NovelToon NovelToon
KISS ME LIAR (Cium Aku Pembohong.!)

KISS ME LIAR (Cium Aku Pembohong.!)

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Teen / Romantis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:527k
Nilai: 5
Nama Author: Srhy Chan

Novel ini kelanjutan dari novel ALIYA DAN AYAH TIRINYA, Kalau tidak ingin membaca novel ALIYA DAN AYAH TIINYA gak apa-apa, bisa langsung di novel ini saja



Alleta adalah seorang gadis berusia delapan belas tahun, Karna dirinya di tuntut oleh biaya oprasi ibunya yang sangat mahal, ia harus rela menjadi istri rahsia dari salah satu pewaris Gramentha grup yang dingin yaitu Gavano Azka Gramentha, putra pertama dari Revandra dan Aliya.



Gavano Azka Gramentha sendiri di pakasa oleh kedua orang tuanya untuk segera menikah di usianya yang sudah genap dua puluh enam tahun sebagai syarat untuk menjadi pemimpin perusahaan, maka Ia membuat kesepakatan dengan Alleta yang sudah mencuri ciumannya, berharap saling menguntungkan.



Namun semua tidak sesuai dengan yang Allet harapkan, di saat dirinya sudah menjadi istri Gavano, dan mendapatkan biaya oprasi, ibunya justru meninggal, tapi sebelum meninggal ibunya memberitahu sebuah rahasia bahwa Alleta bukanlah putri kandungnya. Melainkan anak yang mereka temukan saat kecelakaan tragis empt belas tahun yang lalu.


Kini Alleta harus mencari keberadaan orang tua kandungnya yang mungkin saja masih hidup dengan berbekal tanda lahir kupu-kupu yang ada di leher bagian belakangnya.


Akankh Alleta menemukan kedua orang tuanya.? dan bagaimana kisah rumah tangganya dengan Gavano.? akankah cinta tumbuh di antara mereka.?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Srhy Chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertanyaan Gavano

"Ah... ibu.!" Sahut Gavano saat Aliya menegurnya.

"Kenapa putra ibu belum tidur.?" Tanya wanita yang sudah berumur namun tetap cantik itu.

Seperti yang Alleta katakan, Aliya lebih cocok menjadi kakak dari pada ibu Gavano.

"Aku ingin bertanya sesuatu pada ibu. Boleh.?" Tanya Gavano saat Aliya sudah merebahkan bokongnya di hadapannya.

"Apa itu Vano.?"

"Apa ibu tau siapa saja wanita dari masa lalu pria tua itu.?" Sambil menegakkan badan yang tadi bersandar seraya meletakkan tab di tangannya dan mulai memasang wajah serius.

"Vano.! wanita dari masa lalu ayahmu sangat bayak, ibu tidak bisa menyebutkannya satu persatu.!"

"Ahh...! maaf, jika aku mengungkit masa lalu ibu.!"

"Hanya saja, jika putraku bertanya siapa yang selalu mengganggu hubungan ibu dan ayahmu, itu tidak begitu sulit untuk ibu menjawab."

Gavano yang tadinya berfikir, lebih baik mencari tahu sendiri dari pada membut ibunya sakit hati, kembali memasang mimik wajah yang serius dan menatap ibunya, Aliya.

"Lalu apa ibu tidak keberatan memberitahu ku.?"

"Tidak, hanya saja, untuk apa putraku menanyakan seauatu yang berhubungan dengan masa lalu.?"

"Tidak, hanya penasaran saja dengan kehidupan cinta ibu dan pria tua itu. Jadi siapa wanita itu.?" jawab Gavano berbohong.

"Emmm... hanya ada Emma dan dan Magie."

"Lalu sekarang, apa ibu tahu keberadaan mereka.?" Bertanya semakin serius.

"Magie adalah istri dari paman ayahmu, terakhir ibu bertemu dengannya saat ibu mengandung Alexa, dan sepertinya dia menjalani kehidupan bahagia di Spanyol."

"Lalu bagaimana dengan wanita yang bernama Emma.?"

"ah, ibu juga tidak terlalu jelas tentangnya, tapi menurut yang ibu dengar dari kakekmu sebelum menikah dengan Sally, wanita itu kembali di kirim ke Amerika, dan tak tau lagi bagai mana kabarnya. Ayahmu sempat mencari tau keberadaannya, tapi sepertinya jejaknya sengaja di hilangkan."

Gavano mngut-mangut mendengar cerita ibunya.

"Nak.! ibu pergi tidur dulu, kamu juga jangan terlalu sering begadang ya.! agar bisa secepatnya memberi ibu cucu yang imut.!"

Gavano hanya terdiam, memikirkan tentang apa yang dikatakan Aliya padanya mengenai ke dua wanita dari masa lalu ayahnya.

Sebentar kemudian, setelah meneguk habis kopinya, lelaki itu kembali ke kamar dan merebahkan diri di samping istrinya yang sedang terlelap. Baru kemudian ia juga ikut terlelap, tapi sebelum itu, ada sebuah dorongan yang membuat Gavano melayangkan kecupan hangat di kening Alleta.

Hingga esok hari, usai sarapan bersama, sebelum Gavano berangkat ke perusahaan, Aliya dengan menenteng tangan si kembar menghampirinya, beserta sebuah tas dan beberapa mainan yang di bawa oleh pelayan.

"Ibu mau kemana.?"

"Ibu ingin pulang ke rumah lama, ibu sangat merindukan rumah yang menjadi saksi cinta ibu dan ayahmu."

"Tapi, kenapa ibu juga membawa mainan.? apa ibu mengandung lagi.?" Tanya Arkana yang juga hendak berangkat ke lokasi syuting.

"Anak nakal, berhenti menggoda ibu, ayahmu sudah sangat tua untuk seorang bayi lagi."

"Bukankah ayah masih sehat dan segar.?"

"Arkana.!" Bentak Gavano, dan seperti biasa Arkana hanya bisa diam.

"Vano, Alleta, Ibu ingin membawa Fia dan Faiq ke rumah lama. Biar bisa ada yang menemani ibu selama ayahmu belum kembali, dan juga ibu pinjam dua pelayan ini ya.!" Sambil menunjuk ke arah pelayan yang seddang membawa barang Fia dan Faiq.

'Huh, kamu pikir ibu bodoh Vano.! aku membawa ke dua pelayan ini, agar kamu bisa dengan leluasa bermesraan dengan menantuku dan aku akan segera punya cucu yang imut... hahahah.!' Ucap Aliya dalam hati.

"Dan kamu Arkana, malam ini juga harus kembali ke rumah lama.!"

"Tidak mau.!" Sergah Arkana.

Walaupun Gavano sering memberinya hukuman, tapi tetap saja Arkana lebi nyaman di kediaman Gavano.

"Kamu harus kembali."

"Ibu, Arkana seaat ini sedang dalam masa menjalani hukum, jadi tidak di perbolehlan kemanapun, selain ke lokasi syutin, universitas dan di rumah."

"Tapi..."

"Tak apa bu, Arka juga tau apa yang harus Arka lakukan. Tidak berkeliaran di malam hari kan.?"

"Rupanya tau.!"

Setelah menyepakati permintaan Gavano, Arkana dan Gavano berangkat bersama, sedangkan Alleta seperti biasa hanya mengenakan sepeda motor saja.

******

Seminggu berlalu sejak Aliya membawa si kembar ke kediamannya berhatap Gavano dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermesraan tampa gangguan si kembar. Namun semua tidak sesuai dengan harapannya. Gavano justru dangat sibuk di perusahaan dan jarang pulang.

Begitu pula dengan Alleta, gadis itu juga sibuk menyiapkan makalah-makalah yang di tugaskan oleh dosennya. Dia hahanya bertemu Gavano saat hendak tidur saja, dan jika melihat Gavano Alleta akan berpura-pura tidur.

Sedang Gavano tak ingin menganggu Alleta, hanya satu kecupan saja yang selalu Gavano berikan di kening sebelum terlelap.

Seperti biasanya, Gavano pagi-pagi sekali sudah tidak berada di rumah, Alleta bahkan hanya makan sendiri saja. Lantaran Arkana semalam menginap di kediaman Revandra dan Aliya yang lama.

Ponsel Alleta berdering...

"Hallo.?" Sahut gadis yang tengah duduk bersantai sebelum sarapan.

"Kamu, kenapa baru mengangkatnya." Teriak Arkana di sebetang telfon yang semalam tidak pulang, dan menginap bersama ibunya.

"Suka-suka aku.!"

"Kamu dasar wanita...!"

"Apa.? Simpan tenagamu, jangan berteriak sesuka hati di sana, Jangan menganggu dan melecehkanku hanya karna kamu tidak mendapat uang jajan dari kakakmu."

"Apa kamu bilang.?... aku.? melecehkan.? Kamu.? Dasar wanita gila, kamu sakit mental...!"

"Siapa yang membuat panggilan pelecehan ini.? Tentu saja itu kamu, kamu melecehkan kakak iparmu yang seperti putri ini.?"

"Alleta Anastasia, apa kamu kira, kamu naik tahta dan menjadi putri.? Dan bilang aku melecehkanmu, dasar bodoh." Teriak Arkana yang sudah bergejolak api emosinya

"Kamu memang adalah orang yang membut panggilan pelecehan ini."

"Melecehkanmu?, aku tidak mau melihatmu lagi."

Keduanya sama-sama memutuskan panggilan.

Di perusahaan Gavano lagi-lagi memikirkan tentang Alleta, sambil menatap foto-foto gadis itu melalui akun media sosialnya.

"Apa aku sudah terlalu lelah akhir-akhir ini.? Sebenarnya apa aku benar-bebar punya pemikiran semacam itu pada Alleta.? heemm lupakan, sepertinya aku harus merubah jadwalku." ucapnya sambil memijit keningnya.

Gavano tidak pulang ke rumah malam itu.

Pagi hari di kediaman Gavano, Alleta yang sudah berbenah menuruni anak tangga

"Nyonya muda, silahkan makan." Ucap pelayan yang membungkuk pada Alleta. baru kemudian menuntun gadis muda itu ke meja makan. Bahkan seorang pelayan wanita tepesona dengan kecantikan Alleta.

Tak butuh waktu lama bagi Alleta untuk sampai ke meja makan, dibantu oleh pelayan menarik kursi untuknya,

"Apa tuan tidak pulang.?"

"Tidak nyonya.! beliau hanya menelfon dan berpesan untuk membuatkan sarapan untuk anda."

"Oh... termah kasih.!" Dengan seenyum hangat dan mempesona.

Lagi-lagi pelayan wanita itu terpesona dengan Alleta.'Nyonya muda Gramentha secantik ini, aku takut tuan muda pertama akan mengalami masa-masa sulit di masa depan.' Gumam pelayan itu dalam hati

"Nyonya, muda, ada yang mencari anda." Panggil seorang pelayan yang baru tadi pagi di pekerjakan di kediaman Gavano, lantaran dua pelayan di bawah oleh ibu Gavano, Aliya.

Bersambung...

******

Author note : hai kakak reades setiaku, 😊😊😊sengaja hari ini aku kasih tiga chapter, soalnya kemungkinan besok tidak up, dan kembali up lusa...🙏🙏🙏🙏 makasih banyak

😘😘😘🤗🤗🤗

Maaf banget yah.

...Salam hangat dari Alleta...

...

1
Juan Sastra
maaf thorr sebenar nya bagus ceritanya,,hanya saja authorr bikin alurnya seprti bukan sebuah kisah,, dan lagi menurutku dari bab ke bab terlalu grasak grusuk,,dan satu lagi dari segi emosi agak kurang geregetnya..🙏🙏🙏
Juan Sastra
logika aja sihh,,masa iya
Juan Sastra
sayang sekali sebagai wanita tidak menjaga kesucian,, walaupun hidup di bagian barat bukan bearti sex bebas meraja lela,,
Juan Sastra
thorr kok ada etika ya di sini,, jgn di hilangkan
Juan Sastra
maksudnya thorr,,pertama kali ons kah,,???
Juan Sastra
salah sendiri kok di ruangan terbuka,,
Juan Sastra
,fix letta hanya bdk sex bagi vano panggil nya kok di suruh tuan,, hadeeeh vano vano nyesel nangis kau nanti..letta kabur yg jauh nantinya jgn pernah balik lagi dan satu lagi jgn pernah hamil 😈
Juan Sastra
kok lebih hot asistennya vano thorr drpda vanonya sendiri 😊😊
Juan Sastra
makan hati kau letta vano di kelilingi wanita cantik yg bahkan dengan suka rela memuaskannya..
Juan Sastra
hah ternyata letta hanya bayangan..pergilah letta jika saatnya tiba
Juan Sastra
seperti sebuah lagu 😂
Juan Sastra
kb letta,, agar tidak hamil , bekukan hati dan perasaan,,supaya tidak terluka dan sakit hati karena gavano terang terangan bilang kau tak sepadan dengannya,,di jadikan istri hanyalah alibi kau hanya di jadikan pemuas .
Juan Sastra
hadehh ngajak nikah kok kayak mau rampok
Lusiana_Oct13
👍👍👍👍👍❤❤❤❤❤
faridah ida
sy otw thorr ...😘🫡
X'tine
laki mana laki... ?? rasanya pengen cari laki...hot'nya sampe ke ubun ubun...
Rahma Putri
Luar biasa
Dewi Rez
ya cantikan grec sih...tapi klw Alya imut..ga bosan di pandang...ya bestiii
Suny
tanda lahir kupu2... bisa riquest model laen kah 😅😅😅
Defi Danny Firmansyah
otw.....🚀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!