( proses revisi ) Novel ini menceritakan tentang seorang cewek yang bernama Nindy di taksir seorang cowok dan tak lain adik dari sahabatnya sendiri.
Cowok itu bernama Vano. Meski usia terpaut sangat jauh, mereka tidak peduli. Bahkan ketika keluarga Nindy menentang dengan keberanianya Vano melamar Nindy...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Ahza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 26
Saat pulang kerja
"Mbak Nin...?" sapa Vano yang kebetulan berpapasan di ruang lobby.
"Vanoo...? Baru pulang juga..?" ucap Nindy.
"Iya mbak, mana temen-temen mbak? Kok sendirian?"
"Ohh, baru ke toilet, mbak nungguin di lobby.."
"Emang mbak mau ke mana..?" tanya Vano penasaran.
"Cuma mau makan saja, mau ikut? Ajak saja Dodi sama Reihan, serukan kalau rame-rame..?"
"Ide bagus, bentar mbak aku telfon mereka dulu.."
"Baiklah..., silahkan.."
Vano agak menjauh dari Nindy. Buru-buru ia mengambil ponselnya dan segera menghubungi Dodi dan juga Reihan.
"Halllo..." Suara Vano setelah tersambung dengan Dodi.
"Hallo, ada apa Van, tumben telfon gua..?"
"Lu di mana sekarang?"
"Ni di perjalanan, mau pulang.."
"Stop..!! Jangan pulang dulu! Lu balik ke kantor cepet! Ajak juga si Reihan, kita makan bareng sama mbak Nin dan teman-temnaya, sama Ellen juga loh..?"
"Yang bener lu..?"
"Masak gua bohong?"
"Okelah, gua putar balik ke sana sekarang.."
"Ok, buruan..!"
Vano segera menutup telfon, dan ia gantian menelfon Reihan.
"Halllo Van.." Suara Reihan yang tersambung, dan kelihatanya jaraknya masih dekat.
"Rei, lu di mana..?"
"Ini masih di parkiran.., kenapa Van..?"
Vano menghela nafas lega, karena Reihan masih di area parkiran kantor.
"Sekarang juga, Lu, gua sama Dodi makan bareng sama mbak Nindy dan temen-temenya, mau nggak?"
"Emmm, gimana ya..?"
"Ayolah Rei.., sambil kita bahas ke villa, kapan dan di mana kita akan menginap di villanya.."
"Kenapa sih sama kamu? Ada apa sebenernya?"
"Cuma mau makan saja Rei, kan seru kalau rame-rame..?"
"Baiklah Van, sekarang gua meluncur ke depan kantor ya..?"
"Okelah kalau begitu, aku tunggu.." jawab Vano lalu segera menutup telfonya.
Vano segera balik dan menghampiri Nindy yang sudah duduk menunggu bersama Ellen dan Lily.
"Udah Van? Apa mereka mau..?" tanya Nindy yang sabar menunggu Vano yang sedang menelfon.
"Sudah mbak, mereka setuju.."
Tak berapa lama, Dodi sudah di depan kantor bersama Reihan. Mereka mengendarai mobil masing-masing. Begitu juga dengan Vano, ia segera mengambil mobilnya, dan menyuruh Nindy and friend keluar dari kantor.
"Mbak satu mobil sama saya saja.." ucap Vano yang sudah di depan kantor setelah mengambil mobilnya.
"Terus Lily sama Ellen gimana Van..?"
"Tuh.." ucap Vano yang menunjuk Dodi dan Reihan.
"Mbak Ellen, sama saya saja.."
"Baiklah..." Bergegas Ellen mengikuti Dodi dan masuk ke mobilnya.
"Ayo Li, tunggu apalagi..?" Panggil Reihan dan mengode supaya Llily masuk ke dalam mobilnya. Setelah naik di mobil tumpangan, mereka berenam segera meluncur ke restoran yang di tuju mereka.
Di dalam mobil
"Mbak, Vano mau kasih sesuatu, tapi jangan ketawa ya? Ini sebagai hadiah saja, karena saking bahagianya Vano, besok akan libur 4 hari..."
"Hadiah apa sih Van..? Mbak jadi penasaran..?" jcap Nindy yang sangat ingin tau, hadiah apa yang akan di berikan Vano kepadanya. Vano menghentikan mobilnya sejenak. Karena mobilnya berada di barisan paling belakang. Sedangkan Dodi dan Reihan di depanya melaju dengan pelan.
"Nah ini dia..." Vano menyerahkan bungkusan kotak yang ia ambil dari jok belakang.
"Waahhh.., apa ini Van..? Makasi ya, kamu baik banget deh.."
"Buka aja mbak.."
"Baiklah..." Dengan bersemangat, Nindy membuka hadiah dari Vano.
"Waahhh, ini kan boneka yang kemarin aku lihat di Mall? Kok kamu bisa tau sih Van..? Makasi ya..? Lucu banget deh ih.."
"Sama-sama mbak, kalau mbak suka, Vano juga senang kok..." Lalu mereka melanjutkan perjalanan lagi.
Tak berapa lama sampailah Vano dan Nindy di restoran. Mereka segera masuk, karena melihat mobil Dodi dan juga Reihan sudah terparkir di depan restoran itu.
"Mampir ke mana sih, kok lama nyampainya..?" tanya Dodi begitu melihat Vano dan Nindy berjalan menghampiri mereka.
"Ohh, mampir ke apotik dulu, nyari obat.." jawab Vano dengan cepat.
"Hemmm, ayo cepat duduk.." Perintah Dodi lagi.
"Kalian udah pesen..?" tanya Vano lagi.
"Belum, ini nungguin kalian dulu.."
"Iya.., iya..., maaf.."
Lalu Vano memanggil pelayan dan segera memesan makanan. Setelah pelayan mencatat semua pesanan dan bergegas ke dalam, mereka ngobrol sambil menunggu pesanan datang.
"Ngomong-ngmong, gimana nih tentang rencana kita liburan ke Villanya? Jadinya kapan..?" tanya Ellen.
"Iya, bagaiamana kesepakatanya.."
"Siapa di sini yang punya info seputar villa sewaan..?"
"Gua sih ada. Temen gua ada yang nyewain Villa di puncak.." sahut Reihan.
"Nahh, cakep! Pas banget dah..! Buruan lu hubungi temen lu Rei, villanya ada yang kosong nggak..?"
"Baiklah, gua speaker nih.. " Beberapa saat Reihan memencet nomor temanya.
"Hallo Rik, ganggu nggak nih..?"
"Ehh, lu Rei? Tumben lu nelfon? Ada apakah gerangan..?"
"Gini Rik, gua mau nyewa Villa lu, apa ada yang kosong?"
"Waah beruntung lu, masih ada yang kosong satu, buat berapa orang..?"
"Buat 6 orang..."
"Ada, lu mau nginep berapa hari..?" Reihan tidak menjawab, dan segera bertanya sama Vano dengan mengisyaratkan bola matanya. Vano langsung menjawab dengan acungan dua jari.
"Gua sewa selama dua hari Rik, kira-kira berpa gua harus bayar sewanya nih..?"
"Alaaahh, santai saja.., buat kamu sama teman-teman kamu gua kasih gratis dah, nggak usah bayar.."
"Ahh yang bener lu Rik? Gua jadi nggak enak nih..?"
"Santai aja lagi bro, kaya sama siapa saja.."
"Baiklah Rik, sekali lagi terima kasih ya.."
"Oh ya, kapan kamu akan menempati villanya..?"
Sekali lagi, Reihan mengode Vano dengan isyarat kedua bola matanya, dan Vano menjawab besok siang.
"Besok siang Rik, kita ke sananya.."
"Baiklah, aku tunggu ya..?"
"Oke..oke.." Reihan dan Erik segera mengakhiri telfonya.
"Yeeaaayyy.., gratis..!!" ucap Lily.
Kalian setuju kan kalau kita berangkat besok siang..?" tanya Vano. Semua menjawab setuju. Dan tak berapa lama hidangan pesanan mereka sudah datang.
Acara makan bersama sambil membahas ke villa besok berjalan dengan sukses. Selesai makan, mereka pulang ke rumah masing-masing. Kali ini Reihan mengantar Lily, Dodi mengantar Ellen dan Vano mengantar Nindy.
"Hemmm, sebenarnya mbak ingin memanfaatkan libur panjang dengan tidur di rumah saja Van.."
"Ahh.., nggak seru kalau cuma di rumah mbak, sesekali nyari tantangan dong.."
"Yaahh, namanya udah tua Van, pengenya di rumah.."
"Jangan bicara soal tua ah, mbak masih muda, cantik lagi, beneran Vano ngak bohong.."
Andai kamu tau mbak, akuu....
Hanya kata-kata itu yang bisa ia tekankan di dalam hatinya. Mau mengungkapkan takut kalau Nindy akan marah denganya.
"Jangan bohong Van, mau kamu bilang cantik atau apa, yang bener mbak udah tua, usia saja udah mau menginjak 36 tahun.
"Hemm, di bilangin nggak percaya, ya udah terserah mbak Nin aja, Vano ngikut.."
Dengan tersenyum, Nindy menepuk bahu Vano.
Ahhh.., ya Tuhan.., jantungku rasanya..Ohhhhhhhh..
Batin Vano semakin meronta-ronta, tatkala ia merasakan tangan Nindy menyentuh pundaknya dengan lembut.
"Iya..mbak percaya.."
Sesaat kemudian, sampai juga di rumah Nindy.
"Kamu nggak mampir Van..?" tanya Nindy setelah turun dari mobil dan tak lupa boneka pemberian Vano ia bawa serta.
"Emm, lain kali saja mbak.., lagian udah malam juga.
"Baiklah Van, kamu hati-hati ya? Ingat, jangan ngebut-ngebut, dan sekali lagi terima kasih bonekanya.."
"Iya mbak, sama-sama., Vano pamit pulang dulu.."
"Iyaaa.." Nindy melambaikan tangan mengiring kepergian Vano. Ia pun segera masuk setelah mobil Vano menghilang dari pandangan.
Bersambung...
****
vano itu cinta mati sm nindy jd gak bisa selain hati...
SEQUEL 2 NYA DI UP THOR.......🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
MOHON MAAF JIKA KOMEN2 BNYK YG TDK PANTAS.. KRN SMUA FAKTOR TRBAWA SUASANA CERITA THE BEST DARI OTHOR, YG BUAT READER TERBAWA EMOSI MAUPUN BAHAGIA..
SEKALI LGI JGN LUPA, UP THOR SEQUELNYA..
SIAP2 LO VANO KNK MORNING SICKNESS, ALIAS SINDROM COUVEDE, AKU UDH MRASAKN SAAT ISTRI HAMIL ANAK KMBARKU, SEGALA MAKANN YG AKU TK SUKA & TK AKU MAKAN, LGI NGIDAM KU MAKAN, SEPERTI LELE, BELUT, IKAN GABUS ATAU RUAN, AKU MAKAN, PADAHAL AKU GK MKN 3 MAHLUK AIR TRSEBUT, KLO BUAH, SUKA MAKAN ASAM PAYAK, JAMBU BATU, PKE GARAM DOANK.. KLO BAYANGINNYA KMBANG LIUR KU..
SEKRG LO MAU JDI ULAT BULU..
KYK VANYA DLU LO, VANO CINTA BANGET, TPI DISEKINGKUHI..