aku baru menikah dengan suamiku suamiku bekerja di sebuah bengkel di kota ku pernikahan kami begitu harmonis.
hingga suatu hari adik ari datang dan kuliah di kotaku, di begitu tampan dan perawakan nya begitu tinggi karena rajin olah raga.
aku tergoda dengan adik iparku itu, suatu hari aku tak percaya rupanya dia juga sering mengintip ketika aku mandi.
aku tak percaya ketiak aku mengetahui nya dia sedang " dek sedang apa ?" tanyaku dia begitu gugup kebingungan.
aku hanya melihatnya aku langsung memegang nya , bagas iya nama adik iparku
aku menarik nya ke kamar saat suamiku sudah pergi kerja
sebenarnya sejak awal bagas datang aku sudah menyu kainya dan kini kami sering berhubungan ketika suamiku kerja.
tapia apakah hubungan ini suatu hari nanti akan di ketahui ari ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rifki nurzaman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
adik ipar yang jadi pusat perhatian
" Bagas!pulang yuk " ucap tomy, dia begitu tidak nyaman saat berada di keramaian gadis dan ibu kampung " iya sebentar ya , aku juga mau berangkat kerja " sahut bagasa melihat tomy.
Saat ingin berpamitan pada ibu ku aku langsung memanggil nya " bagas sini " ucap ku dengan teman nya yang tak kalah ganteng nya.
" Kak maaf aku harus kerja " ucap nya sambil memberikan amplop aku tahu pasti uang , namun teman nya hanya diam " nanti lah , ga bisakah libur satu hari saja? lihta anak mu eh maksudnya ponakan mu " ucap ku, semua orang melihat ku saat keceplosan berkata begitu.
" bu ! lihat bagas mau pergi " ucap ku , ib yang sedang di dapur langsung memegang tangan bagas " aduh, bagas mau keman sih buru-buru " ucap ibu sambil mencegah dia pergi, aku hanya tertawa melihat nya namun teman nya hanya diam.
" kak, seklas ya sama bagas ?" tanya ku , melihat teman nya yang keren namun dia begitu dingin " iya kak " balas nya . Dia begitu ganteng sama dnegan bagas .
Suamiku tidak suka melihat adi ku di perlakukan istimewa " bu sudah lah biarkan bagas pergi dia harus kerja " ucap ari tapi ibu ku terus saja duduk dengan nya, apalagi gadi desa dan ibu ibu terus saja berkumpul .
Bagas dan Teman nya jadi pusat perhatian di kampung ku, gadis gadis dan ibu ibu nampak dia melirik nya saat akan syukuran di mulai.
" bu , itu bapak bapak sudah datang " ucap ayah semua bersiap , teman nya bagas terlihat menarik narik bajunya bagas " ayo pulang " ucap nya aku terus melihat nya begitu lucu seperti abg di film film korea.
" iya sebentar lo lihat ga bisa lepas " ucap bagas melihat tangan ibu menempel, Aku jadi kasihan lihat nya " bu sudah mungkin bagas mau kerja " ucap ku , ibu tetap saja melarang pergi " bu, maaf bagas harus pergi sudah telat " ucap bagas.
Akhirnya ibu melepaskan nya " tunggu sebenatar " ibu beranjak ke dapur " ini bawa buat makan di rumah ya " ucap ibu memberikan nasi kotak " eh buat si ganteng teman mu juga ya " ibu begitu suka dengan pemuda pemuda ganteng.
Saat akan pergi terlihat gadis- gadis menghampiri bagas " kak kasih tahu dong nomor nya " ucap mereka, nampak tomy ketakutan di kerubunin cewek- cewek kampung.
" Minta saja ya sama kak siska , maaf aku sibuk " ucap ku langsung menarik tangan tomy dan pergi , terlihat cewek - cewek kecewa " yah gimana sih , siska pasti ga ngasih " ucap mereka.
Di perjalanan timy marah - marah pada bagas " lo kalo tahu begini gw ga akan ikut " keluh nya , bagas tersenyum melihat tomy marah begitu lucu di lihat dari kaca spion motor nya " iya maaf " sahut nya.
" btw , siapa nama kaka lo , gw pengen kenal dong " ucao bagas, sedang mengincar kakak tomy yang cantik dan seksi " gw ga mau ngasih tahu gw tahu lo buaya, play boy " ucapan tomy membuat bagas tertawa sepanjang jalan " gw janji setelah dapat kakak lo gw tobat dah " ucap bagas meyakinkan tomy .
Tomy tidak percaya dengan bagas , Sampai di gerbang komplek bagas berehenti tomy turun dari motornya " eh ini nasi kotak lo " ucap bagas memberikan nya, tapi tomy menolak karena ga suka makan gituan lagian tomy juga baru pertama kali ke tempat syukuran begituan di kampung " kasih sama orang saja " ucao tomy beranjak meninggalkan bagas .
" oy !! salam buat kakak lo " ucap bagas begitu keras sambil senyum melihat tomy si cowok dingin sedingin es .
Kembali ke tempat kerja nya , bela nampak kerepotan " bela ! maaf ya aku telat " ucap bagas merasa tidak enak.
saat sedang kerja terlihat pesan dari sisika kakak ipar bagas [ bagas , kakak kangen sudah lama gak berhubungan ] pesan siska , Namun bagas tidak membalsanya karena siska sudah punya anak .
Niat bagas hanya ingin buat kaka nya bahagia dengan memberinya anak, setelah dapat anak mau apalagi bagas juga tidak mencintai siska.
" kak , itu apa ?" tanya bela melihat bungkusan di kantor kresek , aku lupa aku kasih saja sama bela " bela kamu mau ini nasi, ambil lumayan buat di kosan kan " ucap ku , bela begitu senang menerima nya " terima kasih ya kak " ucap nya .
****
Sementara di rumah ibu cewek cewek kampung menanyakan nomor nya bagas " kak mana nomor kak bagas tasi suruh minta sama kakak " ucao mereka. Enak saja aku ngasih susah tentu aku tidak akan memberikan nya.
" maaf, buat apa ini kan keluarga aku takut bagas terganggu " ucap ku , mereka kecewa " pelit ternyata, apa jangan jangan kakak juga suka sama bagas " ucap mereka. dan benar aku begitu sangat menyukai nya.
Sesudah syukuran aku berbicara pada suamiku " bang besok pulang ya " ucap ku , tapi ari tidak setuju " sayang, nanti ga ada yang jaga kamu sendirian saat abang kerja. kalo ada apa - apa gimana ?" ucap ari .
Tapi aku memaksa nya " gak bang siska ingin pulang saja " memaksa ari , diapun terdiam " abang heran pingin banget pulang ada apa di rumah " ucap ari.
Sudah tentu ada bagas , aku begitu kangen dengan nya kangen sentuhan nya ingin sekali di puaskan adik ipar ku yang ganteng itu juga kekar .
" ya sudah , bu siska mau pulang bisa kan ibu nemenin siska " ucap suamiku , sudah tentu ibu mau karena dia juga suka bagas " tentu saja ibu akan berkunjung " sahut ibu.
Namun ayah ku dia tidak setuju " sudah jangan pulang dulu di sini saja dulu " ucap ayah dan suamiku mendukung ayah " iya kah yah, ari juga berdikir begitu tapi siska kekeh ingin pulang " ucap ari.
" ga apa yah biar ibu yang jaga " ucap ibu aku senang ibu membela " ya sudah terserah ibu saja " sahut ayah beranjak melihat cucunya yang sedang tidur.
Sudah pukul 10 malam " kak tutup saja " ucap bela karena sudah waktunya tutup " ya sudah kaka tutup ya " bagas langsung beres - beres menutup kafe.
" kak makasih ya nasi nya " ucap bela pergi.
Bagas pulang, sepanjang jalan memikirkan kakak nya tomy. begitu cantik dan seksi " kapan yah aku mendapat kan nya " ucap bagas dia begitu jatuh cinta pada kakak nya tomy.
Samoi rumah begitu sepi , masuk rumah ke kamar melihat film " andaikan aku begini sama kakanya tomy " fikiran nya kotor.
Meraba punya nya rupanya sudah keras karwna nonton film sendiri di kamarnya " kok gw jadi inget kakak ipar ku " ucap bagas masih ingat rasanya begitu nikmat.
Akhirnya malam itu bagas melakukan nya sendiri.