Karya terbaruku masih tahap belajar dan terus belajar.
Kisah Cinta antara seorang wanita sederhana bernama Aisyah Kirana dengan seorang pria bernama Derren Alvaro Danendra pengusaha kaya raya keturunan Turki-Indonesia yang amat dingin tak bisa disentuh oleh mahluk yang bernama wanita,sejak dia gagal dalam membina kasih bersama sang kekasih yang sangat dia cintai namun dia ditinggalkan begitu saja saat usaha keluarganya hampir bangkrut karena ulah rival bisnisnya ...sejak itulah seorang Alvaro berubah jadi seorang penuh dengan abisi dan tekad nya untuk jadi nomer satu dalam dunia bisnis.
karena keinginan sang bunda dia harus menikahi wanita asal negara sang bunda yaitu Indonesia,dengan perkawinan yang di perantarai oleh orang terdekatnya.terjadilah pernikahan atas dasar perjodohan yang diajukan oleh orang kepercayaannya.
Kalian bisa nikmati karya receh saya ..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Meminta Hak ku
Dengan intruksi Tuan Karem Dony ,Silvi juga Thomas memainkan peran nya dengan baik.
Hari ini Dony memberi tahu Aisyah kalau Alvaro akan kembali untuk beberapa hari.
Sementara itu ditempat nan jauh disana Alvaro sedang bersama Anna,Al kembali untuk beberapa hari kedepan,karena di lubuk hatinya Al merindukan sang istri yang jauh dimata.
" Sayang berapa hari kamu disana?" tanya Anna manja. "Jangan lama - lama yah..aku selalu merindukan mu" ucap Anna
" Beberapa hari aku disana,kalau urusan disana sudah selesai nanti aku akan kembali kesini ok?" kata Alvaro dengan senyumnya dan kecupan didaratkan di bibir tipis Anna
Beberapa jam menempuh perjalanan pulang Alvaro sampai di Apartemennya
" Mas kamu sudah pulang?" tanya Aisyah yang melihat suaminya telah pulang
Rasa rindu yang teramat besar pada sang suami membuat dia menyampingkan rasa sakit nya
" Iya..maaf aku tak bisa dihubungi karena di pulau tak ada sinyal" alasan Alvaro
" Mas kamu bohong,kenapa mas?" tanya hati Aisyah karena kebohongan Alvaro
" Kamu istirahat dulu dikamar aku siapkan air hangat untuk kamu mandi" ucap Aisyah..
" Dia lelah sekali rupanya.."gumam Aisyah
" Mas ,bangun kamu mandi dulu yah..aku sudah siapkan air hangat buat kamu" ujar Aisyah
" Hmmm" jawab singkat Al dan melangkah ke kamar mandi
Sekitar tiga puluh menit Al berendam dan setelah merasa selesai Al melangkah keluar kamar mandi dengan menggunakan handuk di pinggangnya.
Setelah berpakaian Al yang akan melangkah keluar kamar di hentikan oleh Aisyah yang memeluknya dari belakang.
" Haeii...ada apa?" tanya Alvaro seraya berbalik menatap sang istri dengan tatapan kerinduan yang amat sangt besar
" Mas,aku minta maaf jika aku punya salah selama ini..tiga bulan bersamamu sungguh sulit bagiku menggapaimu yang teramat tinggi,mas apa aku boleh meminta sesuatu darimu?" tanya Aisyah dengan mata yang sudah berkaca kaca
" Apa ?" tanya Alvaro singkat memandang wajah sang istri yang terlihat sendu
" Tolong sentuh aku,mungkin untuk terakhir kalinya ..dan setelah itu,aku tak akan menuntutmu akan satu kewajiban mu itu,aku tak ingin suamiku menanggung dosaku karena aku tak melayanimu hiks hiks" ucap Aisyah yang sudah menangis pilu
Alvaro menjauhkan dirinya dari Aisyah dan termenung memikirkan perkataan sang istri.
Lama menimbang apa yang harus dia lakukan pada sang istri dia melangkah kedalam kamarnya.
Saat masuk kekamarnya melihat Aisyah yang sedang berusaha mengikat rambutnya,melihat pemandangan di depan matanya dia mulai mendekat ke arah Aisyah dan memeluk erat tubuh istrinya menghirup wangi lembut vanilla semerbak menambah gairah seorang Derren Alvaro Danendra.Dengan cepat dia membalikkan tubuh sang istri
" Jangan diikat rambutnya,aku suka rambut kamu yang panjang ..harum tubuhmu,kamu yakin akan melakukan nya dengan ku walau tanpa cinta,apa kau yakin kepadaku?" tanya Alvaro membelai lembut pipi mulus sang istri
Alvaro melangkah keranjang dimana istrinya berada,dia membuka laci dan mengambil sebuah bungkusan dan membukanya namun dicegah oleh Aisyah.
" Nggak usah pakai yah..aku sudah minum kapsul yang waktu itu kebetulan masih ada jadi aku minum" kata Aisyah memandang tubuh suaminya yang dia rindukan
" Jadi kam sudah merencanakan rupanya meminta hakmu ?" tanya Alvaro pada Aisyah
" Nggak dosa kan meminta sebuah hak yang tentu nya bisa kamu tunaikan?" kata Aisyah dengan santai dan mendekat pada sang suami
" Ingat Sya, kamu yang meminta dan aku tak mau disalahkan takut suatu hari nanti ada benih ku tumbuh di rahim kamu" ucap Alvaro
" Aku sudah pake pengaman mas,nggak akan jadi kok" ujar Aisyah
Ada rasa sedih di hati Alvaro mendengar penuturan Aisyah yang dengan tenang dan yakin bibit unggul Alvaro tak jadi di ladang subur Aisyah
Jadi nggak nih Si Jone anaconda beraksi lagii??"
next yaa....