NovelToon NovelToon
Cinta Di Ujung Senja

Cinta Di Ujung Senja

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: Annasya Fayra

Raisa Maheswari, gadis muda belia yang memiliki kecantikan di atas rata-rata. Kulitnya putih langsat dengan dengan lesung pipit dan rambut coklat keemasan. Sangat sempurna untuk ukuran seorang wanita.
Namun nasibnya berbanding terbalik dengan kecantikan nya. Terlahir dari keluarga kaya dan terpandang, namun dirinya sangat menderita.

Sejak ayahnya meninggal, dan ibu nya menikah lagi, hidup Raisa seperti di neraka. Ayah tiri yang kejam dan suka bermain judi, hingga menghabiskan harta keluarganya.
Kakak perempuan satu-satunya sudah di nikahkan dengan keluarga kaya sebagai penebus hutang.

Nasib yang sama mungkin juga akan di alami oleh Raisa. Namun dia bukan wanita lemah seperti kakaknya. Dia akan memperjuangkan hidup nya, bukan hanya sebagai gadis penebus hutang.

Lika-liku asmara Raisa akan di kemas secara apik, sehingga membuat pembaca terhanyut di dalam ceritanya. Bagaimana kisah cinta Raisa selanjutnya??.
Apakah dia harus pasrah atau kah akan melawan kekejaman ayah tirinya itu??.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annasya Fayra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25.

Rommi bergegas naik ke kamar ayah nya. Sedari tadi memang David masih belum turun. Dia bahkan mungkin belum tahu kedatangan Robbi.

"Ayah, kami menunggu mu di ruang makan".

"Mom menyuruh ku untuk memanggil mu karena Robbi sudah datang, ayah".

"Baiklah Rommi, ayah akan segera turun".

"Ok, yah..!!".

Rommi turun duluan, di ikuti oleh David. Dia sudah tak sabar untuk bertemu dengan putra nya. Sudah hampir setahun keduanya tidak bertemu.Saat melihat putranya itu, David langsung memeluk nya.

"Ayah rindu sekali padamu Robbi".

"Aku juga ayah,,tak sabar ingin segera jumpa kalian".

"Ceritakan pada ayah, bagaimana Amerika".

"Baik ayah,, aku suka dengan suasana nya, lebih bebas dan terbuka di bandingkan di negara kita".

"Kapan-kapan kau harus ikut kesana dengan ku Rommi, kau pasti suka".

"Gadis di sana cantik-cantik!!".

Raisa tersenyum mendengar obrolan kedua putranya. Suasana di rumah sudah kembali lagi seperti semula. Mama Hilda juga tampak bahagia dengan kedatangan Robbi. Semua keluarga menikmati kebahagiaan mereka. Tak ada yang lebih indah dari pemandangan ini.

Di tengah-tengah suara tawa Robbi dan Rommi, tiba-tiba Raisa merasakan kesakitan pada perutnya. Dia berteriak memecah suasana riuh di meja makan.

"Kenapa sayang,, apa perut mu sakit??".

"David, seperti nya Raisa sudah mau melahirkan sekarang".

"Rommi....cepat panggil dokter, dan David, bantu istri mu ke kamar nya".

"Baik mom".

David membawa Raisa naik ke lantai atas, sementara Rommi pergi memanggil dokter. Hilda memerintahkan para pelayan untuk menyiapkan air panas serta kain yang lembut.

Sementara itu, David terus menemani Raisa yang terlihat tenang, walaupun menahan kesakitan.

"Apa yang bisa ku bantu untuk mu sayang, katakan!!".

"Cukup temani aku di sini David,, ini sangat sakit sekali".

David terus mengelus perut Raisa dengan lembut, berharap hal itu bisa mengurangi rasa sakit nya.

"Sayang,, anak papa...sebentar lagi kita bertemu".

"Tolong jangan menyusahkan mama, bersikap baiklah putri cantik papa".

Raisa tersenyum mendengar kata-kata dari David. Ajaib nya, bayi di dalam perut Raisa srolah mengerti perkataan ayahnya. Raisa jadi berkurang rasa sakit nya.

Tak berapa lama, dokter datang bersama dengan Rommi. Dia segera masuk ke dalam untuk memeriksa Raisa. Ternyata sudah pembukaan 8, makanya dokter segera menyiapkan keperluan persalinan. Raisa wanita yang sangat tangguh, menghadapi kontraksi, namun tetap bisa menahan rasa sakit.Mungkin karena David selalu di sampingnya untuk memberi dukungan dan kekuatan.

Sekitar dua jam berlalu, saat terdengar suara tangis melengking dari kamar Raisa dan David.

Hilda dan kedua putra kembar David saling berpelukan karena rasa gembira mereka. David keluar membawa putri cantik nya dan menunjukkan nya kepada Hilda dan si kembar.

Sementara di dalam kamar, dokter masih memebersihkan Raisa dan memberinya obat.

"Lihat lah mom, putri ku cantik bukan??".

"Dia manis sekali, wajah nya mirip dengan mu ayah".

"Boleh kah aku menggendong nya ayah,, dia cantik sekali".

Robbi dan Rommi berebutan untuk menggendong adik perempuan mereka. Bayi mungil berkulit putih dan berambut pirang. Sangat cantik, perpaduan wajah David dan Raisa melekat di wajah nya.

Dokter keluar dari kamar Raisa. Dia menyuruh David untuk membawa bayinya masuk supaya bisa menyusu pada ibunya. Setelah meninggalkan beberapa pesan tentang kondisi Raisa dan bayinya, dokter pamit untuk pulang. Rommi mengantar nya kembali ke depan rumah.

David masuk dengan menggendong putri kecilnya. Dia kemudian memberikan nya pada Raisa yang masih berbaring di atas ranjang.

"Kau lihat sayang,, seorang putri kecil yang cantik".

"Terima kasih Raisa,, ini hadiah yang terindah yang kau berikan untuk ku".

"Aku mencintai mu Raisa, sangat mencintai mu".

David mencium kening Raisa dan memeluknya dengan mesra. Tak terasa air mata jatuh membasahi telapak tangan istrinya itu. Raisa tersenyum bahagia dalam dekapan David. Keduanya mendekap erat putri kecil yang baru saja di lahirkan oleh Raisa.

"Selamat mom, aku senang sekali kau memeberi kami hadiah malaikat kecil yang cantik".

"Kalian akan menyayangi adik kalian ini bukan?".

"Tentu saja mom, dia akan menjadi putri di rumah ini".

Raisa terharu, bukan hanya si kembar saja, rupanya Hilda juga sangat antusias menyambut kelahiran cucu perempuan nya. Dia bahkan memeluk Raisa erat, layak nya anak kandung nya sendiri. Teman-teman sosialitanya bahkan sudah di kabari satu-persatu lewat telepon. Saking gembiranya, Hilda melupakan rasa sakitnya selama ini.

"Raisa,,jangan beranjak dari ranjang mu, paling tidak selama seminggu kau harus tetap berbaring".

"Biar pelayan yang mengurus keperluan mu, kau mengerti bukan??".

"Iya mom,,, terima kasih atas perhatian mom kepada ku".

"Jangan sungkan Raisa, aku juga ibu mu kan??".

Raisa seperti bermimpi, semua kebahagiaan menghampiri dirinya. Semua orang juga mencintai dia dengan tulus. Tidak seperti perlakuan ayah tiri nya dulu. Di rumah ini, David benar- benar menjadikan nya seorang ratu.

"Ayo kita keluar anak-anak, Raisa butuh istirahat".

"Biar aku menyuruh pelayan menyiapkan makqn malam untuk nya".

"David,, bantu istri mu, dia belum pulih benar, jangan tinggalkan Raisa dulu".

"Tentu mom, mana mungkin aku sanggup berpisah dengan kedua bidadari ku yang cantik ini".

"Biar Rommi yang mengurus semuanya, dia sudah paham betul dengan tugas nya".

Hilda keluar dari kamar Raisa dengan senyum sumringah. Bak anak kecil yang memperoleh mainan baru, Hilda memamerkan cucu nya kepada semua teman nya. Mereka penasaran dengan wajah dari putri David. Pastinya perpaduan dari kecantikan Raisa dan ketampanan David. Mereka sudah membayangkan betapa cantik nya paras bayi perempuan tersebut.

Makan malam di bawah hanya ada Hilda dan kedua cucu kembarnya. David menemani Raisa makan di kamar nya. Tak disangka, rupanya Andre dan istrinya malam itu langsung datang ke rumah. Keduanya sudah tak sabar untuk melihat bayi Raisa. Lagipula, Andre juga rindu dengan keponakan nya Robbi.

"Selamat malam mom, kami datang berkunjung".

"Kelihatan nya mom tampak lebih segar dan juga terlihat muda kembali".

"Tentu saja paman, berkat putri kecil di rumah ini, oma mendadak jadi sehat".

"Hei....dasar anak nakal,,, kau berani mengejek oma mu ini Rommi??".

"Tidak oma, aku hanya bercanda".

"Robbi,, selamat datang kembali ke rumah ini, aoa kabar mu malam ini??".

"Aku sangat srhat paman,, hanya sering merindukan kalian".

"Dan kali ini akan semakin berat untuk kembali karena harus meninggalkan si kecil yang cantik itu nanti".

"O...ya, di mana mereka,aku juga tak sabar ingin bertemu keponakan ku".

"Naiklah Andre, mereka ada di atas, di kamar nya".

"Ok mom, biar kami kesana".

Andre dan istrinya menaiki tangga menuju kamar David dan Raisa. Keduanya sudah tak sabar ingin menggendong bayi Raisa. Seorang putri yang sudah lama di nantikan oleh David. Dan ternyata dia berhasil memperolehnya. Sungguh beruntung sekali kakaknya itu. Memperoleh begitu banyak kebahagiaan sejak bersama Raisa.

1
CupcakeHugs
Maaf ya thor, baru bisa komen. Soalnya aku tidak bisa mengalihkan pandanganku dari ceritamu yang seru ini~
oliveandjune
cerita ya bagus tapi harus lebih hati hati dengan tulisanya. jangan sampai salah Dan tertukar.
alchemyworks
Debest banget lahh ini karya bikin mood aku sebagus itu!!
Cyberworrior
Ceritanya makin seruuuu! Semangat Thor!
ShySnicker
Seharian ini mumet dan ternyata author kesayangan aku update :) Aku tak jadi mengeluh
Jantung Taman
oke .... ditunggu next part nya
Garang Anggriawan
Hai, kak. Aku suka alurnya.. bisa ngebawa aku kayak ada di dalem cerita~!!
angels_basket
Thor ada lanjutannya kan? *Ada sayang ada!! Tuh kan si author bikin gemes deh! :*
Badai Putih
bagus kok thor aku kalo baca novel gak liat rating kok.
girlganggoodies
semangat thor.... bikin pembaca bahagia dpt pahala loh... baper nih
Mrextinct Hashtag
Thor, ceritamu bikin moodku seperti pelangi wkwkw
Mulya Damanik
semangat thor.... bikin pembaca bahagia dpt pahala loh... baper nih
Mata Diam
Maaf ya thor, baru bisa komen. Soalnya aku tidak bisa mengalihkan pandanganku dari ceritamu yang seru ini~
NewJerseyJack
Kalau lagi buntu ide bisa istirahat dulu thor sambil denger lagu, baca cerita yang thor suka atau nonton film! Asal jangan lupa ya kalau ditungguin pembaca xixi
rowiethelabel
Katanya galau itu obatnya cuma satu thor. Tungguin aja lanjutan cerita author. Kamu segalanya untukku, Thor *uhui
angels_basket
Semoga author selalu diberi kemudahan buat update.. aamiin
SizzlingTeapot
Hari ini aku badmood banget padahal, tapi setelah baca cerita ini jadi goodmood! Tidur pun tenang, Thor!
Annasya Fayra: Alhamdulilah,, syuka dengernya, makacih
total 1 replies
Labuh Ardianto
semangat thor buat up an selanjutnya😇
Annasya Fayra: Di usahain ya
total 1 replies
blouses and houses
lanjut thor... smg author sll d berikan kesehatan... biar cepet bikin lanjutan nga lg.. udh baper tanggung nih
Winda Utami
Aku terus nungguin nih, Thor :( Author sehat ya biar terus bisa berkarya!
Annasya Fayra: Agak sedikit tumbang, udara nggk bersahabat, insya Alloh tetep up
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!