NovelToon NovelToon
Bukan Sekedar Rasa

Bukan Sekedar Rasa

Status: tamat
Genre:Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Angst / Romansa / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

Tentang seorang gadis yang memiliki trauma akan sebuah keluarga, yang menjadikan nya seorang anak jalanan.

Hidup bebas dan urakan, sering terjebak perkelahian, balapan liar hingga kejaran polisi.

Eleena Sora, harus di kirimkan ke sebuah tempat yang sangat jauh dari dunianya.

Sebuah tempat yang menurut keluarganya bisa membuat nya menjadi lebih baik. Namun, justru terlihat seperti neraka bagi Eleena.

Sanggupkah Eleena bertahan dan bisa menjadi seperti yang keluarganya harapkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berhasil

...~Happy Reading~...

"Sirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn, amin."

"Gue bisaa!" pekik Eleena dengan tiba tiba langsung berdiri saat sudah berhasil menyelesaikan hafalan surat Al-fatihah tanpa terpotong sedikit pun.

"Alhamdulillah," ucap Yusuf ikut tersenyum kecil ketika melihat kebahagiaan di wajah Eleena.

Gadis itu masih sama, masih bersikap apa adanya dan kebahagiaan nya seolah mengalir tanpa di buat buat, membuatnya terlihat begitu lucu.

Bahkan, Eleena tidak perduli tatapan para santriwati di belakang sana yang sejak tadi menatap nya dengan sedikit heran dan tak jarang juga yang mencemoh di dalam hati.

Bagaimana tidak, ini hanya surat Al-fatihah, namun Eleena terlihat seperti sudah menghafal surat Al-Baqarah yang memiliki ratusan ayat.

"Maaf," ujar Eleena saat tersadar, ia segera menunduk sopan kepada teman teman nya, lalu kembali mendudukkan dirinya di kursi.

"Kalau aku sudah berhasil hafal, apakah aku bisa cepat pulang?" tanya Eleena dengan wajah polos nya menatap ke arah Yusuf.

Tentu saja, laki laki itu langsung mengerutkan dahi nya, menatap Eleena dengan sedikit heran. Namun, tiba tiba ia juga tersenyum kecil.

"Kamu tahu, surat Al-Fatihah ini adalah surat pembuka. Surat pertama yang di turunkan dalam Al-Quran. Kamu tau kan artinya?"

"Sebentar, surat pertama? Apakah berarti masih ada surat yang lain nya juga?" tanya Eleena dengan raut wajah polos nya, ia mengerjapkan matanya sampai berulang kali

Dia pikir, hanya surat Al-fatihah yang akan ia pelajari dan hafal. Namun, Yusuf mengatakan bahwa itu baru surat pertama.

What! Surat pertama, jika ada yang pertama berarti ada yang kedua, ketiga dan seterusnya, benarkah begitu? batin Eleena ingin menjerit dalam hatinya.

"Dalam Al-Quran sini, semuanya total ada 114 surah. Dan dari 114 surah tersebut, urutan surah yang pertama adalah surah Al Fatihah. Kemudian, surah yang terakhir yang menempati urutan ke-114 adalah surah An Nas. Keseluruhan surah dalam Al-Qur'an juga dibagi lagi ke dalam 30 Juz." ungkap Yusuf panjang lebar seketika membuat mulut Eleena menganga.

"Whattt! Seratus empat belas! Gila ya!" pekik Eleena tak habis pikir.

"Astaghfirullah, duduk lah!" titah Yusuf agar Eleena mau duduk kembali, "Tidak perlu terburu buru. Semua bisa di pelajari pelan pelan, dan jangan di paksakan." imbuh Yusuf sambil menghela napas nya berat.

"Jangan di paksakan, gimana gak di paksa, kalau gue belum—"

"Aku!" tekan Yusuf langsung memotong perkataan Eleena, "Disini tidak ada gue, hanya ada aku atau saya!" imbuh nya membuat Eleena lagi lagi berdecak.

"Iya, aku!" ucap Eleena memutar bola matanya dengan malas, "Bagaimana bisa kamu bilang jangan di paksa. Sedangkan, aku masuk sini itu karena paksaan. Kemarin ustadzah Nuri juga bilang agar aku bisa segera menghafal surat Al—Fatihah dan huruf hijaiyah. Aku pikir setelah aku bisa menguasai huruf dan surat ini, aku bebas!" imbuh Eleena panjang lebar.

"Apa yang ingin kamu lakukan jika bebas dari sini?" tanya Yusuf dengan ekspresi wajah datar nya.

Deg!

Seketika itu juga, Eleena langsung terdiam. Ia juga bingung, apa yang akan ia lakukan jika dirinya bisa keluar dari Pondok tersebut.

Kembali melakukan hobi nya? Seperti nya iya, namun sepertinya juga tidak. Karena ayah nya tidak mungkin akan memberikan nya akses lagi.

Pak Brata sudah mengatakan, bahwa ia sudah menjual semua mobil dan motor milik Eleena. Tentu saja, hal itu membuat Eleena sudah tidak bisa berkata kata lagi.

"Aku—"

"Tidak bisakah kamu singgah lebih lama? Jangan pikirkan kebebasan, pikirkan soal pembelajaran apa yang akan kamu dapatkan disini. Pak Brata menitipkan kamu disini bukan tanpa alasan."

"Sora, kamu itu seorang perempuan. Anak perempuan satu satu nya, tidak kah kau ingin membuat pak Brata bangga dengan mu?"

Deg!

Lagi lagi Eleena di buat terdiam, ia menatap Yusuf dengan tatapan yang sulit di artikan. Perkataan Yusuf yang mengatakan bahwa ia harus membuat ayah nya bangga, entah mengapa menjadi satu kalimat yang mampu mencubit relung hati terdalam nya.

...~To be continue... ...

1
Indri Lestari
bagus ceritanya jadi terharu bacanya🥺
Lalisa
aamiin
Lalisa
owhh so sweet 🥰🥰🥰🥰
Lalisa
pantes pengen cepat cepat pindah rumah biar bebas ya MW ngapa ngapain juga
Lalisa
aihhh maira kepo😂😂😂
Lalisa
dihh ele 😅😅
Lalisa
😂😂😂😂
Lalisa
lupa ya ele
Lalisa
duh mewek jadinya 😭😭😭
Lalisa
sama sama memendam rasa.oh indahnya 😍😍
Lalisa
eh ternyata ya baru tau cie Yusuf 🤗
Lalisa
Alhamdulillah
Lalisa
aamiin
Lalisa
😂😂😂😂
Lalisa
wah 😂😅
Lalisa
ayo cepetan tolongin sora
Lalisa
udah dilamar dari kecil loh👍👍
Lalisa
gitu toh.cie elee😅
Lalisa
5 L 🤣🤣🤣. semangat elle
Lalisa
😅😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!