NovelToon NovelToon
The Prince and I

The Prince and I

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:656.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Zinnia Hadiyanto Schumacher adalah putri angkat keluarga Al Jordan Schumacher, salah satu anggota keluarga klan Pratomo. Zee, biasa dirinya dipanggil, memilih terbang ke Swiss untuk kuliah dan bekerja disana.

Sean Léopold, pewaris kedua kerajaan Belgia ternyata juga berada di Swiss untuk menghindari ketatnya protokoler kerajaan.

Tanpa sengaja dirinya bertemu dengan Zee, gadis cilik yang pernah bertemu dengannya. Keduanya bagaikan Bugs Bunny dan Daffy Duck yang tidak pernah akur.

Hingga suatu hari, Zee meninggalkan Sean dan pria itu harus kembali ke kerajaannya namun situasi membuatnya harus mencari Zee karena hanya gadis itu yang bisa menolongnya.


Generasi keenam keluarga gesrek dan absurd, klan Pratomo

Follow grupchat aku di NT grup klan Pratomo untuk update dan info serta ngobrol seru disana.
Follow IG aku @hana_reeves_nt

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sean Menginap Di Apartemen...Lagi

Geneva Switzerland 5 tahun lalu

"Sean!" bentak Zinnia kesal melihat pria itu dengan santainya memamerkan tubuhnya yang dipenuhi bulu halus hingga ke pusar.

"Apa Zee?" sahut Sean kalem.

"Pakai bajumu!"

"Aku gerah Zee, ingin mandi. Tapi mandi dimana?"

Astaghfirullah demi semua makhluk di gunung Olympus!

"Mandi disana lah! Kamar mandi tamu!" Apartment Zinnia memang ada dua kamar mandi. Satu di dalam kamarnya sedangkan saty kecil di luar.

"Tapi gips aku kan tidak boleh basah."

"Bungkus pakai kantong plastik! Susah amat!" sungut Zinnia kesal karena jantungnya berdebar melihat bentuk tubuh Sean yang sangat menggoda.

Zinnia terbiasa melihat tubuh para Oomnya dan sepupunya Luke, Bayu atau pun Arka yang terawat berroti sobek tapi Sean bukan saudara.

"Zee, aku mandi di kamar mandimu ya? Situ terlalu sempit karena hanya ada closet dan shower saja" pinta Sean.

Mata hitam Zinnia melotot dengan sempurna. "NGGAK!"

"Oh come on Zee. Aku janji cuma mandi. Kecuali kamu mau menemani... Addduuuhhh!" Sean kesakitan ketika Zinnia meremas kakinya yang digips.

"Ngelunjak! Mandi disana atau kamu pulang!" Zinnia mengambil ponselnya dan mulai mendial nomor Greg. "Greg? Zinnia. Kamu ambil lagi nih makhluk astral menyebalkan untuk kembali ke alamnya!"

Sean melongo. Apaaa? Makhluk astral?

"Apa maksudmu kamu bakalan dipecat dan tidak mendapatkan pesangon?" tanya Zinnia sambil melirik judes ke Sean yang hanya memasang wajah datar.

"Ya sudah! Biar nanti aku kasih valium banyak-banyak biar nggeblak!" Zinnia mematikan ponselnya lalu wajah cantik itu menatap tajam ke arah Sean yang masih dengan santainya tiduran di sofanya dengan pose sok seksih.

"Apa Zee?" goda Sean yang gemas melihat wajah jutek Zinnia.

"Dasar kamu diktaktor! Tega sekali kamu sama Greg! Mau jadi raja Henry VIII yang diktaktor?"

"Oh my God Zee! Kamu samakan dengan raja gembrot itu?"

"Aku tidak menyamakan fisik kamu dengan Henry VIII tapi sifat diktator kamu!"

"Wajar lah Zee, aku kan pangeran Belgia dan Greg adalah anak buah aku jadi dia menurut apa perintahku."

Zinnia melengos dan meninggalkan Sean namun pria itu menarik tangannya dan membuat gadis itu terjatuh di atas dadanya yang telan*Jang. Sean sendiri tidak melepaskan kesempatan itu dan memeluk tubuh sintal itu.

"Astaghfirullah!" bisik Zinnia yang berusaha melepaskan diri dari pelukan Sean.

"Biarkan begini dulu Zee... Aku kedinginan."

"Salah siapa pamer body? Salah sendiri bergaya sok kuat padahal sekarang musim dingin!" cibir Zinnia yang tanpa sadar tangannya berada di dada berbulu Sean.

"Zee, ijinkan aku mandi di kamar mandimu. Oke?" Mata biru Sean menatap mesra ke gadis itu.

Zinnia menghela nafas panjang. "Lepaskan pelukan mu! Akan aku siapkan air panas dan kursi kecil agar kakimu tidak basah."

Sean tersenyum lebar.

***

Sean masuk ke dalam kamar mandi milik Zinnia dan tercengang melihat bagaimana bersihnya dan harumnya khas gadis itu.

Sean tahu Zinnia hanya menyewa apartemen ini tapi gadis itu sangat artistik dalam menatanya dan sangat pembersih.

Pria itu tersenyum melihat handuk bersih sudah ada di meja wastafel. Sean pun melihat-lihat sabun mandi dan shampoo gadis itu yang ternyata produk bermerk Olay serta Paul Mitchell. Pantas selalu harum.

Sean pun meletakkan kakinya yang di gips di sebuah kursi kecil yang sudah disiapkan Zinnia dan pria itu pun mulai ritual mandinya.

***

Zinnia menerima kiriman makanan dari restoran Jepang langganannya dan kali ini dia memesan agak banyak. Karena besok dirinya hendak ujian, makanya dia memesan banyak untuk amunisinya apalagi dirinya malas memasak.

Sean menyebalkan! Dasar tukang perintah!!

Zinnia tidak yakin apakah besok di bisa konsentrasi untuk ujian jika pengganggunya berada dalam satu apartemen.

"Zeee!" panggil Sean dari dalam kamarnya.

Zinnia mendengus kasar. Apalagi?! Gadis itu pun masuk ke dalam kamarnya dan melihat Sean melongokan kepalanya dari balik pintu kamar mandi.

"Apa Sean? Handuk kan sudah aku kasih."

Sean hanya nyengir. "Kruk aku lupa aku bawa masuk."

Zinnia menoleh ke arah mata biru Sean menatap dan melihat kruk pria itu bersandar dengan cueknya di nakas Zinnia.

Gadis itu lalu mengambil kruknya dan menyerahkan pada Sean. Pria itu menerimanya dan Zinnia pun berpaling dengan wajah memerah karena Sean hanya mengenakan handuk di bawah pinggangnya.

Gadis itu pun keluar dari kamar membuat Sean tersenyum melihat Zinnia tampak rikuh. Sampai kapan kamu tidak jatuh dalam pesona ku Zee?

Sean mengenakan celana piyamanya dan sebuah handuk kecil melingkar di lehernya untuk mengeringkan rambutnya. Sean bersyukur pemanas apartemen Zinnia berfungsi dengan baik jadi dirinya tidak merasakan kedinginan.

***

Zinnia sedang menyiapkan minuman hangat ketika wajahnya terkejut melihat Sean dengan santainya tanpa baju keluar kamar meskipun masih memakai celana piyama di bawahnya.

Sebuah handuk hitam melingkar di lehernya dan pria itu dengan santainya duduk di sofa sambil mengeringkan rambutnya.

Dasar Sean!

"Sean..." panggil Zinnia.

"Yes Zee?" sahut Sean sambil mengacak-acak rambutnya dan nonton tv.

"Pakai baju dulu!" tegur Zinnia.

"Or what?"

"Or kamu tidak ada makan malam!" jawab Zinnia judes.

Sean tersenyum lalu dengan tertatih mendekati Zinnia yang sedang berdiri di sebelah meja makan.

"Apa kamu tega membiarkan seorang pangeran kelaparan? Apa kamu tidak apa-apa jika terjadi skandal internasional?" ucap Sean pelan sedikit menggoda membuat Zinnia mundur tapi tubuhnya menabrak meja pantry.

"Pakai...bajumu dulu!" desis Zinnia gugup.

"Hawanya gerah, Zee..." bisik Sean seduktif sembari mengunci tubuh Zinnia dengan kedua tangannya di sisi kiri dan kanan gadis yang terperangkap itu.

"Really? Aku rasa hawanya dingin..." balas Zinnia dingin.

"No Zee... hawanya... haaattssyiingg!" Sean bersin di sisi Zinnia.

"Oh crap! Aku kan sudah bilang! Pakai bajumu! Nggak usah berlagak kuat!" Zinnia melepaskan satu tangan Sean dan berjalan mengambil kaos di duffle bag pria itu.

"Pakai! Aku tidak mau kamu sakit dan menulari aku! Aku tidak mau sakit Sean!"

Sean pun mengambil kaos yang diberikan Zinnia dan memakainya.

"Sekarang kita makan malam dan kamu habis ini minum obat flu untuk berjaga-jaga!" Zinnia membuka kotak-kotak makanan yang dipesannya.

"Sushi dan tempura Zee?" tanya Sean setelah memakai kaosnya dan duduk di kursi makan.

"Aku sedang tidak mood masak dan aku minta nanti kamu jangan menggangguku karena aku hendak mengulang materi untuk ujian besok."

Sean hanya tersenyum dan keduanya mulai makan malam bersama.

***

Usai makan malam dan membereskan meja makan dan membersihkan peralatan makan yang dipakai tadi, Zinnia mengambil loose leaf binder yang berisikan rangkuman materi yang sudah ditulisnya.

Gadis itu masuk ke dalam kamarnya dan duduk di tempat tidurnya sembari belajar sedangkan Sean hanya memperhatikan Zinnia dari sofa ruang tengah. Pemandangan gadis yang serius belajar membuat hati Sean menghangat karean kebanyakan gadis - gadis yang dulu dikencaninya bukan tipe gadis yang suka belajar.

Suara notifikasi ada pesan masuk di ponselnya membuat Sean membukanya. Ada beberapa pesan dari para wanita yang dulu dikencaninya dan meminta bertemu. Sean hanya melengos dan pria itu mulai memblokir semua nomor mantan teman kencannya.

Mata birunya melirik ke arah Zinnia yang sudah terlelap dengan posisi tubuhnya masih terduduk dan bersandar di head bed. Sean pun berjalan pelan ke kamar Zinnia.

"Kamu tuh tidur seperti ini apa nggak pegal besoknya?" gumam Sean yang bersandar di pintu kamar Zinnia.

Perlahan pria itu mendekati gadis yang sudah terlelap dengan nyenyaknya.

***

Yuhuuuu Up Pagi Yaaaa Gaeesss

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
jenny winduria
⭐⭐⭐⭐⭐
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Sativa Kyu
👍👍👍
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
imay humairoh
Nadira kenapa kak?
Henny Saraswati
dan itu menjadi kenyataan di masa yg akan datang,,,
Henny Saraswati
dan akhirnya Sean melupakan semua itu, dan itu awal Sean akan kehilangan Zee dan anaknya
Diyan Lestari
Thor aku harus baca yg judulnya apa dulu ini jujur aku baru pertama baca karyanya author 🙏
Diyan Lestari: ok Thor makasih infonya
total 2 replies
Ani
duh kenapa menunya enak enak gitu sih jadi ingat waktu kerja di resto masakan cina halal... nasi goreng biasa dan udang goreng tepungnya itu loh yang bikin kangen..
Kalau nasi gorengnya sering sih bikin sendiri..😊😊😊😊
Ani
padahal mau dapatkan hati Zee sulit ya tapi kok ya tega ketika Zee difitnah kok yo gak ada pembelaan.. kata Abi otakmu kuwalek
Hana Reeves
anaknya Enzo dan Georgina Al Jordan
Ndo0
ini ken dan kalia adik kembarnya asher al kordan kah? aku lupa di cerita yg mana ditulis anaknya enzo georgina kazuo namanya asher
Ndo0: tapi kan disini sakura + alesandro moretti belum nikah..
total 2 replies
Ndo0
ken dan kalila keturunannya siapa ya?
Salasiah family berkembang dalam family pramoto di mulai Hadyo
ǝs
derita mu luke punya adik2 kampret 😂
ǝs
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
ǝs
doa sinchan dikabul ya ada yg ngajak gelut
ǝs
lada pisan eta cariosan gasendra
oh Gini ya garisan protamo ada kaitan dgn kerajaan belgia
𝓡𝓲𝓪𝓷𝓲 ☆ミ
♡ sean & zee ♡
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
muhammad ibnuarfan
aku tu penasaran...kisah nya Vivien ada gak sih...kalau ada...apa judul nya Thor...
muhammad ibnuarfan: ok...
total 2 replies
muhammad ibnuarfan
ya Alloh arka....papa nya sendiri di durjanain🤣🤣🤣🤦🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!