NovelToon NovelToon
Kisah sang Gigolo

Kisah sang Gigolo

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Tamat
Popularitas:250.6k
Nilai: 5
Nama Author: maya ps

Mungkin terdengar klasik mengapa aku memutuskan menjadi gigolo. Saat itu orang tuaku terlilit hutang dengan nominal yang besar. Aku cukup gelap mata untuk mengambil jalan pintas menjadi gigolo karena jika hanya pekerjaan biasa tidak akan dapat menutup hutang orang tuaku kala itu.
Tapi bertahun tahun menjadi gigolo ternyata membuatku nyaman. Bukan hanya uang yang aku dapatkan tetapi semua fasilitas kelas 1 bisa aku rasakan. Sampai pada akhirnya kedua orang tuaku meninggal dalam sebuah kecelakaan dan aku merasa buat apa semua kekayaan ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mati rasa

Malam itu aku menelepon Alrik untuk menemaniku berangkat ke Bandung.

Hanya Alrik yang ada dipikiranku, dan aku yakin Ia akan bersedia menemaniku.

Sepanjang perjalanan aku tidak bisa di ajak bicara.

Aku hanya menangis dan memukuli diriku sendiri, berkali kali menyalahkan diriku dengan pengandai andaian yang aku buat.

Pada saat Alrik tiba di apartemenku bersama dua temanku yang lain.

Ia melihat aku sedang duduk di pojokan dengan mata yang bengkak.

Saat itu mataku terasa amat sakit karena aku menangis hebat.

Alrik san kedua temanku membantuku untuk duduk di sofa.

Alrik mengambilkan aku minum, beberapa menit aku tidak bisa di ajak bicara.

Aku hanya memberikan sebuah alamat rumah sakit.

" Tolong bawa aku kesana " Ucapku dengan nada yang lemah "

Berbekal google Maps Alrik menyetir menuju Bandung membawa aku yang tidak henti hentinya menangis.

Hatiku begitu hancur, rasanya sangat sakit sekali. Dadaku sesak, badanku lemas.

Di pikiranku, aku mau ikut mati saja bersama kedua orang tuaku.

Teman temanku mencoba menenangkan aku. Tapi tidak ada satu hal pun yang bisa membuat aku tenang sekarang.

Kami sudah sampai di Rumah Sakit. Alrik dengan sigap mencari informasi tentang kecelakaan mobil di KM dua puluh.

Aku di bantu untuk jalan oleh kedua temanku. Menuju ruang jenazah.

Harapan kedua orang tua ku masih hidup sudah tidak ada.

Di depan ruang Jenazah kami bertemu dengan Bapak Sugeng yang menerima telponku.

Ia menceritakan kronologis kejadiannya. Mobil Papa melaju dengan kecepatan cepat dan kemungkinan karena driver mengantuk mobil jadi kehilangan keseimbangan ke lajur kanan.

Ketika driver sadar langsung membanting stir ke kiri dan menabrak pembatas jalan.

Mobil berguling sebelum berhenti karena menabrak pembatas jalan.

Mama, Papa dan A Maman meninggal di lokasi dan tidak sempat mendapatkan pertolongan.

Kami dipersilahkan masuk ke dalam kamar jenazah.

Ketika petugas membuka lemari mayat Mama dan Papa, tangisan ku pun pecah.

Alrik merangkulku intuk memberikan kekuatan.

Karena terpukul akhirnya aku tidak sadarkan diri.

Selama aku pingsan, Alrik mengurus semuanya.

Ia membagi tugas dengan kedua temanku yang kebetulan orang Bandung juga.

Mereka diminta Alrik untuk memberitahukan kejadian ini kepada ketua RT di perumahanku.

Jenazah akan di mandikan di rumah kami dan di kuburkan di TPU dekat rumah ku.

Sedangkan Alrik mengurus proses kepulangan Mama dan Papa dari rumah sakit menuju rumah duka.

Bahkan ketika sadar aku masih tidak bisa di ajak bicara.

Aku hanya diam dan tidak bisa memikirkan apa apa.

Alrik yang mengabari keluarga besar ku, mengabari teman temanku di group Whatsapp SD sampai SMA.

Alrik juga mengabarkan ke teman teman Mama dan Papa melalui group Whatsapp di handphone Mama dan Papa yang di serahkan oleh Polisi.

Bahkan di dalam ambulans pun aku hanya bisa menangis dan memegang tangan Mama.

Jika di lihat dari wajah Mama tidak ada luka sama sekali, hanya terlihat lebam.

Tapi ternyata benturan yang keras ke kepala Mama dan Papa mengakibatkan kematian keduanya.

Waktu sudah menunjukan pukul lima pagi ketika kami tiba di rumah.

Sudah banyak orang yang berkumpul di rumahku.

Mereka adalah warga sekitar yang membantu proses pemakaman Mama dan Papa.

Aku menyaksikan Papa di mandikan dan di pakaikan kafan

Warga yang memandikan jenazah Papa meminta aku untuk mencium atau memeluk Papa untuk terakhir kalinya.

Aku larut dalam tangis yang teramat menyakitkan.

" Maafin Alfred Pa belum bisa ngebahagiain Mama dan Papa " Bisikku di telinga Papa.

" Bantu Alfred untuk tetap kuat ya Ma, Pa menjalani sisa hidup Alfred tanpa adanya Mama dan Papa " Ucapku dalam hati.

Keluarga dan teman teman sudah mulai berdatangan ke rumahku.

Mereka bertanya bagaimana kronologisnya dan Alrik yang menceritakan semuanya.

Ads yang bilang tidak menyangka, ada yang bilang terlalu cepat dan beberapa komentar lainnya.

Mengapa orang yang sedang berduka, sedang kehilangan harus menjelaskan ke semua orang yang datang bagaimana semua ini terjadi.

Padahal untuk berdiri dan menahan untuk tidak menangis saja sangar berat untukku.

Pukul delapan pagi Mama dan Papa di makamkan.

Aku menguatkan diri untuk ikut turun mengantarkan Mama dan Papa ke peristirahatan terakhirnya.

Ku tahan air mataku, aku menguatkan diri ku agar Mama dan Papa bisa beristirahat dengan tenang.

Banyak temanku yang hadir dan mantan aku pun ada beberapa yang hadir.

Tante Vero juga mengirimkan karangan bunga dan mengirimkan pesan padaku, dan memintaku untuk tabah dan kuat menjalani semua ini.

Dari semua yang datang dan mengucapkan belasungkawa, tidak ada Vena di sana.

Walaupun Alrik sudah mengabarinya, tapi Ia tidak membalas sepatah katapun.

Mungkin memang aku harus merelakan kepergiannya seperti aku merelakan kepergian kedua orang tuaku.

Sudah tiga hari dari hari kepulangan Mama dan Papa.

Aku berdiri di balkon penthouse mewah dengan segelas wine kualitas nomor satu.

Kekayaan yang lumayan untuk ukuran anak dua puluh tahunan.

Tapi itu semua tidak bisa membuat aku bahagia.

Semua uang ini terasa semu. Uang yang aku kejar selama bertahun tahun, sampai aku melakukan hal yang seharusnya tidak aku lakukan.

Aku melakukan apapun demi uang bahkan dengan cara menjual diriku.

Tapi ironinya sekarang aku merasa semua uang itu tidak memberikan aku kebahagiaan.

Ini hari terakhir aku tinggal di penthouse. Aku sudah bicara dengan Tante Vero jika akan berhenti menjadi kucingnya.

Untungnya Tante Vero mengerti kondisiku dan tidak bertanya banyak, atau tidak perduli entahlah.

Aku akan kembali ke apartemenku yang lama. Karena berada di penthouse ini sangat menyiksaku.

Aku ingat moment terakhir yang aku habiskan bersama kedua orang tuaku.

Aku ingat makan siang dan malam kami bersama, ingat saat menonton tv bersama, mengobrol tentang restoran Papa.

Bahkan moment saat kami menikmati sunset di hari itu.

Seperti yang aku lakukan hari ini. Bedanya aku menikmati sunset tanpa rasa apapun.

Makanan yang Mama masak, aku makan setiap hari.

Aku nikmati semua makanan itu seolah itu adalah makanan terakhirku.

Masakan Mama menemaniku selama satu minggu, seolah setelah satu minggu Mama dan Papa sudah tidak menemani aku lagi.

Aku menikmati semua kehilangan dan rasa kesepian sendiri. Di penthouse ini, tempat terakhir kali aku merasakan kebahagiaan.

Sekarang aku seperti mati rasa akan apapun. Bahkan beberapa kali aku berpikir untuk bunuh diri loncat dari penthouse ini.

Tapi entah kenapa sampai sekarang aku belum melakukannya.

Aku tau Mama dan Papa sangat menyayangi aku.

Aku punya keyakinan jika Mama dan Papa mau aku hidup bahagia walaupun tanpa ada mereka lagi.

Hanya keyakinan itu yang masih membuat aku tetap hidup, entah sampai kapan.

1
YOKE ERWIN KURNIA
jalan hidup sudah ada yg menentukan tinggal kita harus bisa menjalankan dan bersyukur
YOKE ERWIN KURNIA
contoh dalam kehidupan yg baik
Laksmi Amik
mmpir
Arro Ganteng
Luar biasa
Nia Nara
Tante Camilla baik sekali
Bunda Puput
Luar biasa
Raudatul zahra
belum end ya?? ku kira sudah end..

bagus sebenarnya cerita nya thor.. tema yang cukup berani karna kupikir hal yg agak tabu buat membicarakan tentang hal² kaya gini.. tp author nya keren, berani memilih tema ini.. dan bagusnya, ada bagian² norma sosial yg nggak dihilangkan kayak Vena (?), siapa sih yg artis pacarnya Alfred itu loh.. dia merasa jijik dan lebih memilih pisah dari Alfred karena Alfred pernah nyentuh (?) mama nya.. trus juga, waktu Alfred kerja, author nggak terlalu menggambarkan secara gamblang kegiatan (?) mereka. juga Alfred yang merasa bersalah karna mungkin akibat pekerjaan nya yang kotor, yg bikin org tua nya meninggal.. yah memang rahasia usia cuma Tuhan yang tau, tapi rasa bersalah nya Alfred itu bagus, menandakan bahwa dia masih bisa membedakan mana yg benar dan mana yg salah..

aku berharap nya siih ending dari cerita ini nanti tetap Alfred mungkin akan merasakan akibat dari pekerjaan nya yang haram itu.. meskipun pakai pengaman, yang namanya kerjaan haram, mungkin bisa tetap ada akibat nya.. mungkin penyakit atau mungkin semua harta nya habis terbakar atau apa gitu.. karna gk akan pernah ada kenikmatan dari sumber yg haram..dan disitu mungkin Alfred nanti bisa mentaubati masalalu nya sebelum akhirnya dia meninggal juga.. tp semoga Agni tetap bersedia membersamai Alfred yaa..

ditunggu lanjutannya thoorrr... tetap semangat 💪💪💪
Raudatul zahra: ehh,, seriusan udah tamat?? tapi kayak masih nggantung iih cerita nya
total 2 replies
Raudatul zahra
bertemu mama nya hanya saat natal.. tp waktu neneknya meninggal, tetangga nya membantu menyiapkan tahlilan.. mungkin mu'allaf atau tetangga nya nggak tau kali ya kalo nenek iren ini non-muslim
Raudatul zahra
nah ini maksudku..
Raudatul zahra
nama nya Laura Alissa kali yaa
Raudatul zahra
gila siih .. ada org² macan gitu yaa🤔🤔 istri dipake cowok lain.. ngeriii
Raudatul zahra: ooooowwwww gituu.. penyakit berarti yaa
total 2 replies
Raudatul zahra
niatmu baik, tapi caramu salah Fred..
Raudatul zahra
ini author nya laki apa perempuan ya??
Raudatul zahra
lanjuuuuttt dulu ~
Raudatul zahra
lanjuuuuttt duluuu~~
Raudatul zahra
haii thor.. aku baru mampir niih
Iis Isas
Hati hati Alfred kena rajasinga .....
Gonta ganti. pasangan jangan keenakan ka rna dibayar....he he he 🤣🤣🤣
lanjutkan athooor biar👌 seru.....
chandu
adam atau amir sich???
LANY SUSANA
punya ank ga tuh mantan gigolonya thor
suryana
ceritanya bagus cuma kurang ada intrik dlm cerita
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!