NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Tunangan Kakakku

Terpaksa Menikahi Tunangan Kakakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti
Popularitas:336.9k
Nilai: 5
Nama Author: 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞

Dibuang ibu kandungku, disiksa keluarga tiriku. Tapi itu belum cukup...

Saat Lania beranjak dewasa, ia justru harus menggantikan kakak tirinya untuk menjadi tunangan pria yang tidak dikenalnya.

Penyiksaan itu terus berlanjut sampai Lania benar-benar menikahi pria itu. Karena sebuah kesalahpahaman, suaminya terus menyiksanya karena kebencian yang tidak seharusnya ia terima.

Sabar... sabar... sabar... hanya satu kata itu yang bisa menguatkan Lania dalam menjalani kehidupannya yang sangat keras.

Akankah kehidupan Lania menjadi lebih baik?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perdebatan Juanda dan Amel

Sepanjang perjalanan pulang, Lania terus meringis menahan rasa sakit pada kakinya, ia bahkan merasa high heels yang ia kenakan terasa basah dan lengket akibat darah yang terus mengalir.

"Tahan Lania, tahan... jangan mengeluh... tidak ada gunanya," pikir Lania.

Amel menghela nafas panjang, "ternyata pria itu menjadi lumpuh selamanya. Untung saja bukan Lisa yang menikahinya."

"Apa maksudmu untung bukan Lisa? apa kau lebih senang melihat Lania yang menderita?" tanya Juanda.

"Bukan seperti itu pah. Maksudku kan Lisa punya pekerjaan, ia pasti akan sibuk bekerja dan kelelahan. Tidak mungkin saat kembali pulang, ia justru merawat pria yang lumpuh. Kalau Lania kan tidak punya pekerjaan, jadi anggap saja ia membantu Lisa," jawab Amel.

"Bagaimana aku bisa bekerja? aku bahkan tidak pernah diizinkan kemanapun setelah lulus kuliah. Aku selalu menjadi pengganti kak Lisa jika ia membutuhkanku. Aku sudah lama kehilangan jati diriku sebagai Lania," pikir Lania sedih.

Juanda menggelengkan kepalanya, "Lania, apa kau yakin ingin menghabiskan sisa hidupmu untuk merawat..."

"Pah... kau jangan mulai lagi. Apa kau mau melihatku melompat dari mobil ini?" ancam Amel.

"Lania juga anakku, bagaimana mungkin aku membiarkannya menderita di rumah Jamiko. Lisa lah yang seharusnya menikah dengan Daley. Aku berhak bertanya kepada Lania soal ini. Jika ia berubah pikiran, aku tidak akan memaksanya," kata Juanda.

"Aku sudah menderita selama ini di rumah Furhet pah. Jika aku harus menderita lagi, mungkin memang sudah nasibku yang buruk," pikir Lania.

"Oh... jadi papa lebih memilih Lania dibandingkan kami berdua. Baiklah, silahkan batalkan pernikahan Lania dengan Daley, maka papa akan kehilangan kami berdua. Makamkan kami di dekat pemakaman ayah," ancam Amel.

"Mama... stop pah..." pinta Lania, "aku akan melakukannya, aku tidak akan mundur lagi. Tolong jangan bahas ini lagi. Biarkan Lania menggantikan kak Lisa menikahi Daley," imbuhnya seraya terisak.

"La... Lania... kenapa kau menangis nak?" tanya Juanda.

"Karena Lania tidak ingin siapapun terluka di keluarga ini. Papa tolong jangan bahas masalah ini lagi, Lania sudah sepakat akan menjadi Lisa untuk selamanya."

"Tapi sayang, papa..."

"Hentikan mobilnya," sergah Amel.

"Apalagi yang ingin kau lakukan mah?" tanya Juanda.

"Bukankah papa sudah tidak menginginkan mama lagi, jadi..."

Suara dering ponsel Juanda menghentikan perdebatan mereka. Mereka semua terdiam, Juanda melihat layar pada dasbor mobilnya.

Kakek Aston memanggil...

Juanda menatap Amel yang duduk di sebelahnya, "jangan membuat ulah," pintanya.

Juanda pun langsung menjawab panggilan itu.

"Halo kek..."

"Halo Juan, apa keadaan Lisa baik baik saja sekarang?"

"Tentu saja baik kek."

"Kalian sudah mengobati kakinya?"

"Kakinya?" tanya Juanda kebingungan.

Lania terkejut mendengar ucapan Aston, wanita itu menelan saliva-nya saat ayah dan ibu tirinya menatapnya.

"Ada apa dengan kakimu Lisa?" tanya Amel.

"Tidak apa-apa, hanya tergores pecahan piring sedikit," jawab Lania sambil berusaha menyembunyikan kakinya.

"Jadi kalian tidak tahu?" tanya Aston.

"Kakek, sepertinya Lisa baik-baik saja. Kami sudah memeriksanya," kata Amel.

"Oh syukurlah jika baik-baik saja. Kalau begitu hati-hati di jalan."

"Iya kek terima kasih," ujar Juanda.

Juanda seketika menepikan mobilnya saat panggilan dari Aston terputus.

"Ada apa dengan kakimu?" tanya Juanda.

"Tidak apa-apa pah, tadi saat makan bersama Ley, aku tidak sengaja menjatuhkan piringnya, lalu terinjak tapi hanya sedikit kok," jawab Lania.

"Kau ceroboh sekali, kau tidak boleh melukai tubuhmu karena tubuhmu sekarang milik Lisa," celetuk Amel.

Juanda terbelalak lebar, dalam keadaan seperti ini pun, istrinya lebih mementingkan Lisa.

"Kau memang sudah gila, seharusnya kau melihat kaki Lania," bentak Juanda.

"Kenapa kau membentakku? bukankah yang aku katakan ini benar. Sejak Lania setuju untuk menggantikan Lisa, maka tubuhnya sudah menjadi Lisa seutuhnya. Ia tidak boleh terluka sedikitpun, jika itu terjadi... Lisa terpaksa melukai tubuhnya sendiri agar memiliki luka sama persis seperti Lania. Kau lebih suka seperti itu hah?" balas Amel.

"Oh ya ampun... sebenarnya dosa apa yang sudah aku perbuat," ucap Juanda.

"Ciiiih... kau bahkan melupakan dosa yang telah kau perbuat padaku. Kau pengkhianat Juan, kau menyakiti aku dan Lisa. Apa kau lupa itu, hah?"

Lania kembali terisak, selain karena kakinya yang terasa perih, hatinya pun ikut terluka mendengar pertengkaran mereka. Lagi-lagi Amel mengungkit masa lalunya.

"Kenapa kau masih mengungkitnya, bukankah kita sudah sepakat untuk menerima Lania? aku memang salah Amel, tapi jangan salahkan Lania karena ia tidak tahu apa-apa. Oh... aku tahu sekarang, kau sengaja mengubah Lania menjadi Lisa demi dendam di hatimu itu kan?"

"Cukup Juan...!!!" teriak Amel, "aku melakukan ini demi masa depan keduanya, tapi kau malah menuduhku yang bukan-bukan. Lebih baik aku mati saja," ucapnya seraya membuka pintu mobilnya.

Sontak Juanda menahan tangannya, "apa yang mau kau lakukan? jangan membuat ulah Amel..."

"Aku ingin mati saja, untuk apa aku hidup jika kau terus menuduhku yang tidak-tidak. Selama ini aku merawat Lania dengan baik, tapi apa balasanmu Juan? apakah kau pikir mudah bagiku menerima anak dari wanita lain, hah?"

Lania terus terisak, "maafkan Lania, maaf..."

"Kau memang sudah gila, kau bicara seperti ini di depan Lania. Kau pikir Lania masih seperti dulu, ia sudah dewasa Amel. Seharusnya kau bisa menjaga ucapanmu," teriak Juanda.

"Aku bicara seperti ini memang sengaja di depannya, ia sudah cukup dewasa untuk lebih memahami bagaimana penderitaanku selama ini mengurusnya. Aku sakit Lania, sangat sakit... Setiap kali aku melihat wajahmu, aku selalu teringat perselingkuhan yang dilakukan suamiku. Sangat sakit rasanya..."

Plaaakkk...

Tamparan keras akhirnya mendarat di pipi Amel. Juanda tak bisa lagi menahan amarahnya yang selama ini ia pendam. Istrinya semakin keterlaluan, walaupun ia memang bersalah tapi bukan berarti Lania yang harus menjadi korban masalah mereka.

"Kau menamparku?" tanya Amel tak percaya.

"Amel... ma...ma...maafkan aku. Aku tidak bermaksud..."

"Lepaskan aku Juan," pinta Amel seraya menangis dengan keras.

"Mama Amel... Lania mohon jangan bertengkar lagi. Lania janji akan membalas semua jasa-jasa mama karena membesarkanku. Tolong jangan seperti ini karena papa masih membutuhkan mama. Papa... Lania mohon jangan bertengkar demi Lania lagi. Papa harus minta maaf pada mama karena terus menyakitinya," pinta Lania sambil menangis.

Juanda menarik nafasnya dalam-dalam, "maafkan aku," ucapnya seraya memeluk Amel.

Amel menarik sudut bibirnya, ia tersenyum licik di pelukan suaminya.

"Aku menang, sampai kapanpun aku akan memenangkan permainan ini. Juan, jangan salahkan aku menjadi jahat karena kau lah yang mengubahku seperti ini. Lania akan aku manfaatkan selamanya, ia akan membantuku mencapai keinginanku untuk membuat Lisa bahagia. Aku akan terus menggunakan anak harammu untuk mencapai tujuanku," pikir Amel.

Lania menghela nafas lega saat melihat ayah dan ibu tirinya berdamai di depannya.

"Aku akan mengembalikan kebahagiaan kalian lagi. Setelah aku bisa keluar dari rumah Furhet, maka kehidupan kalian akan kembali seperti semula. Tanpa aku memang lebih baik, papa Juan terima kasih karena selama ini kau menjagaku dengan baik. Mama Amel... walaupun aku tidak pernah mendapatkan kebahagiaanku selama ini, tapi aku tetap harus berterima kasih karena mama telah membesarkanku," pikir Lania sedih.

...****************...

Happy Reading All...

1
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
nah loh kelojotan sendiri akhirnya ini mah, yang memuaskan siapa 🤪🤭🤣
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Luka yang sama pernah dialami Lania dn masih harus bekerja di rumah Furhet, sekarang Lisa merasakan hal yang sama
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
lania pasti nggak bakalan mau mereka berdua di penjara, lania terlalu baik 😌 meskipun udah di siksa sama mereka
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
butuh air 🥵
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
olahraga sore 😂
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
demi anak sama mantu apapun di lakukan papa Juan
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
Mereka yang bucin aku yang gila 🤣 ketawa sendiri 🤧
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
nggak di kasih syarat itu , ley juga bakalan ngasih cicit yang banyak koq kek 😁
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
banyak bekas gigitan nyamuk kepala item ya lania 🤣
ngenes banget kamu Lisss nggak ada yang muasin 😄
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
kapan² kalau di kunci di gudang request kasih ular juga ya mbak Yun 😄
harusnya minuminnya sekalian sama botol²nya tuh 😂
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
kapan masalah mu selesai ley ? kasihan mau ketemu ayang aja harus ngendap² begitu 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
baca lania aja belum kelar² , udah ada karya baru ya Miss 🤧
🏡s⃝ᴿ ༄⃞⃟⚡🅰️𝖓𝖓𝖞𝕸y💞
wah bisa viral dia kalo diseret namanya oleh Tomy
🏡s⃝ᴿ ༄⃞⃟⚡🅰️𝖓𝖓𝖞𝕸y💞
siksa terooozz
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
malam pertama nya ley sama lania lancar jaya, eh Lisa di gudang di temenin tikus² 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
akhirnya ley ..
kasihan Lisa nungguin sampe karatan , eh yang di unboxing malah lania 🤣🤣🤣
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
semangat ley jangan sedih² lagi , semua sudah di atur sama Miss jalan hidup mu 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
dih ngarep banget kamu Lisa bakal di sentuh ley , liat aja nggak sudi apa lagi nyentuh 🥱
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
jangan sampe ley masuk jebakan Lisa
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
pak Kurdi dah membayar semua perbuatannya ley, jadi sekarang fokus aja nyiksa Lisa. dan kumpul lagi sama lania. nggak kangen kah jauh²an terus 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!