Apa jadinya jika adik ipar ternyata ada mantan kekasih?
Hal itulah yang dialami Natalie Mckent. Ia dihadapkan pada kenyataan kalau sang adik ipar adalah mantan kekasihnya dulu yang ia putuskan secara sepihak 6 tahun silam.
Dan belakangan Natalie baru mengetahui kalau sang adik ipar menikahi adiknya hanya untuk pembalasan dendam.
Bagaimana kisah mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vigiani Nurike, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Khawatir
"Apa yang telah kau lakukan pada Natalie, Mr. Jones?!" Chris Raven bertanya, dengan tatapan penuh amarah.
"Mr. Raven?!! bagaimana Anda ada di sini?!" Ethan Jones bertanya bingung namun sebelum ia menguasai keadaan, tanpa ia duga sama sekali rekan bisnisnya itu merebut tubuh Natalie dari tangannya.
"Tunggu!! Apa yang Anda lakukan Mr. Raven, Natalie adalah sekretaris saya! saya akan membawanya ke rumah sakit saat ini juga!" serunya marah.
"Aku yang akan membawanya Mr. Jones, karena aku lebih berhak daripada Anda!!" sahut Chris tak mau kalah.
"Tidak bisa begitu!! Anda sudah bersikap tidak sopan Mr. Raven!!" Ethan Jones berteriak emosi, ia mengejar Chris yang berjalan ke mobil dengan menggendong tubuh Natalie yang tak sadarkan diri.
"Aku lebih berhak pada Natalie Mckent karena dia adalah kakak iparku, Mr. Jones! Kau harus tahu itu!" pungkas Chris dengan tatapan tajam menusuk, Ethan yang mendengarnya kini hanya bisa melongo dengan tatapan tak percaya.
Seperti di hipnotis, Ethan hanya berdiri terpaku seperti orang linglung menatap Chris yang mengendong sekretarisnya itu dari balik punggung. Ia cukup terkejut dengan pernyataan dari rekan bisnisnya itu yang tiba-tiba. Namun, sadar Natalie masih menjadi tanggung jawabnya saat ini, ia pun segera berlari ke dalam mobil dan lekas melajukan mobilnya menyusul mobil Chris Raven yang sudah melaju kencang terlebih dahulu.
..
..
Lenox Hill Hospital, New York.
Chris Raven tampak gelisah menunggu di ruang tunggu pasien unit gawat darurat rumah sakit Lenox Hill, New York. Ia begitu mencemaskan keadaan sang pujaan hati.
Bagaimana ia sangat syok saat melihat Natalie keluar dari kantor dengan keadaan tak sadarkan diri dan digendong oleh Ethan Jones itu sangat membuatnya murka.
Malam ini ia sengaja menunggu Natalie pulang karena ia begitu merindukannya wanita itu, hampir satu minggu tak bertemu membuatnya frustasi.
Bertahun tahun ia memendam rasa rindu yang besar baginya sangat membuatnya tersiksa, kini selagi ia berada di kota yang sama dengan Natalie seharusnya ia bisa melepas rasa rindu yang menggebu di hatinya namun karena kehadiran Lindsay selalu membuat niat dan keinginannya itu hancur.
Chris Raven ingin menyalahkan takdir karena selalu tak pernah berpihak padanya, menikah dengan orang yang tak dicintai dan hidup dalam kepura-puraan itu sangatlah menyiksa.
"Bagaimana keadaan Natalie, Mr. Raven?!" Ethan Jones bertanya dengan nafas sepotong potong, ia susah payah mengejar mobil Chris tadi dan kini ia berhasil menyusulnya.
Chris berpaling pada pria yang merupakan klien bisnis namun kini bagai rival itu baginya.
Ia tak habis pikir, Ethan Jones menyusul dirinya hingga ke rumah sakit saat ini.
"Dokter masih memeriksa keadaannya, semoga saja dia baik-baik saja," Chris menjawab dengan nada enggan.
"Baiklah, saya akan ikut menunggu sampai hasilnya sudah keluar," Ethan menyahut seraya duduk di kursi sebelah Chris.
"Tak perlu repot, Mr. Jones. Sudah ada aku di sini, Anda bisa pergi karena ini sudah lepas jam kerja, tanggung jawab Natalie sekarang ada padaku," ucap Chris mengusir secara halus.
"Tidak, Mr. Raven, Natalie adalah sekretaris saya, itu sudah sepantasnya, karena saya juga bertanggung jawab dengan segala hal tentang apa yang terjadi padanya selama di kantor tadi," jawab Ethan tak mau kalah.
"Dan ngomong-ngomong Anda juga belum menjelaskan apa yang tadi anda katakan tadi pada saya, kalau Anda adalah adik ipar dari Natalie Mckent?" Ethan bertanya ingin tahu, kedua matanya menyempit seakan berharap segera jawaban dari pria yang ada didepannya ini sekarang.
"Apa anda punya wewenang itu Mr. Jones?" Chris balik bertanya tanda tak suka.
"Ya, tentu saja. Saya butuh kejelasan dari Anda Mr. Raven, karena jujur saja kedatangan Anda yang tiba-tiba cukup mengejutkan saya tadi," sahut Ethan menegaskan.
"Ya, Natalie Mckent adalah kakak dari istri saya, namun walaupun begitu kita tetap bersikap profesional dalam urusan pekerjaan. Apa jawaban itu sudah cukup dimengerti Mr. Jones?" Chris menjawab dengan nada sinis.
"Okay, baiklah kalau begitu. Saya minta maaf kalau sebelumnya saya membuat Anda tidak nyaman tadi," Ethan Jones menyahut tulus.
Beberapa detik kemudian seorang dokter dan perawat keluar dari ruang IGD tempat dua pria berjas itu menunggu dengan situasi yang tidak nyaman.
"Keluarga dari pasien yang bernama Miss. Natalie Mckent?" tanya sang dokter kepada dua pria yang ada di depannya.
"Ya, saya sendiri, Dok. Bagaimana keadaannya sekarang?" tanya Chris dengan raut wajah cemas yang tak bisa ditutupi.
"Pasien mengalami hipotensi, untuk saat ini pasien sudah ditangani dengan baik. Kami juga telah melakukan tes darah pada pasien untuk mengantisipasi kemungkinan penyebab dari hipotensi yang terjadi pada nona Natalie," sang dokter memberikan penjelasan.
"Baiklah, saya permisi dulu. Sebaiknya Nona Natalie beristirahat terlebih dahulu sampai keadaannya membaik dan menunggu hasil tes darahnya keluar nanti. Dokter itu menambahkan sebelum ia berjalan meninggalkan Chris dan Ethan.
...***...
kenapa harus mati,kenapa😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
lin dan nath hanya korban keegoisannya