NovelToon NovelToon
Bidadari Kecil Milik Pak Tentara

Bidadari Kecil Milik Pak Tentara

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Militer / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Herliyah

Saat ini Cinta ini hanya untuk mu bidadari kecil ku, maaf kan bila cinta ini belum bisa di bagi dengan mu wanita yang kini berada di samping ku.

Tapi Aku berjanji akan menjagamu dan mencintai mu seperti Bidadari kecil ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Herliyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ikhlas

Pak Hadi dan Niko di amankan karena mereka berdua menyerahkan diri karena bagaimana pun ikut terlibat, dan Vidi pun ikut menjadi sebagai saksi.

Alvino ikut kedalam mobil Ambulance yang membawa Jenzah Alena, Niken pun memeluk tubuh Alvino sambil menangis.

Alvino menatap tubuh Alena yang tertutup rapat Kain putih, kini tubuh nya telah kaku dan tak lagi bergerak.

" Papah... Mamah.. hiks... hiks... " Ucap Niken.

" Mamah sudah tenang sayang di Surga, Mamah sudah bahagia disana." Ucap Alvino.

*****

" Pak apakah sudah siap? " Tanya seorang Dokter yang akan memindahkan ginjal Alena pada Niken.

" Boleh Saya meminta waktu sebentar untuk melihat Jenazah istri Saya yang terakhir kalinya? " Ucap Alvino.

" Silahkan Pak."

Alvino mendekati tubuh Alena yang kini terbaring di dalam kamar Jenzah. Alvino membuka penutup yang menutupi wajah nya. Terlihat tampak tersenyum dan bersinar, kini senyum dan celotehnya tak lagi bisa di dengar.

Hiks... hiks... hiks...

" Begitu singkat kita bertemu, begitu singkat kita memulai suatu hubungan. Hiks... hiks.. hik... Saya merasakan sangat kehilangan kamu Alena. Hiks.. hiks... "

Alvino mengusap wajah Alena dan mencium kening nya.

" Selamat jalan sayang, terima kasih kamu sudah memberikan kedua ginjal kamu untuk Niken. Kami tidak akan pernah lupa sama kamu, kehadiran kamu walau sebentar tapi tetap akan selalu di simpan di hati."

******

Alvino duduk di depan kamar operasi bersama Raihan setelah dirinya mendapatkan penanganan akibat luka tembak.

Alvino hanya memejamkan matanya, menahan sesak di dada karena kehilangan dua wanita yang di cintainya.

" Baru kemarin Saya sama dia memulai suatu hubungan. Dan hari ini Saya harus ikhlas melepaskan nya untuk selamanya." Ucap Alvino.

" Sabar Bang, suatu saat kalian akan di pertemukan kembali." Ucap Raihan.

" Saya menyesal belum bisa bahagia kan dia sebagai istri Saya, karena hati kami masih ada pada masa lalu."

" Alena juga mengerti Bang, tapi setidaknya kalian sudah saling jujur bahwa kalian memiliki suatu perasaan yang sama."

" Dia wanita berhati mulia sampai dia sudah meninggal pun memberikan kehidupan yang sempurna pada Niken. Saya tidak bisa membalasnya hiks.. hiks... hiks... bahkan cinta Saya untuk dia belum merasakan bagaimana cara Saya mencintainya." Ucap Alvino.

Raihan menepuk pundak Alvino, Raihan pun merasakan bagaimana yang di rasakan senior nya.

****

" Alhamdullilah Pak operasi nya berjalan lancar." Ucap Dokter yang menangani operasi transplantasi Ginjal.

" Alvino hanya tersenyum, dan melihat dua brankar keluar pertama Niken yang akan di pindah ke ruang observasi dan kedua Alena yang tubuh nya tertutup semua Kain warna putih.

" Jenazah nya akan langsung di proses di Mandi kan dan langsung di kafani." Ucap Dokter.

" Ya Dok, kalau sudah siap kami akan segera membawa pulang." Ucap Raihan.

Alvino menatap tubuh Alena yang menjauh menuju kamar mayat.

****

Sedang kan di rumah Dinas Alvino sudah berkumpul teman - teman Alvino dan Para Itu Persit yang melayat.

Jenazah Alena yang sudah di Mandikan dan di shalat kan langsung menuju ke pemakaman. Dimana para pelayat langsung menuju ke pemakaman.

Pak Hadi dan Niko pun sudah hadir dimana ketiga nya bersama Alvino turun kebawah liang lahat menaruh Jenazah Alena. Alvino pun meng adzan kan Jenazah Alena.

Tubuh yang terbalut Kain kapan kini sudah tertutup tanah dan taburan bunga - bunga. Dimana Alvino terus memanjatkan Doa untuk istrinya dan mencium nisan yang bertuliskan nama Alena.

" Selamat jalan sayang, Surga untukmu. Sampai bertemu kita sampai di keabadian."

" Alvino."

Alvino pun berdiri dan menatap dengan senyuman pada Pak Hadi dan Niko.

" Maaf kan Ayah yang sudah membawa kamu terlalu jauh, dan terima kasih sudah membuat Alena bahagia sampai tutup usia." Ucap Pak Hadi.

" Saya belum menjadi suami yang sempurna Ayah, masih belum saling merasakan." Ucap Alvino.

" Terima kasih sudah menjaganya." Ucap Niko.

" Sama - sama Bang."

******

Hiks... hiks... hiks...

" Niken sayang kenapa menangis? " Tanya Alvino saat baru pulang dari pemakaman.

" Gara - gara Niken Mamah meninggal." Jawab Niken.

" Nggak sayang, Mamah meninggal bukan karena Niken. Ini sudah takdir sayang, dan Mamah malah sayang sama kamu untuk Niken menjalani hidup normal dan sehat seperti anak - anak seumuran Niken. Saking sayang nya, mamah memberikan kedua ginjal nya pada Niken." Ucap Alvino sambil membelai rambut Niken.

" Papah."

" Iya nak? "

" Mulai sekarang Niken tidak mau memiliki Mamah lagi."

" Kenapa? "

" Niken sudah dua kali kehilangan Mamah, sekarang Niken tidak mau kehilangan untuk ketiga kali nya. Dan Papah jangan tinggal kan Niken seperti Mamah Wulan dan Mamah Alena."

Alvino memeluk tubuh Niken, mencium pucuk kepalanya.

" Mamah Wulan dan Mamah Alena tidak pergi meninggal kan kamu sayang, mereka berdua ada di hati Niken apalagi Ginjal Mamah Alena ada pada tubuh Niken, ikatan kalian pun menjadi dekat. Sering - sering kirim doa untuk Mamah Wulan dan Mamah Alena."

" Niken Nggak mau kehilangan Papah juga."

******

Acara doa bersama pun telah usai, satu persatu tamu pun pulang. Alvino pun masuk kedalam kamar nya masih terasa perfume milik Alena yang masih tercium. Bahkan bantal pun masih meninggal kan jejak wanginya.

" Ternyata Saya benar - benar cinta sama kamu, baru sekarang Saya merasakan kehilangan." Ucap Alvino sambil mengusap bantal yang biasa di tiduri Alena."

****

" Alvino."

" Bang Vidi."

" Saya turut berduka cita."

" Terima kasih Bang, minta doa untuk Alena."

" Kita sama - sama mencintai wanita yang sama, kita berdoa untuk dia disana." Ucap Vidi.

" Bang, maaf kan Saya." Ucap Alvino.

" Saya sudah memaafkan kamu saat Alena memilih kamu. Terima kasih sudah menjaga Alena."

" Saya belum bisa menjaga Alena Bang, dia meninggal dunia dan baru akan kami mulai tapi Alena sudah pergi duluan."

" Dia yang minta ingin ikut, dia tidak ingin membiarkan kamu sendiri membebaskan Niken, seandainya Alena tak ikut mungkin hari ini dia masih tetap ada bersama kita."

" Iya Bang."

******

Niken tertidur pulas, Alvino merapikan selimut yang menutupi sebagian tubuh nya.

" Sayang, Papah nggak akan tinggalin kamu kecuali Papah dapat tugas yang jauh atau ikut perang. Kamu sekarang teman hidup Papah saat ini, kamu bidadari kecil milik Papah."

Alvino mencium kening Alena, dan ikut naik keatas tempat tidur sambil memeluk tubuh Niken.

Niken membuka matanya saat merasakan tubuh nya di peluk.

" Niken mulai sekarang akan mendampingi Papah, Niken akan membuat Papah tetap mencintai Niken tidak untuk yang lain. Niken tidak mau kehilangan Mamah untuk kedua kalinya.Niken hanya ingin bersama Papah." Ucap Niken dalam hati dan memejamkan matanya kembali.

1
Delita Nirayana
ipar dari wulan dan ipar dari Alena sedang bersaing dapatkan abang tampan 😍😍
Fitri Zalfa
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Udah manggilnya YANK aja,Dulu saat sama Alena susah banget move on dari Wulan,Lha sekarang..
Qaisaa Nazarudin
Makanya saat masih ada itu harus di hargain,Saat sudah gak ada baru nyesel kan..
Qaisaa Nazarudin
Waahh Nasib Alvino harus duda sampai 2X berarti Jodohnya mmg sama Lestari ya..Saat udah di ujung nyawa baru ngomong Cinta..
Qaisaa Nazarudin
Kalo Alena masih mencintai cintanpertamanya aku percaya,karena Vidi masih hidup,Lha kamu masih gak bisa move on dari orang yg sudah meninggal,Yang ada Roh istri kamu gak tenang DISANA,Karena kamu masih gak ikhlasin dia,kasian almarhumah..😌😌
Qaisaa Nazarudin
Pasti itu Alena..Gila ya kedua ortunya Alvino dan juga Lestari,Sok soan paling benar,Kalo Alena tau Niken sakit dia juga bakalan gak mau nikin Niken kayak gitu,Ogeb..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Lha mana Alena tau kalo Nijen itu alergi susu,harusnya ngomong baik2,Dasar orang kampungan,Kalo udah gak suka pasti semuanya jadi alesan utk di salahkan..😡😡🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Pelan2 belajar makan makanan kampung ya Alena,Soalnya kamu bakalan lama di sini,Aku aja gak ada makanan kampung gak selera makan,maunya makan yg pedas2,sambal terasi di ulam dgn jengkol muda😋😋😋😅
Qaisaa Nazarudin
Woooww Alena.punya pistol? 🤔🤔
yeti ardiani
Luar biasa
yeti ardiani
Lumayan
zulida
bagus 👍🌹
ulala
waaaaa jd duda 2x karena d tinggal meninggal istri... kasian amat sih bang 😭😭😭
ulala
lagian aneh dah si lestari , mau gak cinta sekalipun wong ur dinikahin mo blg apa coba. ama lestari pun dia gak cinta trus beda nya apa 😅 kaya nya mulai longsor otak nya lestari 🤭
AnsadB
keren kak Ceritanya
aku menunggu ada bagian actionnya
Puspa Herliyah: 🥰🥰🥰 makasih
total 1 replies
💕Rose🌷Tine_N@💋
pak Abas kok mulutnya ky cewek makan seblak level 10...pedes amat pak😛
💕Rose🌷Tine_N@💋
mampirrrr...
Puspa Herliyah: 🥰🥰🙏🙏 makasih
total 1 replies
Aeni Aeni
Sy pernah bx novel jg dr db
ke aplikasihnya..
tentang sorg tentara, tpi tk selesai2
Early Mokoginta Sugeha
lanjutkan thor karyamu selalu ditunggu
Puspa Herliyah: 🙏🙏🙏😀.. makasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!