NovelToon NovelToon
Perjodohan Dengan Anak SMA

Perjodohan Dengan Anak SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / CEO
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kepahiang Martin

Dia adalah Kezia Putri Ramadhan – CEO muda berusia 25 tahun yang menguasai bisnis tekstil keluarga dengan tangan besi. Hidupnya penuh dengan rapat bisnis, target penjualan, dan tanggung jawab berat hingga dia tak punya waktu untuk cinta. Namun, semuanya berubah ketika keluarga dihadapkan pada kehancuran keuangan yang hanya bisa dihindari dengan satu cara: menikahi putra keluarga Wijaya.

Yang tak disangka, calon suaminya adalah Rizky Wijaya – seorang anak SMA berusia 18 tahun yang baru saja lulus ujian masuk kampus, suka bermain game, ngemil keripik, dan masih sering lupa menyetrika baju!

Tanpa pilihan lain, mereka menjalani pernikahan yang tak diinginkan. Di rumah besar Kezia, tingkah lucu Rizky tak pernah berhenti: memasak yang malah membuat kompor berasap, menempelkan stiker kartun di laptop kerja istri, hingga menyuruh asisten perusahaan memanggilnya "Mas Rizky". Tapi bukan hanya kelucuannya yang menghiasi kehidupan mereka – rasa cemburu sang suami muda yang masih dibawa umur ju

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kepahiang Martin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Drama Risky yang tidak Mau Tinggal

Beberapa hari kemudian, Kezia mendapat undangan untuk menghadiri pesta ulang tahun sahabat masa SMA-nya yang diadakan di sebuah restoran yang cukup mewah di kota. Kezia sudah lama tidak bertemu dengan teman-teman lamanya, jadi dia sangat antusias untuk pergi. Namun, melihat antusiasme istrinya, Rizky justru merasa sedikit cemburu dan sedih karena harus ditinggal di rumah bersama Rania.

"Kak Kezia, kamu beneran mau pergi ya? Nggak bisa bawa aku dan Rania aja?" tanya Rizky dengan wajah memelas sambil mengikuti Kezia ke sana ke mari saat istrinya sedang bersiap-siap. Dia berdiri di depan cermin besar di kamar tidur, melihat Kezia yang sedang merapikan rambutnya dan memakai sedikit riasan wajah. Kezia terlihat sangat cantik dengan gaun berwarna biru muda yang elegan, membuat Rizky semakin merasa berat hati untuk melepaskannya pergi sendirian.

Kezia menoleh dan melihat wajah suaminya yang terlihat seperti anak kecil yang mau diambil mainannya. Dia tidak bisa menahan senyum lebar di wajahnya. "Sayangku, kan aku sudah bilang ya. Pesta ini cuma buat teman-teman SMA aku dan pasangan mereka, tapi karena Rania masih kecil dan butuh tidur teratur, jadi lebih baik kamu yang jagain dia di rumah ya. Lagian, aku nggak akan lama kok, paling cuma beberapa jam terus aku pulang lagi," ucap Kezia sambil mengelus pipi Rizky dengan lembut.

Rizky menghela napas panjang seolah-olah dia sedang mengalami penderitaan yang sangat besar. "Tapi Kak Kezia, nanti aku kesepian lho. Dan Rania juga pasti kangen sama kamu. Terus kalau aku dan Rania lapar gimana? Kalau ada hantu lewat gimana? Kalau lampu mati tiba-tiba gimana?" tanya Rizky dengan berbagai alasan yang semakin tidak masuk akal, matanya berbinar-binar berharap bisa membatalkan rencana Kezia.

Kezia tertawa kecil mendengar pertanyaan-pertanyaan suaminya yang konyol. "Ya ampun, sayangku. Kamu kan Ayah yang hebat dan pemberani. Masa takut sendirian di rumah sama Rania? Aku sudah siapin makanan di kulkok kok, tinggal dipanasin aja. Dan lampu kan baru saja diperbaiki sama tukang listrik kemarin, jadi nggak akan mati kok. Jadi jangan cemas ya," jawab Kezia sambil mengambil tas kecilnya dan memakai sepatu heels-nya.

Melihat Kezia sudah siap benar-benar pergi, Rizky tiba-tiba mendapatkan ide yang sangat konyol. Dia langsung berbaring di atas tempat tidur dengan posisi yang dramatis, satu tangannya menempel di dahi dan yang lainnya di perut, seolah-olah dia sedang sakit parah.

"Aduh... aduh... Kak Kezia... perut aku sakit banget nih... kepala aku juga pusing... rasanya mau pingsan nih," ucap Rizky dengan suara lemah dan bergetar, matanya bahkan berusaha keras untuk mengeluarkan air mata palsu. "Kayaknya aku nggak bisa jagain Rania deh hari ini. Kamu nggak usah pergi ya, temenin aku di rumah aja..."

Kezia yang melihat tingkah suaminya itu langsung tertawa terbahak-bahak sampai dia harus memegang pinggangnya karena sakit perut. "Hahaha... sayangku, kamu ini bisa aja ya. Tadi baru saja bilang mau jadi Ayah andalan, sekarang malah pura-pura sakit biar aku nggak pergi? Aksi aktingmu kurang meyakinkan lho, karena tadi aku lihat kamu makan dua piring nasi goreng dengan lahapnya. Orang sakit mana mungkin bisa makan sebanyak itu?" ucap Kezia sambil menunjuk ke arah perut Rizky yang masih terlihat kenyang.

Rizky yang ketahuan bohong langsung bangun dari tempat tidur dengan cepat, wajahnya memerah padam karena malu tapi dia masih berusaha mencari alasan lain. "Ih, itu tadi kan sebelum aku sakit Kak! Sakitnya itu tiba-tiba datangnya, kayak hujan di musim kemarau. Beneran deh, aku rasanya nggak enak badan banget," ucapnya masih berusaha mempertahankan aktingnya, tapi kali ini suaranya sudah tidak selemah tadi.

Kezia menggelengkan kepala sambil tersenyum, lalu dia mendekati Rizky dan memberikan ciuman lembut di pipinya. "Udah deh, jangan pura-pura lagi ya. Aku tahu kamu cuma nggak mau ditinggal. Tapi aku janji, aku bakal pulang secepat mungkin. Dan nanti aku bakal bawain kamu kue ulang tahun yang enak dari pesta ya, janji!" ucapnya dengan lembut.

Rizky akhirnya menghela napas pasrah, menyadari bahwa usahanya untuk menahan Kezia sudah gagal. "Ya sudah deh, kalau gitu kamu hati-hati ya di jalan. Jangan pulang malam-malam banget ya. Dan jangan terlalu lama ngobrol sama teman-teman cowokmu ya, aku cemburu lho," ucapnya dengan wajah cemberut tapi matanya tetap penuh kasih sayang.

"Tentu saja sayangku, aku bakal ingat semua itu. Sekarang kamu jagain Rania dengan baik ya, jangan bikin kekacauan lagi kayak waktu mandiin dia kemarin ya," canda Kezia sambil melambaikan tangan dan berjalan keluar pintu rumah.

Begitu pintu tertutup, Rizky berdiri diam di tengah kamar selama beberapa detik. Dia kemudian berjalan menuju jendela dan mengintip ke luar, melihat Kezia masuk ke dalam taksi yang sudah menunggu. Saat taksi itu mulai bergerak dan menjauh, Rizky tiba-tiba berteriak dengan suara keras seolah-olah Kezia masih bisa mendengarnya.

"Kak Kezia! Jangan lupa sama janjimu ya! Bawain kue yang banyak! Dan kalau ada orang jahat, teriak aja panggil nama aku, aku bakal terbang kesitu buat nolongin kamu!" teriak Rizky sambil melambaikan tangan dengan heboh, meskipun taksi itu sudah tidak terlihat lagi.

Setelah selesai berteriak, Rizky berbalik dan melihat Rania yang sedang duduk di atas karpet bermain mainan. Rania menatap ayahnya dengan tatapan bingung, seolah-olah tidak mengerti kenapa ayahnya tiba-tiba berteriak-teriak seperti orang gila.

Rizky langsung tersenyum canggung dan mendekati Rania, lalu mengangkatnya ke dalam pelukannya. "Hehe... nggak apa-apa sayang. Ayah cuma lagi latihan teriak buat lomba nyanyi aja kok. Sekarang yuk, kita berdua buat acara sendiri yang lebih seru daripada pesta itu! Kita mau makan cokelat, nonton kartun, dan main sepuasnya! Gimana?" ucap Rizky dengan semangat yang tiba-tiba kembali muncul, mencoba menghibur dirinya sendiri dan putrinya agar tidak merasa kesepian.

Rania tertawa kecil dan menganggukkan kepalanya, seolah-olah setuju dengan usulan ayahnya. Dan di dalam rumah yang hangat itu, Rizky pun mulai menjalankan "acara pribadi" mereka berdua, dengan tingkah konyolnya yang tak pernah habis, sambil terus menunggu saat Kezia pulang dan membawa kue yang dijanjikan—dan tentu saja, membawa kembali kehangatan yang lengkap bagi keluarga kecil mereka.

1
M ipan
sepertinya begitulah kak😁
rinn
ganti judul aja thor
M ipan: apa tu...?
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Udah kelakuan kayak anak kecil, seperti pria gak normal.aja..
Qaisaa Nazarudin
Jangan jadi Pebinor ya,Itu cewek udah punya Suami,kamu aja yg pengecut,udah jadi isteri orang baru mau bertindak,Jangan Mentang2 Suaminya bocah kamu ambil kesempatan..
M ipan
sabar💪
Qaisaa Nazarudin
Duh jadi terharu,Nikah baru hitungan hari udah dapat hadiah aja dari.Misua,Lha apa kabar dengan ku yg udah punya buntut banyak,tapi belum pernah dapat hadiah..
Qaisaa Nazarudin
Terlalu muda apanya?? Udah 18 Tahun juga,Biasanya dinovel2 Sultan yg ku baca masih SMP aja udah diajarin bisnis, SMA udah pegang satu perusahaan,lha ini malah gak tau apa-apa..😁
Qaisaa Nazarudin
Kasian Kezia,capek2 mempersiapkan semuanya malah hancur gitu aja..
Qaisaa Nazarudin
Hadeeuuhh kenapa Perannya jadi kebalik gini.udah ratusan novel yang aku baca,aku belom pernah ketemu alur yg kayak gini,Ngakak juga kesel bacanya,gimana gitu ya,rasa nano nano gitu..😅😅😅
M ipan: 🤣🤣 cari inspirasi baru
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Yasalam..Disuruh Mandi bukannya langsung pergi...Malah nambah masalah lagi..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Berarti Kezia kaya dong,kalo gitu ngapain harus Nikah utk menutupi hutang perusahaan? Mending jual aja Mension ini utk menutup hutang,dan beli rumah minimalis utk sementara kan bisa..
M ipan: mungkin dia lelah🤭
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Kenapa situasi nya seakan terbalik,masak dan nyetrika kan kerjaannya cewek, kenapa malah kamu Rizky? wkwkwkwwk Rizky ini lekaki Normal kan? maksudnya gak sakit sindrom2 gitu kan?
M ipan: dia agak agak kak kena🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!