NovelToon NovelToon
EX WIFE'S REVENGE

EX WIFE'S REVENGE

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Romansa / Tamat
Popularitas:5.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Zahra adalah wanita cantik yang sangat mencintai suaminya. Tapi, siapa sangka jika suaminya yang selama ini terlihat sangat mencintainya justru menghianatinya, di tambah lagi sang ibu mertua malah mendukung perbuatan suaminya yang berselingkuh.

Segala rasa sakit hati yang di terima Zahra akan segera di balaskan! Wanita itu akan memberikan pelajaran setimpal kepada suami dan ibu mertuanya yang sudah menorehkan sebuah luka yang sangat dalam di hatinya.

Tapi, siapa sangka di perjalanannya membalaskan dendam kepada suami dan ibu mertuanya, Zahra bertemu dengan seorang pria yang tak lain adalah teman masa kecilnya.

Lalu bagaimana kisah Zahra selanjutnya? Penasaran? Jangan lupa tekan SUBSCRIBE agar tidak ketinggalan update kisah ini. 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yang Penting Hepi

Wahyu memasuki ruangan Zahra, menyerahkan laporan yang baru saja selesai dia revisi.

“Zahra ...” Panggil Wahyu.

“Miss! Panggil aku Miss Zahra!” Wanita tersebut berkata penuh dengan ketegasan, menatap tajam Wahyu.

“Miss Zahra, aku sudah selesai memeriksa laporannya.” Wahyu tak mampu berpaling dari wajah cantik Zahra, ia begitu terpesona dengan kecantikan mantan istrinya yang semakin menawan. Sungguh bodoh dirinya karena telah membuang wanita sebaik dan secantik Zahra. Menyesal juga sudah tidak berguna!

Zahra membuka laporan tersebut, lalu berkata, “revisi lagi!” Zahra langsung menutup berkas itu lagi.

“Miss! Tapi, Anda belum memeriksanya!” Wahyu tidak terima di perlakukan seperti ini.

“Aku sudah memeriksanya! Keluar dari ruanganku dan segera revisi laporan itu!” tegas Zahra tanpa menatap Wahyu, karena saat ini ia sedang membuka berkas lainnya.

Wahyu mengeraskan rahangnya, lalu segera menyambar berkas tersebut dan beranjak keluar dari ruangan itu. Hatinya merasa dongkol karena diperlakukan seperti ini oleh Zahra.

*

*

“Ternyata kamu selama ini ada main sama Wahyu ya?” ucap seorang pria kepada Vania.

“Jaga ucapanmu!” sentak Vania lalu mengusir pria tersebut dari ruangannya. Pria tersebut adalah Beni yang tak lain adalah rekan kerja Wahyu dan satu devisi.

“Aku punya bukti rekaman pembicaraan kalian sewaktu di depan lift beberapa hari yang lalu. Kalau aku menyerahkan bukti rekaman ini kepada Miss Vania atau Pak Ricko, kalian berdua pasti langsung di pecat!” ucap Beni tersenyum miring menatap sengit pada Vania. Dia punya dendam kepada wanita itu, entah dendam apa hanya dia saja yang tahu.

“Silahkan saja berikan bukti itu!” balas Vania tidak takut. Ia berpikir kalau pria yang ada di hadapannya ini hanya menggertaknya saja.

“Baik, kalau itu maumu!” balas Beni lalu segera keluar dari ruangan itu.

Wahyu membanting laporan yang ia pegang ke atas meja, rasa kesal dan marah bercampur menjadi satu.

“Ada apa lagi, Wahyu? Laporan kamu di tolak sama Miss Zahra?” tanya atasannya saat melihat Wahyu sangat kesal.

“Iya, Pak. Padahal saya sudah me-revisi laporan tersebut sesuai dengan permintaannya,” keluh Wahyu lemas.

“Sabar!” sahut atasannya. “Berarti laporan kamu kurang sempurna.”

Huh!

Wahyu menghela nafas kasar, seraya memijat pelipisnya, kepalanya terasa sangat pusing.

*

*

Di sisi lain, saat ini Ismi sedang kelaparan. Tidak ada beras dan tidak ada bahan makanan yang bisa di masak, di tambah lagi tidak ada uang sama sekali. Dia berjalan keluar rumah sambil memegangi perutnya, ia menuju rumah Kokom. Barang kali tetangganya itu mau berbaik hati kepadanya.

Tok ... tok ...

“Kom ... Baskom ...” seru Ismi sambil mengetuk pintu rumah tersebut, akan tetapi pemilik rumahnya tidak kunjung membuka pintu rumah. Membuat Ismi sangat kesal, karena Baskom sepertinya sengaja tidak membuka pintu untuknya.

Di dalam rumah.

Baskom sedang berada di dalam kamar, ia sedang joget tok-tok sambil bernyanyi asyik. Mbak Kokom menyetel lagu Yang Penting Hepi—Jamal Mirdad versi remix.

Kalau cinta sudah membara ... ahak .... ahak ...

Rindu jadi menggebu-gebu ... uhuk ... uhuk ...

Janji-janji seribu janji

Janji apel dimalam ini

Pacarku tidak ada dirumah ... ahak ... ahak ...

Malam minggu jadi kelabu .. ihik ... ihik ....

Dalam hati ngomel sendiri

Akhirnya aku pulang pergi

Aku tak mahu

Malam ini kecewa

Ku ambil gitar

Ku panggil teman-temanku...

Suka-suka...

Nyanyi dipinggir jalan

Suka-suka...

Joget dipingir jalan

Bernyanyi

Walau bukan dangdut asli

Yang penting goyangnya

Asyik-asyik

Berjoget

Walau bukan dangdut asli

yang penting kita bisa hepi

(Bacanya sambil dengerin lagunya dan sekalian bayangin Mbak Kokom joget ngebor) wk wk wk wk.

“Suka-suka joget di pinggir jalan ... asolole Jossss!” Mbak Kokom menyentakkan pinggulnya ke kiri dan ke ke kanan dengan gerakan yang sesuai irama musik. Ia sebenarnya menyadari kalau ada Ismi yang sejak tadi memanggilnya, akan tetapi dia cuek dan masa bodoh, lebih asyik joget tok-tok dari pada ngeladenin tetangganya yang kayak mak lampir itu.

“Bodo amat deh, yang penting hepi!” Mbak Kokom berbicara pada dirinya sendiri saat mendengar pintu rumahnya di ketuk sampai berulang kali.

“Kokom dot Kom!” seru Ismi sejak tadi sampai lemas di depan pintu dari siang sampai sore hari dia belum makan sama sakali.

“Heh! Bu! Berisik!” teriak tetangga lainnya kepada Ismi.

“Apaan sih! Kamu yang berisik!” balas Ismi tidak terima, ia segera kembali ke rumahnya sendiri dengan rasa kecewa dan kelaparan. “Dasar Baskom! Tetangga lagi kesusahan bukannya nolong malah pura-pura budeg!?” umpat Ismi sangat kesal. Ia berjalan menuju dapur meninum air dua gelas penuh untuk menghalau rasa laparnya.

“Lagian si Wahyu goblok banget tiap hari kerja masa nggak punya duit!” Kali ini beralih mengumpati putranya sendiri.

*

*

Jam pulang kerja sudah tiba. Hari ini tidak ada lembur. Zahra segera bersiap pulang, ia keluar dari ruangannya sambil mengulas senyum saat ada beberapa manager menyapa. Ia memasuki lift yang dikhususkan untuk para jajaran direksi. Sampai di lobby, Zahra sangat terkejut saat melihat Arvan melambaikan tangan ke arahnya.

“Kak Zahra! Arvan melambaikan tangannya seraya tersenyum kepada Zahra yang baru keluar dari lift.

“Ar, kamu di sini?” tanya Zahra ketika sudah ada di hadapan pemuda manis dan tampan itu.

“Hu’um ... mau jemput Kakak, nggak apa-apa ‘kan?” tanya Arvan seraya menatap sekitarnya di mana ada banyak karyawan yang menatap ke arahnya.

“Tapi, aku bawa mobil,” jawab Zahra tersenyum meringis.

“Next time saja kali ya. Salah aku juga sih nggak ngabarin Kak Zahra dulu. Emh ... berhubung nanti malam malam minggu, aku akan main ke rumah Kakak.” Arvan kembali naik ke motornya lagi. Dia tidak akan patah arang untuk mendekati JAMU itu. Arvan langsung menancap gas motornya, tanpa mendengar jawaban Zahra terlebih dahulu

“Eh! Tapi ...” Zahra terkejut mendengar ucapan Arvan, ingin menolak akan tetapi pemuda itu sudah pergi. Lalu ia mengendarkan pandangannya, ketika dia merasa diperhatikan oleh semua karyawannya yang ada di lobby tersebut

“Apa yang kalian lihat?!” seru Zahra, kedua matanya menajam.

“Maaf, Miss.” Semua karyawan di sana langsung membubarkan diri, karena tidak ingin di rujak oleh singa betina itu.

Yap ... Singa Betina adalah julukan untuk Zahra dari para karyawannya, karena wanita itu sangat galak dan tegas.

“Heran sama orang zaman sekarang pada kepo sama urusan orang lain!” dumel Zahra seraya melanjutkan langkahnya menuju parkiran mobil sembari menenteng tas kerja ditangan kiri, sedangkan tangan kanannya memegang ponsel, ia sedang berbalas pesan dengan pengurus yayasan yatim piatu dan rumah singgah miliknya.

***

Jangan lupa, like, komentar, dan tonton iklan sampai 10x untuk memberi hadiah ke otor gesrek🤭🤭

1
Ellya Muchdiana
Biasa
Ellya Muchdiana
Buruk
Gabriel Orlando
sederhana tapi butuh uang sebagai pendukungnya 🤭😁
Gabriel Orlando
bukan kamu yang kurang Zahra tapi suamimu yg kurang ajar dan kurang normal 🤭😁
Gabriel Orlando
benar menjijikan bibir bekas orang lain
Gabriel Orlando
makan tu cinta 🤭😁
KaylaKesya
terbaek thor🥰💪
Nida Aulia Mukhsirin
😄😄😄😄Lucu mbk kokom
Cheng Nyo
Luar biasa
Maya Sari
karya yg bagus
Rafa Pratama
👍👍👍👍
Aurell And Friends
sedang d baca.. nunggu kelanjutannya nih Thor.../Rose//Rose//Rose/
Aurell And Friends
sudah baca Thor...good..good.../Kiss//Kiss//Kiss/
Aurell And Friends
sudah baca Thor..Bagus ceritanya /Ok//Ok//Ok/
Rahma Wati
Luar biasa
Atoen Bumz Bums
A
Atoen Bumz Bums
Zahra Cemen balas dendam pake kuasa ortu
bukan dgn skill sendiri
Atoen Bumz Bums
Zahra bego
seharusnya jgn bedandan dulu buat Wahyu ilfil biar cepet proses cere nya
Yumma Proling
🤣🤣🤣🤣🤣
-the'XXI✓
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!