Dunia Modern
Lingfei seorang pro gamer no.1 didunia
meninggal dikhianati oleh sahabatnya sendiri.
Namun sebelum meninggal rohnya dipanggil
oleh seorang dewa.
Dan dia di beri sebuah sistem untuk menemaninya di dunia yang kejam dimana yang kuat berkuasa dan yang lemah ditindas atau disebut juga dunia kultivator.
Apakah Linfei dan sistemnya bisa merubah tatanan kehidupan yang kejam jadi kehidupan aman dan damai tanpa memandang status?
Yuk baca! novel pertama gw oke!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tama Wrworf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap 24. Mengungkap !!
Disebuah ruangan yang sangat mewah yang diduga adalah sebuah kamar dari tuan putri kekaisaran Qian, Qian meimei.
Di kamar itu ada seorang perempuan cantik tengah menatap sejuknya dipagi hari.
Dilihat dari dekat wajah cantik itu tengah terlihat murung kesepian merindukan seseorang.
" Aku sangat merindukanmu lingfei " ucap perempuan cantik itu yang ternyata adalah yu mei atau tuan putri Qian meimei.
Dia berpisah dengan lingfei saat didepan gerbang karena memang tujuan yang berbeda, yu mei atau Qian meimei yang harus secepatnya untuk ke istana yang takut membuat orangtuanya terus bersedih mendengar Qian meimei hilang, sedangkan lingfei yang ingin cepat cepat bertemu kedua orangtuanya, sehingga membuat mereka berpisah sementara atau mungkin selamanya.
( Note : kenapa hayo, mereka berdua tidak bisa bersama kembali )
Qian meimei yang tengah terlamun dengan lamunanya dikejutkan dengan suata ketukan pintuk.
' Tok.......'
' Tok........'
" tuan putri anda di panggil yang mulia untuk makan bersama " teriak pelayan.
" Baiklah, kau pergi saja terlebih dahulu, aku mau mandi terlebih dahulu " teriak Qian meimei.
" Baik tuan putri, hamba pamit undur diri " teriak pelayan lalu pergi.
Lalu Qian meimei beranjak pergi dari kasurnya menuju kamar mandi untuk mandi.
Setelah mandi dia mengenakan gaun putih panjang, rambutnya yang sengaja dia terurai, riasan wajah yang simple tapi kecantikannya tidak berkurang justru malah kecantikannya bertambah.
Memang pada dasarnya karena dia adalah reinkarnasi dewi suci, pada masa jayanya kecantikannya tidak manusiawai, kecantikannya membuat dewi dewi iri, bahkan seorang dewi kecantikan pun kalah akan kecantikannya pada masa itu namun takdir berkata lain dia harus meninggal saat pertempuran itu dan dia meninggalkan seorang anak yang akan bersanding dengan keturunan seorang 10 hakim akhirat terdahulu.
( Note : hemmm.....kira kira siapa yah anak itu dan siapa keturunan 10 hakim akhirat itu )
Lalu Qian meimei pergi dari kamarnya menuju keruang makan yang sedari tadi ditunggu kedua orangtuanya.
Diruang makan seorang pria paruh baya walupun seperti itu tapi pria itu masih saja tampan yang duduk dikursi megah walaupun itu kursi hanya tempat duduk untuk makan namun itu tidak menutupi kemewahannya, lalu seorang wanita paruh baya yang juga masih terlihat cantik.
" Aish kenapa mei'er lama sekali " ucap pria paruh baya yang ternyata adalah kaisar Qian atau Qian mo.
" Sabar sayang mungkin mei'er sedang menuju kemari " ucap wanita paruh baya itu lembut yang ternyata adalah permaisuri mei atau mei yun.
lalu mereka mengobrol ringan dengan dihiasi gelak tawa yang membuat keharmonisan suami istri itu terjalin erat.
mereka berdua yang asik mengobrol terdengar suara lembut nan merdu yang membuat mereka terhenti obrolan asik itu, lalu mereka berdua mengalihkan pandangannya kearah suara itu, lalu mereka tersenyum lembut saat melihat wanita cantik memakai gaun mewah rambut yang dibiarkan terurai yang tidak lain adalah Qian meimei.
" Pagi ayah ibu " ucap Qian meimei lembut.
" pagi juga mei'er " ucap mereka lembut.
Lalu Qian meimei duduk berhadapan dengan ibunya, sedangkan ayahnya disampingnya.
" Kenapa lama sekali mei'er? " tanya kaisar Qian mo lembut.
" Itu ayah mei'er mandi terlebih dahulu " jawab Qian meimei tersenyum canggung.
" Ohhh...baikalah kalau begitu sebaiknya kita makan saja dulu " ucap permaisuri mei lembut.
Lalu mereka memakan makanan yang sudah disiapkan dimeja makan yang panjang itu.
Suasana hening karena memang ketika makan tidak boleh berbicara sebelum makanan habis itulah prinsip mereka.
Lima belas menit kemudian.......
Setelah lima belas menit makanan mereka baru habis, seperti biasa setelah makan pasti ada obrolan.
" Mei'er satu bulan yang lalu pergi kemana saja, setahu ayah satu bulan yang lalu kamu hanya pergi keliling kota tapi kenapa baru sekarang kembali " tanya kaisar Qian mo penuh selidik.
sedangkan Qian meimei yang ditatap ayahnya hanya tersenyum lembut.
" Ayah sebenarnya satu bulan yang lalu mei'er diculik oleh bandit " ucap Qian meimei.
" Apa!!!!!kau diculik!!!! " teriak kaisar Qian mo berdiri, lalu dia ditenangkan oleh istrinya dan kaisar Qian mo duduk kembali.
" Iya ayah mei'er diculik " lirih Qian meimei takut.
permaisuri mei yang melihat anaknya ketakutan dia beranjak menghampiri Qian meimei duduk disebelahnya lalu memeluk Qian meimei.
" kamu tidak terlukakan mei'er? tidak dilecehkan oleh bajing*an itu? " ucap permaisuri mei lembut yang masih memeluk Qian meimei, lalu dia melepaskan pelukannya.
" Tidak ibu, mei'er tidak apa apa " jawab Qian meimei lembut.
lalu Qian meimei menceritakan semua dari dia diculik terus diselamatkan oleh lingfei dengan tidak ada kebohongan sama sekali.
" Sepertinya ayah pernah dengar yang namanya lingfei itu, ah...ayah ingat di Klan yuan juga terdapat anak bernama lingfei dia adalah tuan muda Kaln yuan, tapi ayah tidak percaya kalau dia anak yang kau ceritakan itu, menurut dari ceritamu dia adalaj seorang kultivator, sedangkan tuan muda dari Klan yuan itu cacat tidak bisa berkutivasi sama sekali " ucap kaisar Qian sambil mengelus dagunya.
" Mei'er juga sebelumnya tidak percaya kalau lingfei itu tuan muda dari Klan yuan, tapi setelah kami berpisah di gerbang dia pergi kearah Klan yuan berada jadi kemungkinan dia adalah tuan muda Klan yuan " ucap Balas Qian meimei.
" Kalau begitu panggil saja dia untuk datang ke istana, pengawal " ucap kaisar Qian mo lalu memanggil pengawal yang tengah berjaga di pintu.
Pengawal itu yang dipanggil langsung menghampiri kaisar Qian mo.
" Hamba menghadap yang mulia kaisar " ucap pengawal membungkuk.
" Kau zhen beri tugas, panggil tuan muda dari klan yuan lingfei untuk datang ke istana " ucap kaisar Qain mo tegas.
" Baik yang mulia, hamba undur diri yang mulia kaisar " ucap pengawal membungkuk lalu pergi meninggalkan ruang makan.
Setelah itu mereka bertiga berbincang ria penuh gelak tawa, jika orang lain liyat pasti akan iri akan keharmonisan keluarga kecil itu karena di dunia kultivator ini sedikit pasangan yang harmonis seperti keluarga Qian meimei itu.
#
Sedangkan ditempat lain,
Di ruang kerja patriack, Lingfei bersama kedua orang tuanya sedang melihat layar di sebuah batu yang menampilkan kejadian saat kematian kedua kakaknya saat dibunuh oleh pembunuh bayaran dari asosiasi tengkorak.
Dan itu membuat kedua orang tuanya menangis, apalagi ibunya yang menangis histeris dipelukan yuan wei, mungkin dia tidak bisa melihat anaknya mati dengan mengenaskan itu yang patut digambarkan dibenak orang.
Sedangkan lingfei dia merasa bersalah, sedih, marah perasaan itu tercampur aduk, bersalah karena tidak bisa membantu kakaknya dibunuh oleh pembunuh bayaran itu, sedih karena kakaknya sudah tidak berada disampingnya, marah karena perbuatan keji yang dilakukan pembunuh itu, namun syukurnya asosiasi tengkorak hitam sudah hancur lebur, karena ulah kedua bawahannya yang diberi tugas oleh lingfei sendiri.
Setelah melihat kejadian kakaknya dibunuh lingfei langsung memperlihatkan obrolan yang dilakukan oleh pria paruh baya dan seorang pemuda.
Tiba tiba saja raut muka kedua orang tuanya merah tomat menahan amarah ketika melihat obrolan itu.
" Bajing*n sialan, penghianat breng*ek itu beraninya dia merencanakan ini " teriak yuan wei sambil mengucapkan kata sumpah serapah pada kedua orang yang mengobrol yang ada dilayar itu, begitupun denga ling jia dia juga marah besar namun dia masih bisa menahannya.
#
Hallo!
Author minta maaf kalo upnya jarang taulah alasannya author ga bisa up teratur, sudah dijelasinkan di chap sebelumnya kalo author banyak tugas berterbangan jadi ga ada waktu buat up, jadi mumpung sekarang ada waktu jadi author sempetin buat ngetik.
Jangan lupa like, komen, dan shere!!
see yu!!
next→