NovelToon NovelToon
LUKA

LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Cintapertama / CEO
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

ketika sebuah pernikahan di awali dari sebuah kebohongan

jeon kinan gadis 19 th yang tinggal di panti asuhan tiba-tiba diajak menikah oleh seorang pengusaha sekaligus pemilik yayasan di tempatnya tinggal.

kim victor seorang pengusaha yang memiliki sifat dingin dan sangat susah didekati tanpa angin tanpa hujan mengajak menikah seorang gadis yatim piatu.

apakah pernikahan mereka baik-baik saja setelah kinan mengetahui fakta yang menghancurkan dirinya?

apakah victor bisa mendapatkan maaf dari sang istri setelah luka yang dia torehkan kepada kinan?

bagaimana kelanjutan pernikahan mereka??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa dia??

Victor menatap interaksi di depannya saat ini dengan tangan yang mengepal kuat di samping tubuhnya, perasaan cemburu menyelimuti pria tersebut saat melihat interaksi kinan dengan pria dewasa di depannya saat ini.

“Mommy, tuan ini siapa?" Tanya vicky sambil menunjuk victor dan kinan pun menoleh ke arah yang ditunjuk dan seketika kinan membeku, wanita itu lupa jika ada victor didekatnya.

"Ah dia klien mommy sayang” ucap kinan gugup apalagi saat ini victor tengah menatap putranya dengan pandangan yang sulit diartikan dan kinan tahu jika victor peka jika wajahnya dan sang putra mirip atau bisa dibilang seperti kembar.

Kinan lalu menangkup wajah putranya,

“Bisakah sekarang kamu keruangan mommy terlebih dahulu hmm? Mommy masih ada sedikit urusan" ucap kinan lembut dan vicky pun mengangguk.

Victor menatap kepergian anak laki-laki itu dengan ekor mata yang terus mengikuti kemana arah vicky pergi.

"Kalau gitu kakak pulang dulu ya” ucap mingyu sambil mengusak surai kinan gemas.

"Ish kakak, kan jadi berantakan rambut aku” ucap kinan kesal sedangkan mingyu hanya terkekeh gemas melihatnya.

Semua interaksi mereka berdua dilihat dengan jelas oleh victor dan itu membuat dadanya terasa sangat sesak.

Victor masih di tempatnya dan tidak menyadari jika mingyu juga sudah pergi sejak tadi, netranya berusaha mencari sosok wanita yang selama ini selalu dirinya rindukan hingga tidak sengaja victor melihat kinan yang tiba-tiba kembali ke ruang rapat karean ponselnya yang tertinggal.

Dengan langkah lebar victor menyusul kinan yang lebih dulu masuk kedalam ruangan rapat, setelah memantau sekeliling victor ikut masuk dan mengunci pintunya.

Mendengar suara pintu yang di kunci membuat kinan menoleh dan seketika tubuhnya menegang saat menyadari siapa pria di depannya saat ini.

“Maaf tuan Victor bisa anda berikan kuncinya pada saya" ucap kinan dengan raut wajah tenang meski sebenarnya dadanya bergemuruh oleh rasa sesak yang menghimpit.

Victor mengabaikan permintaan kinan dan terus berjalan mendekat ke arah wanita tersebut yang membuat kinan terus berjalan mundur hingga menyentuh pinggiran meja panjang, sementara itu victor semakin mengikis jarak antara dirinya dan kinan hingga sekarang tubuhnya menempel pada wanita di depannya.

"Bisa anda menyingkir tuan victor”, ucap kinan dengan suara yang bergetar dan tangan yang berada di dada bidang victor.

“Siapa pria itu?" Tanya victor dingin dan tentu saja kinan bingung dengan pertanyaan victor.

“Pria yang mana? Dan kenapa anda harus mencampuri urusan pribadi saya" ucap kinan sambil menatap tepat di manik hazel pria di depannya.

“Pria yang datang bersama anak kecil tadi, dia siapa hmm? Apakah kalian punya hubungan? Jangan lupa satu hal jika aku masih sah sebagai suamimu" ucap victor tenang.

Kinan mendorong kuat tubuh victor supaya menjauh dan berhasil.

“Pernikahan apa? Saya tidak mengenal anda, mungkin anda salah orang" ucap kinan lalu berjalan ke arah laci di dekat pintu untuk mengambil kunci cadangan yang ada disitu tapi tanpa kinan duga victor menarik tangannya dan menarik pinggang itu supaya lebih dekat dengannya.

"Lepas atau saya akan teriak” ancam kinan dalam rengkuhan victor.

"Teriak? Teriak saja kalau bisa tapi saya yakin jika tidak akan ada yang akan mendengar teriakanmu bahkan meski kamu mendesah sekalipun” ucap victor tenang lalu mulai mengendus ceruk leher wanita yang hampir membuatnya gila tersebut.

Kinan berusaha melepaskan diri dari victor tapi sepertinya tenaga pria itu sangat kuat ditambah dia sekarang diliputi rasa cemburu dan rindu yang jadi satu.

"Lepas” lirih kinan gugup sedangkan victor sama sekali tidak peduli dan justru semakin gencar mengerjai tubuh istrinya tersebut. Setelah beberapa saat victor menatap wajah kinan yang terlihat berantakan dan itu terlihat sangat sexy di mata victor.

Victor mengusap bibir kinan sensual

"Katakan padaku siapa pria tadi hmm, atau aku akan memasukimu disini” ancam victor dengan suara deep voicenya sementara kinan hanya terdiam sambil mengatur nafas.

Kinan merutuki tubuhnya yang selalu merespon setiap sentuhan pria yang masih berstatus suaminya saat ini.

Disaat dirinya melamun tiba-tiba kinan memekik terkejut saat victor membawa tubuhnya ke arah meja panjang dan membaringkannya di situ.

"Katakan siapa pria tadi” ucap victor sambil mengungkung tubuh kinan dan mengecupi leher istrinya tersebut.

Kinan berusaha mati-matian menahan desahannya karena victor yang menyerang salah satu titik sensitif wanita tersebut.

"Berhenti, tolong” isak kinan dengan air mata yang sudah mengalir, mendengar kinan yang terisak victor pun tersadar dan langsung menarik kinan ke dalam pelukannya.

“Maaf sayang, maafkan aku…aku hanya merasa cemburu” bisik victor sambil memeluk kinan erat sedangkan kinan masih terisak.

Victor menghapus air mata di pipi kinan sedangkan kinan masih setia dengan diamnya sambil menatap victor lekat, bohong jika dirinya sudah tidak mencintai pria di hadapannya saat ini karena hingga saat ini hanya victor pria yang berhasil membuat kinan jatuh cinta, hanya victor pria yang mampu menggetarkan hatinya.

Setelah beberapa saat.

“Maaf" ucap victor sambil merapikan pakaian kinan lalu setelah dirasa lebih baik victor membuka pintu dan keluar terlebih dahulu.

Setelah kepergian victor, kinan buru-buru kembali menutup pintu dan tanpa peringatan tubuhnya merosot ke bawah, air mata yang dia tahan akhirnya meluncur dari mata onyxnya.

Kinan menangis sambil memukul dadanya yang terasa sangat sesak dan hampir meledak.

"Hiks….kenapa, kenapa rasanya masih sesakit ini” isak kinan lirih.

Sementara itu victor menyusul hoseok yang sudah berada di cafetaria sejak tadi.

"Kenapa lama?” Tanya hoseok.

"Ada sedikit urusan” ucap victor tenang, tapi pikiran masih memikirkan siapa pria yang bersama istrinya tadi.

"Wanita tadi mirip kinan” ucap hoseok sambil menyesap kopinya.

"Dia memang kinan” ucap victor tenang.

"Darimana kamu yakin?” Tanya hoseok.

"Insting suami” jawab victor asal yang membuat hoseok merolingkan matanya malas.

"Aku juga bertemu putraku tadi” ucap victor sambil menyesap kopinya pelan.

"Uhuk…uhuuuk" hoseok tersedak kopinya karena ucapan victor.

“Putra? Maksudmu anak kalian begitu?" Tanya hoseok dan victor pun mengangguk dan seulas senyuman muncul di bibir victor, senyum yang selama 4 th ini menghilang kini muncul kembali karena sebuah nama ‘KINAN’.

“Dia sangat mirip denganku, hanya mata bulat dan pipi chubbynya yang mirip dengan kinan" ucap victor sambil tersenyum membayangkan wajah putranya tadi.

Hoseok memicingkan matanya,

“Kamu tidak gila kan Vi?" Ucap hoseok was was saat melihat victor yang terus tersenyum sejak tadi.

“Sialan" ucap victor kesal sambil melemparkan tisu ke arah hoseok yang membuat hoseok terbahak bahak.

“Aku senang melihatmu kembali bisa tersenyum vi" ucap hoseok sambil menatap bos yang sudah dianggap adiknya lekat sedangkan victor hanya tersenyum tipis.

“Apa rencanamu setelah ini vi?" Tanya hoseok.

“Tentu saja membawa istri dan anakku kembali padaku" ucap victor.

“Apakah kinan sudah memaafkanmu? Dan apakah putramu sudah tahu siapa kamu?" Tanya hoseok dan victor pun menggeleng pelan.

“Aku akan berusaha membuat kinan kembali padaku, tapi sebelum itu bantu aku menyelidiki pria bernama mingyu" ucap victor.

“Mingyu? Siapa dia memangnya?" Tanya hoseok.

“Aku juga tidak tahu, tapi putraku memanggil dia papa" ucap victor dingin.

“Jangan-jangan dia suami kinan" ucap hoseok tiba-tiba, dan kemudian langsung membungkam mulutnya saat melihat tatapan membunuh dari victor.

“Siapapun dia selidiki, jika memang dia adalah suami kinan maka aku akan merebut kinan darinya" ucap victor dingin lalu beranjak dari tempatnya, sedangkan hoseok hanya mendengus lalu mengambil ponsel dari sakunya.

“Jangan memberitahu yang lain tentang kinan, karena aku yang akan mengatasinya sendiri. Tugasmu hanya mencari informasi tentang mingyu" ucap victor tanpa menoleh lalu setelah itu meninggalkan hoseok yang melongo sambil memegang ponselnya.

Bagaimana victor bisa tahu jika tadi dirinya ingin menghubungi chanyeol soal kinan, batin hoseok.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!