NovelToon NovelToon
Second Chance

Second Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Misteri
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: QueenBwi

Aruna Cheryl Adijaya adalah anak perempuan yang diadopsi oleh keluarga konglomerat Adijaya yang tersohor. Ia diambil sebagai pengganti Aaira Beril Adijaya- si bungsu yang meninggal karena sakit.
Namun kisahnya tidak seindah yang dibayangkan, kehadirannya tidak dianggap oleh ketiga saudaranya yang lain.

Tidak sampai disitu, nasib buruk masih mengikutinya saat ia dipaksa oleh Ayana- ibu tiri ketiga saudara angkatnya itu untuk menikahi seorang pria yang berusia 15 tahun lebih tua darinya. Dalam pernikahan itu ia disiksa hingga akhirnya dibunuh oleh suaminya sendiri.

Tapi saat Aruna membuka matanya, ia kembali ke usia saat masih berusia 10 tahun, 2 tahun setelah diadopsi.
Apakah Aruna akan kembali mengalami takdir yang sama? Atau Aruna akan berjuang untuk merubah takdir hidupnya yang mengenaskan?

Di saat Aruna sudah bertekad dengan keputusannya, takdir kembali mempermainkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon QueenBwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiga Puluh Empat

Suasana menjadi hening dan terasa mencekik seketika.

Bahkan teman-temannya yang lain tak bisa melakukan apa pun untuk membantu Rahel. Lebih tepatnya mereka tak punya kuasa apapun untuk melawan keluarga Adijaya. Jika nekat mencoba maka kehancuran yang akan menanti diujung jalan.

Kekuatan dan kekuasaan keluarga Adijaya bukanlah bualan atau hisapan jempol semata. Mereka mampu melakukan sesuatu yang bahkan mustahil untuk orang lain. Apalagi hanya untuk melenyapkan seseorang seolah-olah tak pernah di lahirkan, bukan sesuatu yang sulit.

Bagi masyarakat biasa, keluarga Adijaya begitu baik dan murah hati. Selalu memberikan dana bantuan dalam jumlah fantastis tanpa ragu. Bahkan sering kali mereka turun tangan sendiri untuk membantu kegiatan acara amal tahunan. Namun, bagi kalangan keluarga konglomerat juga kelas atas lainnya, keluarga Adijaya merupakan keluarga yang tak bisa di anggap remeh juga begitu menakutkan. Mereka tidak tersentuh dan tak segan-segan menghancurkan siapa saja yang berani menginjak nama Adijaya atau bahkan melakukan kesalahan lainnya yang fatal.

Apalagi sudah tersebar berita tentang yang terjadi kepada keluarga Marina juga Paula tempo hari. Harusnya mereka tidak mencoba mencari masalah dengan si bungsu hanya karena sebuah Rumor Aruna bukan saudari kandung mereka.

"Kau seharusnya bukan minta maaf padaku, tapi adikku. Bagaimana Aruna?"

"Turunkan aku, kak," pinta Aruna.

Antares menurut dan menurunkan anak itu hingga berdiri dihadapan Rahel.

"Kalau Aruna tidak memaafkanmu berarti kau tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, kan? Atau aku perlu menjabarkannya untukmu?" ucap Antares lagi dengan raut wajah santai.

Itu artinya nasib dirinya juga keluarganya berada pada genggaman Aruna saat ini. Ia semakin ketakutan dan mendongak untuk menatap Aruna yang ternyata sudah menatapnya dengan tatapan mengejek. Seolah mengatakan pada Rahel bahwa saat ini yang berlutut mengenaskan bukan dirinya yang anak adopsi.

Tidakkah terlihat menyedihkan?

Rahel tak dapat mengatakan apa pun karena ia tak menyangka Aruna akan memiliki sisi mengerikan seperti ini. Apa benar anak itu masih berusia 10 tahun? Kenapa rasanya ia sedang berhadapan dengan seorang wanita dewasa yang sudah paham dengan hal seperti ini?

Berikutnya Aruna tersenyum lebar, "Kakak, kenapa berwajah seperti itu? Aku memaafkan kakak, kok. Aku tahu kakak tidak bermaksud begitu. Jadi, kakak jangan menangis lagi," ucap Aruna.

Atau lebih tepatnya Aruna seperti mengatakan "Kenapa ketakutan begitu? Aku memaafkanmu kali ini, tapi lain kali kau akan benar-benar tamat. Jadi, jangan menangis karena itu menjengkelkan."

Rahel menunduk ketakutan dan mengangguk paham dengan maksud ucapan Aruna, "Te-terima kasih!"

Sementara Antares mendengus malas, "Kau beruntung Aruna memiliki hati yang baik. Padahal akan lebih menyenangkan jika ia memiliki sedikit dendam, jadi aku punya alasan untuk menyingkirkan kalian semua."

Ucapan Antares membuat Aruna terdiam.

Dendam, huh?

Justru ia kembali ke masa lalu untuk membalas dendam terhadap orang-orang yang menyakitinya dan itu termasuk keluarga Adijaya. Tapi sekarang ia malah menerima semua afeksi keluarga Adijaya tanpa ragu.

Bukankah skenario ini begitu lucu?

"Kakak," peringat Aruna ketika mendengar ucapan Antares.

Anak itu langsung menutup mulutnya dan kembali menggendong Aruna, "Kau salah dengar, Adikku. Ngomong-ngomong aku tadi sempat membeli cheese cake untukmu dengan keju yang banyak. Bagaimana?"

"Wow! Cheese cake! Ayo, kak!" Aruna memekik kuat seperti semangat, membuat Antares hanya bisa terkekeh pelan. Kemudian ia menatap teman-temannya yang lain termasuk Rahel yang masih berlutut.

"Sampai kapan kau akan berlutut terus? Dan juga aku membubarkan grup project ini, aku bisa melakukannya sendirian tanpa bantuan kalian. Jadi, silahkan pergi dan jangan berani datang ketempat ini lagi," final Antares lalu berjalan pergi.

Sedangkan Aruna menatap Antares bingung, "Grup project?"

"Ya, mereka sekelompok denganku sebenarnya."

"Lalu bagaiman dengan tugas kakak?"

"Sebenarnya aku selalu melakukan project seperti ini sendirian. Aku membuat kelompok hanya ingin tahu saja rasanya bagaimana. Ternyata mereka cukup menjadi beban dalam pengerjaan ini. Bukankah lebih baik aku bubarkan saja?"

Oh, benar. Bagaimana bisa Aruna lupa tentang kejeniusan Antares dalam hal pelajaran. Ia sanggup mengerjakan makalah sendirian di usianya yang masih 10 tahun. Bahkan pekerjaan yang harus di lakukan berkelompok bisa diselesaikan olehnya begitu mudah. Itulah mengapa ia tak membutuhkan anggota kelompok lainnya dalam seperti ini.

"Kakak tidak punya teman, ya?" tanya Aruna tiba-tiba.

Antares sampai tersedak dan menatap Aruna, "Bukan tidak punya. Hanya belum menemukan yang cocok saja denganku."

Itu artinya memang tidak punya.

Aruna tidak heran jika begitu, mereka keluarga konglomerat yang memiliki power tidak main-main. Di tambah putera-putera dari keluarga Adijaya terkenal dengan kejeniusan mereka. Cara berfikir mereka tentu berbeda dari orang kebanyakan dan itu tidak salah. Mungkin hal itu yang membuat mereka lebih memilih sendirian ketimbang menjalin hubungan pertemanan dengan siapapun.

"Benar. Lagipula mereka yang aneh karena tidak memahami kakak sekali," ungkap Aruna.

Senyuman Antares langsung terbit dan mengangguk setuju dengan ucapan Aruna, "Kau benar. Bukan salahku jika kita tak bisa berteman tapi salah mereka yang tak bisa memahami jalan pikiranku."

"Ngomong-ngomong, kakak tidak marah?"

"Soal apa?"

"Karena ucapanku tadi pada teman kakak. Apa aku begitu kasar dan tidak sopan?"

"Kata siapa? Kau hanya menjawab yang perlu di jawab. Itu bukan salahmu. Justru aku bangga karena kau mampu membela dirimu sendiri bahkan mengakui kami sebagai bagian dari keluargamu," jelas Antares.

"Tidakkah terbalik?"

Antares terbahak kencang, "Tidak. Kalau boleh jujur, sebelum kedatanganmu aku tidak merasa seperti memiliki sebuah keluarga, Aruna. Justru saudara-saudaraku terasa begitu asing karena semenjak kami lahir, kami sibuk merancang masa depan kami sendiri dan mengabaikan eksistensi lainnya. Bahkan rasanya seperti aku tidak memiliki seorang Ayah. Jumlah pertemuan kami dengan ayah dulu bahkan bisa di hitung oleh jari. Lalu semenjak kau tiba, tanpa sadar semua mulai berubah. Atmosfer di rumah ini yang tampak dingin kini terasa lebih hangat. Sekarang aku tak sabar untuk selalu pulang ke rumah dan bertemu denganmu, Aruna. Karena kau adalah rumahku, tempat di mana aku kembali," katanya panjang lebar sembari menatap Aruna, kemudian mengecup kening anak itu lembut sekali.

"Terima kasih karena telah menjadi adikku dan maaf jika aku dulu menyakitimu, Aruna."

Apa mereka benar-benar sudah berubah?

Ia ingin mempercayai hal itu karena Aruna mulai lelah merasa begitu was-was dan ketakutan setiap saat.

1
Heni Setiyaningsih
semoga di kehidupan kedua aruna jd strong woman
Heni Setiyaningsih
cerita ttg reinkarnasi, semoga bagus cerita nya Thor 👍💪💪
QueenBwi
Ayo baca! 💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!