Lin Chen seorang Reinkarnasi Kaisar Dewa Naga telah kembali.
Terlahir dengan kondisi tubuh khusus membuat Lin Chen tidak dapat berkultivasi, hingga suatu keberuntungan mengubah hidupnya menjadi seorang kultivator.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FixCrazy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 51. Melesat Pesat Melebihi Batas
Lin Chen terus bergerak menuju hutan yang di tempati leluhur Cu bersama Patriak Cu Gang di samping nya.
Sebelum itu, Lin Chen telah mengirimkan pesan kepada manajer penginapan untuk mempersiapkan pasukan.
Meski manajer penginapan hanya memiliki para pendekar tingkat rendah, semua itu sudah lebih dari cukup.
Dengan adanya Lin Chen, Leluhur Cu, Patriak Cu Gang dan sang manajer yang telah berhasil naik tingkat, akan mempermudah penyerangan yang akan di lakukan.
Lin Chen sendiri hanya mengkhawatirkan sosok pria bertopeng yang dia sendiri tidak mengetahui berada pada tingkat apa.
Setelah menempuh perjalanan selama dua jam, Lin Chen akhirnya tiba di depan goa tempat di mana Leluhur Cu berada.
Dengan tenang Lin Chen membuka formasi yang terpasang di pintu masuk, kemudian meminta Patriak Cu Gang mengikuti dirinya.
Patriak Cu Gang sendiri memiliki banyak pertanyaan, namun dia hanya mampu menahan nya dan terus mengikuti Lin Chen.
" Akhirnya tuan muda datang juga." Terdengar suara Leluhur Cu saat Lin Chen baru saja berada di ruangan yang sebelumnya dia gunakan untuk mengobrol dengan Leluhur Cu.
Patriak Cu Gang terdiam di tempatnya, dia begitu kaget saat mendengar suara itu.
Dengan cepat dia tersadar, lalu bersujud memberikan hormat.
" Cu Gang memberikan Hormat kepada Leluhur."
" Bangunlah.." Ucap Leluhur Cu yang kemudian muncul di dekatnya.
Patriak Cu Gang segera bangkit, lalu menatap bahagia Leluhur Cu. Dia sangat tidak percaya jika leluhur klan Cu masih ada, meski hanya tersisa satu leluhur.
" Sebaiknya kita fokus pada tujuan awal kita terlebih dulu. Kalian akan memiliki banyak waktu nanti, jadi saat ini kita fokus membahas penyerangan yang akan segera kita lakukan." Ucap Lin Chen kepada keduanya.
Leluhur Cu dan Patriak Cu Gang menganggukan kepala, lalu segera berjalan menuju tempat duduk yang ada di ruangan tersebut.
Setelah mereka bertiga duduk di tempatnya masing-masing, Lin Chen segera menjelaskan rencana nya.
" Saat ini aku sudah meminta manajer restoran samudera bergerak menuju hutan dekat Klan Cu, kita akan segera bergabung bersama mereka. Untuk Leluhur Cu sendiri akan masuk ke dalam pertarungan saat musuh yang lebih kuat datang, anggap saja sebagai kartu truf yang kita miliki. Patriak Cu Gang dan manajer restoran akan bergerak bersamaku nanti." Jelas Lin Chen menatap keduanya.
" Lalu kapan kita akan pergi?" Tanya Leluhur Cu.
" Nanti malam kita akan segera bergerak menuju hutan untuk berkumpul bersama yang lain. Saat ini lakukan persiapan yang harus kalian siapkan, aku akan mencoba naik tingkat." Ucap Lin Chen, yang kemudian segera bangkit dari duduknya.
Setelah membuat pil selama semalaman, Lin Chen merasakan energi yang cukup besar kembali berputar di sekitar Dantian miliknya. Apalagi setelah melakukan penyerapan energi yang di berikan oleh Long Zi sebelumnya, membuat Lin Chen hampir menembus ke tingkat selanjutnya.
Lin Chen yakin hanya membutuhkan sedikit dorongan lagi untuk menembus ke tingkat Kaisar.
Setelah menemukan tempat yang cocok, Lin Chen segera mengambil sikap kultivasi. Dengan tenang mengeluarkan pil yang sebelumnya sengaja dia buat untuk nya.
" Swusshh....." Lin Chen menyebarkan manual teknik yang dia kuasai.
Energi tak berwarna mulai menunjukkan reaksi, energi itu kemudian berubah menjadi keemasan yang terus berputar di sekitar tubuhnya.
Leluhur Cu dan Patriak Cu Gang yang melihat teknik yang di gunakan Lin Chen menatap nya dengan kaget.
" Teknik yang sangat mengerikan, aku yakin teknik ini bukan teknik sembarangan yang dapat di pelajari oleh seorang kultivator." Batin Leluhur Cu yang sudah hidup lama itu.
Dua jam sudah terlewati, Lin Chen sendiri masih fokus dengan kultivasinya.
Hingga setengah jam kemudian, tubuh Lin Chen mulai memancarkan cahaya keemasan yang lebih terang di bandingkan sebelumnya.
Leluhur Cu yang sedang bersantai menikmati arak, segera mengalihkan pandangannya. Begitu juga dengan Patriak Cu Gang yang sedang menstabilkan pondasi setelah malam tadi naik tingkat.
" Rooaaarrrghhh....." Auman suara naga terdengar dari dalam tubuh Lin Chen.
Leluhur Cu dan Patriak Cu Gang yang merasa terintimidasi, segera bergerak menjauh menjaga jarak dari Lin Chen.
" Swusshh...." Sekali lagi aura yang begitu kuat menyapu tempat di sekitarnya.
Di dalam Pedang Naga Abadi.
Long Zi yang sedang memulihkan dirinya, segera membuka mata saat merasa energi yang besar itu.
" Sepertinya semua berjalan sesuai rencana, aku tidak menyangka tuan muda akan menyadari hal ini begitu cepat di bandingkan perkiraan ku sebelumnya. Dengan ini aku dapat lebih tenang untuk fokus memulihkan diri." Ucap Long Zi dengan tersenyum senang.
Lalu kembali menutup kedua matanya.
Di Dunia luar.
Lin Chen terus fokus menahan energi yang cukup besar itu, hingga setengah jam kemudian, terdengar ledakan dari tubuh Lin Chen yang menandakan dia naik tingkat.
" Boomsss.."
" Boomsss.. "
Terdengar beberapa kali ledakan dari dalam tubuhnya.
Dari yang awalnya hanya berada pada Pendekar Raja tingkat puncak, terus naik.
Pendekar Kaisar tingkat rendah...
Pendekar Kaisar tingkat menengah...
Pendekar Kaisar tingkat puncak...
Terus melesat dengan cepat, hingga akhirnya berhenti pada Pendekar Pertapa suci tingkat menengah.
Lin Chen yang merasakan hal itu tersenyum senang di dalam hatinya.
Tidak ingin gegabah dan larut dalam kegembiraan yang bisa saja berakibat fatal untuknya, Lin Chen segera fokus memperbaiki pondasinya.
Leluhur Cu dan Patriak Cu Gang sendiri hampir saja menjatuhkan rahangnya, saat ini bahkan mereka berdua masih terdiam dengan menahan nafas serta mulut terbuka.
Mereka berdua benar-benar tidak menyangka dan baru melihat hal seperti ini.
" Leluhur, apa selama ini aku yang tidak tahu atau memang hal ini baru terjadi." Tanya Patriak Cu Gang yang tersadar dari keterkejutannya.
" Aku sendiri yang sudah hidup lama saja baru melihat dan mendengar hal seperti ini." Leluhur Cu dengan menggelangkan kepalanya.
" Jika begitu, artinya aku tidak salah memilih seorang tuan."
Leluhur Cu mengerutkan keningnya, lalu mulai ingin bertanya apa yang di maksud oleh Patriak Cu Gang.
Namun sebelum dia menanyakan hal itu, sekali lagi lengkingan Auman seekor naga keluar dari dalam tubuh Lin Chen.
" Swusshh..." Tubuh Lin Chen secara perlahan mengambang di udara, kedua alis yang sebelumnya berwarna hitam berubah menjadi keemasan.
Lin Chen sendiri tidak mengetahui fenomena dan perubahan yang terjadi pada dirinya saat ini.
" Apa ini." Batin Leluhur Cu dan Patriak Cu Gang dengan bergedik ngeri.
Mereka seakan merasa sedang berada di hadapan seorang penguasa yang agung.
Hingga fenomena itu hanya bertahan satu menit, lalu tempat di sekitarnya kembali tenang seakan tidak terjadi apapun.
Lin Chen secara perlahan membuka kedua matanya. Tatapan mata yang tenang, namun terlihat begitu dalam seperti dalamnya lautan.
Lin Chen mengalihkan pandangannya ke arah Leluhur Cu dan Patriak Cu Gang.
" Sudah saatnya. Persiapkan diri kalian, kita akan bergerak sekarang juga!" Perintah Lin Chen dengan tatapan tenang.
Berhenti tengah jalan...