalur Sutra Barat yang baru saja kita amankan melalui perjanjian Joint Venture dengan Kekaisaran Wei memang memberikan kita arus pendapatan yang stabil dari sektor komoditas tekstil dan porselen," kata Anya, memecah keheningan aula dengan suara jernihnya yang sarat akan wibawa seorang CEO wanita kawakan. Dia menggunakan sebatang tongkat penunjuk kecil dari perak, mengetukkannya tepat di titik pelabuhan utama Kota Jiangnan. Di sekeliling meja bundar tersebut, berdiri belasan pejabat baru dari Kementerian Pendapatan, Kementerian Perhubungan Laut, serta beberapa kapten kapal senior yang sengaja dia panggil dari wilayah pesisir selatan.

"Namun, kalian semua harus melihat kenyataan objektif di lapangan," lanjut Anya, matanya yang pekat mengamati satu per satu wajah para bawahannya untuk memastikan mereka fokus. "Jalur darat memiliki cacat logistik yang sangat besar. Kereta kuda membutuhkan waktu berbulan-bulan hanya untuk melintasi gurun dan pegunungan, mereka sangat rentan terhadap sabotase cuaca ekstrem, serangan dari suku nomaden liar, dan yang paling penting: volume muatannya sangat terbatas. Seekor kuda hanya bisa menarik beban beberapa ratus pon. Jika kita ingin menguasai perdagangan dunia secara absolut dan mempercepat perputaran modal kekaisaran, kita harus mengalihkan fokus strategis kita ke lautan. Laut adalah jalan tol tanpa batas yang diciptakan alam, di mana sebuah kapal tunggal bisa membawa muatan yang setara dengan seratus kereta kuda dalam sekali jalan."

Anya berdiri tegak, membiarkan jubah musim seminya yang berwarna hijau zamrud dengan sulaman benang emas bermotif ombak bergulung melambai anggun seiring dengan gerakannya. "Rencana strategis yang aku susun untuk kuartal ini adalah mendirikan sebuah entitas baru yang disebut 'Perusahaan Dagang Hindia Han'. Kita akan membangun armada kapal niaga raksasa dengan teknologi lambung berlapis ganda, memperluas dermaga Jiangnan menjadi sebuah hub logistik internasional, dan menerapkan sistem pengiriman maritim yang terjadwal secara ketat. Kita tidak lagi menunggu pembeli datang ke tanah kita; kita yang akan mendatangi pasar mereka dan mendikte harga."

Mendengar pemaparan yang begitu berani dan radikal, Menteri Perhubungan Laut yang baru diangkat—seorang pria paruh baya bernama Tuan Dong yang memiliki pengalaman puluhan tahun di birokrasi pesisir—tampak menggeser langkahnya dengan ragu-ragu. Dia menjura dengan hormat, namun wajahnya memperlihatkan kecemasan yang mendalam. "Yang Mulia Permaisuri Xian, visi yang Anda sampaikan sungguh sangat mengagumkan dan belum pernah terpikirkan oleh generasi terdahulu. Namun, hamba berkewajiban untuk menyampaikan realitas di lautan lepas. Laut Selatan saat ini berada dalam kondisi yang sangat anarkis. Bajak Laut Rambut Merah yang dipimpin oleh kapten misterius bernama Chen Shanzhi terus menjarah kapal-kapal sipil. Selain itu, Kerajaan Nanyang di seberang lautan juga bertindak sebagai tiran dengan menarik pajak liar yang sangat tinggi bagi setiap kapal Han yang melintas. Tanpa adanya jaminan keamanan, investasi besar yang Anda kucurkan untuk kapal dagang hanya akan berakhir menjadi mangsa hiu atau rampasan musuh."

Anya tidak terkejut. Di duniaku yang lama, setiap kali sebuah perusahaan mencoba memasuki pasar baru (blue ocean strategy), manajemen selalu dihadapkan pada risiko eksternal seperti premanisme lokal atau regulasi proteksionis dari penguasa lama. Cara mengatasinya bukanlah dengan mundur, melainkan dengan mengintegrasikan sistem keamanan militer ke dalam rantai pasok logistik tersebut.

"Tuan Dong, apakah kau mengira aku adalah seorang amatir yang akan mengirim domba ke tengah kawanan serigala tanpa perlindungan?" Anya menatap Tuan Dong dengan senyuman tipis yang membuat menteri tua itu langsung menundukkan kepalanya. "Kita tidak akan membangun kapal dagang biasa. Proyek ini akan dibagi menjadi dua divisi mutlak. Pertama, Armada Naga Hijau, yang bertugas khusus sebagai kapal kargo pengangkut komoditas dengan efisiensi ruang maksimal. Kedua, Armada Macan Putih, sebuah armada militer khusus yang setiap kapalnya akan dilengkapi dengan meriam api bubuk mesiu terbaru hasil modifikasi laboratorium istana. Mereka akan berfungsi sebagai pengawal bersenjata yang memiliki otoritas penuh untuk menembak mati siapa saja yang mencoba mengganggu aset kita di laut lepas. Mengenai Kerajaan Nanyang... aku tidak memiliki niat sedikit pun untuk membayar sepeser pun pajak liar kepada mereka. Aku menawarkan mereka dua pilihan: menjadi mitra waralaba logistik kita, atau melihat seluruh pengaruh ekonomi mereka dihancurkan hingga akar-akarnya."

Di saat para menteri masih mencerna istilah-istilah modern seperti 'entitas', 'divisi', dan 'waralaba', pintu aula besar perlahan terbuka. Kaisar Liang melangkah masuk dengan jubah kebesaran naganya yang megah. Pria itu tidak berkata apa-apa, namun dia langsung berjalan menuju posisi di samping Anya, meletakkan tangan besarnya di atas meja petanya, memberikan isyarat visual yang mutlak bahwa seluruh rencana gila Permaisurinya didukung penuh oleh kekuatan tertinggi militer kekaisaran. Kehadiran Kaisar Liang seketika membungkam seluruh keraguan di dalam ruangan, menandai dimulainya era baru di mana Kekaisaran Han siap melebarkan sayap kekuasaannya menembus batas-batas samudra.

1
evi carolin
sat set libas semua ,basmi abis ampe keturunan dan nol ga punya harta jabatan dan gelar 😱
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
awal langsung panas... semangat
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩: suka kok tapi klo bisa Jangan terus sebut dunia ku... biar ngga bocor klo Permaisuri nya bukan asli kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!