Alexa tak pernah menyangka hidupnya akan berubah hanya karena sebuah novel dark romance yang ditulis oleh saudara kandungnya sendiri. Saat membaca bab terakhir, ia menggerutu karena merasa alurnya terlalu kejam dan tokoh utama perempuan diperlakukan tanpa belas kasihan. Namun, ketika tanpa sengaja terjatuh dari tempat tidur, Alexa membuka mata di dunia yang sama persis dengan novel itu. Yang lebih mengejutkan, ia bukan menjadi tokoh sampingan—melainkan Alexa, karakter utama dengan nama yang sama dengannya. Kini ia adalah istri dari Raiden Damon Alteir, seorang mafia paling berkuasa yang namanya ditakuti di seluruh dunia bawah tanah. Di balik wajah tampannya, Raiden dikenal sebagai pria yang dingin, kejam, dan tak mengenal belas kasihan. Setiap kali amarahnya memuncak, kedua matanya berubah menjadi merah, seolah memperlihatkan sisi tergelap yang bahkan para pembunuh bayaran pun takut hadapi. Dalam alur novel, Alexa hanyalah pion yang terus dipermainkan dan dikendalikan oleh sang mafia psikopat. Ia tahu bagaimana kisah itu seharusnya berakhir—tragis. Karena itulah, Alexa bertekad mengubah takdirnya dan keluar dari cerita sebelum semuanya terlambat. Namun, semakin keras ia berusaha melarikan diri, semakin Raiden Damon Alteir menolak melepaskannya. Di dunia yang dipenuhi rahasia, perebutan kekuasaan, dan bahaya di setiap sudut, Alexa harus memilih: mengubah akhir cerita yang sudah ditulis, atau tenggelam dalam takdir kelam yang menantinya bersama sang raja mafia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25
Satu minggu berlalu selama Alexa menjalani masa pemulihan di kamar VIP rumah sakit.
Selama tujuh hari itu, perawatan yang diterimanya benar-benar berada di tingkat ekstrem. Takut bernasib sama seperti perawat yang dipecat dan di-blacklist, jajaran dokter dan perawat merawat Alexa bagaikan mengurus porselen kerajaan yang sangat rapuh. Ia diberikan kombinasi obat-obatan eksperimental kelas atas klan Alteir, salep regenerasi jaringan langka, serta pasokan nutrisi medis tingkat tinggi.
Hasilnya sungguh di luar nalar. Dalam waktu seminggu, luka robekan dalam di perutnya yang semula membutuhkan jahitan berlapis kini sudah menutup sempurna. Bekas lukanya bahkan memudar drastis hingga hampir tak berbekas, menyisakan garis tipis samar yang sama sekali tidak terasa sakit lagi.
'Gila... obat apa yang mereka tempel di perutku?! Magic banget, langsung mulus lagi!' batin Alexa takjub saat memeriksa perutnya sendiri di depan cermin sebelum akhirnya diperbolehkan pulang ke mansion.
Hari pertama kembali ke mansion Alteir, kenyataan pahit langsung menyambut Alexa. Tanpa ampun, tugas rutinnya dibangkitkan kembali.
Dengan kain pel dan ember di tangannya, Alexa melangkah menyusuri lorong bawah tanah yang dingin. Mulutnya tidak berhenti menggerutu pelan sepanjang jalan.
"Dasar iblis nggak punya nurani! Baru keluar rumah sakit langsung disuruh kerja lagi. Mana ruangan bawah tanah ini luasnya kayak lapangan bola!" racau Alexa sebal sembari menggosok lantai semen.
Usai menyelesaikan bagian dalam, Alexa melangkah keluar menuju area belakang mansion untuk membuang air bilasan dan mengambil perlengkapan kebersihan yang baru. Namun, saat melintasi koridor terbuka yang membentang di samping halaman belakang mansion yang sangat luas, langkah kaki Alexa mendadak terhenti total.
Di area terbuka yang dikelilingi pagar besi tinggi itu, terdapat area pelatihan militer khusus klan Alteir. Puluhan pengawal bertubuh tinggi besar sedang menjalani latihan fisik yang teramat berat di bawah terik matahari. Mereka bertelanjang dada, memamerkan kulit kecokelatan yang dibasahi peluh mengilap.
Mata Alexa seketika membelalak lebar. Pandangannya terkunci rapat, tak mampu berpaling.
Di sana, otot-otot dada yang bidang, lengan berurat tebal yang kekar, serta six-pack—atau yang lebih sering ia sebut roti sobek—terpampang nyata di depan matanya. Setiap kali para pengawal itu mengangkat beban, memukul sacking bag, atau melakukan pertarungan jarak dekat, lekukan otot perut mereka yang sempurna melekuk kencang dan amat menggugah selera penglihatan.
Glek.
Alexa menelan ludahnya tanpa sadar, kedua matanya berbinar-binar penuh kekaguman liar.
'Anjay... roti sobek kualitas premium di mana-mana!' jerit Alexa dalam hati, pipinya mendadak merona merah. 'Visual dunia novel ini emang nggak main-main. Roti sobeknya bening-bening banget, segar di mata!'
Namun, di tengah kekagumannya menikmati pemandangan pria-pria kekar tersebut, embusan angin malam dan ingatan pahit mendadak menghantam otaknya.
Pandangan Alexa tertuju pada adegan dua pengawal yang sedang melakukan simulasi pertarungan dengan pisau dummy. Gerakan mereka cepat, tangkas, dan mematikan.
Seketika, rasa dingin menjalar di tengkuk Alexa. Ia teringat kejadian seminggu lalu—saat pisau tajam menembus perutnya, saat darahnya membanjiri lantai, dan saat ia berada di ambang kematian hanya karena menjadi sasaran empuk dendam musuh Raiden.
'Tunggu dulu...' batin Alexa berganti serius, raut wajahnya berubah tegang.
'Aku ini berada di tengah-tengah sarang penjahat dan mafia kelas atas. Sebagai istri pajangan Raiden, aku akan selalu jadi sasaran empuk utama buat musuh-musuhnya! Kemarin aku selamat karena keajaiban, tapi gimana kalau besok-besok ada yang mau tebas leherku lagi? Aku nggak bisa terus-terusan cuma jadi beban atau mangsa empuk yang cuma bisa nangis!'
Keinginan kuat untuk bertahan hidup seketika membakar dadanya. Jika ia tidak bisa melarikan diri dari dunia gila ini, maka ia harus membekali dirinya sendiri dengan kemampuan untuk melindungi nyawanya sendiri.
Alexa meremas gagang kain pel di tangannya erat-erat, matanya berkilat penuh tekad baru saat menatap para pengawal yang sedang berlatih.
"Aku harus bisa bela diri," gumam Alexa mantap, mengangguk-angguk sendirian. "Aku nggak mau mati konyol cuma gara-gara nggak bisa menghindar dari sabetan pisau! Pokoknya nanti malam aku harus bicara sama Raiden. Mau dia mengamuk atau menolak, aku bakal paksakan diri buat minta diajarin bela diri!"
double up
takut Raiden nya kelamaan ngejelasinnya nya
Alexa main lompat aja🥹
anak orang udah diperawanin trus ilang
jangan salahin kalau ntar Alexa nya menghilang juga😔
ketagihan kan kan 🙊🙄🙄
Raiden bikin Alexa hamil
tunjukkan kehebatan mu Raiden
siap siap besok kita liat perkedel human😱