NovelToon NovelToon
Love By Accident

Love By Accident

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: iraurah

(***) Karna sebuah kecelakaan motor membuat gian harus merawat hilya dan tinggal bersama di masion miliknya.

kesibukan kedua orang tua hilya membuatnya menyetujui agar hilya tinggal bersama sang pelaku.

Akankah kecelakaan itu membawa benih benih cinta terhadap dirinya dan Gian sang pelaku dalam kecelakaan itu?

Instagraam: @iraurah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iraurah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 26 - Melatihmu Berjalan

Keesokan harinya

Karena hari ini hari libur jadi Gian tidak masuk kekantor seperti biasa, pagi harinya gian selalu olahraga di ruangan yang sudah tersedia dimasion.

Setelah olahraga Gian ia pun kembali kekamar untuk membersihkan tubuhnya dari sisa sisa keringat sehabis olahraga.

Sehabis mandi dan memakai baju santainya ia pun segera turun untuk sarapan, disana terlihat Hilya dan Nurul yang sedang mengambil makanan untuk Hilya

"Selamat pagi" Sapa Gian sembari tersenyum pada Hilya, lalu ia pun duduk dikursinya dan mulai mengambil lauk pauk yang sudah tersedia.

"Selamat pagi juga"

Mereka pun makan bersama seperti kemarin tapi kali ini tidak ada obrolan disela sela makannya, mereka berdua hnya fokus pada makanan dihadapannya.

Sesudah makan Gian pun menyuruh Nurul pulang karena hari ini Gian sedang libur jadi ia yang akan menjaganya

"Kau pulang saja hari ini, aku yang akan menjaganya, nikmati hari libur mu"

"Baik kalau begitu... Tuan dan Nona saya permisi dulu" Nurul pun akhirnya pulang kerumah dan menikmati liburannya.

Setelah Nurul pergi kini tinggal Gian dan Hilya yang berada dimeja makan.

"Hari ini aku yang akan menjaga dan merawat mu, jika kamu butuh apa apa katakanlah padaku jangan sungkan"

"Baiklah... "

"Hari ini aku akan melatih mu untuk berjalan, ya... bisa dibilang seperti terapi"

"Memangnya bapak bisa?" Hilya sedikit ragu kalau Gian bisa melatih dirinya untuk berjalan.

"Iya aku bisa, lagipula aku sudah banyak melihat di yutub cara caranya"

Gian pun mendorong kursi roda Hilya menuju taman belakang, setelah itu ia pun membatu Hilya berdiri perlahan lahan dan menaruh kedua tangan Hilya di bahunya.

Perlahan namun pasti Hilya pun berdiri dibantu Gian yang memegang pinggangnya untuk mencegah bila mana Hilya kehilangan keseimbangan.

Gian mundur perlahan lahan yang masih memegang pinggang Hilya, Hilya pun mengangkat kakinya perlahan lahan untuk melangkah maju. Tapi itu benar benar sulit dilakukan.

"Ini sangat sulit... Aku tidak bisa"

"Kau pasti bisa Hilya... Kita baru saja memulainya"

Hilya pun mencoba mengangkat kakinya lagi dan akhirnya ia pun bisa melangkah sedikit sedikit meskipun hanya beberapa langkah saja.

Tapi tiba-tiba kakinya terasa begitu lemas dan Hilya pun kehilangan keseimbangan sampai ia pun jatuh kepelukan Gian.

"Aaaa....!!! "

Brukkk

Tatapan mereka saling bertemu dalam beberapa saat, saling menikmati tatapan itu satu sama lain, apalagi Gian merasa ada sesuatu yang menonjol dari Hilya yang membuatnya mematung membiarkan dua gundukkan sintal itu menempel saat mereka tidak sengaja berpelukan.

Namun satu titik kesadaran dari mereka langsung memutuskan tatapan tersebut.

"Ma... maaf tiba tiba kakiku lemas"

"Tidak apa.. apa kau masih sanggup melanjutkannya?"

"I.. iya a.. aku masih sanggup"

Mereka pun melanjutkan latihannya sekitar satu jam diselingi istirahat, dan mengakhirinya setelah dirasa Hilya sudah mulai bisa melangkah beberapa saat meskipun masih harus dibantu seseorang.

Tanpa mereka sadari sedari tadi ada seseorang yang melihat mereka dan mengepalkan tangannya menahan emosi yang membara, siapa lagi jika bukan Rika? si pembantu genit yang suka mencari perhatian tuannya.

"Cih.. Lihatlah sekarang dia begitu tidak tahu malu, pasti dia sengaja memanfaatkan kelumpuhan nya untuk bisa berdekatan dengan Tuan Gian. Benar benar wanita murahan" Rika pun menghentakkan kakinya dan pergi meninggalkan dua insan yang sedang duduk di taman belakang.

1
Halimah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
pretty girl's
luar biasa
Nia septiani
gak usah mencela .kalo ga suka jangan di baca ya kak.kasian autornya dh cape2 mikir nulis trs di cela
Nia septiani
iya yah kak kalo aslinya mah ngtu . tp sayang kalo di novel kan ini suka suka autor nya mau bgimana tempatnya hehe sabar sabar
Endach Sukma
knpa gk kakek sekalian manggilnya, nanggung lah klo cma bapak....
Maya Ratnasari
kalo usia 19 th, itu biasanya baru lulus SMA atau udah kuliah tingkat awal.
apa iya lulusan SMA atau masih kuliah gitu udah jadi manajer??
Maya Ratnasari
logika nya, UGD adalah unit gawat darurat, setidaknya memiliki kriteria: mudah dijangkau, aksesnya cepat, tempat strategis.

kebayang yah kalo letaknya susah, pasiennya bisa koit 10x, hehhehe
Rhenii RA
Mansion bukan masion
Sri Paputungan
luar biasa
Azhure
duduk di kursi roda dengan pakaian seperti ini dengan posisi kaki sakit? aduuuhhh ga bahaya taaahh?🤭🤭🤭
Azhure
laaaahhh matanya di pinjamkan, buta atuh jadinya thor 😂😂😂
Azhure
sedikit patah dan lumayan parah? gmn maksudnya 😭😭😭
Azhure
wah ini indikasi hilang ingatan keknya, prasaan td manggil mamah, kok tb² jd manggil ibu 🤭🤭🤭
mommy raina
ceritanya menarik, meski terdapat beberapa kata yg kurang tepat
mommy raina
koreksi sdikit y thor, hubungan mereka itu adalah sbg atasan dan bawahan thor, kalau rekan bisnis itu artinya si angel jg punya perusahaan sendiri dan mereka bekerja sama. dan yg benar itu sekretaris, bukan sekertaris.
Heny Widyasworo
Luar biasa
Liiee
banyak kok UGD di lantai 2,,,
Tarty Chunjileechanheesllu
👍👍👍
Elena Sirregar
ada perkataan yg tak sesuai misal Gian menolong Haila duduk diatas kerusi: Gian menduduki Haila ke atas kerusi. seharusnya mendudukan Haila diatas kerusi. sebab dia menolong seseorang untuk duduk.
Nur Syah
wowwwww hilya benar2 cantik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!