NovelToon NovelToon
Kecantikan Nona Paling Sempurna

Kecantikan Nona Paling Sempurna

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Supernatural / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Xeiralana

Follow IG author
@xeiralana

Dilarang spam promo!

Maaf awalnya emang agak membosankan tapi coba dulu baca sampe akhir

Genre : Romansa istana, fantasi, reverse harem, reinkarnasi.

Fyrensia bunuh diri dengan menenggelamkan dirinya ke laut. Namun, dia tidak tahu bahwa jiwa yang bunuh diri akan diberi hukuman oleh dewa takdir. Itulah yang dia rasakan sekarang ini, jiwanya dipaksa masuk ke dalam tubuh anak Duke Eginhardt yang bernama Scarlesia.

Scarlesia selalu hidup di dalam penderitaan. tubuhnya yang lemah, mentalnya yang tidak stabil, serta keluarga yang selalu mengabaikannya. Ditambah dengan putra mahkota yang dari awal merupakan tunangannya tega berselingkuh secara terang-terangan dengan saudari tirinya.

"Saya ingin mengatakan bahwa pertunangan saya dengan Yang Mulia Putra Mahkota dibatalkan!"

"Tapi kenapa?"

"Karena saya ingin mendirikan harem. Wanita cantik seperti saya ini tidak cukup dengan satu pria saja,"

Fyrensia yang berada di dalam tubuh Scarlesia perlahan merubah Scarlesia menjadi kepribadian yang brutal, tak kenal ampun, dan suka membunuh siapapun yang mengganggunya. Ia melakukan banyak hal gila dan juga bertemu dengan pria tampan.

"Aku bunuh diri karena bosan menjadi wanita cantik hingga di kehidupanku kali ini aku bertemu mereka yaitu para pria yang luar biasa,"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xeiralana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebenaran

Keesokannya, seluruh orang di kediaman Eginhardt dihebohkan oleh Debby yang ditemukan tergantung di depan gerbang mansion dalam keadaan kedua tangannya yang putus. Orang-orang mengatakan bahwa Debby sudah meninggal karena kehilangan banyak darah. Mendadak Scarlesia menjadi perbincangan orang-orang di dalam dan di luar mansion.

“Nona, semua orang heboh karena anda,” lapor Erin.

Scarlesia saat ini tengah sibuk mencoba gaun-gaun yang dia pesan pada Ellie beberapa hari yang lalu, ia terlihat tidak peduli sama sekali dengan omongan-omongan orang lain tentangnya.

“Ya sudah biarkan saja mereka. Aku hanya memberi pelajaran pada Debby yang berani bersikap kurang ajar,” jawab Scarlesia enteng.

“Tapi pasti orang-orang akan memandang buruk Nona, padahal baru saja beberapa hari yang lalu Nona menggemparkan seluruh kota karena aksi Nona yang menghancurkan pasar budak,”

Erin memasang ekspresi murung, dia tidak terima jika orang lain berani menjelek-jelekkan Scarlesia.

“Tunggu saja, nanti rumornya juga akan mereda dengan sendirinya,” ujar Scarlesia yang sejak tadi memutar-mutar tubuhnya di depan cermin besar untuk melihat pantulan dirinya yang mengenakan gaun di cermin.

“Baiklah Nona,” balas Erin seraya menghembuskan napas kasar.

“Oh iya Hana, aku sudah membuatkan sebotol obat untuk Ibumu. Kau antar itu ke rumahmu ya,” tutur Scarlesia menunjuk ke arah mejanya.

“Baik, terima kasih Nona. Terima kasih,” ungkap Hana sangat senang.

Usai mencoba gaun-gaunnya, Scarlesia duduk bersantai sebentar di atas tempat tidurnya. Saat ini dia tidak ingin melakukan apapun selain tidur dan makan. Dia sangat lelah karena beberapa hari ini banyak sekali hal-hal yang terjadi.

Tok tok tok

Wilson mengetuk pintu kamar Scarlesia lalu masuk ke dalamnya. Sepertinya Wilson membawa berita yang cukup penting Scarlesia. Ia pun bangkit dari posisi rebahannya dan mencoba menyimak apa yang akan disampaikan Wilson padanya.

“Nona, saya diperintahkan oleh Yang Mulia Duke untuk membawa anda ke ruang kerjanya,” ucap Wilson.

“Ada masalah apa? Bilang pada Yang Mulia kalau aku sedang tidak mau bertemu dengannya,” tolak Scarlesia dengan lembut, ia hendak merebahkan tubuhnya kembali.

“Yang Mulia bilang akan memberitahukan semuanya pada Nona,”

“Bagus! Kalau begitu aku akan ke sana sekarang,”

Scarlesia langsung bangkit dari posisinya, ia meminta Erin dan Hana untuk mendandaninya sedikit karena tanpa berdandan pun dia sudah cantik. Selesai berdandan, mereka pergi bersama ke ruang kerjanya Eldrick. Saat mereka sampai di sana, ternyata ada Carlen juga dan mereka sepertinya sedang menunggu kedatangan Scarlesia.

“Salam kepada Yang Mulia Duke dan tuan muda pertama,” ujar Scarlesia memberi salam sambil membungkuk.

“Silahkan duduk Sia,” suruh Eldrick.

Scarlesia pun duduk di atas sofa dan di atas meja sudah tersedia secangkir teh serta beberapa cemilan untuk menemani pembicaraan mereka. Eldrick menyuruh semua orang keluar dulu kecuali Scarlesia dan Carlen, kini hanya mereka bertiga yang ada di ruang tersebut.

“Aku sudah mendengar apa yang kau lakukan pada Debby semalam,” kata Eldrick membuka topik pembicaraan mereka.

“Iya, saya hanya melakukan apa yang seharusnya saya lakukan. Saya tidak bisa membiarkan orang seperti Debby berkeliaran di mansion ini, itu akan merugikan kita. Saya ingin memberi pelajaran pada yang lain agar tidak melakukan hal yang seperti Debby,” jawab Scarlesia dengan ekspresi datar.

“Ya memang begitulah Eginhardt yang seharusnya, jangan khawatir semua rumor yang tersebar soalmu pasti akan hilang nantinya,”

“Saya tidak peduli soal rumornya, yang membuat saya penasaran sekarang adalah jadi Yang Mulia dan tuan muda apa yang ingin kalian bicarakan dengan saya?” tanya Scarlesia sangat tenang.

Eldrick dan Carlen saling beradu pandang, mereka sama-sama saling menghela napas sebelum mereka menjelaskan semuanya pada Scarlesia.

“Sia, sebelumnya aku minta maaf padamu karena sudah mengabaikanmu selama beberapa tahun terakhir ini,” ungkap Eldrick menekuk ekspresinya.

“Aku juga minta maaf padamu Sia,” tambah Carlen ikut meminta maaf.

“Saya akan memaafkan kalian kalau kalian memberikan saya penjelasan yang pas soal itu,”

Scarlesia meneguk tehnya dengan santai walaupun sebenarnya sekarang rasa penasarannya benar-benar memuncak. Dia tidak sabar ingin mengetahui tentang alasan mereka bersikap seperti ini padanya.

“Baiklah, aku akan memberitahukanmu semuanya dari awal,”

Eldrick memberitahu bahwa semua ini berawal dari kematian Ibunya. Scarlesia kecil yang berencana pergi bermain ke luar bersama dengan Larissa, sang Ibu akhirnya mendatangkan bencana besar dalam keluarganya. Larissa mati pada saat melindungi Scarlesia dari orang-orang yang ingin membunuhnya. Dari sini lah penderitaan Scarlesia dimulai, ia dianggap sebagai pembunuh Larissa karena orang-orang mengatakan kalau saja dia tidak merengek minta pergi ke luar hal ini tidak akan pernah terjadi. Namun, ternyata nasi sudah menjadi bubur.

Setelah kematian Larissa, Eldrick berusaha mencari tahu soal kematian Larissa hingga terungkap bahwasanya yang membunuhnya adalah seseorang yang sangat berpengaruh di kekaisaran ini. Demi menjaga Scarlesia dari mereka yang mau membunuhnya, akhirnya Eldrick memutuskan untuk mengabaikannya agar orang-orang beranggapan bahwa Scarlesia adalah anak yang diabaikan oleh keluarganya. Dengan begini para pembunuh tidak akan menaruh perhatiannya pada Scarlesia dan membiarkannya untuk tetap hidup.

“Dan dalang dari semua ini adalah…”

“Saya tahu itu siapa, anda tidak perlu memberitahukanku siapa orangnya,” potong Scarlesia seraya meletakkan cangkirnya di atas meja.

“Benarkah kau sudah tahu Sia?” tanya Carlen memastikan.

“Ya, saya sudah tahu. Itulah kenapa kalian berdua tidak perlu mengatakannya,” balas Scarlesia.

“Oke, karena kamu sudah tahu aku harap kamu bisa menjaga dirimu sendiri. Jika ada yang mencoba membunuhmu sebaiknya kau bunuh dia lebih dahulu,” pesan Eldrick pada Scarlesia.

“Tenang saja, aku akan melindungimu Sia,” tutur Carlen tersenyum hangat.

“Baiklah, kalau begitu sekarang saya pamit undur diri,” pamit Scarlesia berdiri dari tempat duduknya.

“Sia, bagaimana dengan tanganmu yang terluka?” tanya Eldrick

Scarlesia mengambangkan telapak tangannya untuk memperlihatkan pada mereka bahwa dia baik-baik saja dengan lukanya.

“Tenang saja, ini sudah membaik,” jawabnya. “Oh iya, terima kasih karena sudah mau menjelaskan semuanya pada saya Ayah dan juga kakak,” lanjutnya berterima kasih.

Mendengar Scarlesia memanggil mereka Ayah dan kakak membuat Eldrick serta Carlen tertegun. Kedua mata mereka berlinang karena mereka sudah lama tidak mendengarkan Scarlesia memanggilnya seperti itu.

“S-sia baru saja memanggilku Ayah,”

“Dia juga memanggilku kakak,”

Sungguh hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan untuk mereka berdua, mereka kegirangan sampai ingin rasanya mengadakan sebuah pesta untuk Scarlesia tapi itu tidak mungkin bisa terjadi sekarang.

Akhirnya rasa penasaran Scarlesia terbayarkan juga, tidak sia-sia rasanya dia berakting sampai melukai dirinya sendiri di hadapan mereka. Benar seperti dugaannya yang sebelumnya karena Ayah dan kakaknya sedang menyembunyikan sesuatu darinya. Tapi sekarang dia sudah tenang karena ia sudah tahu semuanya.

1
Wynne a.m
bagaimana pun, pria tetaplah pria 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
semuanya memiliki akhir yang bahagia 😍
my+ng
/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
xyy.single.moms👺.
aku selalu salah trus baca nya jadi nivea😭🤣
Ifta Yani
cerita menarik dan bagus
As Tini
terlalu di buat" kyknya ini
As Tini
ini yg aq gk suka, bnyk pria tp 1 pun gk ada yg jagain adehhh
novy
.
Fadilla Sarista
/Facepalm/
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
bisa jadi itu adalah dirimu di masa lalu sia
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
edward juga rada goyah keyakinannya, kasian liat sia gak reda² masalah nya
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
cendekiawan cerdas konon, tapi menerima suap juga 🙄
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
wahh, keren dong kalo pada akhirnya xeon dan sia bersatu juga 😍
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
mimpi sia jadi kenyataan /Facepalm/
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
cerita nya penuh dengan misteri dan kejutan, mengagumkan 😍
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
adik yg gak seibu aja bisa tulus menyayangi, kenapa kakak² yg seibu bahkan ayah nya sendiri gak menerima kehadiran nya hanya karna anak perempuan /Cry/
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
hadehh, ternyata masih aja para rakyat mempercayai kaisar lucknut itu
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
ternyata ruang cermin hampir sama dengan ruang dimensi ya
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
masih penuh dengan misteri kehidupan
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
ngeyel sih klo dibilangin, kalo gini kan nyusahin sia juga jadinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!