NovelToon NovelToon
The Heirs Mistake

The Heirs Mistake

Status: tamat
Genre:Perjodohan / CEO / Bad Boy / Tamat
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sept

*THE HEIR'S MISTAKE*
*Kesalahan Sang Pewaris*
Mereka tidak pernah ditakdirkan untuk saling mencintai.
Dia adalah pewaris keluarga terpandang. Dingin, arogan, dan punya reputasi buruk.
Pertunangan yang diatur kedua orang tuanya adalah mimpi buruknya.
Dia adalah gadis baik-baik, putri dari sahabat orang tuanya.
Sama-sama benci perjodohan ini. Sama-sama ingin bebas.
Sampai satu malam menghancurkan segalanya.
Alkohol. Amarah. Dan satu kesalahan besar.
Dia hamil. Tanpa pernikahan. Tanpa cinta.
Penuh benci dan malu, dia memilih pergi.
Menghilang selama 5 tahun. Membesarkan anak itu sendirian.
Bersumpah tidak akan pernah kembali.
Kini dia kembali. Lebih kuat. Lebih dingin.
Menggandeng tangan putra yang wajahnya mirip sekali dengan sang pewaris.
Dia tidak butuh istri.
Tapi dia akan melakukan apa saja demi anaknya...
Bahkan jika itu berarti berlutut di hadapan wanita yang bersumpah akan membencinya selamanya.
_Beberapa kesalahan tidak bisa dihapus.
Kau harus menikahinya._
---

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25

# Dua puluh lima

Tidak ingin membahas masalahnya yang mungkin akan membuat istrinya itu pergi dari hidupnya, Leon mencoba mengalihkan perhatian.

"Aku tidur dulu!"

Hanum pun membiarkan saja, mungkin banyak urusan di kantornya.

Setelah Leon memejamkan mata, ia pun ke luar. Karena Sean belum makan malam.

Ketika pintu ditutup dari luar, Leon membuka mata. Rupanya dia belum tidur, ia hanya mencoba menghindar dari Hanum.

Berkali-kali ia merubah posisi tidurnya, namun tak bisa memejamkan mata. Iyalah, kan masih sore. Jelas ia belum merasa kantuk.

Ranjang yang besar itu terasa kosong, hanya ada dirinya. Sean kini tidur di kamarnya sendiri.

Jadi hanya Leon dan istrinya yang menempati kamar itu, tapi saat ini belum terlalu malam untuk tidur.

Hanum masih di luar, pria itu kelimpungan karena tak bisa tidur lantaran banyak beban pikiran.

Pukul sembilan, setelah menidurkan Sean di kamar barunya. Hanum pun kembali ke kamarnya sendiri. Ketika masuk, dilihatnya Leon malah duduk di depan meja kerjanya.

"Belum tidur?" Hanun berjalan ke arah Leon.

"Entahlah, kepalaku pusing."

'Sepertinya ada yang serius,' batin istri Leon tersebut. 

"Aku bikin teh herbal ya?"

"Tidak, kopi saja."

"Kok kopi? Nanti malah tak bisa tidur."

"Tidak apa-apa, buatin kopi saja!"

Hanun pun mematuhi permintaan suaminya, ia akan membuat kopi pahit yang terasa manis.

Lima menit kemudian.

Hanum masuk ke dalam kamar, Leon sudah tidak ada di tempat duduknya.

'Aneh, ke mana perginya?' gumam Hanum sambil berjalan mencari suaminya. Dilihatnya balkon kamar yang terbuka korden jendelanya.

Angin yang menerpa masuk membuat kain itu bergerak.

"Mas?" panggil Hanum sambil terus melangkah ke arah balkon kamarnya yang separuh terbuka.

Dilihatnya Leon menatap langit yang gelap gulita dengan tatapan kosong. Ada apa gerangan, sepertinya Leon benar-benar memiliki masalah yang pelik.

Ingin membuat suaminya terhibur barang sedikit saya, Hanum memeluk suaminya dari belakang.

Leon lantas menoleh, kaget karena tiba-tiba sang istri memeluk dirinya. Pria itu pun memegang tangan Hanum yang melingkar di pinggangnya.

Merasakan detak jantung Hanum yang terasa di punggungnya. Tenang dan berirama tetap.

Berbeda dengan miliknya, yang menderu kencang karena pelukan yang diberikan oleh Hanun.

Sejenak ia lupa perkara Zura dan putranya. Leon pun berbalik, menatap wajah Hanum dengan dalam.

"Ayo minum kopinya, nanti keburu dingin."

"Hanum..."

"Ya."

Leon lagi-lagi tak jadi mengatakan sesuatu, pria itu mendadak gamang sendiri.

"Ada apa sih, Mas? Dari pulang kerja aneh banget!" protes Hanum.

"Hemm... Nanti akan aku ceritakan. Nanti saja."

Makin penasaran, Hanum mencoba merayu dan merajuk suaminya. Ia melingkar tangan pada leher pria yang jangkung tersebut.

"Katakan, apa yang terjadi!"

"Tidak ada!" Leon langsung mengendong istrinya ke dalam kamar kembali.

Sepertinya malam ini akan menjadi malam pengantin yang kesekian untuk mereka berdua.

Leon merebahkan tubuh kecil Hanum di atas ranjang besi size king tersebut.

Sepertinya Hanum juga pasrah saja ketika Leon mulai aksinya. Seperti kemarin malam, hari ini pun sepertinya begitu. Mereka akan main dokter-dokteran sampai akhir tengah malam.

Satu jam kemudian, Hanum sudah lelap. Ia tidur beralaskan lengan suaminya yang memiliki otot kekar dan kuat.

Leon hampir meringis karena lengannya kesemutan, namun ia akan menahannya. Demi wanita itu, kesemutan sedikit juga tidak apa.

Esok paginya, Leon bangun namun Hanum sudah tak ada di sisinya.

"Hanum...!" panggilnya sembari mengusap mata.

Leon menurunkan sebelah kakinya, mencari sendal tapi satunya tak ada. Kembali lagi ia memanggil-manggil nama istrinya.

Berkali-kali ia memanggil istrinya tapi tak ada sahutan. Leon membuka lemari kamar. Ia curiga Hanum meninggalkan dirinya.

Brakkk

Ia membanting pintu lemari, kosong. Yang tersisa hanya pakaiannya saja. Pakaian Hanum tidak ada sama sekali, 'Ke mana kamu Hanum?' ucap Leon dengan lirih.

Leon lantas lari ke balkon begitu mendengar deru mobil. Mata coklatnya terbelalak ketika melihat Hanum menarik tangan Sean untuk masuk ke dalam mobil warna hitam tersebut.

Sean seolah meronta tak ingin pergi bersama mamanya.

"Hanum... Tunggu!" teriak Leon cukup kencang dari atas balkon.

Sedangkan sang istri, hanya menatap sejenak kemudian masuk ke dalam mobil. Kendaraan itu melaju meninggalkan kediamannya. Leon terus memanggil nama Hanum.

Ingin menyusul, tapi kakinya seperti terbelenggu.

"Hanum!" Teriaknya terus berulang. Hingga sebuah sentuhan tangan lembut membuatnya berhenti berteriak.

"Mas, bangun! Mas Leon!" panggil Hanum.

Leon langsung membuka mata, ternyata itu adalah sebuah mimpi. Mimpi buruk yang tak ingin Leon alami.

Pria itu lantas memeluk tubuh istrinya dengan erat.

"Jangan pergi, Hanum!" ucapnya dengan lirih. Tangan Leon memegang semakin rapat, ia benar-benar tidak ingin kehilangan istrinya lagi. 

Kejadian di dalam mimpi yang ia alami barusan, nyatanya membuatnya ketakutan.

Hanum melepas pelukan itu, ia menatap wajah suaminya lekat-lekat.

"Mas mimpi apa? Apa seburuk itu?" Hanum mengulurkan tangannya, menyapu tiap bulir keringat yang memenuhi dahi Leon.

'Mimpi apa dia, mengapa sampai ketakutan seperti itu?' batinnya.

"Mimpi yang sangat buruk!" jawab Leon sembari memegang tangan Hanum.

"Itu hanya bunga tidur, jangan dipikirkan!" 

Leon mengangguk, kemudian bangun dari ranjang. Ia ingin segera membersihkan diri, menghapus mimpi buruk barusan.

Setelah selesai mandi, lagi-lagi Leon mencari istrinya.

"Hanum... Hanum, di mana kamu?"

"Aku di sini, Mas!"

Hanum datang membawa kopi panas untuk suaminya.

"Ke mana saja?"

"Aku hanya dari dapur!"

Hanum tambah heran, mengapa suaminya itu jadi paranoid setelah bangun pagi tadi. Apa karena mimpi yang membuat suaminya ketakutan itu?

Ibunda Sean itu nampak berpikir, apa yang sebenarnya Leon pikirkan.

"Oh ya, Mas. Besok aku akan ke luar kota. Ada proyek yang harus aku kerjakan di sana!"

"Apa? Tidak boleh!" Leon yang akan meraih gelas kopi jadi urung. 

"Loh... kok?"

"Jangan Hanum!"

"Cuma sehari, Mas!" Hanum mencoba meminta pengertian dari suaminya itu.

"Ke mana?" Leon mulai bisa mengendalikan emosinya.

"Ke Bandung, Mas."

"Aku ikut!"

Hanum memicingkan mata, apa ia tak salah dengar? Untuk apa coba suaminya ikut dirinya ke luar kota.

Karena wajah Leon nampak serius, Hanum pun mengijinkannya.

"Baiklah." 

Esok harinya, kediaman Leon nampak sibuk. Hari ini semua keluarga plus pengasuh pergi ke Bandung. Bukan untuk rekreasi melainkan untuk menemani Hanum yang harus ke luar kota.

Leon sendiri yang menyetir, di sampingnya Hanum duduk dengan sesekali melihat ke belakang. Karena Sean ingin duduk di belakang, bermain bersama pengasuhnya.

Setelah beberapa jam kemudian, mereka akhirnya sampai di sebuah hotel. Harusnya bukan tempat Hanum menginap. Tapi, karena Leon sudah menyiapkan semua, Hanum pun hanya bisa menuruti.

Ketika mereka masuk kamar masing-masing, Sean dengan pengasuh sedangkan Leon bersama hanum. Istrinya tersebut sempat protes.

"Mas, bukannya ini berlebihan?"

"Apanya?"

"Hanya sehari, ngapain menginap di hotel mewah seperti ini?"

"Siapa bilang sehari? Anggap ini bulan madu Kita!"

Hanum menelan ludah.

1
Kar Genjreng
Ahhh tamat Hanum hamildun yang kedua
dan Leon sudah tidak di marahin lagidi usir di dorong dan tidak pakai baju ya hanya koloran saja wong kadung nesu ga ngertio ulah calon Leon Junior 👍👍🌹🌹😂😂
Kar Genjreng
ga hamil tapi sifat yang aneh mirip orang hamil Num masyaallah tabarakallah. coba Num lagian misu misu terus sampai. pak
Su TREMOSI. hampir meledak kaya gunung Krakatau ,,, memuntahkan lahar koyo wedus gembel 😆 gregeten sama dua orang itu,,,,sudah di panghil sayang ga terima,,,di galak i mewek,,,di belani hanya pakai kolor ijo. ngopo ga pakai kaca mata riben nya Hanum Leon,,,,,biar kocak. ,
Kar Genjreng
😆😆ngidam lah Hanum. ga apa-apa biar Sean punya Adek ya,,,,,
Kar Genjreng
sekarang menangis bahagia dan jangan lupa Leon ganti sapi Bu Kades Jangan cuma satu tapi lebih,,,dan jangan di anggurin terus Bu Lurahnya. mesakne
coba acak cerita bagaimana awal ketemu nya ,,,tapi lagi senang ketemu pak Su nya beruntung Lo ga di bikin amnesia. sapa sang jawara penulis 😂 baik Lo Jeng Sept
wong di buat jebur berenang lama,,
Kar Genjreng
ilang ingatan nya kah wahh bersukur ya ada menemukan,,,Bu Kades nanti di Ak sebagai orang tua oleh Hanum,,,, itulah teguran Leon karena di masa lalu sering,,,
mempermain kan wanita Ahir sekarang
sedang di uji,, kasian Hanum dan Shian
sabar ya shean ,,,jadi kantor nya siapa yang pegang,,,apa di jarah
Kar Genjreng
wah gegabah dong ya Leon tidak membaca situasi begitulah ceritanya ahir
anak dan istrinya berpisah dalam keadaan tidak tau mati opa urip,,,😭😭 penuh air mata
Kar Genjreng
nah ini baru Ak setuju banyak pengawal. jadi cepat terditeksi. wanita penipu dan kurang kecut 😂 kebanyakan cuka ahh kena lo,,,,piye marem mau kabur ya jangan. main main sama Leonardo
Kar Genjreng
runyam rumah tangganya kemarin di buat Happy ya. sama sang penulis sekarang di buat mewek,,, untung masih punya rasa rindu sama Leonardo di kepruk i,,,
Kar Genjreng
Leonardo yang bodoh harusnya kerja sama dengan hanum cari tau ini malah langsung kasih uang,,,belum juga tau seluk beluk kehidupan nya si mantan ,,,,
namanya juga pELaKoR dan dia juga mau balas dendam menggunakan anak pria lain dodol kuprettt Leon,,,
Kar Genjreng
kalau begini bacanya ngeri ngeri sedap,,,
Leonardo ko ga cerds si sewa dong mata mata,,,masa percaya begitu saja. dan jujur pah agar ada tempat untuk curhat jangan
malah jadi takut,,, justru malah ketauan
bobrok nya cerdas dong Leon. jangan terlbat,,,,ehhh protes sama penulis nya keles 😄😄 ngapa sama Leonardo di ke
pruk i,,😈😈
Kar Genjreng
😂 Leon lama lama kongslet karena tidak mau jujur yakin ga jujur saja biar marah sekali pasti ada solusinya Hanum wanita tangguh daripada di bohongin lebih baik jujur ,,,, kalau Hanum marah katakan suruh tanya ke mama mertua nya. tentang masa lalu,,,,tapi Zura juga bukan wanita baik buktinya mau merebut Leon menggunakan Altar,,,,nah perjuangan ,,,
berat Leon. menjaga hati sang istri dan buah hati,,,
Kar Genjreng
sekarang begini saja lebih baik jujur dan itu juga kan di masa lalu sebelum loe menikah dengan Hanum ,,, daripada tau
dengan sendirinya lebih baik jujur dan seperti tadi bilang seandainya terjadi sesuatu di masa lalu jangan tinggalkan Ak ya Hanum gitu dan jangan bawa Sean,,,
ya katakan juga mengapa baru bilang ya
karena baru tau dan yang tau justru mama Yesi ,,,
Kar Genjreng
kan setelah enak enak pasti akan ada bencana,,Altar pasti hasil bercocok Zura dan Bos nya. kasian Sian dan Hanum ,,,
seandainya tau ternyata kebaikan Leon
saat ini ada Nido besar di masa lalu kini,,
tinggal menunggu Bom nya meledak ,,,,
beruntung Hanum tidak keluar dari kerjanya. jadi apabila kelak terjadi percekcokan karena masa lalu sang Suami sebagai pemain wanita ternyata membuahkan anak laki-laki tak berdosa,,,
berarti lebih cerdas Hanum. memang si di tolong Hendra. tetapi tidak pacaran apa
lagi menikah,,,lebih baik hanya hidup berduaan dengan putrinya,,
Kar Genjreng
ayo gaspol Leon bercocok nya benih premium,,,semoga lekas tumbuh tetapi,,,
yang sudah sudah kalau abis bahagia biasanya di bikin sedih sengsara. mudah mudahan kali ini ga ya kasian sudah sama sama menderita 4 th dah cukuplah tinggal meraih kebahagiaan saja,,,,tapi masih ada Anak nya Zura bikin dah dig dug derrrr,,,,
Kar Genjreng
😂😂suek. aduh rindu bilang saja rindu wong wis sah.eon juga si jadi Laki laki yang Gresek dikit dong
Kar Genjreng
lembur ga apa apa Leon asal jangan sedang merenungi pertemuan nya dengan zura dan Altar,,, keliatan nya itu Anak nya Leon ,,,masalah ketika Hanum pergi langsung di pecat. dan sebelumnya kan abis enak bikin anak dengan Leon. dan beberapa hari nya Leon entah mabuk sengaja atau ga sengaja hanya ingin tau Hanum yang sebenarnya. masih. perawan atau tidak,,, ternyata masih segelan,,, orang biasanya pakai yang sudah blong loncer,,,lah Hanum masih original. maka ,,,
menyesal karena merusak Anak gadis
wanita yang sangat di kenal,,,duh kayanya akan ada perang dunia ke empat 😂👍
Kar Genjreng
ya jalan satu satu nya Hanum menjadi pengasuh Anaknya dan suaminya mengurus. orang yang di sayangi nya dan
semoga Leon benar' benar insyaf ,,,menjadi suami dan Ayah terbaik dan Mama Yesy. menjadi orang tua yang sangat bangga 👍🤲🤲♥️♥️
Kar Genjreng
dahlah sudah menjadi pasangan. mau menjelajahi. dunia kenikmatan pun sudah tak di halangi monggo lanjutkan bikin Adek nya Sean ya biar Sean punya teman dan mama Yesi jadi sembuh dan bisa momong cucu,,,iya kan 👍😂 selamat ya Leon Hanum jaga rumah tangga nya agar tidak ada pELaKoR mampir. dan menjadi keluarga berantakan,,, lopeyuuu
Kar Genjreng
huaha ha kesempatan untuk menonton live ya Leon pertunjukan. ada duyung sedang berendam tapi ciloko kran rusak. mau ga mau ada Yuyu kang kang datang menolong sah sah dalam janji agama dan Negara,,👍👍🤲🤲
Kar Genjreng
nah itu bukan main kah pur pura tapi bukan juga kontrak. ,,, tetapi menikah sungguhan apa bila Leon. memperlakukan jahat dalam st. tahun pernukan. Hanum akan bebas pergi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!