NovelToon NovelToon
Pahlawan Dari Langit

Pahlawan Dari Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Naruto / Tamat
Popularitas:85.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yayang_

Naruto tidak dapat mengingat apa yang terjadi ketika dia terbangun di kamar yang bukan miliknya. Naruto ditemukan oleh Alicia, seorang gadis berambut hitam, putri kepala desa, gadis ceria berusia 12 tahun yang membantu Naruto dengan segala hal tentang Desa Pembatas. Dunia yang benar-benar berbeda di mana ada monster, dan ada orang-orang dengan kemampuan berbeda dari apa yang dia ketahui, ironisnya juga tidak ada Shinobi di dunia tempat dia berada saat ini. Dia bukan lagi Jinchuriki, selama dia merasakannya— aliran Chakra yang dia rasakan sebelumnya, dia hanyalah anak laki-laki normal dengan kekuatannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayang_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ratu Semut Raksasa

Mereka kembali ke apa yang dulu menjadi batas mereka untuk mundur dari penjelajahan. Naruto sangat yakin bahwa dia akan mampu menyelesaikan untuk saat ini. Vivian mengingatkan Naruto untuk tidak gegabah menghadapi serangan mendadak dari monster. Samuel dan Caroline saling berpandangan, mereka merasa Vivian terlalu posesif terhadap Naruto.

"Aku jauh lebih kuat, kamu tidak perlu khawatir," kata Naruto.

"Bukannya aku khawatir, aku hanya curiga kamu akan melakukan kesalahan."

"Mmmh, aku tidak akan melakukannya, aku jauh lebih pintar dari banyak belajar."

"Aku tidak yakin apakah kamu telah belajar banyak."

"Mengapa mereka malah bertengkar," gumam Samuel.

"Ssst, lebih baik kau diam." Caroline mengingatkan.

Caroline angkat bicara karena terlalu lama menunggu, mereka berdua berhenti berdebat dan kembali ke tujuan utama. Monster Semut Raksasa berjalan-jalan seperti sedang berpatroli. Naruto, Vivian, Samuel dan Caroline. Mereka mengira monster itu jauh lebih pintar tidak seperti terakhir kali mereka melihatnya.

"Ikuti aku memimpin," kata Naruto.

"Apa kau lupa siapa pemimpinnya, Naruto?" Vivian memegang bahu kiri Naruto dari belakang.

"Ayolah, aku ingin mencoba menjadi pemimpin kali ini," kata Naruto.

"Sepertinya dia sedikit keras kepala sekarang," kata Samuel, dia menatap Caroline.

"Mungkin karena dia sudah dewasa," jawab Caroline sambil mendengus.

Vivian tidak mau kalah, dan Naruto harus mengalah karena Samuel meminta Naruto mengalah pada wanita. Naruto menghela napas, dia pasti menyadari bahwa pria sejati akan melakukan apa yang dikatakan Samuel. Vivian memberi aba-aba saat ada kesempatan, sangat sulit mengelak dari Monster Semut Raksasa yang begitu peka terhadap suara.

"Kita akan kesulitan jika terus seperti ini," kata Naruto, dia mulai tidak sabar.

"Apakah kamu ingin melawan mereka begitu saja?" Vivian bertanya, dia menatap mata Naruto.

"Hehehe, jika aku bisa melakukannya, aku akan melakukannya," kata Naruto.

"Kalau begitu ayo kita lakukan!" Vivian segera berlari dan diikuti oleh yang lainnya.

Naruto jadi yang paling heboh sampai banyak Semut Raksasa keluar semua. Naruto langsung menciptakan banyak klon bayangan untuk menyerang. Taijutsu Naruto yang kuat memukul mundur para mereka sampai berpikir untuk menyerang secara berkelompok. Semut Raksasa jauh lebih pandai dari yang Naruto ingat, tapi sepandai-pandainya mereka, Naruto masih banyak trik untuk melawannya.

"Five Fire Arrows!" Vivian melancarkan serangannya, ia lebih baik dalam mengontrol dari yang dahulu.

"Apa kamu takut, Sayang?" Samuel masih sempat menggoda Caroline sambil melindunginya.

"Fokuslah, jangan banyak bicara! All Recovery!"

"Yosh—Rasengan!" Naruto maju lebih dulu, ia masuk dalam pintu masuk Tambang Kristal ED.

"Apa-apaan dia maju sendiri! Vivian menyusulnya.

Walaupun mereka sering berselisih tetap bisa saling membantu untuk menutupi kekurangan masing-masing. Tajuu Kage Bunshin no Jutsu, masih menjadi andalan Naruto yang sangat membantu rekan satu timnya. Vivian menarik Naruto yang terlalu bersemangat. Fire ball melesat cepat ke arah Monster Semut Raksasa yang kesakitan.

"Aku sudah bisa mengendalikan api milikku," kata Vivian, ia menyombongkan diri.

"Kerja bagus, kau tidak membakar semuanya," kata Naruto.

"Mmhh," sahut Vivian, ia menyingkirkan tangan Naruto di bahunya.

"Jangan bersantai, mereka masih berdatangan," kata Samuel yang melangkah maju. "True Shield!" Dia siap menghadapi kawanan Semut Raksasa yang datang.

Setelah menyelesaikan para Monster Semut Raksasa, mereka melanjutkan perjalanan. Tempat yang belum pernah mereka masuki begitu banyak Monster Semut Raksasa, mereka melihat dari atas, Naruto yang akan mengambil tindakan dengan kloning miliknya langsung dilarang oleh Vivian. Naruto tidak sabar untuk mengujinya, kemampuan yang udah ia latihan selama tiga tahun. Naruto yang berniat untuk segera melancarkan serangan dengan Chou Odama Rasengan, jadi mengurungkan niatnya karena Vivian punya rencana yang lebih baik meski terlihat buruk untuk membakar semut.

Teriakan semut begitu menggelegar, sosok semut yang lebih kuat datang. Naruto, Vivian, Samuel dan Caroline teringat akan Monster Semut Raksasa yang jauh lebih kuat, sosok mereka terlihat begitu tangguh. Mereka semua yakin tidak akan kalah seperti dulu, Naruto yang paling semangat. "Aku akan melawan mereka!"

Dulu mereka melawan semua yang paling kuat begitu susah payah untuk sekarang tingga bekerja sama tidak butuh mengerahkan seluruh kemampuan mereka sudah menang. Ada satu tempat yang paling mencurigakan, sensasi yang begitu tidak nyaman mereka rasakan saat memasukinya. Naruto merasa gugup sekaligus bersemangat, sesekali ia menelan ludah sendiri untuk mengurangi rasa gugupnya.

"Sial, kenapa datang lagi, mereka tidak ada habisnya!" Naruto berlari, dan berbalik untuk menendang Monster Semut Raksasa yang langsung terhempas menghantam dinding.

"Tempat ini semakin lama semakin gila," kata Samuel, ia lebih mengutamakan Caroline.

"Heal~" Caroline menyembuhkan luka Samuel.

"Aku melihat pintu gerbang yang besar..." Vivian bergumam, dan ia memberitahukan pada semuanya.

Caroline melarang untuk membuka pintu, dia memeriksa kemungkinan ada jebakan. Caroline juga merasa aman dan tidak ada jebakan yang terbuat dari sihir. Naruto hanya mendengarkan sampai Caroline selesai berbicara. Pintu didorong dan dibuka hanya untuk menemukan seorang wanita yang sebagian tubuhnya seperti Semut Raksasa.

"Itu konyol ..." Caroline menggigil melihatnya.

"Sini aku peluk kamu supaya kamu tidak takut." Samuel berusaha menenangkan suasana.

"Kikk?" Wanita itu membuka kelopak matanya, dia melihat mereka. "Kikikik!"

Naruto langsung berlari menyerang, Vivian terkejut dan berteriak agar Naruto lebih waspada. Caroline memusatkan perhatian dan menggunakan sihir penghalang pada Samuel dan Vivian. Naruto yang terlalu jauh tidak mendapatkan perlindungan. "Odama Rasengan!" Naruto belum melancarkan serangan, dia terhempas dalam satu pukulan. Kecepatan yang bisa menandingi gerakan Naruto, wanita itu memiliki kekuatan yang tidak kalah dengan Taijutsu yang Naruto pelajari. Semut Raksasa lainnya datang, Samuel melawan mereka dengan bantuan Vivian dan Caroline. Naruto menegaskan bahwa dia bisa melawan Ratu Semut sendirian. Ratu Semut mengangkat sayapnya, dia terbang menjauh untuk menghindari serangan maut Naruto, Vivian tidak segan-segan melemparkan bola api beberapa kali ke arah Ratu Semut yang mengelak dengan lihai. Naruto bersiap untuk menemukan celah, mengeluarkan klon yang akan membantu mendekati Ratu Semut. Klon Naruto melemparkannya, Naruto mempersiapkan Odama Rasengan yang lebih kuat dari sebelumnya.

"Kiiik!" Ratu Semut kesakitan, noda berwarna hijau menetes ke tanah.

Klon Naruto yang jumlahnya banyak bergantian menyerang Ratu Semut. Naruto tidak mendapat celah lagi, dia dikejutkan oleh sesuatu yang ditembakkan mengenai bahu kirinya. Sesuatu yang bisa melelehkan bajunya, Naruto langsung melepas bajunya saat kain bajunya meleleh. Vivian yang hendak membantu langsung berbalik lebih memilih untuk membantu Samuel.

"Wow, badannya bagus juga," gumam Caroline.

"Bukannya badanku tidak kalah bagus?" tanya Samuel.

"Mmm?" Caroline gagal fokus dengan pertanyaan Samuel.

"Kalian jangan bantu aku, lihat masih banyak semut yang datang!" Naruto berteriak.

1
🦅«★Hafizh —pensi»★🦅
semangat
🦅«★Hafizh —pensi»★🦅
oke Thor
Rusf
Kecewa
Yayang_: kenapa?
total 1 replies
wawan jepara
up
Yayang_: Sip! Up tiap hari!
total 1 replies
xiaoyan
buatan sendiri atau translate thor
Yayang_: Hehehe sorry soalnya kadang kebiasaan gitu kebawa perasaan pas nulis kwkwkw
total 4 replies
wawan jepara
andai naruto bisa mode bijak atau rasen suriken
Yayang_: Lanjutkan aja bisa kok hehehe
total 1 replies
wawan jepara
mode senjutsu bakat bawakan reinkarnasi cakra asura
Yayang_: Klo itu butuh membimbing kwkwkw
total 1 replies
Iswan Anton
Luar biasa
Iswan Anton
mana kurama
Yayang_: Belum waktunya
total 1 replies
Wehelmina Radjahaba
seandainya ada kurama pasti lebih seru thor..
Yayang_: Bakal lebih rame ya kwkwkwk 🤣 Akan kupikir entah gimana munculnya kwkwkw
total 1 replies
Wehelmina Radjahaba
mantap thor.
Yayang_: Makasih, Thor-nya masih pemula kwkwkw
total 1 replies
mabar
nunggu tamat baru baca
mabar: iya wkwkwkwkwkokwo
total 2 replies
Wehelmina Radjahaba
lanjutkan thor..
Yayang_: Besok jam 6 pagi, paling lambat jam 7
total 1 replies
Wehelmina Radjahaba
lanjut terus thor..
Yayang_: Ada 23 bab/chapter kok
total 2 replies
Yayang_
Besok, dah ada waktunya besok jam 6 pagi. Aku lagi nulis lanjutnya buat lusa.
Fika❄️
lanjut 🗿
Fika❄️: okey 👍🏻
total 2 replies
anggita
Naruto anime senengane ponakanku.. 🙄
Yayang_: Kwkwkwkw tapi Naruto aja yang lain karakter buatan
total 1 replies
anggita
hadiah bunga🌹 buat author.
wawan jepara
tanpa kyubi lemah dong kalo sejenius ayahnya si hokage 4 gak pa2. punya mode sage tak sempurna. punya hiraishin no jutshu dan odama rasengan !
Yayang_: Gak bisa mode Sage, kan ini Naruto U12
total 1 replies
wawan jepara
kyubi alias aka kurama ikut gak didunia lain
Yayang_: Gak ikut sih hehehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!