NovelToon NovelToon
Fobia Pria Tampan

Fobia Pria Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Imelda Agustine

Kisah seorang wanita bernama Kiko, karena trauma masa lalu nya membuat Ia jijik jika di sentuh oleh seorang pria.

Lebih parahnya akan membuat Ia panik, gemetar bahkan Pingsan.

apalagi Pria itu Tampan.

kemudian Ia bertemu dengan seorang Pria Tampan dan anehnya Ia bisa bersentuhan langsung dengannya, Karena hal itu lah yang membuat Kesalah Pahaman ini Terjadi.

Kiko tidak tahu bahwa Pria tersebut adalah Pria mapan, tampan dan berhati dingin. banyak di Gilai oleh banyak kaum hawa.

Pria tersebut tak lain bernama Dion, pengusaha muda sukses yang memiliki kuasa serta segalanya.


ikutilah Kisah mereka, jangan di lewatkan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imelda Agustine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengendalikan Mobil

Gogo dengan sigap membuka pintu mobil belakang untuk Bos nya, karena hal itu sudah biasa baginya jadi Ia lupa bahwa harus berpura pura menjadi majikan bagi Dion.

"tidak, biar aku saja duduk didepan bersama Kiko", ucap Dion menjadi perintah

"baik Tuan..eh Dion" sahut Gogo canggung.

mereka berdua sudah masuk ke dalam mobil dan duduk dikursi masing masing, sedangkan Kiko masih berdiri ragu.

"kenapa kau belum masuk? cepat! kita bisa terlambat"

"ta...tapi saya.." Kiko gugup tidak tahu harus bagaimana menjelaskannya

"sudah jangan banyak alasan, cepat masuk dan menyetir!" perintah Dion

akhirnya Kiko masuk dengan gugup, Ia menarik nafas dan menghembuskannya perlahan.

baik, aku bisa. dulu aku bisa mengendalikan mobil, sekarang pun pasti bisa.

Kiko mencoba meyakinkan dirinya sendiri sebelum menancap gas dan berlaju.

Kiko sudah bertahun tahun lamanya semenjak kecelakaan terjadi pada orangtuanya, Ia sudah tidak mengendalikan mobil lagi.

apalagi sekarang dia hidup sendiri dan mandiri tanpa kemewahan apapun, jadi sekarang untuk mengendalikan mobil maka akan sulit baginya untuk membedakan mana rem dan mana gas.

"awas! awas ada mobil" teriak Dion

Kiko langsung membelok setirnya untuk menghindar

"awas!" teriak Dion lagi

Kiko membelok lagi untuk menghindar

"hufff" Kiko merasa lega karena Ia bisa menghindar, tapi kemudian tiba tiba ada pejalan kaki sedang menyebrang

"rem.. injak remnya sekarang! injak!" teriak Dion dan Gogo yang panik

"mana remnya?", tanya Kiko panik tidak dapat berpikir, "aku lupa yang mana remnya"

"apa?" sontak Dion dan Gogo kaget melihat tegang pada Kiko

dan akhirnya laju mobilpun makin mendekat, Dion yang kemudian beranjak dari duduknya ikut memegang setir dan langsung membanting setirnya ke kiri.

mobil berlaju ke arah pohon besar, sontak mereka berteriak dan mejerit

"Aaaaaaaaa" teriak mereka membelalak karena sudah jelas akan terjadi kecelakaan hebat.

CIIIITTTT!!

Tanpa diduga Kiko menginjak rem dengan benar hingga mobil berhenti mendadak dan kepala mereka sedikit terpental kedepan tapi tanpa cedera, untunglah mereka berhenti tepat sebelum menabrak sebuah pohon besar yang hanya berjarak beberapa centi saja.

segera Gogo membuka pintu mobil, melangkah keluar dengan kaki gemetar seakan tak menginjak tanah saking syoknya.

sedangkan Kiko masih mengatur nafasnya yang kaget dengan membelalak, kemudian Ia menoleh kearah Dion yang sudah pucat pasi dan kaku karena kaget.

"Tuan tidak apa apa?" tanya Kiko polos

"tidak apa apanya hah?" Dion berteriak membuat Kiko jantungan, "kau ingin membunuhku hah?"

"maaf, lagian kan aku tidak sengaja menginjak gas?" sahut Kiko beralasan

"tidak sengaja apanya, jelas jelas kau tidak bisa menyetir"

"tadi aku ingin mengatakannya, tapi Tuan tidak mau mendengarku"

Dion melotot mengepalkan tangannya kesal.

wanita ini sudah salah masih saja menyalahkan orang lain, arghhh

"sudah sudah, kalian jangan bertengkar", ucap Gogo yang sudah mulai tenang, "kalian berdua keluarlah, biar aku yang menyetir!"

"tapi Tuan, Anda kan majikan kami dan tidak seha..."

"sudahlah, biarkan Gogo yang menyetir!" sahut Dion memotong

kemudian mereka berdua, Dion dan Kiko. duduk di kursi belakang dan saling bersindakap membelakangi.

Gogo melirik keduanya dari spion dalam mobil.

mereka seperti sepasang kekasih yang sedang bertengkar saja.

****

sepanjang perjalanan Dion melirik Kiko yang gemetar, sesekali Ia terlihat menggigit kukunya dan mengatur nafasnya kasar.

dia pasti sangat syok

"Berhenti disini sebentar!" pinta Dion

Mobilpun berhenti tepat didepan supermarket.

"loh, kenapa berhenti disini?" tanya Kiko

"sepertinya kita perlu meneguk minuman dingin agar kita tenang" sahut Dion

"ya Dion benar, yuk kita beristirahat sebentar! lagian THORY GROUP sudah dekat dan kita bisa bersantai sebelum jam kerja dimulai"

akhirnya Kiko ikut keluar membeli minuman rasa jeruk yang memberikan aroma ketenangan dan kesegaran.

ah, akhirnya aku mulai tenang. untung saja Dion mengusulkan membeli minuman dingin, ah untunglah.

Kiko sangat bersyukur atas ajakan Dion yang seolah mengerti bahwa dirinya begitu syok karena hampir celaka.

Disisi lain seorang kasir sedang memperhatikan Dion dan Gogo yang sedang berjalan kearah frizer, mengambil sebotol minuman dingin untuk menyegarkan dahaga mereka.

Kasir itu menatap penuh kagum hingga tidak memperhatikan Kiko yang sedari tadi memanggilnya untuk melakukan pembayaran.

"hallo kasir"

"hallo"

"bayar dong!"

"gratis ya?he he"

"aduhh, lagi liatin siapa sih kok aku di kacangin?"

Kiko akhirnya menoleh kearah kasir itu menatap dengan senyum kagum.

ah Dion dan Gogo rupanya

"ah mereka berdua memang tampan", gumam Kiko tanpa sadar

"Nona beruntung sekali bisa bersama dengan pria pria tampan", ucap Kasir

"he he ya kau benar" sahut Kiko

"betapa sejuknya melihat pemandangan indah dipagi hari", menopang dagunya menatap Dion dan Gogo yang mendekati, "ah pangeran"

sementara Dion yang melihat kedua wanita aneh didepannya mengerut kening.

kenapa mereka senyum menggelikan seperti itu sih, risih banget liatnya.

setelah Dion dan Gogo mengambil minuman, lalu mereka menuju kasir untuk melakukan pembayaran.

"apa salah satu dari mereka itu kekasih Nona?" tanya kasir yang didengar oleh Dion dari jarak cukup jauh

cih, mereka ngomongin apa sih

"tidak, kau salah paham",Kiko menggelengkan kepalanya, "sebetulnya.."

"sebetulnya apa?" tanya kasir penasaran

"merekalah sepasang kekasih", bisik Kiko tapi terdengar karena Dion dan Gogo sudah berada dibelakang mereka.

sial

"bayar!" teriak kesal Dion dan Gogo ditelinga Kiko, mereka hanya menaruh minuman depan kasir lalu langsung pergi begitu saja meninggalkan Kiko duluan masuk kedalam mobil

"huh, iya iya aku yang bayar, kenapa sampai teriak sih!" gerutu Kiko

sementara Dion dan Gogo begitu menahan kesal dengan wajah memerah.

"huaa, saya merasa terhina. hikss" ucap Gogo merengek

"......" Dion bersindakap menahan kesal

"saya sebagai pria jantan sungguh merasa terhina, bagaimana dia bisa mempunyai pikiran aneh seperti itu?"

"......."

"dia juga mengatakannya pada oranglain, memalukan sekali"

"........"

"mau ditaruh dimana muka saya? hiksss"

"........."

"banyak perempuan yang tergila gila padaku dan Tuan tapi kenapa bisa berakhir seperti ini, aku terhina sekali"

"aku juga merasa terhina bodoh", teriak Dion memuncak, "kau pikir bagaimana perasaanku selama ini menahannya? aku marah dan juga merasa sama terhinanya melebihimu, ini bukan pertama kalinya dia mengatakan hal ini pada oranglain. kau tahu? saat dia mengatakan kesalah pahamannya kepadaku, rasanya aku ingin memilih mati saja, hiiiksss"

"maaf Tuan, saya tidak tahu bahwa Anda sangat menderita selama ini", Gogo menepuk dadanya, "saya berjanji akan membantu meluruskan semuanya" ucap nya penuh yakin

sementara Dion hanya memilih diam menunduk menahan emosinya yang ingin meledak.

"hai", sapa Kiko memasuki mobil, "ini minuman kalian berdua"

Dion mengambilnya dan memberikannya pada Gogo yang berada Di kursi depan.

wanita ini benar benar

Dion dan Gogo meneguk minuman tapi pandangannya tak beralih pada Kiko.

"hei, kenapa kalian berdua memelototiku begitu?" tanya Kiko takut, seakan akan kedua pria yang berada didepannya akan memakannya.

*****

jangan lupa bantu vote untuk memberi dukungan pada Author ini, berikan rating like dan juga komen.

miss u deh :* pembaca setiaku hehe

1
Gracely Sumendap New
udah 2023 ga lanjut thor, abis idea? 💪
Sulistiyo Wati
ceritanya persis film lee minho
Erstinowsky
aduh ngakakkk banget😂😂😂😂😂😂
Deli Momoidea Pelangiran
😁😁😁
Dafina Delisha
Awal ug seru... langsung favorit nih...
Endang Susilawati Polly
good
ceritanya sangat menarik
Bonaria Simbolon
heran ya, knp cerita ini belum up juga smpi skrg.
Bonaria Simbolon
lanjut up lg dong thor cerita nya ?
Bang Chan
Novelnya sangat menarik
Wahyu Mu'in
siap lembur ....
Wahyu Mu'in
menarik .....lanjut
Nur Adam
lnjht
玫瑰
lucu sangat
玫瑰
Wah.. ibu bapa mereka dulu teman baik..
agasaka
aneh
agasaka
jorok dan pastinya bau naga
agasaka
nenk sihir
agasaka
a mampir tor suka pisualnya ngena bnget.
Satya David
kelamaan ceritanya kebanyakan mengulur ngulur kesel2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!