WARNING 21+++
Cerita kali ini berjudul “SIMPANAN DOSEN” bercerita tentang mahasiswi cantik dan seksi bernama Sisca Morena yang terjebak cinta dengan dosen muda bernama Bobby Alvenzo yang tampan namun hyperseks.
Support aku terus agar semangat buat up cerita disetiap partnya! Thank you🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WEENA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Something wrong?
HAPPY READING!🥰
Maaf baru UP guys☺️
Setelah aktivitas panas itu, Bobby mengajak kekasihnya itu menuju taman belakang rumahnya untuk menikmati sunset, mereka duduk di ayunan dan berbincang-bincang santai
Bobby memegang tangan kekasihnya itu “akhirnya semuanya bisa terlewati dengan mudah ya sayang”
Sisca mengangguk “pacar aku kan hebat”
“Hebat dalam segalanya kan sayang?” Ujar Bobby sambil mengedipkan matanya centil
Sisca hanya tersenyum malu-malu saat kekasihnya itu menggodanya
“Tidak lama lagi aku akan lulus kuliah Mas.. aku binggung harus lanjut S2 atau hanya bekerja” lanjutnya
“Jadi ibu rumah tangga aja ya sayang” goda Bobby lagi sambil menoel hidung kekasihnya itu
“Aku bosen kalau diem dirumah aja Mas, bisa di gempur setiap hari aku” ujar Sisca
“Digempur kan biar cepet isinya sayang” ujar Bobby sambil mengelus perut rata Sisca
Sisca mengalihkan topik “wahhh sunsetnya bagus ya sayang”
“Aku mau ambil ponsel aku dulu ya”lanjutnya hendak pergi.
“Eitzz.. Mas aja yang ambil, kasihan kamu masih sakit kalau jalan” ujar Bobby
“Uluhh uluhh sayang banget sama bursis” ejek Sisca
“Sama Mas enggak? kan Mas yang gerakin” ujar Bobby sambil cemberut
“Mas juga kok.. tapi Bursis yang pertama” ujar Sisca mengejek Bobby
“Cepet Mas ambilin.. nanti keburu ilang sunsetnya” lanjutnya
Bobby langsung pergi meninggalkan kekasihnya dan pergi kekamarnya
“Dimana dia menaruh ponselnya” ujar Bobby sudah mencari sekeliling
“Oh iya.. lebih baik aku telpon saja” lanjutnya mulai mengetikkan nomor kekasihnya itu
DRETTT
DRETTT
“Oh di dalam tas” ujar Bobby langsung memeriksa tas Sisca, setelah menemukan HPnya tak sengaja Ia juga melihat sesuatu yang langsung membuatnya sangat kesal (APA HAYO?)
Bobby langsung mencari Sisca di taman lagi
“Kok lama sih Mas?” Ujar Sisca masih asik bermain di ayunan
Bobby hanya menyerahkan ponsel Sisca tanpa berbicara
Sisca asik memotret sunset yang terlihat sangat indah dihalaman rumah kekasihnya itu.
“Mas lihat deh hasil fotoku?” Ujar Sisca memperlihatkan hasil fotonya.
Bobby melihatnya hasil foto itu juga
“Mas anterin aku pulang ya?” Ujar Sisca
Bobby mengangguk “iya yuk”
Sisca belum menyadari adanya perubahan sikap antara Bobby dengannya
Bobby fokus mengendarai mobilnya, dan Sisca mulai mencari siaran radio pilihannya
SONG : MEANT 2 BE by Nuca & Shakira Jasmine
“Lagunya bagus ya Mas” ujar Sisca
“Iya bagus” jawab Bobby singkat
“Mas mampir di deket situ ya mau rujak” pinta Sisca menunjuk dagang rujak rombongan di depan jalan
Bobby mengikuti pinta Sisca dan mobilnya berhenti disamping dagang rujak itu
“Ini uangnya, Mas gak ikut turun ya”
Sisca menggeleng “aku bawa uang kok Mas, Mas juga mau?”
Bobby menggeleng “enggak kamu aja”
Sisca masih belum menyadari ada yang aneh dari tingkah kekasihnya itu.
Bobby mendapatkan telpon dari Andi sahabatnya dan memintanya untuk datang kerumahnya bersama Sisca. dan Bobby menyetujuinya
Setelah selesai Sisca masuk ke mobil dengan membawa rujaknya
“Kamu ikut Mas dulu ya” ujar Bobby
“Kemana Mas?” Tanya Sisca
“Kerumah temen Mas, Andi namanya” lanjut Bobby
“Oh okedeh” balas Sisca
Hampir 10 menit perjalanan akhirnya mereka sampai dirumah Andi
Sisca menggandeng tangan Bobby sampai didepan pintu rumah Andi dan Bobby mengetuk pintu rumah Andi
KREKK
“Bobby?” Ujar Lolita membuka pintu
Sisca menoleh Bobby dan berbisik “Katanya ke rumah Andi!! Kok ada bu Loli?”
“Hay Sisca.. yuk masuk dulu” ujar Lolita
Sisca masih menahan Bobby didepan pintu “jawab aku Mas”
“Jadi Andi sama Lolita udah menikah, dan ini rumah mereka” balas Bobby
Sisca akhirnya mengerti dan langsung masuk bersama Bobby ke dalam
“Hey bro!!” Ujar Andi sambil memeluk sahabatnya itu
“Ihhh risih gue” balas Bobby melepaskan pelukan Andi
Andi menoleh kearah Sisca “Haii Sisca ya? Cantik banget, pantes temen gue ter gila-gila”
“Hai bang” balas Sisca dengan senyuman manisnya
Sedangkan Lolita yang berdiri disamping Andi itu sedikit kesal karena Andi memuji Sisca, Ia juga melirik kearah Bobby, sejujurnya Ia sangat ingin meminta maaf perihal insiden waktu itu.
“Duduk dulu bro, duduk Sis, sini sayang” ujar Andi memanggil Bobby, Sisca dan Lolita untuk duduk
“Aku ngambilin minuman dulu ya” ujar Lolita masuk ke dapur
Sisca melihat keanehan dengan cara jalan Lolita yang sedikit mengangkang
Andi menyadari itu dan tertawa
“Hasil gue gempur setiap hari tuh”
Sisca yang mengerti itu namun hanya tersenyum singkat
Setelah itu Lolita membawa 4 minuman untuk mereka dan langsung duduk disebelah Andi
“Gimana rasanya nikah?” Tanya Bobby
“Sejauh ini sih enak, tidur ada yang nemenin, ada yang masakin, ada yang perhatiin” balas Andi menggenggam tangan istrinya itu
“Maaf ya kita gak bisa dateng ke acara nikahan kalian” ujar Bobby
“Gak apa bro! Yang penting elo bahagia udah ketemu pacar elo aja gue udah seneng” tutur Andi
“Jadi Sisca itu pacarmu Bob?” Tanya Lolita
“Iyaa lol” balas Bobby
“Sisca itu mahasiswi di kampus kita Ndi” ujar Lolita kepada Andi
“Ohhhh jadi Bobby ngegebet muridnya nih?” Balas Andi yang juga baru tahu kebenaran itu
Sisca dan Bobby hanya tersenyum singkat
“Aku boleh minjem kamar mandi gak?” Tanya Sisca
“Oh boleh.. kamar mandi di pojok kanan ya Sis” ujar Lolita
Sisca menggangguk paham dan pergi
Andi juga sedang menerima telpon dan harus meninggalkan mereka sementara, kini di ruang tamu itu hanya ada Bobby dan Lolita.
“Bob.. aku minta maaf ya” ujar Lolita setelah melihat keadaan sudah sepi
“Aku juga minta maaf karena malah nelpon Andi waktu itu” ujar Bobby
Lolita tersenyum “justru aku mau bilang makasih karena itu”
Bobby juga tersenyum “aku yakin kamu akan bahagia hidup sama dia”
“AMIN” balas Lolita
“Ehh Lol.. aku mau nanya boleh?” Tanya Bobby
Lolita mengangguk “iya boleh”
“Kamu menunda kehamilan gak?” Tanya Bobby
“Aku? Hmmm belum kepikiran sampai situ sih, aku menerima rezeki dari tuhan aja” balas Lolita
“Btw.. aku takut kalau menunda, nanti malah susah dapetnya” lanjutnya
Bobby menggangguk paham
Lolita bertanya-tanya dalam hati kenapa Bobby menanyakan hal sensitif seperti itu
“Caranya ngasi tau kalau kita gak suka dia melakukan itu gimana ya Lol?” Lanjut Bobby lagi
Lolita mengerti mungkin Sisca sedang memakai Pil Kb dan Bobby ingin meminta solusi “mending kamu yang pakai pengaman, karena kasihan kalau minum begituan takutnya rahimnya kenapa-kenapa, aku sih bukan dokter atau ada pengalaman tentang itu.. aku saranin ini demi kebaikan kalian berdua” ujarnya panjang
Bobby sepertinya sedang memikirkan sesuatu dan Andi telah selesai berbicara dengan temannya di telpon, begitupun Sisca juga telah datang dari kamar mandi.
Lolita mengajak Sisca untuk berbicara di Balkon, dan akhirnya mereka pergi berdua.
“Bu Loli, aku minta maaf ya karena sudah berbohong selama ini” ujar Sisca
“Se tua itu aku? Panggil aku Loli aja” ujar Lolita
Sisca mengangguk paham
“Kamu lagi ada masalah?” Tanya Lolita
Sisca menggeleng
“Maksudku hubungan kamu sama Bobby” lanjut Lolita
“Bobby itu orang baik, bertanggung jawab, pekerja keras, jadi jangan kecewain dia ya” lanjutnya
Sisca sedikit curiga mungkin Lolita masih menyimpan rasa untuk Bobby
“Aku udah gak ada perasaan sama sekali ke dia, aku udah punya suami Sis. Aku seperti ini karena melihat ekspresi Bobby dari tadi, enggak biasanya dia datar gitu kalau ketemu suami aku” lanjut Lolita
Sisca mulai menyadari sifat Bobby seusai kejadian di taman itu dan mengingat apakah dia telah melakukan kesalahan.
“Cepetin halalin, biar bisa enak-enak setiap hari” lanjut Lolita tiba-tiba dan membuat Sisca terkejut.
“ANJIR.. PIL KB!!!!” Batin Sisca menduga bahwa Bobby telah melihat barang itu
SIAPA YANG TEBAKANNYA BENER?
JANGAN LUPA DI LIKE YA GENGS😎
ok lah cusss🚴
gantilah kalimatnya ,jangan menggunakan kalimat seolah" Bobby tau kebenarannya.
begini lebih baik " aku gak tau sayang apa yg terjadi saat itu..apakah aku bener melakukannya atau tdk."
gitukan enak bacanya, jangan buat bobbynya seolah tau pdhl Lo aja menggambarkan Bobby mabuk berat belum lagi tanpa busana.
bukti pertama, Bobby sangat mabuk sampai gak ingat apa"
kedua.. itu adalah kesempatan Mita
ketiga Bobby tdk mekaia busana.
jadi menutur ceritanya..logika lah yg menang dan benar
gw seperti orang bodoh dengan beberapa part dinovel ini..astagaaaa/Bye-Bye/
maaf aja thor
GAK NYAMBUNG..TAU GAK?
makanya kasih klu atau penasaran jangan langsung inti kalo Bobby emng sdh melalakukannya. BUAT READERS PENASARAN BUKAN MALAH DIBUAT CERITA BOBBY SDH MELAKUKANNYA BARU DIPART SELANJUTNYA MALAH DIELAK. KELIATAN LAH GAK NYAMBUNGNYA./Facepalm//Drowsy/