NovelToon NovelToon
Ketika Bosku Mencari Cinta

Ketika Bosku Mencari Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nana Curly

Galas Pribadi Sae, seorang pengusaha muda yang sukses namun sedikit perhitungan masalah uang. Menginginkan seorang istri idaman, seorang wanita yang sempurna luar dan dalam.

Gayung Andara, seorang anak dukun yang manis, memiliki kenangan tak menyenangkan di masa remajanya.

Ikuti kisahnya yah ... Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Curly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Sudah tiga hari ini Galas pulang kampung, karena sang adik mengalami kecelakaan akibat jatuh dari sepeda motor. Dan selama itu pula Galas tidak memberinya kabar sama sekali, hal itu menimbulkan kegalauan dalam hati Gayung. Ia sampai memberanikan diri mengirim pesan tadi siang, tapi balasan dari Galas menurutnya terlalu singkat dan terkesan cuek sekali. Hal itu membuat kegalauannya semakin menjadi. Padahal ia juga sudah menanyakan kabar kepada Inge secara langsung, dan sahabat sedari kecilnya itu mengatakan bahwa kondisinya sudah baik-baik saja. Lalu, hal apa yang membuat Galas begitu acuh kepadanya selama tiga hari ini? Apa karena sikap jual mahalnya atau karena hal lain entah apa? Pertanyaan-pertanyaan itu berkecamuk dalam benak Gayung.

Gayung memeluk Sasya, yang sudah tiga hari ini menginap di kosannya. Teror makhluk tak kasat mata di kantor belum juga mereda dan menimbulkan ketakutan tersendiri bagi para karyawan. Rasa takut itu sampai terbawa sampai keluar kantor, seolah makhluk itu mengikuti mereka pulang (meskipun sebenarnya tidak). Itu sebabnya, untuk sementara waktu mereka tidur berdua.

"Jangan galau dong, Say," hibur Sasya sembari menepuk-nepuk pundak Gayung.

"Jio WA kamu nggak?" tanyanya sambil melihat pesan masuk dari ponselnya. "Dia besok ngajakin kita jalan, sama gebetan barunya anak lantai dua ... hihi ...."

"Iya ...," jawab Gayung malas. Ia memilih merebahkan tubuhnya dan berguling-guling dikasur empuknya berusaha menghilangkan kegalauan hatinya.

"Ikut yuk, An. Lumayan, kan buat hiburan." Sasya ikut merebahkan dirinya disamping Gayung. "Biar kamu juga nggak mikirin Bos ganteng teruss ...."

"Hemm, boleh," jawab Gayung malas seraya kembali memandangi ponselnya, menunggu keajaiban datang. Siapa tahu Galas tiba-tiba menyadari bahwa ada yang tengah rindu berat dengannya saat ini.

"Ya ampunn ... yang lagi kangen, sabar sabar, Pak Galas pasti punya alasan kok nggak hubungin kamu." Sasya kembali menepuk-nepuk pundak Gayung yang tidur membelakanginya.

"Tapi ya, An. Sebenernya aku tuh penasaran banget, kamu tuh kalau lagi sama Pak Galas gimana yah ... secara Pak Galas kan kalau dikantor galak, datar, dingin gitu ...hihihi." Sasya cekikikan sendiri. Gayung membalikkan tubuhnya menghadap Sasya, kali ini ada setitik senyum dibibirnya karena teringat kembali segala perlakuan manis Galas padanya.

"Kepo dehh Kak Sasya," jawab Gayung malu-malu, membuat Sasya menjadi bersemangat menginterogasinya.

"Hayo ngaku ... kamu udah dicium, kan sama Bos ganteng." Sasya mengguncang-guncang tubuh Gayung kegirangan sendiri. Padahal yang dicium siapa yang senang siapa ... wkwkwk.

"Ra-ha-si-a." Namun senyum diwajah ayunya, sudah menjelaskan semuanya meski ia tak mengakuinya secara langsung. Sasya semakin tak terkontrol menghujani Gayung dengan tepukan-tepukan greget.

"Cie cie ... hahaha ... gimana rasanya? Ayo, An ... bagi-bagi cerita, jangan pelit-pelitlah."

"Ya ampun, Kak. Masa suruh diceritain, malulah ...." sungut Gayung.

"Ya elah, sama aku ini, An ...."

"Ya apa yang mau diceritain, Kak ...."

"Kapan pertama kali ciuman?" todong Sasya.

"Ehmm ... adalah waktu itu," jawab Gayung penuh teka-teki. Ia sangat tertutup untuk masalah seperti itu. Bahkan dengan sahabatnya, Maria pun yang sangat dekat dengannya. Gayung tidak pernah menceritakan tentang asmaranya.

"Oh my God! Sudah berapa kali kalian ciuman?" Sasya masih tak menyerah.

"Ya adalah pokoknya, rahasia." Gayung mengerling jahil.

"Oh my God! Kantong doraemon, beri aku pintu kemana saja ... supaya aku bisa mengintip adegan sensor mereka ...." Sasya mulai dengan ketengilannya, yang akhirnya mereka malah menyanyikan lagu ost. Doraemon bersama sambil tertawa bersama.

***

Jalan-jalan bersama teman-temannya yang Gayung sangka bisa memperbaiki kegalauannya, justru semakin membuatnya down. Pertemuan tak disangka-sangka dengan teman SMP-nya, yang tak lain adalah anak baru dikantornya sekaligus gebetan baru Jio, semakin memperburuk moodnya. Bukan bermaksud memendam kebencian, tapi sakit hati atas perlakuan sewaktu dulu begitu membekas sampai kini dihati Gayung. Melihat wajahnya saja, sudah mengingatkannya lagi akan kesinisan tempo dulu yang diterimanya. Salahkah jika ia masih menyimpan kebencian itu pada dirinya?

"Kamu ... Gayung ya?" ucap gadis berambut lurus sebahu itu dengan sok akrab, seolah mereka teman baik dimasa lalu. Gayung tak langsung menjawab, ia memandang tajam tanpa senyum sedikitpun dibibirnya. Sebelum akhirnya mengiyakannya.

"Iya," jawabnya singkat dan terlihat memaksakan dirinya untuk menerima uluran tangan itu. Dina. Musuh lamanya, begitu Gayung menganggap gadis itu.

"Kalian sudah saling kenal?" Dan kehadiran Tiara semakin menambah ketidaknyamanan Gayung melanjutkan acara jalan-jalan ini.

"Iya Mbak, kita teman satu SMP juga satu SMK." Dina yang menjawab, karena Gayung memilih bungkam. Sasya yang melihat perubahan sikap temannya itu, menyenggol pelan lengan Gayung, ingin tahu apa yang menjadi penyebab diamnya Gayung yang tiba-tiba.

"Oh ... jadi nama kamu Gayung?" Ucapan Tiara terdengar mencemooh. Dan entah mendapat keberanian darimana Gayung menyahutinya tajam.

"Kenapa, Mbak? Ada yang salah dengan nama saya?" Gayung benar-benar sudah tidak tahan dengan perlakuan Tiara kepadanya akhir-akhir ini.

"A-neh ...," timpalnya blak-blakan seraya melirik sinis ke arah Gayung.

"Eh ... kita nonton aja yuk," sela Jio yang mulai melihat situasi tak kondusif.

"Makan dulu aja, yuk, aku sama Andara belum makan tadi." Sasya memegang perutnya yang terasa perih.

"Ya sudah, ayo, mau makan apa?" tanya Jio.

"Bebek goreng yuk disana." Sasya menunjuk salah satu resto di Mall tersebut dan yang lain menyetujuinya. Sasya menggandeng lengan Gayung berjalan memimpin didepan, sementara yang lain mengikuti dibelakang.

Mereka memilih tempat duduk dan mulai memesan makanan. Gayung sebenarnya tak berselera dan ingin memesan minuman saja tapi Sasya memaksa dan memberikan ceramah panjang kepadanya. Ia memang mendapat mandat penting untuk menjaga dan memastikan kondisi kekasih Bosnya itu baik-baik saja, selama Bos pulang kampung. Sasya tersenyum senang, setelah Gayung menuruti permintaannya.

"Kamu sekarang berubah ya, Yung." Dina nampak berusaha mengakrabkan dirinya, namun Gayung tak begitu meresponnya.

"Iya." Hanya itu kata yang keluar dari bibirnya.

"Berubah bagaimana?" Segala sesuatu tentang Gayung selalu membuat Tiara penasaran.

"Iya, dulu Gayung waktu SMP cupu banget." Dina mulai berceloteh, seolah begitu mengenal Gayung pada masa lampau.

"Oh, masa sih?" Tiara seperti biasa melempar senyum sinisnya.

"Iya, jelek bangetlah pokoknya, sekarang bisa cantik banget," ucap Dina lagi tanpa sensor dalam perkataannya.

"Sama, aku dulu juga cupu lho ... sampai sekarang masih nih." Jio berusaha melawak, ia tahu Gayung terusik dengan perkataan Dina yang membahas masa lalunya.

"Aku juga ... sekarang malah tambah-tambah haha." Sasya menimpali untuk menurunkan ketegangan yang tercipta. Selama dua hari tidur bersama, Gayung banyak bercerita tentang masa sekolahnya yang tak menyenangkan. Sehingga Sasya menyadari bahwa pembicaraan ini jelas memperburuk mood Gayung yang sebelumnya sudah buruk itu.

"Jadi yang berubah cuma Gayung aja, nih ... sejak ibunya sukses, perawatan terus sih yah ...," cerocos Dina dengan tawa riangnya, tak menyadari bahwa orang yang tengah menjadi topiknya memasang wajah kesal kepadanya.

"Iya dong ... jadi cewek itu ya harus perawatan gitu, jangan kaya Sasya, perut aja yang dikasih makan ... sekali-kali kulit yang dikasih makanan, kasih nutrisi, biar glowing, lembut, cantik kaya Andara ...," celoteh Jio.

"Pengennya sih gitu kalau ada modal mah ...," ujar Sasya sewot.

"Sebentar, ya ....aku mau angkat telpon dulu dari Bos." Tiara menjauh seraya meletakkan benda pipih itu tepat ditelinganya. Mata Gayung mengikuti kemana wanita itu pergi. Hatinya semakin bertambah gundah gulana saja. Sang kekasih masih punya waktu menghubungi orang lain, sementara sekedar mengirim pesan padanya saja tidak. Hampir saja air mata itu jatuh dari pipinya, kalau saja Sasya tak segera menghiburnya.

"Paling masalah pekerjaan," bisik Sasya.

"Mbak Tiara pacarnya Bos ya, Mas Jio?" tanya Dina.

"Bukan ... eh nggak tahu juga sih ...," jawab Jio.

"Tapi mereka serasi, ya, cocok," imbuh Dina.

"Bukan ... Pak Galas sudah punya pacar," serobot Sasya yang langsung mendapat tatapan tajam dari Gayung.

"Siapa?" tanya Jio dan Dina kompak.

"GUE ...! Puasss!" Jawab Sasya dengan mantapnya.

***

Ayo dong like& komen

Biar authornya seneng

Hihihi ...

1
Ersa
Luar biasa
Safitri Agus
yg ini sudah dibaca duluan, Alex dan Pandan 👍
Safitri Agus
udah tamat ya Thor,, keren ini novel nya suka banget dgn jln critanya,dan like always,happy ending,👍 terimakasih kak Nana curly 🙏🥰
Safitri Agus
ehh Jio ga jd sama Sasya,, kasian.
Safitri Agus
ini yg lahir pertama ya,kakaknya si Alex nih,calon dukun juga kyk mbahnya 🤭😁😁
Safitri Agus
Tiara kena San**t bini nya Jay,,,mungkin.
Safitri Agus
wah Gayung banyak maunya nih,🤭
Safitri Agus
heh langsung cuss aja mandi dulu dong,ini sepertinya gayung hamil,Galas lg ngidam 🤭
Safitri Agus
Sasya sama jio aja biar saling belajar,😁,ditutorin sama Safa,,astaga mak² satu ini dah losdol ga ada rem nya,😭🤣
Safitri Agus
yg wajar dan standar ok,tp jg terlalu ekstrim,🤭🤣
Safitri Agus
cocok visualnya,suka😍
Safitri Agus
kayaknya si Sasya ini othor ya 😂🤭
Safitri Agus
gayung utk mandi,Galas utk minum,sama2 bikin adem 😊
Safitri Agus
Jay dan Tiara,,teman makan teman
Safitri Agus
check up kesehatan mungkin sekalian di khitan 🤭
Safitri Agus
lah aku kok baru ngeh ya, jd ingat part brp itu,,,kukira dia suka nunda² waktu ibadah,,wah kalo gini berat rintangan ,, akidahnya harus sama ya pak bos
Safitri Agus
waahh dpt rejeki nomplok 😂🤭
Safitri Agus
Galas ketemu Gayung,, peralatan dapur, cocok, segeralah kalian membina rumah tangga ☺️
Safitri Agus
kisah Galas en Gayung,,duluan baca kisah anaknya si Alex😊
M Yuliono
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!