Liu Kang, seorang pemuda yang di dalam tubuhnya terdapat roh iblis yang ditanam oleh Ayahnya harus menghadapi dan mempertahankan nyawanya dari aliansi Sekte aliran putih dan netral yang ingin mengambil nyawanya.
Di tengah itu semua, ternyata ada kelompok lain yang membahayakan nyawanya, lebih tepatnya Benua tempat ia tinggali.
Apakah yang harus dilakukan Liu Kang? Apakah dia akan berhasil menghadapinya, atau dia akan terbunuh? Akankah dia berhasil membereskan semua yang membahayakan nyawanya? Silahkan ikuti kisahnya...
****
Novel ini adalah novel asli karya Author.
Bila ada nama, tempat dan kesamaan tokoh dengan Novel lain itu hanyalah kebetulan semata.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Den, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sosok Peneror Warga Kota Awan Putih
Tepat tengah malam, semua warga sudah banyak yang tidur dan beristirahat setelah beraktivitas seharian.
Tiga orang pemuda berjongkok sembunyi di atas sebuah rumah warga. Ketiga pemuda itu tidak lain adalah Liu Kang dan Yin bersaudara.
Ketiganya memang membuat rencana untuk mencari tahu terlebih dahulu sosok pelaku yang meneror warga.
Saat ketiganya sedang melirik-lirik ke kiri dan kanan untuk mencari tahu keberadaan sosok itu, tiba-tiba saja terdengar suara yang begitu keras.
*Auuuuungggg
Auuuuungggg
Auuuuungggg*
Suara itu berasal dari lolongan panjang yang terdengar seperti lolongan serigala.
Kehebohan seketika terjadi, para warga yang tertidur menjadi terbangun. Tetapi tidak ada di antara mereka yang berani keluar rumah.
Mereka hanya bersikap waspada di dalam rumah dan mengambil benda apa saja yang bisa mereka jadikan senjata.
Beberapa saat kemudian, Liu Kang dan Yin bersaudara melihat sebuah sosok serigala yang bergerak begitu cepat. Hewan itu bergerak ke salah satu rumah warga.
Melihat hal tersebut, Liu Kang dan Yin bersaudara menjadi panik. Mereka tidak akan sempat menolong warga itu.
Benar saja, beberapa tarikan nafas selanjutnya terdengar suara teriakan yang begitu keras dari rumah salah satu warga.
Mendengar hal tersebut, Liu Kang dan Yin bersaudara segera melesat memeriksa asal suara itu. Dan yang mereka temui adalah mayat tiga orang, dua diantaranya wanita sementara satunya adalah laki-laki. Terlihat mereka bertiga adalah satu keluarga.
"Senior, kita gagal!" Liu Kang merapatkan giginya. Dia begitu terpukul melihat kejadian itu. Menurutnya mereka hanyalah warga biasa, berbeda lagi jika mereka kultivator.
Saat manusia ingin menjalani kehidupan sebagai kultivator, artinya mereka sudah siap dengan segala resiko dan konsekuensinya.
"Ini bukan sepenuhnya salah kita. Kita juga belum tahu sosok seperti apa dia sebelumnya. Tetapi sekarang kita sudah mengetahuinya.
Sebaiknya kita kembali ke rumah walikota dan membicarakan tentang ini. Aku rasa serigala itu sudah pergi cukup jauh." Balas Yin Shou. Sebenarnya dia juga cukup terkejut dengan kecepatan gerak serigala tersebut.
Menurutnya mereka tidak perlu menyesali yang sudah terjadi, lebih baik mereka lebih bersiap untuk malam selanjutnya dan memastikan tidak ada lagi korban lagi.
Akhirnya Liu Kang dan Yin Dan setuju, ketiganya melesat kembali ke rumah walikota.
*****
Di salah satu rumah warga. Terlihat dua orang manusia yang sudah berusia lanjut. Salah satunya adalah laki-laki sedangkan satunya lagi adalah perempuan. Mereka berdua terlihat seperti berusia tujuh puluh tahunan.
"Pembantaian satu keluarga kembali terjadi!" Pria sepuh itu berkomentar. Tidak ada kebahagiaan terlihat di wajahnya, hanya kesedihan lah yang terlihat.
Setelah dia mendengar suara teriakan beberapa saat sebelumnya. Dia sudah bisa menebak sosok yang meneror mereka kembali menjalankan aksinya.
"Kau benar suamiku!" Balas wanita sepuh.
Jika ada yang melihat raut wajah keduanya. Mereka terlihat seperti menyimpan sesuatu.
"Kapan ini akan berakhir?!"
"Entahlah!"
Keduanya larut dalam malam itu dan tidak ada lagi keinginan untuk tertidur.
*****
Liu Kang dan Yin bersaudara sudah tiba di depan kediaman walikota. Ketiganya bisa melihat walikota sudah menunggu kedatangan mereka.
"Bagaimana Tuan Muda? Apa yang kalian temukan?" Walikota mendekati Liu Kang dan Yin bersaudara dengan tergesa-gesa. Terlihat sekali ketakutan dari wajahnya.
"Ini cukup rumit!" Jawab Yin Shou.
Kemudian Walikota mengajak ketiganya masuk dan membicarakan penemuan Liu Kang dan Yin bersaudara.
Tidak berlama-lama, Yin Shou menjelaskan apa yang mereka temui. Semakin lama Yin Shou menjelaskan, raut wajah walikota semakin memburuk.
Bukan hanya Liu Kang yang menyadarinya, Yin bersaudara juga demikian.
"Kelihatannya ada yang kalian sembunyikan. Sebaiknya ceritakan semuanya atau kami tidak akan membantu!" Liu Kang mendesak walikota. Menurutnya kejadian ini tidaklah mudah.
Liu Kang bisa merasakan kalau serigala yang mereka lihat bukanlah hewan biasa, melainkan salah satu Hewan Gaib. Tetapi masuk jenis dan spesies mana, Liu Kang belum bisa menentukannya.
Mendengar perkataan Liu Kang, walikota menjadi ketakutan. Tidak banyak yang mengetahui sebenarnya walikota sudah menyewa lebih dari sepuluh orang kultivator untuk menangani masalah ini tetapi tidak ada di antara mereka yang berhasil hidup.
Mendengar Liu Kang ingin menghentikan bantuan mereka, tentu saja walikota itu menjadi ketakutan.
Berapa banyak lagi korban yang berjatuhan jika kasus ini tidak segera dihentikan!
Akhirnya setelah menghela nafas panjang, walikota itu menjelaskan semua yang dia ketahui.
*****
Seminggu yang lalu, salah seorang warga kota Awan Putih menemukan sebuah sarang serigala yang di dalamnya terdapat dua ekor serigala. Sarang itu berada di hutan yang tidak jauh dari kota.
Karena merasa serigala itu akan membahayakan nyawa mereka, warga itu langsung kembali ke kota dan mengajak warga yang lain beramai-ramai untuk membunuh dua ekor serigala itu.
Dengan segala penjelasan, akhirnya warga yang lain sepakat untuk membunuh dua ekor serigala tersebut.
Walikota itu sendiri mengetahui hal tersebut belakangan. Saat dia mencoba menghentikan warganya. Ternyata dia sudah terlambat. Dia hanya menemukan sarang serigala itu sudah dibalut kobaran api.
Tetapi yang membuat walikota menjadi ketakutan, salah satu serigala itu berhasil selamat.
"Awas kalian manusia, aku akan membalas dendam kematian ibuku!" Pesan serigala itu sebelum pergi dari tempat itu.
Mendengar hal tersebut, Liu Kang dan Yin bersaudara mengerutkan dahinya, lalu Yin Shou menanyakan ciri-ciri dari serigala itu.
Walikota segera menjelaskannya. Dari yang dia lihat, serigala itu tidak seperti serigala biasanya. Tubuhnya memiliki dua warna dasar, putih di bagian kepala sampai setengah perut dan warna lainnya hitam dari bagian perut hingga ekornya. Selain itu, mata serigala itu berjumlah tiga. Dua seperti mata serigala biasanya sedangkan satunya terletak di bagian keningnya. Selain dua warna tersebut, serigala itu juga memiliki warna merah darah berbentuk buat di bagian kepalanya.
Yang menarik perhatian juga, Serigala tersebut memiliki sepasang sayap pada kanan dan kiri tubuhnya.
Mendengar hal tersebut, baik Liu Kang maupun Yin bersaudara tidak bisa menahan keterkejutan mereka. Ketiganya sampai-sampai bangkit dari tempat duduknya.
"Serigala Haus Darah!" Ucap Liu Kang dan Yin bersaudara bersamaan. Tubuh mereka juga sedikit bergetar.
Kultivator mana yang tidak mengetahui Serigala Haus Darah. Salah satu Hewan Gaib yang kuat. Jika dibiarkan hidup lama, kekuatan serigala itu bisa setara dengan kultivator praktik Pembentukan Jiwa Murni tingkat lima akhir.
Kekuatan Serigala Haus Darah hanya di bawah Hewan Suci.
"Kalian-! Kalian sudah membuat kesalahan yang sangat besar!" Ucap Yin Dan dengan tubuh dan bibir masih bergetar.
Baik Liu Kang maupun Yin bersaudara berpendapat bahwa para warga kota Awan Putih bisa membunuh induk dari Serigala Haus Darah itu karena dalam masa pemulihan setelah melahirkan.
Liu Kang dan Yin bersaudara sendiri pernah mendengar bahwa saat Hewan Gaib melahirkan, mereka tidak bisa menggunakan kekuatan mereka dalam kurun waktu satu bulan. Sebab itulah kebanyakan Hewan Gaib memilih untuk bersembunyi di tempat terpencil saat ingin melahirkan.
Mendapati cerita ini, sepertinya kabar tersebut benar adanya.
"Tuan, maksud Anda-" Walikota tidak bisa menyelesaikan kata-katanya. Dia juga pernah mendengar tentang Serigala Haus Darah. Yang dia ketahui hewan itu bukanlah hewan biasa, melainkan hewan yang memiliki kekuatan.
"Tuan, tolong kami, selamatkan kota ini!" Walikota sampai-sampai berlutut di hadapan Liu Kang dan Yin bersaudara.
Sebenarnya setelah mendengar musuh yang akan mereka hadapi adalah salah satu Hewan Gaib, Liu Kang dan Yin bersaudara ingin membatalkan bantuan mereka.
Tetapi setelah melihat walikota bersujud kepada mereka, ketiganya tidak tega untuk meningggalkannya.
"Kami tidak berjanji bisa membunuhnya. Tetapi mungkin kami bisa mengusirnya." Ucap Yin Shou menenangkan walikota.
Menurutnya biarpun Serigala Haus Darah memiliki kemampuan untuk mencapai praktik tinggi. Dari penjelasan walikota itu, Serigala Haus Darah itu masih anak-anak. Jadi pasti belum memiliki praktik yang tinggi.
Ketiganya meminta kepada walikota untuk beristirahat. Mereka ingin memikirkan cara untuk menangkap Serigala Haus Darah tersebut.
Walikota pun mempersilakannya. Dia juga mengatakan akan menyiapkan segala yang diperlukan Liu Kang dan Yin bersaudara.
walet musim kawin