NovelToon NovelToon
Karena Kamulah Yang Tuhan Takdirkan

Karena Kamulah Yang Tuhan Takdirkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: leni septiani

Lima bulan sebelum pernikahan Rara dan Devan terlaksana, Rara memergoki tunangannya itu tengah berada di rumah saki bersama seorang perempua hamil, awalnya ia mengira itu saudara nya, namun kenyataan pahit harus terpaksa ia telan mengetahui bahwa wanita yabg bersamanya adalah istrinya, wanita yang dinikahi devan satu tahun yang lalu. Dunia Rara seakan berhenti detik itu juga, sakit tentu saja iya rasakan, kecewa apa lagi, Rara tidak tahu harus bagaimana lagi hidupnya tak lagi sma, Rara yang dulu periang kini berubah menjadi pendiam dan berkali kli masuk rumah sakit karena terlalu lelah karena pikirannya. Angga yang kebetulan menjadi dokter yang menangani Rara dan juga seorang sahabat dari Riri, kakak Rara berniat menjodohkan keduanya Angga tentu saja bahagia karena bagaimana pun ia memang sudah diam-diam menyimpan hati pada perempuan cantik pemilik cafe tempat dirinya makan siang di jam istirahatnya. Angga tidak ingin menyerah meskipun gadis itu tidak juga memberikan kepastian meski berkali-kali dirinya mengungkapkan perasaannya. Rara hnya tidak ingin menerima laki-laki itu di saat hatinya masih bersemayam laki-laki masa lalu yang telah menggoreskan luka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon leni septiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 25

Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat. Pernikahan Rara dan Angga tinggal menghitung hari, lebih tepatnya adalah tiga hari lagi. Persiapan pernikahan sudah Sembilan puluh tujuh persen sampai ijab kobul dilaksanakan. Angga pun semakin disibukan dengan pekerjaannya sebagai Dokter sebelum besok ia cuti hingga seminggu kedepan, Sedangkan Rara kini disibukan dengan segala macam untuk persiapan pernikahan impiannya. Rara sengaja turun tangan sendiri untuk memastikan bahwa apa yang menjadi impiannya itu terlaksana sesuai dengan apa yang ia harapkan selama ini.

Sudah seminggu ini Rara menyerahkan urusan café sepenuhnya kepada sahabatnya, Tania dan juga sepupunya, Reno. Setelah selesai memantau langsung pendekoran gedung yang disewa untuk acara resepsi pernikahannya dua hari lagi, Rara berniat untuk mengunjungi Angga kerumah sakit, mengajaknya makan siang bersama karena memang sudah beberapa hari ini mereka tidak bertemu bahkan hanya untuk sekedar makan siang.

Rara sengaja tidak memberitahukan terlebih dahulu kepada Angga tentang kedatangannya hari ini. Dengan riang Rara melangkahkan kakinya menuju rumah sakit melewati resepsionis yang sudah sangat ia kenal, dan menyapa dengan ramah beberapa Dokter dan Suster yang ia kenal, hingga ia melewati pintu bertuliskan Dokter Kandungan yang sedikit terbuka, tidak sengaja ia mendengar suara seseorang yang sangat dikenalnya sedang mengobrol dengan entah siapa, membuat Rara menghentikan langkahnya untuk mengintip dan mendengarkan obrolan itu dengan lebih jelas, memastikan bahwa pendengarannya tidak salah.

“Dokter serius, dia hamil?” Tanya Angga antusias kepada dokter kandungan itu.

“Benar Dokter Angga, masa saya berbohong.” Jawab dokter tersebut sambil tersenyum.

“Allhamdulilah, akhirnya kamu hamil juga Ray, sumpah aku senang banget mendengarnya,” ucap Angga bahagia sambil memeluk wanita yang disebut Ray itu.

“Ahhh, Angga aku senang banget,” ucap wanita bernama Ray itu menangis haru.

Dan itu semua tidak lepas dari perhatian Rara yang kini sudah menangis tersendu-sendu dibalik pintu tersebut yang sedikit terbuka. Perasaannya saat ini hancur, dunianya seakan berhenti berputar. Dadanya sesak, kecewa, sakit bercampur menjadi satu. Entah apa yang harus Rara lakukan saat ini, ia ingin masuk kedalam dan menanyakan kebenarannya namun Rara tidak siap, Rara takut kejadian dulu terulang lagi.

Rara takut kejadian dua tahun lalu kembali terulang, sedangkan pernikahannya kini tinggal menghitung hari, haruskah pernikahan impiannya ini kembali hancur dan gagal dengan alasan yang sama? Apakah mungkin Angga telah menikah diam-diam, tanpa sepengetahuan keluaraga dan teman-temannya. Jika itu bukan istrinya, lalu siapa wanita itu, karna setahu Rara, Angga tidak mempunyai saudara perempuan. Rara sangat ingat Mamanya Angga pernah bilang bahwa dikeluarga besarnya hanya Alya lah satu-satunya cucu perempuan yang keluarga itu punya.

Tangis Rara semakin pecah saat pintu ruangan itu terbuka dan keluar lah Angga dengan wanita yang dipanggil Ray itu dengan raut bahagia yang terpancar di wajah masingmasing, namun beberapa detik kemudian wajah bahagia Angga tergantikan dengan keterkejutan yang jelas terlihat diwajahnya saat mendapati Rara tengah berdiri didepannya dengan berderai air mata, Sedangkan wanita bernama Ray itu menatap bingung keduanya secara bergantian masih dengan menggandeng mesra tangan kanan Angga, masih tidak mengerti dengan drama dihadapannya itu.

Rara menatap Angga lalu menatap wanita disamping Angga yang tengah menatap bingung keduanya, lalu kembali menatap Angga lagi dengan tatapan kekecewaan. Sedangkan Angga masih dalam posisi keterkejutannya tanpa mengucapkan sepatah katapun, selain hanya menggumamkan nama ‘Rara’.

Rara berlari meninggalkan dua orang dihadapannya dengan kekecewaan dan sakit hati yang luar biasa serta air mata yang sedari tadi tidak mau berhenti. Rara masih bisa mendengar teriakan Angga memanggil namanya, namun Rara hiraukan, ia terlalu kecewa dan sakit melihat semuanya. Rara terus berlari keluar dari rumah sakit menuju parkiran untuk mengambil mobilnya. Rara masih bisa melihat Angga yang berlari-lari mencoba mengejarnya, tapi Rara tidak peduli, ia segera melajukan mobilnya meninggalkan parkiran rumah sakit, hatinya hancur dan ia ingin pergi sejauh mungkin, tidak ingin melihat laki-laki itu dulu untuk saat ini Rara terlalu kecewa sekaligus takut.

Takut akan kejadian dua tahun lalu terulang kembali, Rara tidak bisa membayangkan bagai mana nasib pernikahannya yang akan berlangsung tiga hari dari sekarang, dan Rara tidak bisa membayangkan bagaimana nasibnya jika kejadian dulu terulang lagi. Rara kira Angga tidak akan seberengsek Devan, namun ternyata dia sama saja bahkan mungkin Angga lebih brengsek.

“Tuhan mengapa nasibku seperti ini,” ucap Rara dalam hati.

Rara memarkirkan mobilnya di depan gedung tinggi sebuah Apartement, setelah meredakan tangisnya Rara keluar dari mobil dan berjalan memasuki lobi dan menekan tombol lift yang akan mengantarkanya menuju kamar Apartemen miliknya yang ia beli dua tahun lalu tanpa sepengetahuan siapapun kecuali Rudi, sepupunya. Rara sengaja datang keapartement ini untuk menenangkan pikirannya, setidaknya diapartement ia tidak akan bertemu dengan siapapun, dan disini juga Rara bisa menangis sepuasnya tanpa harus membuat keluarganya khawatir.

Rara membaringkan tubuhnya diatas ranjang dan mengambil ponsel dari dalam tas selempang kecilnya yang sedari tadi terus bergetar, setelah Rara mengecek, ternyata banyak panggilan tak terjawab dari nomor Angga dan juga beberapa pesan masuk dari orang yang sama. Ponsel kembali bergetar, telpon yang masuk dari orang yang sama, dan tanpa berniat mengangkatnya Rara langsung menonaktifkan ponselnya dan melempar ponsel tersebut kesembarang tempat.

Bayangan kejadian dirumah sakit tadi masih terus berputar dikepalanya seperti kaset rusak, bukan hanya kejadian dirumah sakit tadi, namun juga bayangan kejadian dua tahun lalu di rumah sakit yang sama namun dengan orang yang berbeda juga memenuhi kepalanya, air mata kembali menetes semakin deras, dan dadanya terasa sesak hingga akhirnya Rara tertidur karna terlalu lelah akibat banyak menangis. berharap esok hari ia merasa lebih baik.

1
Felycia R. Fernandez
romantis...
paling suka liat matahari terbenam
Tiwik Firdaus
berjuang terus angga
Miss Typo
ikut bahagia
Miss Typo
Dokter cintaku, kau sembuhkan sakit ku dgn resep cintamu
eeeeeaaaa 😁
Miss Typo
semoga Angga bisa secepatnya mengobati luka di hati Rara
Miss Typo
dokter Angga gercep
Miss Typo
semua mendukung Rara dgn Angga
Miss Typo
dokter cinta akan mulai beraksi 😁
Miss Typo
sweet bgt si Angga
Miss Typo
Rara gk pendiam dia gitu karna hatinya terluka
Miss Typo
dah lah Ra ngapain inget sm mantan tunangan kayak gitu, walaupun cinta tp gak tegas dh nikah setahun bahkan istrinya sdh hamil gk ngomong apa", coba kalau gk kepergok sm Rara, sampe hari pernikahan jujur gk tuh
Miss Typo
move on pelan" dan coba buka hati
Miss Typo
semoga Angga bisa mengobati luka di hati Rara
Miss Typo
baru awal dh nangis 😭
tuh ortu Devan gk setuju sm Rara atau gmn sich, kok bisa"nya baru seminggu tunangan mlh di jodohkan sm orang lain, dan Devan jg harusnya tuh bicara sm keluarga Rara dr awal gk jadi cowok pengecut kayak gitu, masak dh nikah setahun msh ada rencana nikah sm Rara 😤
Yanti Anin
dokter cinta yg betul iyakan thor
Yanti Anin
jadian nih kayaknya
Caca Princes Koesyanto
the lounge untuk
Ningsih Abdullah
Pendek amat novelnya
Yayoek Rahayu
kok bisa ya....namanya jg dunia halu....apa aja bisa terjadi
Iyah Permata
pendek amat certa nya seson ke dua harus ada lah di sini juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!