NovelToon NovelToon
Kisah Aisha

Kisah Aisha

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:511
Nilai: 5
Nama Author: Mia Putry

Kisah seorang anak gadis yang melarikan diri ke negri Jiran Malaysia untuk jadi TKW,
perjalanan panjang dan penuh perjuangan, hingga bertemu dengan seorang pria
penasaran kan yuk simak kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kedatangan Alya dan Adiba

Tidak terasa hari terus berlalu. Alya dan Adiba sampai di rumah keluarganya. Mata Alya dan Adiba melongo melihat rumah de depan matanya

Setahu mereka rumah itu bukan seperti itu. Memang selama mereka menikah dengan suaminya . Tidak perna lagi mereka berkumpul.

Bahkan menelpon ayahnya saja mereka enggan.

Alya berjalan masuk dalam halaman rumah yang minimalis dan modern. Terkesan mewah.

" Kak, apa bener rumah ayah. ?" Tanya Adiba. Menyadarkan lamunannya.

" Kayaknya benar. Karena ini kan. Tanah ayah. Dan ayah tidak menjual tanah ini. " Ucap Alya . Alya tersenyum licik . Segala rencana dalam otaknya untuk menguasai semua harta peninggalan ayah nya.

" Kalau begitu tidak rugi kita pulang . Kita bisa membujuk ayah untuk menjual rumah ini lalu kita bisa menguasai semua harta ayah. Dan Ais kita usir saja dari rumah ini. Kalau kak Fuad tentunya akan setuju dengan rencana kita" ucap Alya semangat . Alya berpikir segala rencana nya berhasil.

" Adiba ikut saja kak. Kalau masalah uang apapun rencana kakakku yang cantik ini pasti sukses" Ucap Adiba menimpali.

" Ayah , Alya datang. " Teriaknya lantang sambil masuk kedalam.

" Ayah Adiba pulang. " Ikut juga Adiba berteriak.

Alex yang sedang duduk nonton film di ruang keluarga kaget mendengar teriakkan kedua orang tersebut.

Tiba tiba Alya dan Adiba melihat Alex

Sontak keduanya terpesona dengan Alex.

Adiba dan Alya diam sejenak memandang Alex dengan tatapan penuh minat.

" Kamu siapa?" Tanya Adiba . Membuat Alya sadar dari lamunannya.

" Oh saya suami Ais. Maaf kalian siapa yah? Tanya Alex kembali.

' apa , jadi suami Ais ini. Kok ganteng yah. Wah bisa di rayu ini pasti. ' Ucap Alya dalam hati.

" Oh iya saya kakak' Ais , Alya. Dan ini Adiba adikku . " Ucap Alya lalu menjulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Alex.

Alex merasa tidak nyaman dengan tatapan mata yang di tujukan padanya.

Namun demi menghormati kakak iparnya Alex menyambut uluran tangan Alya dan Adiba bergantian.

" Oh iya. Ayah, dan kak Husna lagi mengunjungi orang yang akan bertanggung jawab atas katering untuk pesta nanti. Dan Ais sedang mandi. Sebentar lagi akan keluar. " Ucap Alex datar.

Adiba dan Alya hanya ber o ria saja sebagai tanggapan.

Alya terus menerus menatap Alex dengan tatapan penuh minat.

Sedangkan Adiba duduk di samping Alex tanpa permisi.

Alex melihat ini hanya meringis dalam diam.

Dan tak lama kemudian Ais keluar dari dalam kamarnya . Dengan langkah kaki Ais mendekati Mereka semua

" Sudah lama datang kak. ?" Tanya Ais basa basi.

" Hmmmm,  buatkan kami minum. Dan jangan ganggu kakak sedang berduaan dengan suami kamu. " Ucap Alya tajam pada Ais.

" Kakak buat sendiri saja. Dan maaf Ais dan Alex akan keluar untuk ke butik. Mau ukur baju pengantin nanti. " Ucap Ais datar pada kakak'nya.

" Sombongnya kamu Ais. Baru juga dapat suami ganteng tapi tetap saja miskin. Tidak seperti suami kita kan Diba. Suami kita berdua PNS tau. " Ketus Alya .

Ucap Ais tak kalah ketus.

" Awas saja kakak pastikan kalau kakak bisa merebut dia dari Ais. "

" Terserah kakak saja masa bodo .,"

" Ayo sayang kita ke butik bibi Tina . Dia sudah menunggu kita dari tadi. " Ucap Ais merangkul pinggang Alex dengan mesra.

Sementara Alya yang melihat itu meresa jengkel.

' kenapa suami Ais lebih ganteng dari suami ku sih. ' gerutunya dalam hati.

" Adiba kita harus bisa memisahkan Ais dan suaminya." Ucap Alya datar.

Namun Adiba bergeming. Adiba asyik  tenggelam dalam lamunan. Ketampanan Alex sudah membuat dia jadi merasa kagum. Kekaguman itu menjadi obsesi untuk memiliki adik iparnya itu. ..

" Adiba , heei Adiba. " Sontak Adiba menoleh kearah Alya .

.

" Kamu kenapa,, ganggu saja. " Ucap Adiba ketus.

" Masalahnya dari tadi kamu diam saja " ucap Alya jengkel.

" Suaminya Ais itu ganteng juga " ucapnya tanpa sadar.

" Iya ,,, makanya kita harus pisahkan mereka berdua. Agar Ais gagal mendapatkannya. " Ucap Alya menggebu gebu.

" Ok. Kita juga harus saingan. Saya juga mau jadi istri nya.  Tapi bagaimana kalau dia miskin?" Tanyanya mulai ragu.

," Iya juga yah. Untuk apa ganteng kalau miskin. " Ucap Alya.

Mereka duduk dan berpikir.

" Kalau hanya ganteng,, apa gunanya juga toh. Tetap saja susah. Sementara suami kita orang berduit. Dan juga PNS lagi. " Ucap Alya

" Begini saja . Jangan mi kita pisah kan mereka berdua. Kita bujuk  saja ayah jual rumah ini. Baru uang nya kita bagi rata. Kita juga harus bujuk Fuad mau bantu rencana kita supaya lancar. "Ucap Adiba.

" Oke. Itu kayaknya bagus.  Ayo kita istirahat dulu. Sambil kita susun rencana kita nanti. Selama pesta kita tidak usah berbuat aneh supaya dia dan husan tidak curiga. " Kata Alya

""""

Ais dan Alex sampai di butik bibi Tina.

" Asalamualaikum bibi.," Ucap Ais.

" Alaikum salam. Kalian sudah datang,, sini ayo masuk baju yang ang kalian pesan sudah jadi tinggal diukur saja. " Ucapnya lalu mempersilahkan mereka berdua masuk.

" Ayo Lex. " Ucap Ais. ..

" Kok Alex lagi. Tadi waktu dirumah panggil sayang. " Goda Alex .

Ais pun jadi tersipu. Pipinya pun merona karena malu. Ais terus menunduk.

Alex yang melihat itu jadi gemas Sendiri.

" Ayo Ais. Ini baju nya. Dicoba yaah" ucap bibi Tina " dan ini untuk seragam keluarga, karena Alex disini tidak ada keluarga jadi saya meminta kepada beberapa orang untuk menjadi pendamping nya nanti , bagaimana?"" Tanyanya.

" Ais ikut saja .asal tidak membuat bibi repot. " Ucap Ais.

Sedangkan Alex hanya diam saja menanggapi itu.

Setelah selesai mereka mengukur baju. Alex dan ais pun pulang kerumah.

Disana Husna dan pak Ramli sudah kembali.

Begitu juga Fuad sudah berada dirumah.

Sedangkan Alya dan Adiba masih di dalam kamar. Karena setelah Husna datang ,Alya dan Adiba diantar di kamar yang telah disiapkan.

" Asalamualaikum" ucap Alex dan Ais bersamaan. ..

" Alaikum salam.  " Jawab Husna dari dalam

Pintu pun terbuka.

" Bagaimana Ais. ?" Bajunya sudah cocok. ,?" Tanya Husna ketika Ais dan Alex duduk di ruang tamu.

" Sudah Kak. Tadi bibi Tina bilang. Karena Alex tidak punya keluarga jadi bibi meminta beberapa anak muda disini untuk jadi pendamping Alex nanti dan bajunya sudah disiapkan. " Ucap Ais.

" Bagus itu. Jadi Alex tidak merasa sendiri, kan Lex ?" Ucap Husna

" Iya kak Husna. Oh iya Mana anak dan suaminya kakak'?" Tanya Alex sambil celingukan mencari suami Husna.

" Ohhh mereka ada bersama ayah dibelakang sedang membuat apalah kakak'tidak tau. " Ucap Husna

," Mana mi itu kak Alya dan Adiba kak?" Tanya Ais kemudian.

" Mereka masih tidur itu. Katanya capek... Tapi kakak heran mereka cuma datang sendiri sendiri. Mengapa suami mereka tidak ikut. " Ucap Husna .

" Mungkin suaminya lagi sibuk kak. Mereka kan PNS . Tidak sembarang libur. ,,"  kita Ais datar.

Hahahaha

Husna lu. Tertawa mendengar ucapan Ais itu.

" Benar juga. Kakak jadi lupa . " Ucapnya.

" Ayo Lex . Kita istirahat juga. Saya juga lelah besok kita semakin sibuk. " Ucapnya lalu bergegas masuk ke kamar

Dan Alex menyusul istri nya itu.

Husna yang melihat itu hanya tersenyum saja. Tingkah adiknya Memang sedikit unik menurut nya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!