NovelToon NovelToon
My Aluna

My Aluna

Status: tamat
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Ibu Mertua Kejam / Keluarga & Kasih Sayang / Selingkuh / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:408.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: Moena Elsa

Aluna Mahira biasa dipanggil Luna seorang gadis pendiam dan cantik. Terpaksa menikah dengan Robby karena sebagai jaminan pelunas hutang keluarga yang tak seberapa. Jika Lina tak bersedia maka keluarganya akan diusir dari rumah dimana mereka tinggal sekarang. Pernikahan yang seharusnya bahagia, malah menjadikan Luna bagai seorang babu di keluarga mertua. Tak ada pembelaan sedikitpun dari sang suami.
Akankah Luna memilih bertahan atau melepaskan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kakek Gunadharma

Luna telah berganti baju dengan seragam kantoran meski tetap berhijab.

Luna semakin terlihat dewasa dan cantik, meski secara usia dia belum genap dua puluh tahun.

Jiel sampai dibuat bengong oleh kecantikan alami seorang Aluna Mahira.

"Tuan bos, jadi berangkat nggak nih?" kata Luna.

"Eh iya lah. Nggak mungkin juga dibatalin" ujar Jiel.

Setelah menggesek kartunya, Jiel mengikuti Luna yang telah berjalan duluan di depannya.

"Tuan bos, boleh nanya nggak?" tanya Luna saat perjalanan ke perusahaan Samudera.

"Apa?"

"Mengenai rumah kosong kemarin" bahas Luna.

"Emang ada apa?" Jiel menanggapi.

"Kenapa anda kenal sekali daerah sana?" tanya Luna.

"Jelas saja aku sangat mengenal daerah itu. Di sanalah aku ketemu seorang gadis kecil centil yang selalu saja mengajakku menikah" Jiel terkekeh.

"Pasti gadis itu cantik sekali ya tuan bos?" seru Luna.

"Hhhmmmm" Jiel mengangguk.

"Makanya tuan bos sampe sekarang masih mengingatnya" Luna ikutan tertawa.

'Apa dia memang beneran tak ingat masa kecilnya?' batin Jiel.

"Lun, sebelum ikut ayah sama ibu kamu. Beneran kamu tak ingat sebelum itu ada di mana?" perjelas Jiel.

Luna menggeleng.

"Masa-masa sebelum bersama ayah ibu tak terekam sama sekali di otak. Apa emang aku ada kelainan ya tuan?" Luna berpikir.

"Kalau aku mencoba, langsung saja kepala nih pening banget. Jadi males dech" imbuh Luna.

"Tuan bos, gadis kecil itu dimana sekarang? Masih berani ngajakin tuan bos menikah?" tanya Luna.

"Hhhmmm dia menghilang begitu saja. Sampai sekarang aku masih memastikan, apa gadis itu memang gadis kecilku" jelas Jiel.

"Kok bisa gitu?" sela Luna.

"Bisa aja. Aku sebenarnya cukup yakin jika gadis itu adalah gadis kecilku. Tapi gimana lagi, dia belum ingat siapa aku" ucap Jiel.

Luna belum juga paham, jika yang dibahas oleh Jiel adalah dirinya.

"Kudoakan aja bos, semoga gadis tuan segera pulih ingatannya" tukas Luna dan Jiel pun mengamini.

Jiel membelokkan arah mobil ke sebuah bangunan tinggi menjulang.

"Wow, tinggi sekali. Pasti perusahaannya besar sekali" Luna kagum dengan bangunan di depannya.

"Jadi perusahaan punyaku nggak besar nih?"

"He...he... Sama besarnya kok tuan bos" Luna meralat pujiannya barusan.

Satpam jaga menanyakan tujuan kedatangan dan Jiel menunjukkan undangan elektronik yang dishare oleh Laura.

"Silahkan tuan. Untuk ruang pertemuan ada di lantai lima" beritahu satpam.

"Terima kasih pak" Jiel kembali melajukan mobil untuk mencari area parkir yang aman.

Saat di lobi, tiba-tiba ada yang tak sengaja menyenggol bahu Luna dan Luna pun oleng. Dengan sigap Jiel menangkap tubuh Luna yang hampir jatuh.

"Hati-hati jalannya" bilang Jiel.

"Makasih tuan" Luna segera berdiri dan sedikit menjauh dari posisi berdiri Jiel.

"Sudah seperti adegan sinetron belum tadi?" canda Jiel untuk mengurai suasana. Luna menjadi kikuk karena kejadian barusan.

"Selamat datang tuan Azriel Wibisono" sapa seseorang dari samping Jiel.

Jiel menengok ke arah suara dan tersenyum ke arah orang itu. Luna pun ikut menengok ke arah yang sama.

"Makasih tuan " Jiel menyalami orang itu.

"Mari bareng kita aja, acara ada di lantai lima" ajaknya.

"Baik tuan" tukas Jiel.

Jiel menyilahkan Luna jalan duluan.

"Cantik sekali. Apa dia pacar tuan?" bisik orang itu di telinga Jiel. Tentu saja masih bisa didengar oleh Luna.

"Lun, kenalin. Tuan David, penerus utama keluarga Gunadharma. Itu artinya dia lah yang mengundang kita" beritahu Jiel.

Luna mengurai senyum dan menyebutkan nama dengan anggunnya.

"Owh, nama yang indah Nona Luna" balas David.

"Terima kasih" balas Luna.

Hidup di antara mereka, seperti mengenakan bermacam topeng dengan karakter yang berbeda. Batin Luna.

Ternyata undangan itu adalah undangan perayaan ulang tahun perusahaan Samudera Grub.

Saat duduk di meja, Jiel mendapatkan pesan dari Bobby.

Bobby memberitahu jika ada keterlibatan orang dari Samudera Grup saat kejadian di kediaman orang tua Luna.

"Sudah tahu siapa orangnya?" balas Jiel dalam ketikan.

"Akses pencarian tertutup sempurna tuan" Bobby yang sedang online langsung saja membalas.

'Kalau akses sulit ditembus, bisa jadi mereka memang bukan orang biasa. Pasti orang yang punya kuasa' tebak Jiel.

Tibalah inti acara perayaan itu, dimana pendiri perusahaan akan memberikan kata sambutan.

Seorang laki yang sudah cukup renta didorong ke arah panggung dengan menggunakan sebuah kursi roda.

"Dialah tuan Gunadharma" bisik Jiel karena melihat Luna yang menatap intens wajah laki-laki yang baru saja melewati tempat duduknya.

"Sudah tahu tuan" balas Luna.

Deg. Luna sudah tahu tuan Gunadharma, pemilik Samudera Grup yang secara perlahan telah mengundurkan diri dari hiruk pikuk kesibukan dunia bisnis.

"Kamu kenal dia?" telisik Jiel.

"Kakek yang selalu mengajak aku bermain dulu" tukas Luna dengan santainya.

Sementara Jiel langsung membungkam mulut Luna.

Jiel baru melepaskan tangannya karena Luna kesulitan bernafas.

"Hati-hati kalau ngomong" cegah Jiel.

"Tapi aku memang ingat sekali dengan kakek itu tuan" kata Luna dengan suara berbisik tapi sangat meyakinkan.

Jiel menatap serius ke arah Luna.

"Dan aku baru ingat sekarang, rumah kosong kemarin itu miliknya kan?" Luna menunggu jawaban Jiel.

Jiel mengangguk.

"Terus kenapa masa kecilku bisa bersama dengan kakek itu. Aneh sekali?" Luna nampak berpikir.

'Apa semua ini ada sangkut pautnya dengan kejadian orang tua Luna kemarin? Kalau begitu memang ada yang sengaja menyabotase Luna' pikir Jiel.

Jiel mulai menemukan tautan benang kusut itu.

Keluarga Wibisono yang waktu itu menjadi tetangga satu blok dengan keluarga Gunadharma membuat Jiel kecil mengenal gadis kecil yang juga cucu keluarga Gunadharma. Gadis kecil yang selalu semangat mengajak Jiel menikah karena Jiel sangat imut menurutnya.

Gadis kecil yang sangat ceria dan selalu mencari Jiel saat berada di rumah sang kakek.

Apa memang benar Luna cucu keluarga ini? Jiel masih penasaran. Karena nama Maura telah berubah menjadi Aluna. Apa memang untuk mengaburkan fakta?

Jiel mulai mengingat kenangan yang sangat menyenangkan baginya.

🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

***sedikit up di hari Minggu

Happy week end, met liburan

Baca novel juga liburan loh...😊😊😊***

1
yeni kusmiyati
jadi perempuan jangan bodoh luna
Cinta Rodriques
trnyata jiel jg bodoh dlm keadaan darurat msh g mau angkt tlp....
Tati Suarti
orang kaya s Valen tebal muka...SDH g punya rasa malu
Tati Suarti
lulusan SMA bisa jadi asysten
Tati Suarti
kayaknya Aluna orang kaya
Tati Suarti
sengsara amat jadi istri
Alif
ijasahmu SMA lun, klo CS mau apalagi
Alif
nyuruh luna pulang 2th lg ya klo kamu msh hidup umur kan rahasia Tuhan, jikalau emang ada kesempatan untuk menjelaskan knpa hrs di tunda
Neny Sulistyowati
Kecewa
Neny Sulistyowati
Buruk
Ratna Fika Ajah
Luar biasa
Dewi Nafisah
oke. ceritanya seru, komplit
nentin kartini
Luar biasa
Evy
Bagaimana nasibnya Baron Thor...tak ada kelanjutan ceritanya...
Evy
janda yang masih perawan tidak ada masa Iddah nya Thor...
Azalea Taling
luna sama suami ya bodoh
falea sezi
biasa nya abis malam. pertama ditungguin di gendong ke kamar. mandi lahhh luna abis enak enak ditinggal kasian/Smug//Curse/
Umi Thea
iya thor bikin cerita ya biar halu jg rd masuk akal jg kali, biar perempuan kampung ga bego bngt kali thor bikin gedeg aja........
Ari_nurin
iya oon banget si Luna .. dr awal ga bs nyambung nyambung kan .. jengkel juga .. terlalu lemot sdh dikasih clue klu kakek nya pemilik samudera group 😤🙄
Ari_nurin
masa ada seorang ibu berpikiran spt mama nya jiel .. kayak nya semua ibu ingin dpt menantu cewek yg bisa menjaga marwahnya bukan yg spt Valen 🤔 kecuali klu memang ga tau kelakuan yg sebenarnya ya .. lah ini sdh tau lho kok masih tetap memaksa Anak nya berjodoh dgn wanita spt itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!