NovelToon NovelToon
Tak Akan Aku Biarkan Kau Ambil Suamiku, Mbak!

Tak Akan Aku Biarkan Kau Ambil Suamiku, Mbak!

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan
Popularitas:646
Nilai: 5
Nama Author: Aryani Ningrum

Laras demi membahagiakan ibunya yang menginginkan cucu, rela menerima suami temannya yang dijadikan barang jaminan agar bisa mendapatkan uang yang banyak.

Seiring berjalannya Waktu, Laras benar-benar jatuh cinta pada suami jaminannya yang bernama Rayyan. Demikian pula Rayyan yang ternyata amnesia karena kecelakaan dan ditemukan oleh istri pertamanya( Naya) ia jatuh cinta pada Laras.

Mengetahui suaminya ternyata kaya raya, Naya ingin kembali pada suaminya dan melakukan berbagai usaha untuk memisahkan Rayyan dan Laras.

Akankah Laras bahagia dengan Rayyan? Siapakah yang akan dipilih Rayyan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani Ningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 21

Cloe menghela napas lega, namun tetap saja pikirannya belum tenang apalagi Zerina memberi kabar kalau dirinya kehilangan jejak Rafael.

"Beginilah nasib jika guru tidak lah lebih pintar dari muridnya. Rafael dan Veo sangat cepat menyerap ilmu dariku dan Zerina!" desah Cloe mengingat bagaimana Rafael dia didik bersama Zerina. Tidak ada satupun ilmu yang tidak masuk ke dalam otak Rafael dan Veo. Dua anak majikannya itu begitu cepat menyerap semua ilmu dari Cloe dan Zerina, hingga saat ini Cloe dan dibuat pusing oleh kedua anak atasannya.

Di waktu yang sama, Zerina juga pusing mencari di mana Rafael, masalahnya, Rafael sudah mengganti akses internet di rumah Laras. Berbekal dari kemahiran yang dia peroleh dari Cloe, Rafael bisa membentuk sistem keamanan di rumah Laras. Pergerakan sedikit saja alarm keamanan di laptop Rayyan akan berbunyi dan menyambung di bunyi sirine pos penjagaan, hingga yang mencoba masuk akan membuat kegaduhan di sekeliling rumah Laras.

"Siaaal ... Gara-gara Cloe mengajarkan anak itu teknologi komputer tercanggih, aku tidak bisa masuk! Berulang kali aku coba masuk, alarm berbunyi. Semua penjaga siaga!" geram Zerina kesal memaki semua yang membuat tugasnya tidak juga selesai.

Pagi itu Zerina kembali ke apartemen dengan rasa kecewa di dalam hatinya. Baru kali ini tugas yang diberikan untuk menjaga Rafael tidaklah berhasil.

Sementara itu, wajah merona terukir jelas di pipi wanita yang baru saja dituduh sebagai pemer kosa oleh suaminya sendiri. Walau sedikit bikin kesal sang suami lantaran ada nama lelaki lain, dan berujung sang suami merajuk, Laras tetap beraktifitas seperti biasanya.

"Ehem ... Nduk, Laras. Ini jamu seperti biasanya. Bisa bikin kamu subur dan lebih bertenaga lagu setiap malamnya," ucap Mak Harti menyeduhkan jamu untuk Laras dan setelah itu jamu khusus untuk Rayyan.

"Buat saya mana, Mak?" tanya Rayyan antusias, membuat Laras menatap aneh pada Rayyan.

"Mas, biasanya kamu paling susah minum jamu, kenapa sekarang bersemangat sekali?" tanya Laras heran dengan perubahan sikap sang suami yang semula paling susah minum jamu, sekarang paling bersemangat.

"Mm ... Itu, Dek. Mas suka karena jamu emak itu bikin badan mas kembali segar," jawab Rayyan yang terlihat normal jika berada di depan mak Harti, beda cerita jika hanya berada di depan Laras seorang.

Rayyan akan terlihat seperti anak kecil yang merengek minta dimanja. Itulah Rafael yang sangat pandai dalam mengaduk perasaan wanita yang takhluk pada pesona seorang Rayyan.

Laras manggut-manggut, kata-kata yang terucap dari bibir Rayyan seperti mengandung sihir yang mana hanya dirinya saja yang bisa luluh pada Rayyan.

"Dek, nanti ke butik?" tanya Rayyan mengalihkan perhatian Laras.

"Iya, Mas. Banyak orderan yang harus Laras kerjakan, satu persatu mau Laras selesaikan agar tidak punya beban hutang ke customer." Laras menjawab seraya mengambilkan nasi dua centong untuk Rayyan.

"Mas ikut, pokoknya kemanapun dek Laras pergi, Mas ikut. Walau mas ingin kembali jualan siomai seperti dulu. Dengan begitu mas akan belajar mencari nafkah dan bisa menghidupi mu," ujar Rayyan ingin bisa mencari nafkah dan diberikan pada istrinya itu.

Laras menghentikan gerakannya menyendok sayur orak -arik yang terbiasa dibuat oleh Mak Harti saat sarapan pagi.

"Mas ingin kembali menjual siomai keliling seperti dulu?" tanya Laras dengan wajah setengah terkejut mendengar permintaan Rayyan yang ingin mencari nafkah.

"Iya, Laras. Mas ingin kembali jualan seperti dulu, tidak apa-apa kan?" tanya Rayyan dengan mimik wajah serius. Dia tidak ingin dikira hanya numpang hidup enak pada Laras.

"Tapi, Mas. Mas 'kan baru sakit, jadi mas belum boleh keliling jualan seperti dulu. Bagaimana nanti jika mas kambuh sakit kepalanya dan tiba-tiba lupa jalan pulang, Mas?" sahut Laras tidak mengerti dengan jalan pikir Rayyan yang jelas-jelas membuat diri Laras akan merasa cemas dan khawatir yang berlebihan.

Rayyan terdiam, dia yakin kalau rencananya untuk jualan lagi pasti ditentang Laras.

1
falea sezi
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!