NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta: Ternyata Aku Istri Kedua

Berbagi Cinta: Ternyata Aku Istri Kedua

Status: tamat
Genre:Fantasi / Misteri / Cinta Dramatis Yang Sedih / Tamat
Popularitas:14.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Muhammad Yunus

Menikah karena di jodohkan tak membuat Rinjani membenci suaminya. Yang ada Rinjani dengan mudah mencintai Pria yang di jodohkan oleh mendiang Ayahnya. Pria yang bernama Akbar itu mampu membuat Rinjani jatuh cinta sedalam-dalamnya dalam waktu singkat. Kelembutan dan perhatian Akbar mampu membuat cinta Rinjani kian dalam pada suaminya


Hingga pada malam anniversary mereka yang kedua. Akbar membawa kado yang membuat Rinjani seperti kehilangan sebagian nyawanya.


Akbar membawa seorang wanita hamil beserta anak kecil. Bak di hujam anak panah tepat di relung hatinya Akbar memperkenalkan wanita bernama keyra itu adalah istri pertamanya dan anak kecil itu adalah putrinya.


Apakah yang akan Rinjani lakukan saat mengetahui kebenaran yang ada??


Apakah Rinjani memilih bertahan dalam rumah tangga yang sedari awal telah berpondasi kebohongan??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Yunus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah kenangan

Akbar menatap wajah Rinjani yang mulai ter tidur, di pandangi nya wajah manis dengan kedua sudut bibir tertarik keatas, tangan Akbar mengelus pipi Rinjani, tiba-tiba ada dorongan kuat dari dalam dirinya ingin mencium Rinjani, Akbar mendaratkan kecupan di dahi Rinjani, lama Akbar membenamkan bibirnya di kening sang istri, matanya terpejam rapat meresapi setiap rasa yang mengalir lewat kecupannya, hatinya bergetar hebat dan serasa ada kupu-kupu memenuhi dadanya, menghilangkan sesak yang beberapa hari terakhir menyiksa batin nya.

Tadi setelah mengantar nya pulang Rinjani ingin langsung pergi tetapi Akbar menarik tangan nya, Akbar ingin menghabiskan satu malam bersama Rinjani, menghabiskan waktu semalam dengan mengobrol bukan dengan yang lain

Rinjani yang awalnya tidak mau akhirnya menyetujui nya juga, Rinjani juga mengatakan bahwa dirinya besok akan pergi ke negara xxxx Akbar sengaja ingin pulang kerumahnya bersama Rinjani dan Rinjani menyetujui nya

Akbar bersujud di kaki Rinjani agar mengizinkan nya tidur di kamar mereka dengan Rinjani, setidaknya ini permintaan nya terakhir sebagai bukti perdamaian, setelah ini Akbar berjanji tidak akan mengusik hidupnya, saat ini Akbar ingin bercerita sebagai pasangan suami istri, esok hari Akbar akan menganggap Rinjani adalah seorang teman biasa ( Tekadnya)

Setelah sholat isya gerimis membasahi gubuk kecil mereka, Rinjani sudah terlelap, menyisakan Akbar yang terus dan terus memandangi wajah cantik istri nya, hati nya tertawa Akbar meminta Rinjani bermalam bersama karena ingin bercerita tetapi yang ada wanita cantik itu tertidur dengan nyenyak nya di awal waktu

Di sela kebahagiaan yang di rasakan, air mata Akbar tak hentinya mengalir, wanita yang saat ini di pandang nya beberapa Minggu lagi bukan siapa-siapa nya lagi, rasa sesak menghimpit dadanya

Tekad Akbar ingin memperjuangkan Rinjani di kuburnya dalam-dalam, melihat keadaan Rinjani lebih baik dari pada saat bersamanya memang menimbulkan denyut nyeri, tetapi Akbar senang karena Rinjani bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak setelah pergi dari rumah nya

Akbar kemudian beranjak setelah cukup puas memandangi wajah istrinya, Akbar melangkahkan kakinya menuju sofa usang tempat nya bersantai dengan secangkir kopi buatan Rinjani, miris bukan?? dulu Rinjani bukan siapa-siapa di hati Akbar, tetapi saat wanita yang menemaninya dua tahun itu akan benar-benar pergi, hati kecilnya tidak mengizinkan, tidak hanya hati nya, bahkan raga Akbar sangat ingin berada di dekat wanita lemah lembut itu.

Ditemani keheningan Akbar meraih rokoknya, namun saat hendak menyalakan korek api sebuah suara membuat Akbar urung menyalakan korek nya

" Jangan merokok!! ingat lambung mas masih sakit!"

Leher Akbar menoleh ke sumber suara, di sana Akbar menatap Rinjani yang membawakan segelas teh

" Hanya ada teh dan gula di dapur, beruntung gas nya masih mau menyala saat ku pasang tadi!!"

Akbar tak menanggapi, rasanya seperti mimpi melihat Rinjani melayaninya seperti dulu, bahkan telinga Akbar tak mendengar suara di dapur, apakah dirinya terlalu sibuk dengan fikiranya sehingga tidak mendengar apapun sumber suara?

" Sejak kapan mas merokok??"

Suara Rinjani mampu mengembalikan pikiran Akbar

" Apa?? Ka-kamu tanya apa barusan??"

" Sejak kapan merokok??" Ulang Rinjani

Akbar tersenyum, hatinya menghangat hanya mendapatkan perhatian kecil dari Rinjani

" Sejak tangan keparat ku ini melukai mu!!" tutur Akbar merenungi rasa penyesalan telah menyakiti Rinjani

" Sudah berlalu!!" ucap Rinjani

" Apa saat itu sangat sakit Rinjani??" lirih Akbar

" Sakit fisik yang mas berikan tak sesakit luka hati ku, rasanya aku mati rasa dengan itu semua!!" Benar bukan?? setelah mengetahui suaminya berbohong sepanjang pernikahan apa lagi luka yang lebih sakit daripada itu?? di jadikan istri hanya untuk di ceraikan apa yang lebih menyakitkan dari pada itu??

" Maaf!!" lirih Akbar

" Aku sudah memaafkan nya, meski luka itu belum sepenuhnya sembuh, aku akan terus mencobanya!"

" Kenapa kamu begitu baik Rinjani??" tanya Akbar frustasi

" Karena aku mencoba untuk menyembuhkan luka ku mas, dengan aku memaafkan semua aku bisa menenangkan hati dan fikiran ku, dendam akan membuatku semakin terpuruk?!" Jujur Rinjani

Mereka tidak sadar jika mereka saat ini mengobrol dengan keadaan Rinjani berdiri dan Akbar duduk di sofa.

Akbar tak mampu membendung perasaannya dengan gerakan cepat Akbar berdiri dan langsung menghambur memeluk tubuh Rinjani

Rinjani yang terkejut dengan perbuatan Akbar tubuhnya mematung

" Balas aku Rinjani, pukul aku, bahkan kamu bisa membunuh ku aku terima asal kamu mau kembali pada ku!!" Akbar berucap dengan air mata mengucur deras

Detik ini tekatnya untuk melepaskan Rinjani musnah tak tersisa, Akbar ingin menebus rasa bersalah nya, Akbar tidak rela wanita sebaik Rinjani di miliki orang lain

Rinjani melepaskan pelukan Akbar

" Masalah kita sudah hampir selesai mas, ku harap kamu menepati ucapan mu saat tadi meminta ku untuk menginap di sini !!"

Tubuh Akbar merosot mendengar Rinjani mengingatkan tentang janjinya, janji setelah malam ini, Akbar akan merelakan Rinjani, mereka akan berhubungan seperti seorang teman! Tapi Akbar tidak bisa, bahkan membayangkan Rinjani tersenyum kepada pria lain saja rasanya emosi Akbar ingin meledak, apa Akbar mulai mencintai Rinjani?? atau bahkan Akbar sudah sangat-sangat mencintai Rinjani??

Bibir Akbar tertutup rapat, kembali duduk di sofa usang, kali ini Rinjani juga turut duduk di sampingnya

" Jual rumah ini untuk modal usaha mas!!" suara Rinjani memecah keheningan di antara mereka

" Ini rumah mu!!" ucap Akbar menunduk

" Ini rumah sudah ada sebelum aku jadi istri mu , jadi ini milik mu, jual lah, Via butuh uang untuk sekolah, lebih baik masukan Via ke paud agar Via memiliki banyak teman!" nasehat Rinjani

" Ada yang sepupu mu katakan tentang Keyra??"

" Iya, Keyra meminta mu pulang!!"

" Aku sedang bertengkar dengan Keyra!!"

" Itu urusan kalian, tidak ada hubungannya dengan ku, aku hanya menyarankan akan lebih baik jika Via mulai masuk paud !"

" Rinjani apakah Pria bule itu Kekasih mu??" tiba-tiba Akbar ingin tau tentang Pria yang beberapa kali selalu bersama dengan istri nya itu

" Bukan!"

Hati Akbar begitu lega mendengar jawaban Rinjani, Padahal dirinya pernah menyakiti Rinjani hanya karena Rinjani terlihat bersama pria bule itu dan tentang foto yang dikirim lewat ponsel nya, Akbar mengetahui itu ulah istri pertama nya, karena saat Keyra keguguran saat genting Akbar mengunakan ponsel Keyra dan Akbar menemukan foto Rinjani dan pria bule itu di dalam galery foto Keyra.

DEG'

Tiba-tiba jantung Akbar berdebar hebat apa kemarahan Akbar kala itu karena rasa cemburu??

" Oh!" Dengan hati yang tiba-tiba merasa tenang Akbar menjawab.

" Tetapi dirinya melamar ku untuk menjadi istrinya!!"

DUARRRRR

Hati Akbar yang tadi sempat berbunga langsung hancur berkeping-keping mendengar pengakuan Rinjani, tangan nya yang tadi terkulai lemas mengepal kuat, mengabaikan rasa perih karena beberapa kukunya yang memanjang menusuk telapak tangannya

" Pria macam apa melamar wanita yang bahkan masih belum bercerai dari suaminya??" ucap Akbar menahan gemuruh di hatinya

Rinjani mengangkat bahunya acuh

" Lupakan! Sekarang kita lebih baik membicarakan tentang rumah ini!!"

Akbar sudah tidak bersemangat membahas apapun , ungkapan Rinjani tentang Pria bule itu menari-nari di fikiran nya

" Siapa yang akan mau membeli rumah ini, selain bangunannya yang reot, tempatnya juga lumayan jauh dari jalan poros!!"

" Aku yang akan membelinya!!"

Akbar menganga mendengar ucapan Rinjani

like nya dongggggggg!!

jejak nya , komentarnya di tunggu, kasih masukan dan saran jika di rasa ada yang salah atau terlalu vulgar... happy reading ❤️

1
Emily
udah talak kok malah berduaan kan guoblok
Dewa Rana
saudari Thor
Dewa Rana
karyawan Thor
Dewa Rana
katanya keyra lumpuh
Dewa Rana
lah maknya si via kemana
Dewa Rana
resflek lagi😜😜
Dewa Rana
reflek Thor. maaf ya Thor, penulis itu harus teliti, apa lagi kalau menggunakan kata2 asing
Dewa Rana
puskesmas Thor
Dewa Rana
kok diulang lagi Thor. author kurang teliti
Dewa Rana
kok diulang Thor
Dewa Rana
bed rest Thor
Dewa Rana
maaf ya thor, usul agar author memperhatikan penempatan tanda baca, titik, koma, huruf besar, huruf kecil.
Yennie Susantie
saudari👍
Chauli Maulidiah
akbar iki gendeng tah?
Ari Sawitri
yg aneh klu memang ada yg alergi dg melati kenapa harus ada di rumah. kan itu bukan sesuatu yg penting dan harus ada.
Ari Sawitri
intinya kamu sbg ibu tdk ada rasa sayang ke anak pertama kamu yaitu nurry 🤨 selalu saja si Ansel yg jdi prioritas
May Keisya
aku 30rb udah dapet daging ayam, sayur, tempe... menurutku udah mkn enak...beda klo mkn ma daging sapi bajetnya ga segitu
🦋⃞⃟𝓬🧸 Muppin🧚🏻‍♀️: Halo sahabat pembaca ✨
Aku baru merilis cerita terbaru berjudul RUSH WEDDING 💍
Sebuah kisah tentang pernikahan yang datang tiba-tiba, rasa yang tumbuh perlahan, serta luka dan rahasia yang pelan-pelan terbuka.
Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku.
total 1 replies
Mule Maskurie
Luar biasa
Anonymous
rinjani..BELEGUK...OON...TOLOL..BEGO'...
Kasmawati S. Smaroni
kalau menurutku emang sudah pantas rinjani di obok2 sama calon mantan suaminya.apa lagi jani gak ada punya akal sehat.maaf thor😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!