NovelToon NovelToon
The Sweet Revenge

The Sweet Revenge

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:279.4k
Nilai: 5
Nama Author: nophie

Area Dewasa, 21++, usahakan membaca dengan pemikiran yang luas.
.
.
Buat kamu, laki laki pemuja kesempurnaan wanita. Aku cuman mau bilang "F*ck You!! And get lost!!" ~Dewi Ayuningtyas

Kamu salah paham! Aku kehilangan canda garingmu bahkan saat kamu masih belum sesempurna ini! Aku adalah penganut "Dont judge a book by its cover!" ~Langit Azka Jayaprana

Sempurna! Adalah kata kata yang menyedihkan saat kamu tidak sempurna. Bayang - bayang ketidak sempurnaan akan menjadi lebih jelas saat yang mencibir adalah sosok orang yang menjadi pujaan hati, bahkan seseorang yang diimpikan menjadi suami kelak.

Lalu bagaimana saat kata kata menyakitkan dan penuh penghinaan mampir ditelinga seorang Dewi Ayuningtyas, kaum rebahan yang memiliki pemikiran bahwa Big is beautiful?

Apalagi ia berpikir kalau yang mengatakan itu adalah orang yang ia puja bahkan sejak ia masih kecil, yaitu Langit Azka Jayaprana?

The sweet revenge ( Pembalasan dendam termanis ) adalah jawabannya!! Seri #mengubahtakdir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nophie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25.

Dengan cucuran air mata Dewi datang ke rumah sakit menjenguk mamanya yang jatuh pingsan gara-gara dirinya melarikan diri dari rumah. David yang mengantar Dewi ke rumah sakit beserta dengan meisya sama-sama merasakan rasa bersalah karena dialah yang sudah menyediakan tempat bagi Dewi untuk melarikan diri.

Sesampainya di rumah sakit, Dewi bertemu Dewa kakaknya yang berada di depan selasar ruang VIP tempat mamanya dirawat.

"Masih ingat kalau punya keluarga?" tanya Dewa dengan nada sarkas saat melihat adiknya datang diantar oleh David dan juga meisya.

Mereka bertiga sama sama menunduk dan juga sama-sama merasa bersalah gara-gara mereka memfasilitasi Dewi untuk melarikan diri di tempat David berada.

"Maaf kak!" kata Dewi dengan nada sendu, bahkan air matanya tidak habis-habisnya turun di pipinya yang mulus membuat Dewa akhirnya juga tidak tega melihat kondisi adiknya yang terkecoh dengan drama yang dibuatnya itu.

"Sudah sadar sekarang?" tanya Dewa dengan nada serta karena dirinya masih ingin memberikan pelajaran kepada adiknya supaya tidak melarikan diri saat ada masalah dan jangan terlalu Bersandar kepada teman-temannya yang memberikan pengaruh buruk kepadanya mestinya dia lari kepada keluarganya sendiri untuk meminta pertolongan.

"Kak, aku... aku tak sengaja... aku egois, akulah yang membuat mama seperti ini." sesal Dewi yang membuat dewa terenyuh, Karena bagaimanapun ternyata Dewi itu orang yang sangat memperhatikan keluarganya, dia rela untuk membuang harga dirinya dan menikah dengan Aska asalkan mamanya sembuh.

"Gitu tahu! Kamu itu malu maluin keluarga! untung saja kamu cepat sadar dan bertobat. Coba kalau gak? Bisa bisa mama knapa..."

"Kakak, jangan bilang begitu. Aku gak mau kalau Mama sampai kenapa-kenapa. " potong Dewi dengan nada lirih dan membuat Dewa juga akhirnya iba dengan wajah sendu adiknya itu.

"Emang kamu mau disuruh menikah sama Azka?" tanya Dewa dengan nada sinis.

Namun Dewi hanya mengangguk-anggukan kepalanya tanda dia menyetujui apapun yang akan diminta oleh mamanya nanti asalkan mamanya sehat. walaupun harus mengorbankan harga dirinya Karena menikah dengan orang yang sudah menghina dirinya.

"Iya kak, asal mama sehat, Dewi akan melakukannya." kata Dewi lagi sambil masih menundukkan kepalanya, begitupula dengan kedua temannya yang Bahkan tidak berani untuk menatap ke arah Dewa yang mengintimidasi banget posisinya.

"Kalian berdua ya diingat-ingat bahwa perbuatan kalian itu hampir mencelakakan orang lain. Jadi sebelum melakukan semua hal lebih baik dipikirkan terlebih dahulu dan kalau memberikan saran itu lebih baik yang benar jangan membuat orang lain menjadi susah karenanya." kata Dewa yang mengarah kepada David dan juga Meisya yang hanya bisa mengangguk anggukkan kepalanya karena sangat menyesal dengan apa yang sudah mereka lakukan. Untung Mama Dela tidak kenapa-kenapa Kalau tidak mereka juga akan kena sanksi dari orangtuanya entah dalam rupa apa.

"Ya sudah masuk sana! Jangan lupa untuk minta maaf sama mama dan papa atas kelakuan kamu itu, ngerti gak? Dan jangan coba coba menolak apa yang diinginkan sama mama Della, tau gak?" serga Dewa dengan nada mengintimidasi.

Dewi hanya mengangguk-anggukan kepalanya tanda dia mengerti apa yang dikatakan oleh kakaknya itu dan kemudian masuk tanpa diikuti oleh kedua sahabatnya karena memang yang boleh masuk adalah 1 orang saja dan karena Papanya sudah ada di dalam maka Dewi memutuskan masuk seorang diri.

Ceklek!

"Ma..." sapa dewi dengan suara lirih dan tercekat karena melihat mamanya yang terbaring di atas brankar rumah sakit.

"Kamu..." kata papa Sena yng kemudian dilarang oleh mama Della yang memegang tangan papa Dena dnegan erat.

"Maafkan Dewi, ma, pa! Dewi yang salah dan Dewi yang akan menanggung segala akibatnya. Papa dan mama jangan sakit!" kata Dewi sambil mencucurkan air mata di pipinya yang halus mulus itu, membuat mama dan papanya juga sedikit merasa bersalah karena sudah membohongi Dewi seperti ini.

"Jadi kamu akan mengikuti apa saja yang mama katakan?" tanya mama dengan nada lirih, ya kan dirinya sedang bermain peran sebagai seorang ibu yang tersakiti dan jatuh sakit gara-gara kelakuan anaknya.

"Iya ma, biar Dewi akan menikah dengan kak Azka kalau itu memang apa yang mama mau. " katanya dengan suara tak rela, namun ia tidak lagi mau membuat mamanya sakit.

"Baguslah kalau begitu, sekarang kamu tunggu nak Azka dulu, karena sebentar lagi ia akan datang untuk bersama sama menandatangani surat nikah di sini sama kamu." kata papa dengan nada datar dan dingin.

"Hah? Loh katanya Kak Azka dan aku menikahnya pas akhir bulan kok sekarang dimajukan?" tanya Dewi dengan nada kaget.

"Iya mama kamu sakit dan ingin melihat kalian menikah terlebih dahulu..."

"Tapi mama gak kenapa kenapa kan? Dewi bersedia menikah asal mama sehat." katanya memotong ucapan papanya yang masih sewot sama dirinya itu.

"Kamu kan yang bikin..."

"Maaf, maafkan Dewi pa, ma! Dewi gak akan ulangi lagi." katanya dengan nada tersengal karena ia merasa sedih dan kembali menangis gara-gara diingatkan oleh papanya bahwa Semua yang saat ini terjadi adalah akibat dirinya melarikan diri dari rumah sehingga membuat mama papanya kesal marah dan jatuh sakit.

tok tok tok

Semua yang ada di dalam ruangan rumah sakit itu menengok kearah pintu dan ternyata yang masuk adalah Langit Azka Jayaprana yaitu orang yang ditunggu-tunggu karena akan melakukan tanda tangan surat nikah bersama dengan Dewi Ayuningtyas hari ini juga.

"Kak Azka.." gunam Dewi lirih.

Kali ini ia tidak dapat menolak pengaturan yang sudah diatur oleh papa mama dan kak Dewa karena semuanya demi kesehatan mamanya.

Mama Angel dan juga papa Bumi ada disana menjadi saksi pernikahan antara Azka dan Dewi.

"Ayo Dewi make up dulu ya, dan ganti bajunya. Meski ini baru pada tanda tangan surat nikah saja namun ini sah dimata negara jadi tidak bisa main-main." kata mama angel yang mengatur segalanya dan menasehati mereka berdua yang akan masuk ke jenjang pernikahan.

Dewi hanya menuruti apa yang menjadi keinginan dari mama papanya dan segera mengganti baju yang sudah disiapkan oleh Mama Angel di kamar mandi serta dirias oleh make up artis yang dipanggil oleh Mama Angel ke tempat itu.

Aska yang sudah mengenakan jas dan kemeja putih serta rambut yang disisir klimis membuat wajahnya tampak lebih tampan 10 kali lipat daripada biasanya. sehingga Dewi gagal fokus ketika melihat calon suaminya yang begitu mempesona, padahal awalnya dirinya menolak untuk menikah dengan Aska karena penghinaan yang pernah dialami oleh dirinya.

"De, fokus! Jangan luluh akan dirinya. Dia paling ingin menikah dengan aku dengan alasan yang sama juga yaitu supaya mama Della tidak anval." gunam Dewi memantrai dirinya begitu rupa agar tidak jatuh pada pesona seorang Langit Azka Jayaprana.

.

.

.

TBC

Hai Readers, makasih buat cintanya dengan cerita ini..

Jangan lupa untuk tetap kepo karena kepo itu gak dilarang... Asal kasih LIKE, VOTE, GIFT Dan komennnnn yang banyak!!! Makasihhhhh, and Happy reading!!

1
Jodi Novianti
good story
Safa Almira
yey
Aksal hasbi Ramadhan
maaf baru komen masih nyimak kak tetap semangat ya kak 💪💪
Juliatni andiani Andiani
Biasa
Juliatni andiani Andiani
Kecewa
Licha Yati
ini klo bisa kata2Nya jgn di ulang2 ya kak, soalnya di epsd 1 uda di jelaskan klwrg mereka semua bershbt.

jd baca agak gimna gtu...?
kesannya kita yg baca tdk faham atw gak ngerti jln ceritanya
Mbak Winda
lanjut Thor ..........!!!!
Jade Meamoure
sebenernya sih cari yg nusuk trus tuntut tuh di pengadilan itu bukan dendam hanya menegakkan keadilan biar di lain kesempatan gk akan terjadi lagi hal yg gk d inginkan
Jade Meamoure
waduh dah mau awh awh yaaaa
Siti Sri Wahyuni
mampir lagi👍
Sri Hartini Hartini
cetol aja mak pipinya azka
Wie Yanah
waduhhh blm rela klw End thor extra'y jgn lma" y kgn sm dewi blm belah duren thor hihiiii knpa sich hrs end thor smua blm kbgian jdh thor🥰🙏
Ikhwan Ahmadi
yaelah
Ruspikas Lumbanraja
aku tunggu dirimu Thor di perempatan.....
Nurul Zuhairiah
ditunggu
Mimah Alisa
lanjut
Rita Ismayanti
lnjuuut kak 😍😍😍😍
re
Next extra part
Yuli Purwati
😂😂😂 udah end aja thor.makasih atas karyamu yang menghibur💪💪
rasebulan
Mak deg deh...tetiba ada tulisan end...okelah kalo ada extranya...belum belah duren itu jangan bikin pinisirin ..
terima kasih Kaka Author dan semangat ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!