NovelToon NovelToon
Suami Rahasiaku Sang Aktor

Suami Rahasiaku Sang Aktor

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Identitas Tersembunyi
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: avy sulas

Oca dipaksa menikah dengan pria asing di depan altar—demi memenuhi wasiat sang kakek yang tak bisa ia menolak. dan yang tak terduga, suaminya adalah seorang aktor terkenal yang harus disembunyikan rapat-rapat dari dunia, termasuk dari sahabat-sahabatnya sendiri.

Belum sempat ia membiasakan diri dengan kehidupan barunya, datang seseorang yang perlahan mengisi ruang kosong di hatinya—ruang yang sengaja ditinggalkan oleh suaminya sendiri. Oca pun membuka hati, tanpa pernah menyangka ada yang luput dari pandangannya.

Kini ia terjebak di antara dua hati: satu yang seharusnya ia cintai karena status, dan satu lagi yang ia pilih sendiri karena rasa.

Tapi siapa sangka, tak semua yang terlihat tulus benar-benar seperti itu.

Siapakah yang berhak atas hati Oca? 💍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon avy sulas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ternyata Selama Ini

Melihat pemandangan yang menyesakkan didepannya Oca lebih dulu mengalihkan pandangan. Jantungnya masih berdetak kencang dengan campuran rasa sakit sesak.

Tanpa sadar, tangannya meraih lengan Dirga.

"Dir... kita ke tempat lain aja, yuk," ucapnya pelan sambil berusaha tetap tersenyum. "Kayaknya di sini rame banget.”

Dirga menoleh ke arah Oca. Ia sempat memperhatikan perubahan di wajah gadis itu yang tiba-tiba terlihat murung. Meski merasa heran, ia memilih tidak banyak bertanya dan hanya mengangguk pelan.

Oca lebih dulu melangkah menjauh dari kerumunan lalu Dirga menyusul di sampingnya.

Mereka kembali menyusuri area festival. Oca tetap menanggapi, sesekali tersenyum dan mengangguk, tapi Ia terlihat tidak se antusias tadi dan lebih sering terlihat melamun terlihat melamun, seolah pikirannya tidak disini.

Dirga yang menyadari perubahan itu akhirnya melirik Oca.

"Ca... lo nggak apa-apa?”

Oca sedikit tersentak. Ia menoleh dan mendapati Dirga sedang menatapnya dengan raut wajah penuh tanya.

“Gue nggak apa-apa... cuma agak capek aja.”

Dirga tidak langsung membalas. Ia hanya mengangguk pelan, meski masih merasa ada yang berbeda dari sikap Oca malam itu.

"Kalau gitu kita pulang aja," ucapnya.

Oca mengangguk pelan. "Iya.”

Setelah itu, mereka memutuskan untuk pulang.

Seperti biasanya, Dirga mengantar Oca sampai di persimpangan jalan yang tidak jauh dari mansion. Setelah berpisah, Oca melanjutkan langkahnya menuju rumah, sementara Dirga kembali memutar motornya dan pergi meninggalkan tempat itu.

_______

Keesokan harinya, Oca berjalan memasuki gerbang sekolah dengan langkah pelan. Semalam ia tidak bisa tidur karena terus memikirkan bayangan Anthony yang mencium Emma.

Ditambah lagi, pria itu tidak pulang ke mansion. Salah satu pelayan sempat bilang kalau jadwal syuting Anthony memang sampai larut malam, tapi entah kenapa hati Oca tetap merasa gelisah.

Sesampainya di kelas, Oca menjatuhkan diri ke kursinya lalu merebahkan kepala di atas meja sambil mengembuskan napas pelan.

Tak lama kemudian, Kinan dan Andira masuk ke dalam kelas sambil mengobrol. Begitu melihat Oca yang sudah datang lebih dulu, keduanya menghampiri meja sahabatnya itu.

"Ca, kok lemes banget?" tanya Andira sambil meletakkan tasnya di atas meja. Ia menatap Oca yang sejak tadi hanya merebahkan kepala di atas meja. "Lo sakit?"

Oca menggeleng pelan, lalu mengangkat kepalanya sebentar. "Nggak apa-apa... cuma kurang tidur."

Andira menyeringai jahil. "Pantesan. Muka lo kayak orang begadang. Jangan-jangan abis malming bareng Dirga, ya?"

Oca langsung mendengus pelan. "Ngaco.”

Belum sempat Andira menggoda lagi, Kinan yang sejak tadi sibuk memainkan ponselnya tiba-tiba berseru.

"Eh, eh... kalian tau nggak?" ucapnya antusias sambil menyodorkan layar ponselnya ke arah kedua sahabatnya. "Semalem aktor favorit gue lagi syuting. Cuplikan adegannya udah viral di mana-mana.”

Andira hanya melirik sekilas sebelum mengangkat bahu.

"Mulai deh... tiap pagi bahas Aktor mulu."

"Ya gimana dong?" protes Kinan sambil nyengir. "Anthony tuh emang tipe cowok gue. Emma juga cantik banget. Menurut gue mereka cocok, deh. Apalagi adegan semalem, bener-bener kelihatan kayak pasangan asli. Pantes aja banyak yang ngejodoh-jodohin mereka."

Andira terkekeh pelan.

"Namanya juga aktor. Adegan ciuman mah udah biasa.”

Oca yang mendengarkan pembahasan mereka hanya bisa terdiam. Jemarinya tanpa sadar mengepal pelan di bawah meja. Padahal sejak tadi ia berusaha mengusir bayangan kejadian semalam dari kepalanya, tetapi tanpa disangka kedua sahabatnya justru kembali membahas adegan itu.

Namun, Oca tidak bisa menyalahkan mereka. Bagaimanapun juga, Kinan dan Andira sama sekali tidak tahu tentang hubungannya dengan Anthony.

Tak lama kemudian, bel masuk akhirnya berbunyi. Kinan yang masih sempat mengoceh soal aktor favoritnya akhirnya kembali ke tempat duduknya, disusul Andira yang juga berjalan ke mejanya sendiri.

Beberapa saat kemudian, guru mata pelajaran masuk ke dalam kelas dan kegiatan belajar pun kembali berlangsung seperti biasa.

_______

Ketika bel pulang berbunyi mereka bertiga keluar dari kelas. Oca lebih dulu berpamitan pada Andira dan Kinan karena ia akan pulang bersama Dirga.

Awalnya Pak Darto sudah menghubunginya dan bilang akan menjemput seperti biasa. Namun, Oca menolak karena rencananya ia ingin mengajak Dirga pergi sebentar ke sebuah kafe. Setidaknya dengan begitu, pikirannya bisa sedikit teralihkan dari kejadian semalam.

Tak butuh waktu lama, Oca pun berjalan menuju kelas Dirga. Namun baru beberapa langkah mendekati pintu kelas, langkahnya tiba-tiba terhenti.

Suara beberapa orang yang sedang mengobrol dari dalam kelas terdengar cukup jelas.

"Lo yakin ini cuma taruhan, Ga?" tanya salah satu laki-laki.

Suasana sempat hening beberapa detik sebelum suara laki-laki lain kembali terdengar.

"Soalnya dari yang gue lihat, lo kayak serius banget sama tuh cewek."

Oca mengernyit pelan.

Taruhan?

Ia tidak berniat menguping, tetapi entah kenapa kedua kakinya seperti membeku di tempat.

Beberapa saat kemudian, suara Dirga akhirnya terdengar.

"Ya iyalah cuma taruhan."

Nada suaranya terdengar santai, bahkan diselingi tawa kecil.

"Kalau bukan karena taruhan dari kalian, mana mungkin gue deketin dia."

Mendengar itu, seketika jantung Oca berdegup lebih kencang.

"Terus... hadiah gue mana?" lanjut Dirga. "Kan sekarang gue udah berhasil jadi pacarnya."

Salah satu temannya langsung tertawa.

"Buset, baru juga seminggu pacaran udah nagih hadiah."

"Lah ya jelas," balas Dirga tanpa ragu. "Janji kalian, kalau gue berhasil bikin Oca jadi pacar gue, traktiran sebulan sama sepatu yang gue mau itu jadi milik gue."

"Tenang aja, besok juga kita beliin."

"Jangan lupa, ya."

"Oke, Bos.”

Oca masih berdiri mematung di balik dinding kelas. Jarinya mengepal dengan wajah mulai memucat.

Ternyata…

Semua perhatian, kepedulian, bahkan ajakan jalan semalam…

Hanyalah sebuah taruhan.

Oca mundur selangkah. Ia takut keberadaannya diketahui oleh Dirga maupun kedua temannya.

Tanpa berpikir panjang, ia langsung berbalik lalu mempercepat langkah meninggalkan kelas itu menuju gerbang sekolah.

Ponsel di dalam saku terus bergetar, tetapi Oca sama sekali tidak menghiraukannya. Ia terus melangkah keluar gerbang sekolah tanpa menoleh sedikit pun ke belakang.

1
Lavicaysm
🥰
MayAyunda
ceritanya bagus ..lanjut kak
Putry Chan
semangat ya 💪
Lasa Hardianti: Makasih kak semangat juga yah😁
total 1 replies
Anisa Nur Afifah
mampir lagi aku kakk, mampir juga dong kaaa ke novel kuu
Lasa Hardianti: Makasih kak nanti aku mampir ya😁
total 1 replies
MayAyunda
cerita bagus kak .
Lasa Hardianti: Thanks ya kak😁
total 1 replies
MayAyunda
lanjut kak
nunu
next lanjut kak
Lasa Hardianti: Oke kak siap, ditunggu lanjutannya ya. makasih udah mampir😁
total 1 replies
MayAyunda
bagus ,mampir kak
white star ⭐
bagus kak
white star ⭐
yah lagi dimasa usia suka kumpul2 sama temen malah nikah kasian oca
Lasa Hardianti: Huhu iya kak masa SMA-nya jadi berubah total, Semoga Oca kuat ya menghadapi semua ini. Makasih udah mampir dan dukung Oca🥹🤍
total 1 replies
Anisa Nur Afifah
kaa sampai sini dlu ya nanti aku mampir lgii
Lasa Hardianti: Siap Kak. Makasih udah mampir sampai sini🥹❤️ Ditunggu lanjutannya ya, semoga makin seru buat Kakak🤭
total 1 replies
author_rabbit18✍︎
acara pernikahan/Facepalm/
Lasa Hardianti: Ssst... jangan dibocorin dulu yaa🤫😂
total 1 replies
author_rabbit18✍︎
baguss
Lasa Hardianti: Makasih banyak kak!🥹❤️
total 1 replies
mary dice
Badai pasti berlalu ya Oca.. semangat lanjut thor
mary dice
benaran nih menang taruhan heeeem
reyanzarayyanfahlevy_
Bagus kak, semangat ya kak salam penulis pemula
reyanzarayyanfahlevy_: iya kak😍💪
total 2 replies
reyanzarayyanfahlevy_
semangat kak
Annisanur hasanah
semangatt kakk, aku tunggu update kakak😍
Annisanur hasanah
bagus dan menarik
Annisanur hasanah
kak, ceritanya seruuu dan ga ngebosenin👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!