NovelToon NovelToon
My Lovely Ana

My Lovely Ana

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Gadis_Kecil

DILARANG PROMOSI DI KOLOM KOMENTAR!!

Ana, gadis yang baru berusia 18 tahun harus tinggal bersama pria asing yang telah menggelontorkan banyak uang demi biaya operasi sang adik yang terluka cukup parah karena penyerangan sedang kedua orang tuanya telah tiada.

Judul lama "Penjara Cinta"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gadis_Kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melamar

"Tentu saja sayang. Aku tidak menyukai Ayahmu yang tua bangka itu aku hanya menyukaimu saja itu sebabnya aku menikahi Ayahmu supaya aku mendekatimu Samuel." Masih dengan senyuman sinis Samuel melepas rangkulan dari Eri dan berdiri dari kursinya.

"Aku meninggalkan rumah hanya untuk menjauhimu tapi sekarang kau datang padaku dengan tidak tahu malu, sungguh kau benar-benar wanita murahan." Tampak dari wajah Eri hanyalah senyuman, sepertinya dia tak memusingkan perkataan Samuel yang jelas-jelas menghinanya.

"Katakan saja semuanya, Samuel. Aku tak peduli. Yang aku inginkan hanya kau, tak perlu yang lain. Tapi kenapa kau malah memiliki kekasih kampungan seperti gadis itu? Dia itu bukan seleramu!"

"Tapi dia 10 ribu kali lebih baik darimu. Kau pikir aku mau bersamamu, seorang wanita yang telah merebut seorang pria dari keluarganya hanya untuk materi. Kau yang membuat Ibuku meninggal, kau yang membuatku menderita, kenapa aku harus mencintaimu? Jika aku melakukannya maka aku orang idiot!"

"Itu sebelum aku melihat kau yang bertumbuh menjadi pria dewasa yang tampan sayang. Ayo tidur denganku, maka kau pasti akan menyukainya." Eri menarik tangan Samuel untuk menjamah tubuhnya. Diletakkannya pada dada agar Samuel bisa terangsang.

Namun Samuel menarik tangannya dan memberikan tamparan yang cukup keras untuk Eri. Wanita itu terjatuh ke lantai seraya memegang pipinya yang kemerahan akibat tamparan dari Samuel.

Dia lalu melayangkan tatapan tajam pada Samuel yang menatap angkuh. "Kurang ajar kau ... berani-beraninya kau menampar Ibu tirimu sendiri. Akan kuadukan kelakuanmu pada Ayahmu!?"

"Silakan saja, aku tak takut. Aku juga akan melaporkanmu kepada pihak berwajib atas tuduhan pencemaran nama baik. Kau pikir aku tak bukti begitu?!" Eri terdiam. Tatapannya yang sombong berganti ketakutan.

Eri lupa jika dia sedang berada di rumah Samuel yang memiliki CCTV atau hal yang lain. Samuel adalah pria yang memiliki otak cerdas, jadi dia pasti memiliki rencana cadangan kendati Eri telah melenyapkan barang bukti. "Sialan kau."

Samuel tertawa. "Harusnya kau sadar jika kau menjalankan rencanamu di rumah ini maka yang ada kau tidak mendapatkan apa-apa jadi percuma saja lebih baik pergi dari rumahku ini."

Pria itu lalu bergerak ke tangga meninggalkan Eri yang terduduk dengan raut wajah penuh amarah. "Oh satu hal lagi ... jangan sampai kau macam-macam dengan Ana. Jika aku melihatmu menyentuh barang sehelai rambut pun aku tak akan memaafkanmu."

Samuel melangkah menaiki tangga dengan sumringah sedang Eri mengepalkan tangannya erat menahan emosi. Kadang-kadang Samuel itu lemah lembut dan baik seperti malaikat, tapi jika sikapnya berubah beringas dan tak minta ampun maka tampaklah Raja Nekara dalam diri pria itu.

Sangat menakutkan!

Langkah Samuel terhenti melihat kamar yang dipakai oleh Mira, anak dari Eri dan Ayahnya sendiri. Meski dia sangat membenci Eri, tapi Mira tak bersalah atas semuanya. Samuel pun menganggap Mira sebagai adiknya. Satu-satunya keluarga yang dia punya.

Dia lalu masuk dan membenarkan selimut gadis remaja itu. Setelahnya Samuel pergi lalu berjalan menuju kamar milik Ana. Ditemukannya gadis itu juga tertidur pulas. Samuel lalu menutup pintu dan membaringkan diri di samping Ana sebelum akhirnya dia memeluk gadis itu sebagai bantal guling.

Samuel suka sekali melihat wajah tanpa cacat dari Ana. Tubuhnya juga pas dikurung dengan lengannya yang kekar. Dia suka wangi lavender dari tubuh Ana yang mengingatkannya akan aroma ibunya. Samuel sangat suka!

Namun tubuh Ana menggeliat secara mendadak. Dia pasti terganggu dengan pelukan Samuel dan perlahan membuka matanya. "Tuan Samuel." ucapnya dengan pandangan sayu.

Sepertinya dia dalam keadaan tak sadar. "Tuan Samuel." Dia diam terus menatap pada Ana sampai gadis itu mendekat dan memberikan ciuman.

Tubuh Samuel kaku menerima ciuman dari Ana yang berlangsung singkat itu. Ana mundur kemudian memejamkan mata untuk tidur. Dia tak melihat wajah Samuel tersipu malu. Baru kali ini dia dicium oleh seorang gadis.

Tapi Samuel tak ingin meninggalkan Ana dan akhirnya tidur di kamar Ana sampai pagi menyingsing. Ana melenguh seraya menggeliatkan tubuhnya yang dia rasa terkekang. Kedua matanya terbuka, mendapati wajah seorang pria yang tertidur dengan damai.

Ana mengerjapkan mata sebentar kemudian membulatkan mata begitu menyadari Samuel adalah pria itu. Bukan itu saja Ana mengingat dalam mimpinya dia bertemu dengan Samuel kemudian menciumnya atas kehendak sendiri. Apa itu terjadi? Apa dia mencium Samuel?

"AHHHH!!"

Samuel terperanjat dan begitu lengan Samuel terlepas Ana segera menyingkir dari Samuel. "Selamat pagi," sapa Samuel sambil menguap.

"Tu-tuan Anda ada di sini. Sejak kapan?"

"Sejak semalam."

"Semalam? Ap-apa anda--"

"Apa?" Ana menggeleng.

"Ti-tidak ... aku harus bersiap-siap ke kampus." Sebelum itu terjadi lengan Ana ditarik oleh Samuel. Pria itu terlihat manis ketika mengucek matanya.

"Kau belum menjawab pertanyaanku,"

"Tentang apa?"

"Tentang siapa aku bagimu, ayo jawab sekarang."

"Mm ... itu terlalu sulit karena aku hanya mengganggap kau sebagai ...."

"Sebagai?"

"Ah aku tak tahu ini sangat membingungkan!"

"Oh ok, tak apa-apa jika kau tak mau menjawab pertanyaanku tapi kau harus menjawab pertanyaanku ini dan aku ingin kau tak menolak."

"Baiklah, baiklah. Apa yang Tuan inginkan?"

"Apa kau ingin menikah denganku?"

"Tentu saj-- Hah? Apa yang Tuan katakan?"

"Menikahlah denganku." Ana hendak tertawa karena pikir itu adalah gurauan tapi melihat tatapan serius dari Samuel, Ana tak bisa melakukan apa-apa. Samuel serius dalam meramal Ana.

1
rosalia puspita
Luar biasa
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Nanik Lestari
Samuel goblok
Nanik Lestari
7th, Semoga kakak beradik Ana dan Lina selamat sampai akhir cerita
id IG: sabia.sky
apakah ada kisahnya Lina dan Dariel???
𝕽𝖈⃞Butirn𝕵⃟dBUᶜʙᵏⁱᵗᵃ
enak ato laper samuel
𝕽𝖈⃞Butirn𝕵⃟dBUᶜʙᵏⁱᵗᵃ
dasae nyinyiiirrr. .,.... mati la kau..... potel sepotel potel ny...
𝕽𝖈⃞Butirn𝕵⃟dBUᶜʙᵏⁱᵗᵃ
syukaaaa alur cerita ny
𝕽𝖈⃞Butirn𝕵⃟dBUᶜʙᵏⁱᵗᵃ
🤧🤧🤧🤧🤧
𝕽𝖈⃞Butirn𝕵⃟dBUᶜʙᵏⁱᵗᵃ
aq syuka cerita U othorrrr....
Yana
thor buat cerita lina sama dariel
Priskha
kok aq bingung ya bacanya, bknnya wkt nikah si shella datang dan kasih selamat juga ya..
bank sha one
author GALFOK
Kenzi Kenzi
ya iya lah...dikamar babang ada genduk kecil lina.....ke gep bisa bahayaaaa☺☺☺
Kenzi Kenzi
.ga mencerminkan seorang dosen
Kenzi Kenzi
wowwwwwww...ana oh ana....nakal kamu ya😏😏😏😏😏😏😏😏😏😏
Kenzi Kenzi
andai lina jdi dewasa...pasti jadi an sama dariel...😉😉😉😉
Kenzi Kenzi
wehhhh....adegan kamar mandi dehhhhh
Kenzi Kenzi
3.sohib karib
Kenzi Kenzi
siapa.madava...semoga pria baik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!