NovelToon NovelToon
KALA

KALA

Status: sedang berlangsung
Genre:Vampir / Cinta Terlarang / Romansa Fantasi
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: Vernon Gae

Kyara Agatha Malvi, putri Duke di kekaisaran timur. Ia merupakan tunangan dari putra mahkota kekaisaran timur.

Suatu waktu Kyara menghilang tanpa jejak dan akhirnya dinyatakan meninggal karena bajunya yang ditemukan di hutan terlarang perbatasan antara kekaisaran timur dan utara.

Kai Xavier salah satu pangeran terbuang di kekaisaran utara, saat sedang berburu ia menemukan tubuh seorang wanita yang tak lain adalah Kyara dalam keadaan mengenaskan.

Ia menyelamatkan Kyara karen parasnya yang cantik dan menggoda.

Dengan dalih sebagai balas budi karena telah menyelamatkannya, ia menjadikan Kyara sebagai pelayan pribadinya.

Bagaimanakah kehidupan Kyara setelah menjalin hubungan tabu dengan seorang vampire ?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vernon Gae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24 : Teman

Kekaisaran Utara ternyata memang semengerikan apa yang diceritakan selama ini.

Walaupun monster-monster itu berwujud manusia yang tampan dan cantik, ternyata mereka sangat keji dan mengerikan.

Kai berdecak kesal, "Lihat...kau itu baru saja sadar tapi langsung mengomel tanpa henti, aku ini majikanmu, bersikaplah yang sopan."

Kyara tak menyukainya, ia terus mengomeli Kai yang berada didepannya, "Suruh siapa kau meninggalkanku, kalau tidak mana mungkin aku sekesal ini."

Sepertinya Kyara memang benar-benar gila, waktu pertama gadis itu sadar ia terlihat lemah dan merindukan Kai, bicara sangat manis dan membuat Kai luluh.

Namun kini gadis itu bicara dengan sembarangan seolah lupa kalau ia telah menyelamatkan nyawanya.

Kai meraih cawan yang berada di tangan Kyara, ia meminum air dari dalam cawan itu dalam sekali tegukan.

Kyara heran, "Mengapa kau meminumnya ? Bukankah kau membuatnya agar bisa kuminum ?"

Kai hanya memberi jawaban yang membuat Kyara semakin kesal.

Setelah puas mengomeli Kai, Kyara menundukan kepalanya. Ia merasa sedih dan senang sekaligus.

Sudah lama ia tak bicara sebanyak ini. Omelannya bisa diartikan sebagai ungkapan rindu pada Kai.

Suasana tiba-tiba menjadi sangat canggung.

Ragu-ragu Kyara menanyakan hal yang mungkin saja sensitif bagi Kai.

Ya, ini adalah soal Selena.

Ia ingat kalau Kai sempat tak percaya bahwa Selena lah yang melukai dan membawanya ke hadapan ibu tiri Kai.

"Bagaimana dengan Selena ?" Tanya Kyara.

Kai terdiam, ia harus menjawab apa kali ini ? Selena adalah sahabatnya, ia memang bersalah namun ia tahu kalau kesalahan itu berawal dari dirinya sendiri.

"Dia...adalah orangku, ia tak akan menyakitimu lagi." Jawab Kai.

"Benarkah ? Kurasa dia membenciku." Gumam Kyara.

Kai pun mengernyitkan dahinya, ia tahu kalau Selena membenci Kyara, karena ia adalah seorang manusia.

Namun dia sudah menekankan kalau Selena adalah orangnya, ia dan Selena berada di bawah orang yang sama tak mungkin lagi saling membenci.

"Tak akan." Jawab Kai singkat.

Kyara tersenyum tipis, dalam sekali lihat saja siapapun akan tahu akan perasaan Selena pada Kai.

Dia adalah seorang bangsawan yang juga mempunyai bawahan setia.

Ia tak bodoh.

Selena memendam perasaan pada Kai.

Di awal pertemuan mereka saja Selena tak memberinya kesempatan untuk menjelaskan, ia terus menuduhnya telah menerobos kastil Kai dan menggunakan sihir terlarang.

Kalau memang tak ada perasaan pribadi, Selena pasti akan menunggu Kai dulu bukannya menyerahkan dirinya langsung pada ratu Isabella.

"Mengapa kau melamun ?" Tanya Kai heran.

"Ada hal lain yang ingin kutanyakan Kai." Ucap Kyara.

"Tanyakan saja, apa yang kau takutkan ? Tadi saja kau mengomeliku." Jawab Kai.

Kyara pun menyiapkan hatinya, ia bisa saja mati ditangan Kai. Namun ia tak bisa memendam rasa penasarannya lagi.

Kyara pun menceritakan apa yang dituduhkan oleh Selena dan ratu Isabella padanya.

Ya, tuduhan kalau ia menggunakan sihir pengubah penampilan. Ia dikira menggunakan sihir agar berparas seperti mendiang ibu Kai.

"Mereka bilang wajahku seperti mendiang ratu, apa benar itu Kai ?" Tanya Kyara penasaran.

Kai hanya terdiam, ia tak suka situasi ini.

Kyara terus memberi tatapan tajam pada Kai, lelaki itu terus terdiam tak menjawab pertanyaannya. Atas diamnya Kai itu akhirnya ia tahu bahwa yang mereka katakan itu benar.

"Ternyata benar." Gumam Kyara.

Dulu Kai mengatakan menolongnya karena sedang bosan dan iseng saja, dalam hatinya kini menebak kalau Kai menolong karena parasnya yang seperti mendiang ibunya.

Ia bersyukur karena hal itu namun Kyara juga merasa takut.

"Kau menolongku karena aku seperti ibumu bukan ? Bukan hanya paras tapi semua yang kulakukan dan yang kusuka juga seperti ibumu bukan ?" Tanya Kyara.

Tak semua yang Kyara tanyakan benar, namun ia berniat mendesak Kai agar lelaki itu benar-benar berkata jujur padanya.

"Kau itu terlalu banyak bicara!"

Mata Kai menatap tajam ke arah Kyara.

"Kalau kau sudah benar-benar bosan hidup katakan saja, dengan senang hati aku akan menghisap darah manismu itu sampai benar-benar habis." Ucap Kai lalu berlalu pergi meninggalkan Kyara sendirian didalam kamar.

Kyara hanya melongo, entah kenapa ia sama sekali tak merasa takut dengan ancaman Kai barusan.

Seperginya Kai, ia hanya melamun.

Ia tak tahu ini hari apa dan pukul berapa. Sudah berapa lama ia di Kekaisaran Utara, ia sudah benar-benar tak tahu.

"Ragaz...aku merindukanmu..." Gumamnya.

Bulan sudah menampakan bentuknya dengan begitu jelas, angin pun berhembus dengan kencangnya.

Dari balik tirai tipis Kai memandanginya dengan ekspresi datar.

Kyara baru saja tiba diruangannya dengan mengenakan pakaian tebal.

"Apa yang sedang kau pikirkan ?" Tanya Kyara.

"Tak ada."

Jawaban singkat Kai membuatnya kembali kesal, namun dia harus menahannya.

"Bolehkah aku melihat lukisan ibumu ?" Tanya Kyara hati-hati.

Kyara sadar kalau permintaannya itu sangat berlebihan, namun dia ingin memastikannya sendiri.

"Maumu banyak sekali." Jawab Kai.

Tak seperti jawabannya yang ketus, Kai membawanya ke kamar rahasia, kali ini kamar itu tak seperti sebelumnya.

Kyara terpukau melihat potret besar yang terpajang di dinding.

"Matanya juga berwarna perak sepertiku..."

Kai tersenyum tipis saat mengetahui Kyara yang terus saja melongo seperti orang dungu.

"Kau akan membuat lukisan ibuku berlubang dengan mata tajammu itu." Ledek Kai.

Cihhhh....

Benar kalau ia memang terus menatap tajam lukisan ibu Kai. Melihat lukisan itu seolah ia tengah berkaca dicermin.

Tidak-tidak....kalau diperhatikan lagi, ibu Kai bahkan lebih cantik dari dirinya.

"Ibumu sangat cantik." Puji Kyara.

Kyara tersenyum lebar saat mengatakannya, ia benar-benar tulus dengan pujiannya itu.

Ia sadar kalau Kai menatapnya dengan tatapan curiga, perbuatannya itu membuat Kyara salah tingkah.

"Aku mengatakan itu bukan karena paras kami yang serupa. Dia memang benar-benar cantik." Jelas Kyara.

"Aku tahu."

Di sisi lain Selena menunggu Kai di luar kastil, Kai sudah tahu akan hal itu. Namun dia memilih untuk menemani Kyara sebentar.

"Kai..." Panggil Kyara pelan.

"Apa ?"

"Terima kasih."

Kai terheran mendengarnya, bahkan untuk beberapa saat ia merasa pendengarannya bermasalah.

"Terima kasih sudah menyelamatkanku." Ucap Kyara sekali lagi.

"Hmmm."

Kai benar-benar tak paham lagi dengan gadis ini, terkadang dia benar-benar menyebalkan, terkadang membuatnya tak bisa mengatakan apapun.

"Bolehkah aku meminta sesuatu yang kurang ajar Kai ?" Tanya Kyara.

Kai memutar bola matanya malas, baru saja ia merasa tenang.

"Kau ini ya-"

Belum sempat Kai menyelesaikan ucapannya itu, Kyara langsung memotongnya begitu saja.

"Maukah kau berteman denganku ?" Tanya Kyara.

"Y-ya ?"

"Aku tahu bagimu aku hanya manusia lemah dan juga sebatas pelayanmu. Namun bagiku kau bukan hanya seorang majikan, namun juga seorang teman. Aku tak ingin hanya aku saja yang beranggapan seperti itu." Ucap Kyara.

"Kenapa kau menganggapku sebagai teman ?"

"Karena aku hanya punya kau disini." Jawab Kyara.

1
AL Shahidhan
jalan cerita yang menarik..ku tunggu lanjutannya✨
Rzl
semoga kiara baik2 aja ya
waw ini ceritanya sngat mnarik aku suka sm cerita ini aplg kya tentang mafia gtu


smngat ya kak smoga ke depan nya karya mu smakin maju, sukses, tmbah menarik


salam dari sy andini dyah handayani orang tangerang
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞
semangat kak 💪💪💪
viaeonni
ya memang tidak salah dan maksutmu baik, tapi kurang sopan saja menurutku masuk ke kamar orang
Winterozez
berbeda itu indah
꧁☠︎𝕱𝖗𝖊𝖊$9𝖕𝖊𝖓𝖉𝖔𝖘𝖆²꧂
kyara masuk perangkap yg dibuat sendiri tuh 😊
rinasti
saling menemani, saling mengisi, lama2 bisa saling jatuh hati 😄
Cellestria
baik sekali😁
kadang" aku malas😅
Matahari
sebenarnya semua buku bikin kepala pusing kalau bacanya sampai dipikii. isi buku tersebut
🟢𝐀⃝🥀🥑⃟ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘjinda❀∂я🤎
kasihan kamu Kyara sini aku peluk biar hangat 🤭🙈
𝐀⃝🥀Weny
semoga langgeng dengan hubungan barumu Regaz
꧁☠︎𝕱𝖗𝖊𝖊$9𝖕𝖊𝖓𝖉𝖔𝖘𝖆²꧂
cerita yang seru kak, aku suka 😍
꧁☠︎𝕱𝖗𝖊𝖊$9𝖕𝖊𝖓𝖉𝖔𝖘𝖆²꧂
mungkinkah kyara akan tewas begitu saja 🤔
Kokoro No Tomo
jejak
khey
yang sabar ya kyara
🟢𝐀⃝🥀🥑⃟ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘjinda❀∂я🤎
wah si kyara menemukan penemuan baru ternyata ada ruangan rahasia tersembunyi di rumah si Kai
🟢𝐀⃝🥀🥑⃟ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘjinda❀∂я🤎
si Kai begitu sebab ada satu hal yang disembunyikannya yaitu perasaannya padamu. eh sok tau aku ✌️
Women-Stars🍁 Al-Zha
lain di hati lain di mulut itulah peribahasanya
Women-Stars🍁 Al-Zha
memang begitulah klo udah cinta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!