kisah seorang gadis yang mengalami penghianatan suami dan saudaranya hingga harus kehilangan nyawa , tapi sebelum tiada dia memohon untuk dapat mengubah takdirnya jika di beri kesempatan. dewa begitu kasihan padanya hingga permohonannya menjadi kenyataan dan dia terlahir kembali untuk membalas dendam atas setiap perlakuan orang yang telah jahat padanya !!
akan kah dia dapat membalas dendam? bagaimana kah kisahnya, jangan lupa mampir baca 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisyah_army7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
6
setelah kejadian itu han-ju mulai menjaga yerin secara terang-terangan bahkan tidak takut jika para penduduk desa akan bergosip dengan mereka
yerin hanya menikmati perhatian dari prianya dan sangat menyukai wajah tidak bahagia su mioxe yang gagal membuatnya tidur dengan pria kelas dua
dia tidak marah justru berterimakasih karena jika bukan karena rencananya, dia tidak akan bisa bersama han-ju aplikasi sikap jujurnya benar-benar membuat sakit kepala . memikirkan han-ju dia tidak menyangka beberapa hari ini pria itu tiba-tiba tidak terlihat bahkan saat dia mencarinya
yerin merasa kesal dan ingin sekali memukul kepala bau pria itu, jadi saat yerin tak sengaja bertemu dengan han-ju di aula brigadir dia mengabaikan pria itu bahkan tidak mau berdekatan dengannya . dan begitu kapten selesai ceramah yerin langsung pergi begitu saja membuat han-ju kelabakan
" menantu "
yerin mendengus terus berjalan dan tidak mau berhenti walaupun mendengar panggilan han-ju
han-ju berlari dan langsung menarik yerin masuk kedalam pelukannya " menantu " panggilnya
yerin masih kesal meronta untuk melepas diri dari pelukan itu tapi bagaimana bisa kekuatan yerin bisa dibandingkan dengan kekuatan han-ju yang telah bekerja di ladang dari kecil
" lepas "
" menantu jangan marah "
" hmm "
han-ju dengan lembut berusaha untuk menenangkan gadis yang sedang marah padanya dan setelah yerin jauh lebih baik barulah gadis itu mengeluarkan keluhan karena dia tidak pernah kelihatan beberapa hari ini.
" menantu aku salah, tapi aku sedang bekerja di kota bersama saudara yang lain "
" bekerja? "
" iya aku mendapatkan sebuah permintaan untuk membangun rumah dan itu memakan waktu beberapa hari "
" ini adalah gaji yang aku dapatkan " tambahnya sambil menyerahkan uang pada yerin.
" begitu banyak? kenapa kau memberikan semuanya pada ku "
" kau adalah menantu ku jadi wajar kau memegang keuangan keluarga "
yerin tersentuh dengan pemikiran pria itu apalagi era ini jarang seorang pria memberikan keuangan keluarga secara penuh pada istrinya apalagi dia juga belum secara resmi menjadi istrinya
" bah siapa yang menantu mu " ujarnya
han-ju tidak marah tapi memeluknya semakin erat " kamerad yerin mau tidak bisa kabur dari ku atau kau ingin bermain hooligan pada ku "
pria ini benar-benar tidak tau malu " bagaimana jika aku kaburr "
" aku tidak akan membiarkan kau kabur, apalagi mungkin saja bayi kita sudah terbentuk "
mendengar itu tampa sadar yerin melirik ke arah perut ratanya, mata han-ju semakin melembut saat melihat yerin apalagi yerin adalah salah satu wanita yang tidak termakan gosip. gosip untuk ada bukan tanpa sebab tapi karena seorang gadis yang dia tolak untuk menikah menyebarkan itu sehingga dia bisa menikah denganya, han-ju ingin menceritakan kebenaran ini tapi dia segera menghempas pemikiran itu dan membiarkan semuanya berjalan saja
keduanya saling bermesraan sebelum akhirnya han-ju harus bersiap kembali ke kota untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda
yerin yang merasa sepi saat tidak han-ju menghabiskan waktunya dengen bekerja dan merajut atau sesekali dia pergi mengambil beberapa kuaci pergi duduk bersama bibi untuk bergosip
dan begitu ada waktu libur dia segera berdadan serta mengemas beberapa makanan berniat menghampiri prianya
su mioxe yang melihat yerin berpenampilan sangat cantik dan modia merasa semacam kesenjangan dan semakin tidak bahagia apalagi melihat saat yerin bisa berbahagia sedangkan dia harus mengalami interaksi dengan pemuda kelas dua di desa menjijikan ini
tiba di kota yerin mengikuti alamat yang diberikan oleh han-ju yang mengarah ke utara dimana posisinya berada di pinggir desa
jadi saat dia datang dia melihat prianya sedang berbicara dengan sebagai gadis, wajahnya cemberut tidak bahagia apalagi melihat gadis itu tersipu saat berbicara dengan han-ju
han-ju yang merasa sedang di liat berbalik dan melihat menantunya menatapnya dengan wajah gelap " menantu "
gadis disebelahnya melihat sosok yerin merasa minder bahkan matanya penuh dengan tatapan iri dan tidak bahagia . han-ju mendekati yerin dan ingin berbicara tapi yerin tidak mau berbicara memberikan kotak makanan itu dan berbalik siap kembali
han-ju yang ingin mengejar di panggil oleh gadis itu dengan alasan pemilik rumah ingin berbicara tapi han-ju tidak peduli dan segera pergi mengejar mmenantunya
yerin kesal kembali ke desa dan mengurung diri di kamar membuat wuyen khawatir " yerin ada apa? "
" tidak apa, aku hanya merasa lelah "
wuyen mendengar itu dia percaya pada yerin " aku akan pergi ke rumah bibi disebelah untuk membantu menjual korek api ke kota, tidak apa kau sendiri disini? "
" tidak apa kau bisa pergi " yerin memaksa senyum
wuyen mengangguk tapi masih menatap yerin dengan khawatir tapi karena pekerjaan samping yang dia lakukan dia tidak bisa lebih lama menemani yerin
suasana hati yerin sedang tidak baik bahkan saat han-ju berusaha menemuinya dia tidak mau , para gadis di asrama mulai bergosip tentang penyebab di marah pada han-ju. dia tidak peduli dan memilih mengabaikan gosip itu karena dia ingin memberi pelajaran pada han-ju yang berani berbicara dengan seorang gadis saat dia tidak ada
" yerin apakah han-ju membuat mu dalam masalah " wuyen bertanya tapi lebih ke menuduh han-ju
yerin terhibur dengan wuyen yang sangat perhatian padanya " jangan menyebutnya bagaimana jika kita membuat makanan enak "
" aku akan membantu mu "
yerin tersenyum melupakan han-ju dan memilih menghabiskan waktu bersama wuyen dengan santai tanpa dia tau seseorang tengah uring-uringan karenanya
" saudara han-ju apa kau baik-baik " seseorang gadis bertanya dengan nada perihatin
" kamerad aming kita tidak akrab jadi tolong panggil aku dengan sebutan kamerad, aku tidak kau menantu ku salah paham " ujarnya dengan tegas membuat gadis itu sakit hati
" sau_ kamerad han-ju apakah istri mu marah? maaf ini salah ku tapi aku benar-benar menyukai mu "
kata-kata gadis itu membuat han-ju mengerinyit karena pihak lain benar-benar tidak tau malu, ini seperti mengakui kesalahan tapi tetap melanjutkannya
seorang pria di sebelah han-ju segera berbicara membantu han-ju " kamerad tolong jangan tidak tau diri, kau benar-benar membuat kaum wanita menjadi hina "
dia mengeluarkan air mata tidak Terima dengan perkataan itu dan berfikir jika dia datang lebih dulu ke hidup saudara han-ju bukankah dia yang akan bersama pria tampan dan mampu ini
" kenapa ? apa bagusnya dia? dan apa kurangnya aku "
" dia lebih dari mu dalam segala hal , dan setiap hal di yerin membuat dia gila " ujarnya dengan kata-kata yerin membuat digila hanya dia ucapkan di hati
gadis yang bernama aming melihat bagaimana han-ju mengucapkan itu sambil melembut membuat dia merasa semakin sedih.