NovelToon NovelToon
PUTRI TERKUTUK DAN KESATRIANYA

PUTRI TERKUTUK DAN KESATRIANYA

Status: tamat
Genre:Fantasi / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:54.2k
Nilai: 5
Nama Author: Archiemorarty

Tiga tahun setelah perang besar melawan Abyss, dunia tak pernah benar-benar pulih.

Retakan neraka muncul di berbagai penjuru benua, memuntahkan monster, iblis, dan roh-roh jahat yang merasuki manusia.

Rowan Desmond, kesatria terkuat dari Kerajaan Aurelius telah menghabiskan tiga tahun memburu petaka yang tak kunjung berakhir.

Sampai suatu malam Rowan menangkap seorang pencuri bernama Cecilia Landon yang mencuri relik kuno milik kerajaan. Namun Cecilia menyimpan kemampuan besar, dimana ia dapat melihat roh, mendengar bisikan arwah, dan memurnikan kegelapan yang sangat dibutuhkan oleh Rowan.

Rowan akhirnya membuat sebuah perjanjian; Ia akan membantu Cecilia mengumpulkan relik-relik yang diburunya. Sebagai gantinya, Cecilia harus membantu Rowan menghadapi roh-roh yang mengancam seluruh benua.

Namun semakin jauh perjalanan mereka, semakin banyak rahasia yang terkuak, tentang Cecilia yang ternyata terkutuk.

Akankah mereka mampu menyelamatkan dunia atau justru kehilangan satu sama lain

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Archiemorarty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26. NYONYA JEINA

Semua orang bertanya-tanya siapa wanita itu hingga membuat seorang Kaisar merendahkan kepalanya, justru memberi hormat ke wanita tua itu.

Alaric bahkan sampai berkedip, karena ini pertama kalinya ia melihat kakaknya memberi hormat kepada orang lain setelah ia diangkat menjadi Kaisar.

"Anda mengenalnya, Yang Mulia?" tanya Alaric.

"Yang Mulia, siapa dia sampai kau memberikan hormatmu seperti itu?" tanya Caelum, sang Putra Mahkota.

Kaisar mengangguk, tatapannya penuh rasa hormat. "Tentu aku mengenalnya dengan sangat baik. Beliau adalah Nyonya Jeina, tetua sekaligus penasehat utama Kerajaan Aurelion. Beliau selalu tahu apa yang akan terjadi. Dan selalu membereskan masalah di Aurelion sejak dulu. Beliau adalah salah satu alasan mengapa Aurelion menjadi negeri paling damai."

Tatapannya penuh penghormatan jelas Alaric lihat dari kakaknya itu terhadap wanita tua ini.

Kaisar tersenyum tipis dan melanjutkan, "Bahkan beliau yang secara tidak langsung mempertemukanku dengan Permaisuri dahulu. Dan Beliau berasal dari Donovan."

"Hoho, aku hanya wanita tua biasa. Anda terlalu melebihkan, Yang Mulia," sahut sang wanita tua itu ramah.

Alaric terkejut, dan berkata, "Dia orang yang Anda suruh cari di Aurelion! Tapi aku tidak menemukannya, mereka bilang Beliau sedang pergi jauh."

Wanita tua itu terkekeh lembut, "Itu karena saat kau mencariku, aku sedang berada di tempat lain."

Kaisar menundukkan kepala memberi hormat sekali lagi, "Nyonya Jeina, senang bisa bertemu dengan Anda."

Wanita tua itu tersenyum. "Sudah lama sekali ya, Yang Mulia."

Kaisar berkata sopan. "Tapi kenapa Anda datang di tengah malam seperti ini? Aku jadi tidak bisa menyambut Anda dengan benar."

Jeina tertawa kecil. "Karena aku mendengar utusan dari Aurelius mencariku. Dan para roh memberitahu bahwa Seraphina berada dalam bahaya. Aku langsung berangkat ke sini. Maafkan kelancanganku yang berkunjung di tengah malam seperti ini, Yang Mulia."

Kaisar menggeleng. "Tidak masalah."

Namun kemudian Kaisar menatap keadaan sekitar. Tatapannya jatuh pada Cecilia.

"Meski begitu keadaan saat ini sangat buruk. Mungkin Anda sebaiknya beristirahat dulu di istana."

"Justru karena itulah aku datang." Jeina tersenyum tipis Matanya menatap Cecilia cukup lama. "Pantas saja aku merasakan energi tidak asing. Ternyata ada Gadis Dewa di sini."

Seketika semua orang melihat Cecilia.

Dan pada saat itu pula ...

"Aaghh!" Cecilia kembali memuntahkan darah, lebih banyak dari yang sebelumnya.

"Cecilia!" Rowan nyaris kehilangan akal sehatnya. Ia memeluk gadis itu semakin erat seakan takut tubuh Cecilia hancur dan menghilang dengan kondisinya yang seperti ini.

"Nona!" seru Garrick semakin panik. Ia terus membakar jimat, merapalkan mantra yang ia tahu untuk membawa Cecilia kembali. Namun semua gagal, seolah semua rapalan dan doa yang Garrick tujukan tidak sampai ke alam arwah. Dan itu membuatnya frustasi.

Melihat kondisi yang kacau itu, Jeina berjalan mendekat, wajahnya kini tampak lebih serius. Langkahnya tampak perlahan dan tenang, seakan tidak ada kekacauan yang sedang terjadi.

"Cecilia, bangunlah!" seru Rowan yang sudah kehilangan ketenangannya.

Wanita tua itu lalu meletakkan tangan keriputnya di pundak Rowan. Sentuhan yang hangat dan menenangkan.

"Tenanglah, Nak," ucap Jeina.

Rowan menatap wanita tua asing untuknya itu. Tatapan Rowan kini penuh keputusasaan.

Jeina tersenyum lembut dan berkata, "Aku akan membawanya pulang."

Kalimat sederhana itu membuat Rowan dihujani harapan.

Wanita itu melanjutkan. "Dia tidak akan seperti Kaptenmu. Dia akan kembali dan hidup."

Dunia Rowan seolah berhenti. Ia menatap Jeina dengan mata membelalak.

Bagaimana wanita ini mengetahui hal itu? batin Rowan.

Mimpi buruk yang tidak pernah Rowan ceritakan pada siapa pun. Tentang Kapten Pasukan Khusus Ravens, Colton, yang meninggal karena Rowan salah memberikan perintah instruksi ketika melawan para monster yang keluar dari retakan Abyss.

Jeina tersenyum bijak. "Tenanglah. Aku akan menyusulnya ke Alam Arwah dan membawanya kembali. Jika kau memasang ekspresi seperti itu, kau akan membuat bahkan yang sudah meninggal menangis."

Harapan muncul di mata Rowan. Pria itu mengangguk tanpa sadar, seakan ia dapat memercayai setiap ucapan wanita tua ini tanpa ragu sedikit pun.

"Tolong, bawa dia kembali," pinta Rowan.

Jeina mengangkat lonceng miliknya dan menggerakkannya ke kiri. Lagi dan lagi.

CING!

CING!

CING!

Irama yang berbeda, Lebih lambat dan sakral dibandingkan irama lonceng milik Cecilia. Rasanya hanya gerakan kecil sudah menggetarkan udara sekitar.

Suara lonceng itu bergema ke seluruh area.

Dan para roh tiba-tiba mulai berlarian menjauh satu per satu, seolah sedang melarikan diri dari sesuatu yang sangat mereka takuti.

"Lihat api di lenteranya!" seru salah satu Kesatria terkejut ketika melihat pergerakan tak lazim pada api dalam lentera di tangan Jeina.

Lalu api di dalam lentera Jeina bergerak seperti sedang menari.

Semua orang menahan napas saat api itu keluar dari lentera tanpa merusak lenteranya sedikit pun.

Api itu melayang di udara mengikuti irama lonceng dan gumaman rapalan mantra dari Jeina. Api tersebut kemudian berputar mengelilingi tubuh wanita tua itu seperti ular bercahaya.

Semakin lama semakin cepat, lalu warnanya berubah dari kuning menjadi biru.

Api biru menyelimuti tubuh wanita tua itu sekarang, namun tak menyakitinya sama sekali.

Pemandangan itu begitu luar biasa hingga tak seorang pun mampu berkata-kata.

Semua hanya bisa menatap, tercengang.

Dan tepat ketika Jeina hanyut dalam ritual kecilnya yang tampak seperti sihir itu.

TAP!

TAP!

TAP!

Seseorang berlari mendekati mereka semua dari arah masuk ke taman.

"Yang Mulia! Ayah! Kakak!"

Semua menoleh ke sumber suara.

"Elara?" ucap Evan yang ketika melihat kembarannya itu datang.

Duchess Elara, putri Alaric sekaligus istri dari Duke Arram itu berlari dengan begiru tergesa ke arah mereka.

Napasnya terengah-engah, wajahnya dipenuhi kegembiraan sepanjang ia berlari.

Lalu Elara berteriak, "PERMAISURI SUDAH BANGUN!"

Keheningan pecah saat mendengar ucapan Elara barusan.

Semua orang membelalak, lalu kebahagiaan menyebar seperti api atas kabar barusan.

"Benarkah?!"

"Permaisuri sadar?!"

"Puji syukur!"

Air mata haru muncul di mata beberapa kesatria.

Bahkan Kaisar menutup matanya sesaat, kelegaan luar biasa memenuhi wajahnya. Kabar yang mereka tunggu akhirnya datang.

"Oh, akhirnya ...." gumam Kaisar yang rasanya kakinya melemas karena seluruh beban dan kekhawatiran selama berbulan-bulan menguap pergi saat mendengar kabar itu.

Permaisuri selamat.

Kutukan berhasil dipatahkan.

Namun di tengah kebahagiaan itu ada dua orang yang tidak mampu ikut tersenyum; Rowan dan Garrick.

Karena di pelukan Rowan tubuh Cecilia kembali bergetar. Darah masih mengalir dari sudut bibir sang gadis. Wajah Cecilia bahkan semakin pucat, seakan nyawanya perlahan menjauh.

"Cecilia. Tidak, tidak," ucap Rowan panik melihat kondisi Cecilia.

Garrick berlutut di sisi lain. Air mata mulai jatuh dari matanya.

"Nona Cecilia, bangunlah. Permaisuri sudah selamat, Anda juga harus kembali," ucap Garrick.

Mereka terus memanggil nama gadis iru berulang kali. Seakan takut jika berhenti memanggil gadis itu tidak akan pernah kembali lagi.

Sementara di depan mereka dalam balutan api biru yang menari seperti roh penjaga kuno, Nyonya Jeina perlahan menutup matanya.

Senyum wanita tua itu menghilang. Karena bahkan dirinya dapat merasakan sesuatu yang mengerikan menunggu di Alam Arwah.

Sesuatu yang sedang berusaha menahan Cecilia.

Sesuatu yang tidak ingin Gadis Dewa kembali ke dunia manusia.

Dan beberapa saat lagi Nyonya Jeina akan berhadapan langsung dengan makhluk tersebut.

1
Kustri
lanjut kisah pangeran caelum ya thor✌🥰
Kustri
👰‍♀️🤵‍♂️
💐🌷🌹🌻🌺🌼🌸
💞💝
Kustri
terimakasih juga thor, sdh membuat karya yg luar biasa
Kustri
gaia... nama yg indah, ibu dr smua kehidupan
Kustri
wah...aaron elara punya anak kembar🤗
Kustri
qu rela nyeduh☕hanya u/mu thor😍
Kustri
dipikiranqu ky kunang" yg buanyak!
🐝
Kustri
waduuuuh cecil dlm bahaya, abyss mengiginkan'a
dgn kekuatan bulan..... (sailormoon) qu akan menghabisimu abyss! 💃💃💃
Kustri
sdh deg"an teros baca'a... kirain sdh selesai,,,,,saat'a cecil beraksi dgn lonceng'a💃🎶
Kustri
seruuu

setelah ini qu pengen cerita pangeran caelum thor🤗🫰
Kustri
pahlawan & ksatria 2 kekaisaran besar & kuat bersatu👍💪
hancurkan!
Kustri
takut cecil bangun tp diisi jiwa iblis
Evi
bagus banget ceritanya
Evi Yuniarti
Satu kata, KEREN
Umi Fitriani
aww rowannn😍
tuti raniati
Luar biasa 👍🏻
Gak pernah gagal Thor novelnya selalu bagus terimakasih bacaannya, semangat untuk terus berkarya
Niechenie Cwekgemini Clalud'hti
sampe nagis Thor aku 😭😭😭😭 nyesek
Milah Milah
Istana Donovan apa Aurelius Thor
Jessie Bernadette
Selalu keren abizzz thor karyamu.. Luar biasa 😘😍
Nisfu Romadhon
happy wedding Lowan dan Cecil /Heart//Heart//Heart/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!