NovelToon NovelToon
Cintai Aku Seikhlasmu

Cintai Aku Seikhlasmu

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Poligami / Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:343.7k
Nilai: 5
Nama Author: LaQuin

Rumah tangganya hancur di sebabkan oleh mantan suami yang tega mengambil seluruh harta peninggalan orang tuanya dan berpaling pada wanita lain. Memaksa wanita yang bernama Humaira pergi membawa bayi yang ada di dalam kandungannya. Humaira tidak peduli dengan cibiran yang selalu mencemooh dirinya atas pekerjaannya. Demi anaknya yang sangat ia cintai, ia lakukan untuk bertahan dalam menjalani kehidupan mereka.

Akankah apa yang diharapkan Humaira akan terwujud? Simak kisahnya hingga akhir...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaQuin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Galau Yang Berakhir Kenikmatan

# Jangan lupa favorit kan novel aku karena favorit itu ga bayar ya guys 😉. Lalu kalau udah selesai baca like dan komen yang seru-seru oke😘

*****

Dika mencoba menghubungi Yasmin namun tidak ada jawaban. Pesan yang ia kirim pun masih centang dua dan berwarna abu-abu. Dika mencoba menghampiri ke rukonya berharap Yasmin ada disana. Beberapa kali memencet bell pintu, tetapi pintu itu belum juga terbuka.

Pemuda itu mondar mandir sambil mencoba menghubungi Yasmin. Hingga batu kerikil yang diam manis pun menjadi sasaran kemarahannya. Dika menendang batu-batu yang ia temui ke jalan. Hingga akhirnya pemuda itu duduk di emperan ruko sambil memegang kepalanya.

Perasaan yang dirasa Dika saat ini mengalahkan perasaannya ketika ingin menemui Humaira dulu. Kali ini Dika baru paham sama perasaannya sendiri.

Mungkin kak Nia bener, perasaan ku sama Jane dulu hanyalah obsesi semata. Oh... iya, kak Nia!!

Dika mendapat ide untuk meminta bantuan dari kakaknya. Yasmin yang sangat dekat dengan kakaknya itu tidak mungkin mengabaikan permintaan kakaknya pikir Dika. Pemuda itu lalu masuk ke mobilnya dan segera menuju ke rumah kakaknya.

"Assalamualaikum..."

"Waalaikumsalam..."

Nia melihat kesana kemari setelah menjawab salam dari Dika.

"Tumben sendiri Dik, Yasmin nggak ikut?"

"Dia lagi ngambek kak?"

Jawab Dika lesu.

"Ngambek kenapa? Pasti kamu nih gara-gara nya?"

Kata Nia sambil menatap Dika kesal.

"Makanya tolongin..."

"Kamu udah coba samperin ke rukonya?"

"Nggak di bukain pintu kak"

"Kenapa bisa sampe marah begitu sih?"

Nia mulai penasaran.

Dika akhirnya pun menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

".... jadi gitu kak, aku harus gimana?"

"Beneran kamu nggak ada apa-apa sama si Cindy itu?"

Tanya Nia penuh curiga.

"Hanya buat main aja kok, dia juga mau. Dan aku nggak pernah bilang kami pacaran"

Jawab Dika santai.

"Haaah, Dik.. Dik, mana ada gadis yang udah di coblos mau melepaskan lelakinya gitu aja"

"Tapi aku juga nggak asal coblos kak, karena aku tahu dia barang bekas..."

"Astagfirullah... anak orang Dik, kamu anggap dia barang?! Kakak nggak pernah ngajarin kamu kayak gitu ya?!"

Emosi Nia mulai naik mendengar ucapan adiknya. Wanita itu mengelus dada tak habis pikir dengan kelakuan adiknya.

"Haaah, kalau kamu bener-bener tulus sama Yasmin dan sayang sama dia, buktikan keseriusan kamu?!"

"Caranya?"

Dika terlihat bingung.

"Ish...nih anak kalau mainin anak orang tahu banget caranya. Kenapa bagian serius jadi oon gini sih?! Nikahin dia Dik..., itu caranya"

"Aku baru 28 kak..."

"Nggak serius nih anak. Terserah kamu, kakak mau istirahat"

Menghadapi Dika yang keras kepala membuat tenaga dan emosi Nia banyak terkuras. Wanita itu terlihat seperti menahan rasa sakitnya walau ia sudah mencoba untuk menutupinya.

Dika yang merasa suntuk akhirnya pergi juga setelah di tinggal kakaknya beristirahat di kamar.

Kemana lagi gue harus mengadu biar dapet solusi yang tepat. Apa tanya bang Tomy ya? Ugh, paling dia lagi sibuk sama Jane.

Dika mengendarai mobilnya dan berakhir di depan pintu ruko Yasmin. Pemuda itu kembali lagi, mencoba menghubungi gadis itu, namun akhirnya terduduk pasrah di pintu ruko yang tertutup rapat itu.

Udara yang mulai dingin karena hujan yang sepertinya akan turun mengetuk hati Yasmin yang sedari tadi memperhatikan Dika di bawah lewat jendela dari lantai atas. Gadis itu pun turun ke lantai bawah untuk menghampiri Dika walau sebenarnya dia sangat kesal dengan pemuda itu.

"Sreek...!!"

Dika nyaris jatuh terlentang saat pintu tiba-tiba terbuka.

"Di luar dingin, masuklah..."

Ujar Yasmin dengan wajah cuek.

Tanpa berkata apa-apa Dika langsung masuk mengikuti langkah kaki Yasmin. Mereka pun duduk di ruang tamu dengan suasana yang canggung menurut Dika. Yasmin yang di kenalnya ramah dan murah senyum berubah menjadi pendiam membuatnya takut.

"Jadi, apa yang mau kamu katakan?!"

Tanya Yasmin dengan nada rendah namun dingin.

"Aku minta maaf kejadian yang tadi. Benar-benar aku nggak ada apa-apa sama dia. Kalau kamu minta aku harus jauhin pasti aku jauhin. Karena sebelum kita bertemu kamu lagi pun, aku udah lama nggak kontekan sama dia"

Jelas Dika panjang lebar.

"Nggak apa-apa kalau kamu mau berhubungan sama dia. Toh kita juga nggak ada hubungan apa-apa?!"

Ucap Yasmin dengan tenang.

"Dulukan aku pernah nembak kamu, kita juga saling suka. Dan tadi itu sebenarnya aku mau nembak kamu lagi, tapi semuanya jadi kacau"

Yasmin hanya mendengarkan Dika tanpa bicara apa-apa lagi.

"Maafin aku ya, kali ini aku mau coba serius. Kamu mau kan kasi aku kesempatan?"

Dika memberanikan diri meraih tangan Yasmin dan menggenggamnya.

"Hanya sekali, dan aku nggak mau dipermainkan"

Ujar Yasmin yang masih terlihat kesal.

"Jadi, kita jadian?"

"Em"

"Alhamdulillah..."

Dika langsung memeluk Yasmin saking bahagianya.

Deg, jantung Yasmin langsung berdebar dengan kencang ketika Dika memeluknya. Perasaan Yasmin yang memang menyukai Dika dari dulu tidak dapat menolak perlakukan Dika padanya. Rasa cinta yang dulu sempat tertunda akhirnya bersemi kembali. Yasmin tidak dapat menolak kehadiran Dika yang memang ia rindukan selama ini.

Dika yang merasa sangat bahagia mencium kening Yasmin dengan lembut. Lalu perlahan ia turun ke bawah mencium bibir tipis berwarna cerry itu.

Yasmin terpaku, ciuman itu pertama kali baginya. Ada sensasi aliran darah mengalir di setiap urat nadinya ketika sentuh bibir Dika terasa kenyal dan basah dibibirnya. Jantungnya berdebar-debar seakan-akan siap keluar dari tempatnya.

Dika yang kerap kali berciuman tentu saja lebih mahir dari Yasmin yang baru pertama kali melakukannya. Napas Dika yang mulai memburu semakin memperdalam ciumannya dengan memainkan lidahnya. Tangan Dika mulai meraba lekuk tubuh Yasmin membuat gadis itu mendorong Dika hingga ciuman mereka terpaksa berhenti. Yasmin yang belum siap, hal itu tentu saja membuatnya terkejut.

Melihat reaksi Yasmin yang seperti itu Dika mengerti bahwa itu pasti yang pertama kali bagi gadis itu. Perlahan Dika mencoba menenangkan hasratnya sambil menepikan rambut yang menghalangi wajah Yasmin.

"Aku nggak akan melebihi batas, percaya sama aku"

Ujar Dika yang mencoba meyakinkan Yasmin dengan tatapan serius.

Perlahan Dika kembali mendekatkan wajahnya ke wajah Yasmin dan mencium bibir Yasmin dengan lembut. Kali ini Yasmin mencoba untuk mengimbangi Dika dengan membuka bibirnya perlahan. Pangutan-pangutan lembut mengalirkan sensasi asmara yang terpendam selama ini. Lidah mereka pun bertemu, saling terpaut untuk saling bertukar saliva. Bibir bawah Yasmin dikulum dengan hisapan lembut oleh Dika, membuat gadis itu terbuai akan indahnya hasrat yang mulai menguasai dirinya.

Mereka yang berciuman saat duduk perlahan merubah posisi dengan berbaring di sofa. Dika mulai merapatkan tubuhnya ke tubuh Yasmin hingga menimbulkan sensasi yang lebih lagi dari yang sebelumnya bagi Yasmin. Saling membalas, saling berpaut dan saling memangut, begitu manis seakan-akan ada madu yang terus keluar dari bibir itu. Baik Dika maupun Yasmin tidak ada yang mau berhenti walau sedari tadi bibir Yasmin mulai membengkak karena panutan Dika.

Rasa rindu dan cinta yang baru saja dapat mereka keluarkan membuat mereka tidak ingin menyudahi ciuman mereka. Hingga akhirnya Dika memutuskan untuk bermalam disana dan menikmati ciuman yang entah kapan akan mereka hentikan.

✨Beri dukungan untuk aku dong😘

* Like 👍

* Komen

* favorit ❤️

*Rate⭐⭐⭐⭐⭐

*Hadiah

*Vote, Terima kasih 🤗

✨Baca juga Dream Destiny, bagi yang suka kisah romansa istana 😂.

Terima kasih 🙏

1
bening
yah Thor peran utama nya meninggal
dwi alfiah
endingnya bikin nyesek
Bunda Enih
lanjuuutt
Meli Anja
baru bisa hadir disini kak...
kurnia rahayu
Luar biasa
𒈒⃟ʟʙcity🥀Liez🍒🌹
Mom aku baca novel ini ,endingnya sad dah tetep gakbisa aku gak nangis baca last episod nya 😭😭
Shaa Erahh
Luar biasa
Yunior
episode terakhir bikin nangis.
nggak bikin sekuel Gibran besar Thor.
Yunior
bagus alur ceritanya
Q⃟🆄𝐞𝐞𝐧🦋
Sedih tapi seru
Alya Yuni
Gk bgus di bca mlhan mengajarkn prmpuan jdi membgi suami
Alya Yuni
Ko jdi murahan bngat bkn mnikah dng duda mlhan brbgi suami
maaf Thor gk ska baca brbgi suami Sampai sini aja ya Thor
Thor NPA jdikn si Humaira jdi pelcur aman dri pda dng suami orng
Alya Yuni
Makanya jdi perempuan jngn trllu bodoh ap lgi seorng jnda
kita tdk buat buat ap apa tpi orng lain pu pikirn gk sma
itlah ak memilih mrantau aman gk ada msalah bgiku
ak seorng jnda jdi tau
Euis Kindar Wulan
up
Hasian Marbun Ian ayurafanisa
sumpah pada akhirnya aq mewek thot huwaaaaaa😭😭😭
Q⃟🆄𝐞𝐞𝐧🦋: Terima kasih sudah mampir baca 🙏😊
total 1 replies
Hasian Marbun Ian ayurafanisa
itu daerah mana thor baru denger and liat ada kuburan di gang gitu
Izda Nuryati
Alur mudah dipahami tokoh dangat pas dgn karakternya pokoknya bagus dan keren lah
Q⃟🆄𝐞𝐞𝐧🦋: Terima kasih sudah mau baca 🙏😊
total 1 replies
Wiyanti SE
ooh Thor. , bnyk kryamu yg SDH ku baca, semuanya berbeda² baik kalimat atau cerita.
good job thor.., 👍
Q⃟🆄𝐞𝐞𝐧🦋: Terima kasih sudah menjadi pembaca setia 🙏🥰
total 1 replies
Tut Eny
lanjut
Karti
nyesek y baru awal ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!