NovelToon NovelToon
Ikatan Tanpa Cinta

Ikatan Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Berbaikan / Cerai / Keluarga / Romansa / Tamat
Popularitas:13.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nur Alquinsha

Menikah dengan pria tampan, baik, setia dan kaya mungkin terdengar seperti mimpi di siang bolong. Tapi tidak bagi Erina, wanita dengan nama lengkap Erina Azkia Davina itu menjadi salah satu wanita beruntung di muka bumi ini karena berhasil menikah dengan pria tampan, baik, setia dan kaya raya.

Namun, meskipun Erina menikah dengan pria yang nyaris sempurna, pernikahan mereka tidak berjalan mulus. Penghianatan yang dilakukan ayahnya di masa lalu menghantui Erina dan membuat Erina tidak bisa mempercayai suaminya, Bisma, apalagi Erina pernah memergoki Bisma dengan wanita lain di kantor.

Rasa takut yang menghantui Erina membawa petaka dalam rumah tangganya. Bahkan, Erina dan Bisma hampir bercerai. Hampir, beruntung Bisma selalu bisa mengimbangi Erina dan tidak suka memperpanjang masalah. Bisma memang pantas disebut sempurna.

****

Note: Saya harap kalian tidak mengandalkan emosi saat membaca novel ini, karakter ceritanya mungkin kurang baik, tapi kalian jadilah pembaca yang baik.

©2019, lightqueensa || Nur Alquinsha A

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Alquinsha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ITC #24

Soraya tidak tahu pasti masalah yang sedang Erina hadapi, Farhan hanya memberitahu bahwa Erina pergi sebentar untuk mengurus sesuatu, lalu setelah beberapa jam wanita itu kembali dengan tampang hancur.

Setelah pindah ke ruang rawat, Soraya dan Erina sempat mengobrol, banyak hal yang mereka bicarakan, dan Soraya sama sekali tidak melihat hal aneh dari Erina, malah Erina masih sempat mengajak Soraya bercanda.

Soraya tidak mengerti alasan Erina terlihat begitu hancur sampai meminta maaf padanya, tapi mendengar apa yang Erina katakan barusan, Soraya sangat yakin Bisma menjadi dalang dari kehancuran sahabatnya itu.

"Lo kenapa, Rin?" Tanya Soraya yang ikut merasa sedih melihat Erina.

"Gue baik-baik aja, serius." Jawab Erina tanpa bisa menahan air yang menerobos keluar dari matanya.

"Kalau lo baik-baik aja, lo tidak mungkin nangis, bilang sama gue ada apa? apa yang udah Bisma lakukan sampe lo seperti ini?" Tanya Soraya gregetan sambil memegangi kedua bahu Erina.

Erina semakin terisak. "Ternyata sesakit ini dan gue baru tahu kalau rasanya lebih sakit dari rasa sakit gue selama ini."

"Erin, gue tidak mengerti apa yang lo bicarakan, lo bisa cerita pelan-pelan sama gue." Soraya menghapus air mata Erina dengan ibu jarinya.

Farhan yang sudah tidak tahan melihat kedua wanita di hadapannya, segera angkat bicara. "Sudah malam sebaiknya kalian istirahat."

Soraya mengabaikan Farhan dan menatap Erina penuh harap. "Rin?" Lirihnya saat Erin belum mengatakan apapun padanya.

Farhan menghela nafas. "Bisma selingkuh, dan cowok itu tidak datang untuk klarifikasi." Ucapnya membantu Erina menjawab Soraya.

Soraya melihat Farhan sebentar lalu kembali menatap Erina. "Rin, serius? Bisma selingkuh?"

Erina mengangguk dan langsung memeluk Soraya, mungkin untuk sekarang hanya itu yang Erina butuhkan, tempat untuk menumpahkan kesedihannya.

Erina merasa tidak ada salahnya kalau sesekali dirinya terlihat lemah di depan orang lain, dunia tidak akan tertawa hanya karena itu, dan memang dunia tidak memiliki hak untuk tertawa.

"Gue nyerah, Ray. Gue mau cerai sama Bisma." Lirih Erina.

"Lo punya masalah sebesar ini, tapi lo bilang baik-baik aja? Erin, bagaimana bisa?" Tanya Soraya tanpa menanggapi perkataan Erina.

Masalahnya, Soraya tahu Erina mengatakan itu hanya karena emosi, Soraya yakin Erina belum memikirkan ke depannya kalau Erina sampai cerai.

Farhan memalingkan wajahnya saat melihat kedua wanita itu menangis sambil memeluk satu sama lain, Farhan merasakan sakit yang mereka rasakan dan hal itu membuatnya merasa menjadi pria gagal.

"Gue sudah tidak mau bertemu Bisma, tolong bantu gue sembunyi dari dia." Erina semakin erat memeluk Soraya begitu juga sebaliknya.

"Gue pasti bantu lo, tapi lo yakin Bisma selingkuh?" Tanya Soraya hati-hati, takut Erina merasa tidak di percayai.

Berhubung Erina tidak menjawab, Farhan kembali angkat bicara. "Beritanya sudah tersebar, Bisma ketahuan mesra sama Gisella."

"Serius, sampe di ketahui media?" Tanya Soraya tidak menyangka.

"Parahnya, Erin tahu dari televisi dan Bisma tidak memberitahu klarifikasi apapun, malah pergi entah kemana." Farhan menyambar dengan nada kesal.

"Bisma pergi ke rumah neneknya." Sahut Erina memberitahu, kurang menerima perkataan Farhan barusan, lalu Erina melepaskan pelukannya dari Soraya.

"Bisa jadi itu alesan Bisma, supaya dia ketemuan sama Gisella." Giliran Soraya yang menyambar dan memojokan Bisma menjadi pihak bersalah.

Erina terdiam sambil menimbang perkataan Soraya. "Ya ... lo bener, emang gue yang terlalu naif."

Farhan kurang menyetujui pemikiran Soraya dan Erina, memang benar Farhan kesal terhadap Bisma yang pergi tanpa memberikan klarifikasi pada Erina, tapi Farhan tahu bahwa Bisma di telpon neneknya.

Kebetulan Farhan tanpa sengaja mendengar Bisma dan neneknya telponan, Farhan mengatakan Bisma pergi entah kemana hanya karena kesal dengan kebodohan pria itu, seharusnya Bisma melakukan klarifikasi sebelum pergi.

"Bisma tidak mungkin ketemuan sama Gisella." Ucap Farhan tiba-tiba, membuat Soraya dan Erina menatap padanya.

"Kenapa kamu bisa yakin Bisma dan Gisella tidak ketemuan?" Tanya Soraya sambil memandangi suaminya galak.

Farhan menarik nafas sebelum menjawab. "Bisma tidak menyukai Gisella, jadi untuk apa mereka ketemuan? kalau pun iyah Bisma sedang bersama Gisella, mungkin wanita itu yang berusaha mendekati Bisma."

Soraya mendengus tidak menyangka atas apa yang barusan dia dengar. "Kalau Bisma tidak menyukai Gisella, terus kenapa mereka bermesraan?" Balasnya tidak mau kalah.

"Sudah cukup! jangan sampe masalah gue menjadi masalah buat kalian!"

Bisma berada di klub malam, pria itu sedang membutuhkan ketenangan, dan entah kenapa malah tempat itu yang Bisma datangi.

Bisma tidak suka pergi ke klub malam sebelumnya, bahkan saat Leo mengajak pun Bisma Selalu menolak dengan alasan Erina sudah menunggunya di mansion.

Tapi sekarang, disaat Erina benar-benar sedang menunggunya, Bisma malah bersantai di klub malam sambil meminum wine dan menonton orang-orang yang ada di lantai dansa.

"Kamu masih bisa minum rupanya." Ucap seseorang yang tiba-tiba merebut gelas berisi wine dari tangan Bisma.

Bisma berdecak sambil memandangi orang di depannya jengkel. "Kembalikan padaku!"

"Aku tidak akan membiarkan kamu minum." Lalu orang itu meneguk habis wine milik Bisma dan kembali bicara.

"Berhenti minum atau aku akan melapor pada istrimu." Ucap orang itu memberi ancaman.

Bisma mengeram. "Leo, kamu pikir kamu siapa berani mengancamku?"

Ya, orang itu adalah Leo, Bisma sengaja menyuruh Leo datang untuk menemaninya dan sekarang malah mengacau.

Leo mengabaikankan ocehan Bisma. "Aku sudah membereskan semuanya, besok orang yang menyebar rumor tentang kamu dan Gisella akan melakukan klarifikasi."

Bisma menyimak perkataan Leo lalu mengambil sebotol wine dan berniat meneguknya, namun tangan Leo lebih cepat merebut wine itu.

"Bisma, kamu tidak biasa mabuk, sebenarnya apa yang terjadi? masalahmu sudah selesai, kenapa kamu terlihat putus asa?" Tanya Leo tidak mengerti.

Bisma tidak begitu memperdulikan wine yang Leo ambil, lagipula Bisma bisa kembali memesannya kalau Bisma memang menginginkan wine itu.

"Nenek menyuruhku menceraikan Erin." Lirih Bisma, lalu mengusap wajahnya kasar.

Leo tidak terkejut mendengarnya, karena nenek Sekar memang selalu mengatur kehidupan Bisma, sehingga hal itu sudah sangat biasa.

Leo menghela nafasnya. "Terus kamu mau?" Tanyanya.

"Tentu saja tidak, aku mencintai Erin, mana mungkin aku menceraikan dia?!" Jawab Bisma.

"Lalu apa masalahnya? Erin tidak meminta cerai padamu bukan?" Tanya Leo.

Bisma terdiam, memang benar Erina tidak meminta cerai padanya, tapi ini pertama kalinya Bisma tidak menuruti keinginan neneknya.

Dan lagi, entah kenapa Bisma tidak memiliki keberanian untuk sekedar bertemu istrinya, takut Erina bertanya dan Bisma tidak mampu menjawabnya.

"Jangan membuat pengorbanan Karina untukmu sia-sia, Karin ingin kamu hidup bahagia bersama wanita yang kamu cintai, ingat?"

Bisma menatap Leo tajam. "Karin tidak berkorban untukku, dia pergi atas keinginannya sendiri."

"Kalau kamu tidak mabuk dan bermain dengan wanita di klub waktu itu, Karin tidak akan memilih mati." Ucap Leo mengingatkan.

Karina adalah anak ibu Maria, usianya lebih muda satu tahun dari Erina, gadis itu meninggal dua tahun yang lalu dan entah atas dasar apa Leo mengungkit kematiannya.

"Aku tahu Karin tidak memiliki hubungan dengan masalahmu, tapi tidak bisakah kamu menjadikan kematian Karin sebagai pelajaran?"

Jangan lupa mendukung karya ini dengan menekan tombol suka dan masukan ke daftar favorit kalian. Teruntuk kalian yang tertarik dengan karya-karya aku, silahkan ikuti aku di mangatoon atau intagram (@light.queensha) Terimakasih ...

Regards:

©2019, lightqueensa.

1
Tamirah Spd
Sebagai sahabat harus tahu mendudukkan layak nya sahabatku.jangan terlalu masuk kedalam urusan rumah tangga mereka.Pikirin juga perasaan suami nya.Yah memang di dunia ini kadang kadang aneh dgn manusia manusia nya.Ada sahabat yg betul betul sahabat sejati tapi ada juga sahabat yg menikung sahabatnya sendiri dgn berselingkuh,main belakang dgn Suami sahabat nya sendiri wesss angelllll.
Tamirah Spd
Rasa senang yg berlebihan, dikala tidur disamping suami kok bisa dgn antusias membicarakan sang idola,gak etis aja, justru sahabat nya yg bercerita ttg makna berbulan madu,yg kedepan nya membahas keturunan . ... wesss angelllll ....!!!
Tamirah Spd
Mengalah lah sedikit saja,beri Bisma kesempatan untuk menjelaskan apa yg sebenarnya terjadi .Kalau seorang suami walau nikah karena perjodohan sangat perhatian dan tidak mau bercerai harusnya nya kamu peka. Apa lagi kamu sdh menjadi istri yg seutuhnya Kalau bercerai bukan janda rasa perawan., kalau subur kemungkinan kamu hamil.Di dunia fana ini Kalau hamil tanpa suami alias janda sulit berjuang sendiri untuk membesarkan anak.Sulit untuk kebutuhan finansial.
Tamirah Spd
Istri mana yg gak sakit hati dikala masuk keruangan kerja ada wanita duduk dipangkuan suaminya. dan dibuat author sang istri cuek saja gak marah, biar suaminya yg salah tingkah.Lanjut Thor.
Tamirah Spd
Awal cerita yg menarik, walau pernikahan yg dijodohkan kan tidak ada drama atau memang blm ada drama yg berarti. Yg model dingin dan datar untuk cerita ini wanitanya.Berbanding terbalik dgn Novel yg sudah sudah kubaca.
Berharap cerita nya menarik dan seru.
Royani Arofat
erina tdk mudah luluh
Royani Arofat
d dunia nyata memang aq jumpai.menikah tanpa cinta.mereka menjalaninya dan awet sampe berpuuh tahun.yg penting saling menerima pasangan apa adanya danbersyukur.
Nhimasera Sera Sera
Luar biasa
Nhimasera Sera Sera
Lumayan
Wati_esha
Terima kasih ceritanya. Barokallah.
Wati_esha
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Asalkan Erina tidak mengalami morning sick yang parah, maka Arumi aman saja dirawat olehnya. Toh usia Arumi juga sudah satu tahun.
Wati_esha
Terima kasih ceritanya. Barokallah....
Wati_esha
Apa yang dilakukan Bisma pada Rose dan penghujat Erina yang lain?
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Kenapa Erina mengulangi pertanyaan itu?!
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Farhan - Bisma, main belakang ya. 🤣🤭. Bagus ide mereka segera untuk mempertemukan Erina - Soraya.
Wati_esha
Tq update nya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!