NovelToon NovelToon
SISTEM KEKAISARAN YANG BERUBAH

SISTEM KEKAISARAN YANG BERUBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Cinta Istana/Kuno / Anak Genius
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hayu Nissa

Dania, seorang gadis yang akhirnya melakukan perjalanan waktu dan pindah ke dalam tubuh seorang putri kekaisaran yang sangat disayang dan dicintai oleh kaisar, permaisuri dan juga saudara-saudaranya.
dia adalah Diana deniela.
kekaisaran deniela dikenal sebagai kekaisaran yang lemah, miskin, dan bahkan rakyatnya serta prajurit-prajuritnya hidup susah.
tetapi walaupun begitu, walau kekaisaran deniela ini adalah kekaisaran yang kecil, tapi kekaisaran kekaisaran besar di luar sana, tak ada yang berani mengincar kekaisaran kecil ini. tak ada yang mau merebut atau menjatuhkan kekaisaran ini, karena alasannya tanah kekaisaran ini semuanya gersang.
tapi, setelah kekaisaran Daniela bangkit, kekaisaran itu pun langsung mengganti nama kekaisaran itu menjadi kekaisaran Nusantara. yang memiliki banyak sumber daya, dan mampu menyaingi kekuatan kekaisaran lainnya.
lalu, bagaimana selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. kejadian yang tidak disangka

mendengar suara ribut-ribut itu, dayang dayang tersebut langsung menjadi cemas.

"betul tuan-tuan. kami di perjalanan sedang diikuti oleh sekelompok pembunuh bayaran. bahkan kami tak sebanyak ini, hanya saja kami memecah menjadi dua bagian. dan kami berjalan bersama dengan Nyonya dengan rombongan yang sedikit. ternyata mereka masih bisa menemukan keberadaan kami dan mengejar kepergian kami." tutur salah satu dayang dengan ekspresi takut dan panik.

suara gaduh itu tentu saja juga ikut didengar oleh dokter militer itu.

"apakah itu mereka..?" tanyanya. dayang itu pun menganggukkan kepalanya lagi.

"baiklah! kalian semua tunggu di sini saja. dan jangan ada yang keluar sebelum ada instruksi." ucapnya dengan wajah yang datar. terlihat tegas dan dingin, namun inilah yang menjadi ciri khas mereka.

"baik Tuan!"

"ayo keluar!" ucap dokter militer itu sambil mengajak rekannya untuk keluar dari dalam tenda tersebut.

mengapa tenda ? karena ini hanya tempat peristirahatan sementara, yang digunakan prajurit untuk berjaga shift. mereka semua bahkan punya posko di berbagai sudut kekaisaran ini, tetapi, ini hanya sebuah tempat darurat saja bagi mereka.

dan benar saja, sesampainya mereka di luar, terlihat segerombolan orang menggunakan pakaian hitam dengan penutup wajah mereka. di sana juga, dihadang oleh prajurit-prajurit militer hebat, milik kekaisaran mereka dengan senapan laras panjang yang sudah siap meletus.

"kalian sebaiknya jangan ikut campur! mereka adalah urusan kami." ucap salah satu dari anggota pembunuh bayaran itu. tampaknya dia kepala timnya.

"ini adalah wilayah kekuasaan kami. peristiwa yang terjadi di sekitar wilayah kekuasaan kami adalah tanggung jawab kami. melindungi rakyat juga adalah tanggung jawab kami." jawab salah satu prajurit yang menggunakan baju lengkapnya itu. bahkan lengkap dengan helm, dan juga kacamata hitam mereka dan penutup wajah.

semua orang menatap dengan jengkel. tetapi ekspresi para prajurit itu tetap sama. tiba-tiba salah satu anggota dari militer itu mendekati komandannya.

dia langsung membisikkan sesuatu di telinga sang komandan. hal itu langsung membuatnya menggerakkan senapan laras panjangnya kembali.

"ternyata kalian adalah pembunuh bayaran yang mengincar nyawa nyonya ini. kami tidak akan membiarkan nyawa orang tidak bersalah melayang begitu saja di tangan kalian. tembak." ucapnya dengan instruksi satu kata.

dan saat itu juga, peluru langsung diluncurkan dan terdengarlah suara tembakan yang sangat menakutkan di luar gerbang kota kekaisaran Nusantara.

dan Putri Dania yang saat itu sedang tidur, langsung segera bangkit dan menghilang. tujuannya tentu saja adalah gerbang dan tembok yang mengelilingi kota kekaisaran mereka.

Sring

beberapa prajurit yang ada di atas tembok atau menara benteng kota ini, sudah tidak terkejut lagi.

"apa yang terjadi ?" tanya Putri Dania dengan suara datarnya. namun terdengar hangat di telinga para prajurit.

"salam hormat yang mulia Putri. menjawab yang mulia, di luar ada segerombolan pembunuh bayaran yang sedang mengejar seorang wanita paruh baya. yang saat ini pingsan dan tidak sadarkan diri. namun yang mulia, tim kita sudah melakukan penanganan dan sudah melakukan pertolongan pertama terhadap wanita paruh baya itu. dan seperti yang mulia lihat, di sana ada segerombolan para pembunuh bayaran yang mengincar nyawanya, dan tim kita bergerak cepat." Putri Dania menyipitkan matanya mendengarnya.

dan dengan cepat dia pun langsung turun ke bawah dengan menggunakan kekuatan ilmu bela dirinya. dan para prajurit itu sudah tidak terkejut lagi tentunya.

"siapa mereka..?" tanyanya. mendengar suara yang sangat mereka kenali, dengan cepat para prajurit itu mengambil posisi untuk melakukan perlindungan. kemudian langsung membungkuk hormat.

"salam hormat yang mulia tuan putri. di dalam ada Nyonya Sarita, dari keluarga duke Hendra, yang berasal dari kekaisaran tera. dan mereka mau ke kekaisaran moba. tapi katanya, di perjalanan mereka dihadang oleh para pembunuh pembunuh bayaran ini. kami hanya mencoba menyelamatkan orang yang mencari perlindungan dan masuk di wilayah kita." ucap prajurit itu sambil menundukkan kepalanya.

Putri Dania menoleh dan kemudian menepuk pundak prajurit yang berbicara.

"kau tidak salah prajurit! memang harus begitu. saya salut, karena ternyata informasi yang kalian dapatkan cukup cepat juga. kalau begitu, bagaimana kondisi Nyonya itu ?" tanyanya lagi.

"menjawab yang mulia. kondisi Nyonya Sarita saat ini sudah baik-baik saja. mungkin, besok beliau sudah siuman. dan mengenai para pembunuh bayaran ini, kami sudah membereskan mereka. tetapi, salah satu dari mereka berhasil lolos." Putri Dania pun langsung menganggukkan kepalanya.

"kalau begitu biarkan saja. bereskan saja mayat-mayatnya, dan kubur di tempat yang jauh. jangan biarkan mayat-mayat ini membusuk di sini. karena akan mengundang banyak penyakit." para prajurit kembali membungkuk hormat.

"perintah yang mulia segera dilaksanakan." prajurit itu langsung menggerakkan tangannya, dan semua tim prajurit yang tergabung langsung mengangkut tubuh itu satu persatu, dan dengan kekuatan ilmu teleportasi yang mereka miliki, dengan cepat mereka menghilang dari sana.

para prajurit yang datang bersama dengan Nyonya Sarita, memandang takjub dengan sistem kepemerintahan dan juga seragam para prajurit di sini.

mereka memandang seragam mereka sendiri yang menggunakan baju baja, dan juga penutup kepala dari besi. senjata mereka hanya mengandalkan pedang saja. sementara, kekaisaran ini, bisa membunuh dengan jarak jauh. dan bahkan hanya dengan satu tembakan, orangnya langsung meninggal di tempat.

(luar biasa sekali! sebenarnya, senjata apa ini ? sangat kuat dan benar-benar ajaib. senjata ini dapat membunuh lawan dengan jarak yang cukup jauh. kalau seperti ini, risiko terluka pun sangat kecil.) batin prajurit itu.

"sementara untuk kalian, beristirahatlah. biarkan para prajurit yang menjaga kalian. istirahat dan simpan tenaga kalian untuk besok." ujar Putri Dania lagi.

mendengar itu, para prajurit kekaisaran Nusantara langsung mengambil posisi sigap. sehingga suara itu terdengar sangat tegas dan serentak.

"baik yang mulia Putri!" sementara para prajurit pengawal dari Nyonya Sarita hanya kembali melong.

"ba-baik yang mulia.." ucap mereka yang hanya mengikuti apa yang dikatakan oleh para prajurit-prajurit itu.

bahkan di sana, Putri Dania tidak memperkenalkan dirinya sebagai seorang putri di kekaisaran ini. dia hanya memberikan instruksi saja, dan fokus pada mereka.

"kalian pasti lapar di perjalanan. pengawal, tolong jamu mereka. berikan makanan dan minuman yang layak, dan juga selimut serta tempat tidur yang layak." ucapnya. para prajurit yang merupakan pengawal dari Nyonya Sarita tersenyum.

"baik yang mulia.. akan kami laksanakan." pengawal dari Nyonya Sarita itu pun langsung membungkuk hormat

"terima kasih atas kebaikan yang mulia. tapi yang mulia, kami juga sudah terbiasa tidur dengan apa adanya. asalkan kami memiliki tempat untuk bernaung sementara. itu sudah lebih cukup untuk kami yang mulia." ucap mereka yang masih mencoba untuk berbasa-basi.

Putri Dania tidak menanggapi itu dengan serius. dia berputar dan memandang mereka dengan senyuman.

"saya tahu. prajurit harus memiliki jiwa kesatria. tapi, walau bagaimanapun, kodrat kita adalah seorang manusia, yang butuh istirahat yang cukup, dan juga layak. kalian bisa tenang di sini, dan besok saya tidak akan mengantar kalian untuk kembali melanjutkan perjalanan. saya akan serahkan semuanya kepada prajurit-prajurit kami. kalau begitu, kalian semua selamat beristirahat. dan kalian para prajurit yang bertugas malam ini, pastikan sudah minum vitamin yang saya berikan, dan kalau lelah segera ganti shift." mendengar itu, para prajurit-prajurit itu kembali membungkuk hormat.

"baik yang mulia Putri."

Putri Dania pun tersenyum, dan setelah itu kembali menghilang di hadapan semua orang dan kembali ke kamarnya.

1
Sribundanya Gifran
lanjut
@Mita🥰
lanjut 🥰🥰🥰
aria
lanjut
Wahyuningsih
mantap
Wahyuningsih
gk apa2 thor malah bagus yg ringan2 aja tpi bikin happy
Wahyuningsih
buat diana badaz abiz thor udah gtu dpt bonus ruang dimendi mantap jdi mkin seru
Wahyuningsih
mampir q thor
Sribundanya Gifran
lanjut thor
@Mita🥰
lanjut thor 🥰🥰🥰
Sribundanya Gifran
lanjut thor
@Mita🥰
lanjut
Sribundanya Gifran
lanjut thor
aria
jadikan kota Kekaisaranakin maju dan lebih baik lagi
Yunita Widiastuti
sejahtera loh jinawi
@Mita🥰
wah selamat makin makmur kekaisaran nya
gina altira
menarik
Sribundanya Gifran
lanjut thor
@Mita🥰
semangat putri
Wiwin Ma Vinha
ikan bisa diasap atau dipindang thor,kan lumayan awet 2 harian klo dijual di kekaisaran tetangga🤣
@Mita🥰: betul betul
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!