NovelToon NovelToon
Beautiful Romance

Beautiful Romance

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:11.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi Mutia

Kyra Malaika seorang gadis yang sangat cantik harus merasakan pahitnya kehidupan karena tidak memiliki orang tua dan harus merawat adiknya yang menderita penyakit jantung bawaan, adiknya bernama zahila berumur 12 tahun.

Kyra harus bekerja part time di berbagai tempat demi membiayai pengobatan adiknya dan sekolahnya. Karena wajah cantiknya sehingga membuatnya lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Dan karena itu juga lah dia tidak disukai oleh para gadis karena dia mampu mencuri perhatian cowok - cowok disekolahnya.

Suatu hari dia tidak sengaja bertemu dengan seorang cowok sombong dan angkuh bernama Aditya Sinatria karena kesalahpahaman membuat mereka saling bertentangan.

Bahkan Kyra harus berurusan dengan ibu Aditya yang memaksanya untuk menikah dengan anaknya.


Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya.....Nantikan kisahnya.


By Dewi mutia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25 Beautiful Romance

Mereka turun kelantai bawah menggunakan lift......terlihat Aditya yang mendorong kursi roda neneknya. Sedangkan Kyra yang melihat mereka turun menggunakan lift sangat tercengan.

“Apa....mereka punya lift didalam rumah. Kenapa aku tidak sadar ya, apalagi tadi Aditya naik tangga, aku juga naik tangga keatas bersama Tante Sintya tapi tidak pernah melihat keberadaan lift itu” dalam hati Kyra yang bingung.

Rumah mereka memang punya lift sendiri tapi itu digunakan untuk Nyonya Besar yang sama sekali tidak bisa menuruni tangga. Kalau untuk dipakai sehari – hari jarang sekali mereka pakai.

***

Kyra berdiri sambil tersenyum saat melihat kedatangan mereka yang semakin dekat. Ia menyapa Nyonya Besar dan Nyonya Sintya.

“Malam nek....malam tante” sapa Kyra sambil membungkuk hormat.

“Duduklah nak....”

“Baik nek” balas Kyra sambil duduk.

“Kamu juga Dit....duduklah disamping Kyra” sambil melihat Aditya.

“Baik nek”

Aditya duduk disamping Kyra setelah membantu neneknya duduk dikursi depan mereka sedangkan Nyonya Sintya duduk didepan mereka berdua. Saat makan, Nyonya Besar mengatakan sesautu pada mereka berdua.

“Hari ini nenek memanggil Aditya kesini karena nenek ingin menyampaikan sesuatu yang sangat penting. Rencana nenek mau mengatakannya besok tapi karena nenek tidak sabar jadi nenek merubah rencana nenek yang sudah diatur”

“Apa nek?” tanya Aditya.

“Setelah ujian sekolah Kyra selesai....nenek merencanakan pernikahan kalian diadakan”

“Apa.....?” teriak Aditya kaget membuat Kyra yang minum air menjadi tersedak.

Uhuk....uhuk....uhuk........uhuk.....Aditya menengok melihat Kyra begitupun dengan Nyonya Sintya.

“Kyra....kamu baik – baik saja” ucap Tante Sintya khawatir.

“Uhuk.....tidak apa – apa tante hanya tersedak air saja” sambil melap air yang menempel didagunya.

Aditya kembali melihat kearah neneknya dan kembali melanjutkan ucapannya yang tertunda tadi.

“Kenapa nenek buru – buru sekali sih?” tanya Aditya.

“Nenek tidak buru – buru. Kalau nenek buru – buru berarti pernikahan diadakan besok dong. Nenek juga sudah berdiskusi dengan ibumu dan dia sudah setuju jika pernikahan diadakan dalam dua minggu. Ya kan Sintya” sambil menengok kearah Sintya.

“Ia sayang.....kamu juga pasti senang kan kalau sudah menikah. Kamu tidak perlu mencari gadis diluar sana untuk memuaskan nafsumu. Kamu tinggal cari saja istrimu” sambung Nyonya Sintya sambil tersenyum menggoda anaknya itu.

“Eghem....” Aditya memalingkan wajahnya sambil memegang leher bagian belakangnya karena malu Sedangkan Kyra menunduk malu mendengar perkataan Nyonya Sintya.

“Sintya....apa yang kamu katakan itu. kenapa kamu mengatakan hal seperti itu didepan mereka?” tanya Nyonya Besar dengan serius. Nyonya Sintya tersadar jika ibu mertuanya itu tak tahu sifat Aditya diluar sana yang suka main perempuan.

“Tidak apa – apa bu. Aku hanya menggoda Aditya saja habis dari tadi dia membantah terus”

“Baiklah terserah kalian saja.....lakukan seperti yang kalian inginkan tapi pernikahannya diadakan dirumah saja dan tidak usah mengundang terlalu banyak orang, yang penting – penting saja” balas Aditya dengan wajah datarnya.

“Baiklah....kalau itu kemauanmu. Kamu bagaimana Kyra?”tanya Tante Sintya.

“Aku juga terserah nenek sama tante saja” balas Kyra sambil tersenyum paksa karena masih merasa malu dengan hal tadi.

“Baiklah....kalian lanjutkan makan lagi” pinta Nyonya Sintya.

“Aku sudah kenyang....sebaiknya aku kembali saja ke Apartemen nek” sambil melihat neneknya.

“Kenapa buru – buru sekali mau ke Apartemenmu?” tanya neneknya.

“Aditya sibuk mengerjakan desain mobil untuk tugas proyek kampus. Harus diselesaikan dengan cepat sebelum semester baru berganti nek” balas Aditya.

“Baiklah.....kamu pergilah”

“Ia...nek. Kalau begitu Adit permisi dulu” sambil beranjak dari tempat duduknya.

Aditya pergi meninggalkan mereka dimeja makan tanpa mempedulikan Kyra. Mereka lalu kembali makan tanpa berbicara lagi. Setelah makan, Nyonya Besar kembali naik ke kamarnya bersama Nyonya Sintya. Kyra juga naik kekamarnya untuk istirahat.

Didalam kamar Kyra melihat koper pakaiannya sudah ada didekat tempat tidurnya.

“Sejak kapan barang – barangku dibawah kesini. Tadi saat aku disini, masih belum ada. Apa pelayan yang mengantarnya ya” gumamnya.

Ia membuka kopernya dan melihat semua barang – barangnya ada dikoper termasuk foto keluarganya dan fotonya dengan Ivan memakai baju seragam sekolah. Ia duduk dikasur sambil memegang fotonya dengan Ivan.

“Aku masih ingat...foto ini dulu diambil sejak pertemanan kami dimulai. Aku berusaha untuk tidak terlalu dekat dengannya tapi dia tidak pernah menyerah untuk menjadi temanku dan akhirnya foto ini menjadi saksi pertemanan kami berdua. Sejak pertama aku sudah menyukainya duluan tapi aku tidak mau gara – gara jatuh cinta bisa menghancurkan sekolahku karena aku tahu dia anak orang kaya apalagi aku lebih mementingkan sekolahku daripada pacaran” gumamnya sambil menatap fotonya bersama Ivan. Ia lalu menyelipkan foto itu didalam bingkai foto orang tuanya dan meletakkan bingkai foto orang tuanya dimeja samping tempat tidurnya.

Ia beranjak dari kasur dan berjalan menuju kamar mandi. Ia mandi selama 30 menit lalu keluar dan berganti pakaian dengan setelan piyama celana panjang. Ia langsung merebahkan tubuhnya dikasur dan mulai memejamkan matanya.

Pukul 6:00 pagi, ia berangkat sekolah diantar oleh supir yang sudah menunggunya diluar karena ini adalah hari dimana ia akan ujian sekolah yang pertama. Pulang sekolah, ia juga dijemput oleh supir sampai rumah keluarga Sinatria.

Selama ia ujian, ia tidak melakukan kegiatan part timenya lagi karena jauh – jauh hari ia sudah meminta ijin untuk cuti selama dua minggu tapi ada bos yang tidak menerima cutinya dan akhirnya ia kehilangan beberapa pekerjaannya. Saat ini, hanya Toko Bolu Cukke itu saja yang masih mempertahankan dirinya.

Selama dua minggu ia melakukan aktifitasnya itu seperti diantar kesekolah oleh supir, pulang dijemput supir, belajar dikamarnya. Saat malam, ia makan malam bersama Nyonya Sintya dan Nyonya Besar lalu naik lagi istirahat kekamarnya. Nyonya Sintya dan Nyonya Besar tidak mengganggu Kyra saat itu karena mereka tahu kalau Kyra sedang fokus pada ujiannya. Sedangkan Aditya juga sibuk dikampusnya mengerjakan desain mobilnya yang akan ia kumpulkan pada dosennya.

Hari terakhir ujian sekolah....Kyra dijemput supirnya dari sekolah. Saat sampai dirumah, ia melihat para pelayan sibuk mendekor rumah Keluarga Sinatria. Beberapa orang juga keluar masuk kedalam rumah membawa beberapa alat dekorasi pernikahan.

“Rumahnya sudah mulai didekorasi....cepat sekali bukankah tiga hari yang lalu nenek bilang dimeja makan kalau pernikahannya masih ada 15 hari lagi berarti masih ada 12 hari dong. Aah terserahlah...sebaiknya aku istirahat saja, pusing kalau harus memikirkannya” gumamnya sambil berjalan masuk kedalam rumah.

Saat didalam kamar, Kyra merebahkan tubuhnya sambil menarik nafasnya dengan panjang.....akhirnya ujian sekolahnya selesai juga. Ia bisa bersantai lagi tapi memikirkan pernikahannya dengan Aditya yang tinggal menghitung hari membuatnya pusing.

Bersambung

Author bersemangat menulis jika kalian memberi:

LIKE

COMMENT

VOTE

RATE 5

Terima kasih

1
Mitra Susanti
Luar biasa
Mitra Susanti
Lumayan
Nelly Syam
Luar biasa
TongTji Tea
kalau mabuk itu ,jangan kan mengenali orang ,jalan aja susah .Inget apa yang dia lakukan aja nggak bisa
Jennifer Jatam
Luar biasa
Jennifer Jatam
Biasa
Samiyah
Luar biasa
Denni Siahaan
kyra gak seru gampang percaya bicarakan baik baik
Denni Siahaan
semoga aja ada kebahagiaan buat kyara
Nanik Lestari
lagi Oon, ngomong yg cepet
yayan
keren kocak lucu ceritanya
Shudan
muter muter certanya asik kama mandi tidur main hape gadk yg menarik
riskariris
ini 19:00 apa 09:00
Salma Suku
Aku suka visualnya thor...
cantik dan ganteng2...
Salma Suku
Mampir thor
Lusy Branded Fatahkids
ceritany bgs bgt..
Sawiru
baru mampir thor
Isma
semangat kak
Isma
baguss
kim_ rayhan
kok gue suka yakkk uhuyyyyyyyyyyyy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!