NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Tuan Ares

Menikah Dengan Tuan Ares

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Badboy / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:362.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Mystorios _ Writer

𝙋𝙚𝙧𝙨𝙖𝙝𝙖𝙗𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙝𝙖𝙣𝙘𝙪𝙧 𝙠𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙥𝙖𝙝𝙖𝙢𝙖𝙣.

Itulah yang terjadi dengan hubungan persahabatan Lyra dan Adhisti.

Yang menyebabkan Lyra harus menikah dengan Ares yang adalah kakak Adhisti, pria yang sama sekali tidak di kenalnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mystorios _ Writer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penjelasan

Setelah sekitar 15 menit Gavrill tiba di apartemen dengan seorang dokter.

“ Periksa dia, Tiba-tiba dia pingsan ” ucap Ares pada dokter itu.

Dokter itu lalu bergerak memeriksa Lyra, dia mendengar detak jantung Lyra dari stetoskopnya. Dokter itu mengangguk pelan seakan mulai paham kondisi Lyra.

Lalu dia berdiri menghampiri Ares.

“ Kondisi Nona itu baik-baik saja, hal ini kerap terjadi jika seseorang yang memiliki trauma kembali merasa terguncang atau menerima tekanan yang sama seperti trauma yang lampau, biasanya mereka akan syok, gemetar, bahkan pingsan ” tutur dokter itu.

Trauma? apa gadis ini menderita trauma karena aku, makanya dia ketakutan sampai pingsan begini, pikir Ares.

“ Karena hal itu Nona ini pingsan, tapi tidak perlu khawatir setelah dia sadar dan kembali tenang maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Saya sarankan jika Nona ini memiliki trauma, sebaiknya tidak diberikan atau dibiarkan melakukan hal yang mengingatkan kembali trauma itu, apa lagi dalam kondisi hamil seperti saat ini ”

“ Ya?! ” Ares terkejut mendengar perkataan terakhir dokter itu.

“ Jangan bercanda seperti itu! Aku akan menghabisimu jika itu salah ” ucapnya kasar pada dokter itu, bagaimana dokter itu bisa mengatakan Lyra hamil, karena yang dia tahu Lyra sudah menggugurkan bayinya.

“ Tidak Tuan, menurut yang saya periksa Nona ini sedang hamil ” Tapi mendengar ancaman Ares dia akhirnya kembali memeriksa Lyra untuk memastikan. Ares menatap tajam dokter itu.

“ Benar Tuan, Nona ini memang sedang hamil ”

“ Kau tidak berbohongkan?! ” Ares kembali bertanya, dia tidak ingin mengharap banyak.

“ Saya tidak mungkin salah memeriksa Tuan ” ulang dokter itu.

Ohh Tuhan apalagi ini, kalau Lyra hamil, lalu bagaimana dengan surat itu, pikir Ares.

“ Tuan saya tidak bisa memberi resep obat penenang untuk Nona ini, karena tidak baik dalam kondisi hamil mengkonsumsi obat penenang ” ucap dokter itu.

Ares mengangguk membalas perkataan dokter itu.

“ Kondisi pasien yang menderita trauma biasanya bisa di pulihkan dengan menjauhkan dari hal-hal yang ditakutinya atau membuatnya tertekan ” tambah dokter itu.

“ Tuan apa dokter sudah boleh pergi? ” tanya Gavrill karena menurutnya pemeriksaan telah selesai.

“ Hmmm ” jawab Ares Berdehem.

“ Ayo Tuan ” ajak Gavrill membawa dokter itu pulang.

Sepeninggal Gavrill dan dokter itu, Ares hanya duduk di sisi ranjang memperhatikan Lyra dan menunggu dia sadar.

Sudah 2 jam berlalu tapi Lyra belum juga sadar. Ares sudah mulai gelisah.

“ Dokter itu bilang semua baik-baik saja, lalu kenapa dia belum bangun juga? ” guman Ares. Dia mendekat ke arah Lyra disentuhnya dahinya memeriksa suhu tubuh Lyra.

“ Tidak demam, bangunlah jangan membuat aku khawatir ” ucapnya pelan.

Mata Lyra mulai menggerjap perlahan, Ares yang melihat itu terkejut, dia menunggu gadis itu terbangun. Dan benar saja perlahan Lyra mulai membuka matanya.

Lyra menatap langit-langit sesaat, lalu mengedarkan pandangannya ke semua arah, hingga matanya menangkap sosok Ares. Spontan dia langsung terduduk. Lyra mulai menunjukkan gejala ketakutannya. Ares yang melihat itu mulai mengerti, bahwa dialah trauma yang di maksud dokter itu.

Ares lalu menjauh dari sisi ranjang, menjaga jarak dengan Lyra.

“ Tenanglah, a-aku tidak akan melakukan apa pun ” ucapnya lembut menenangkan Lyra, dia takut tindakannya kembali membuat Lyra ketakutan.

Lyra menggeleng keras seakan menolak keberadaan Ares di sana.

“ Ly, kau takut padaku? aku tahu kesalahanku padamu begitu besar, tapi bisakah kita membicarakannya. Kau boleh menghukum aku semaumu ” tutur Ares nada suaranya menunjukkan penyesalan mendalam.

Perlahan dia mulai menjatuhkan dirinya di lantai, dan bersujud.

“ Aku tahu tidak pantas meminta kau untuk memaafkan aku, tapi beri aku kesempatan untuk menebusnya. Aku mohon jelaskan padaku kebenarannya. Aku benar-benar minta maaf ” ucapnya dengan kepala menunduk dia tidak mempunyai keberanian menatap Lyra, rasa bersalah dan penyesalan benar-benar menguasainya.

Lyra terkejut melihat tindakan Ares itu.

“ Pergilah aku tidak mau bicara denganmu ” ucap Lyra.

Ares mengangkat kepalanya menatap Lyra.

“ Ly, setidaknya berikan aku kejelasan. Dokter tadi bilang kau sedang hamil, aku benar-benar tidak tahu harus senang atau bagaimana, bukankah kau sudah menggugurkan kandunganmu, lalu apa maksud dokter itu? ”

Lyra terdiam tak membalas perkataan Ares. Tapi dapat dilihatnya betapa berembunnya tatapan Ares.

“ Aku tidak ingin mengharap banyak, kalau kau sudah melakukan aborsi, aku akan berusaha menerima fakta bahwa kau melakukan itu juga karena perbuatanku, tapi aku tidak sanggup menerima harapan palsu lagi ” ucap Ares air mata mulai jatuh di wajahnya dia kembali menunduk.

Apa sebenarnya tujuan pria ini, benarkah dia bersedih karena kehilangan anaknya. Sesedih itukah? Dia mengharapkan anak ini, batin Lyra.

Ares terus menangis, dia mengusap wajahnya kasar, dan mengacak rambutnya. Ares terus menyalahkan dirinya saat ini, menurutnya pantas Lyra melakukan aborsi itu semua karena dirinya.

“ Kemana saja kau selama ini? ” tanya Lyra entah bagaimana tapi dia merasa kasihan melihat Ares seperti itu.

“ Setelah melakukan hal itu padaku, mengapa kau membuangku seperti sampah, kalau... kalau saja kau menemuiku dan meminta maaf atau apa saja kenapa memperlakukan aku seperti barang yang setelah tidak menarik lagi lalu dibuang, kau tidak tahu betapa menderitanya aku selama sebulan ini ” ucap Lyra meluapkan semua kemarahannya pada Ares.

“ A-aku tidak bermaksud seperti itu Lyra, aku ingin langsung menemuimu setelah malam itu, tapi keadaan memaksaku harus pergi ke Singapura, maaf aku tidak pernah menganggapmu seperti itu ”

“ Bohong! kau memang berpikir aku wanita murahan, tidak perlu berbohong padaku. Sesulit itu untuk hanya memberi tahu aku kemana kau pergi. ”

“ Aku tidak ingin membicarakan masalah ini melalui telpon, awalnya aku tidak menduga bahwa masalah di Singapura akan menyita waktu selama itu ”

Lyra tetap tidak percaya dengan perkataan Ares, dia menduga itu hanya alasan saja.

“ Ly, aku benar-benar minta maaf, maaf karena aku kau harus menderita selama ini, tapi aku tidak bermaksud seperti itu. Kalau saja aku bisa meninggalkan Singapura hanya untuk menemuimu, aku pasti melakukan itu, sehingga hal itu tidak terjadi. Aku pasti berusaha mencegahmu melakukan hal itu, ta-tapi sekarang sudah terlambat ”

Dia benar-benar berpikir aku melakukan aborsi, tapi bukanlah dokter telah mengatakan padanya bahwa aku sedang hamil, pikir Lyra mendengar penuturan Ares.

“ Dokter itu mengatakan aku sedang hamil? ” tanya Lyra memastikan.

“ Iya, Ly. Dokter itu tadi bilang seperti itu. Aku tidak tahu itu benar atau salah ”

“ Itu... itu benar ” ucap Lyra ragu-ragu.

“ Apa?! ” seru Ares heran.

Lyra dengan berat mengangguk.

Ares melihat itu, menangis tersedu-sedu.

Dia mengharapkan anak inikan, aku tidak salahkan? Ku mohon sekali ini saja jangan membuatku kecewa setidaknya biarkan aku bersyukur bahwa dia mau menerima anak ini. Aku ingin membuang egoku sendiri jika ini demi anakku. Aku akan berusaha berdamai dengan perasaan ku sendiri. Aku ingin anakku mendapatkan kasih sayang ayahnya, batin Lyra.

“ Si-siapa ayahnya Lyra? ” tanya Ares

“ APA?! ”

"**Hubungan yang kuat adalah memilih untuk saling mencintai bahkan di saat-saat ketika kamu berjuang untuk saling menyukai."-Anonim

Mystorios_Writer 🌀**

1
Hosniyah Niyah
💞💞💞💞👌👌👌👌👍👍👍
Cahaya Langit
kok formal lagi manggilnya thor
Entin Wartini
kutunggu cerita adhisti vs Gavril
Mayang
lnjutin cerita adhisti sm gavrill thor....
Mayang
suatu saat ketemu sm tu cwok yg tsbrsksn sm lyra n blg klu bju lilyra msih k tinggslan d hotel...hmm slh paham lgi atuh sang suami...
Rizkina
bagus
Maya
Luar biasa
bunga
luar biasa
Naomi Boru Angin
ikut mamfir kk
Itami
ceritanya bagus banget👍🏻👍🏻semangat 💪💪
Tatin Tin
ceritanya bagus
terus ceritanya gavril sama Adisti mana thor
Elisa Jambak
bagussss ssukaaa aq y
Elisa Jambak
dr awal baca sampai end aq ngk da komen,,bingung j mau komen apa🤭 pokok aq suka karya y kk smga banyak yg like ya Bun👍👍
Fransisca Dwi Kurniati
breuuu
Fransisca Dwi Kurniati
Bahagia itu, kalau cerita tidak terputus
Mystorios _ Writer: udah tamat kok novel ini kak😃
total 1 replies
Mom FA
bonchap dong tor🤗
Mom FA
wah happy ending❤️❤️❤️
Mystorios _ Writer: makasih atas dukungannya kak☺☺
total 1 replies
Nusa Fera
lah jadi gimana kelanjutan adhisti dengan gavrill nya kog gantung gitu
Ade Tiara: harus ya ini brlanjut knp udhan padahal cerita ya masih bisa panjang sl lg bagus2 ya alur cerita udhan ga seru ah,lanjut aj bab dua
total 2 replies
Yunita Widiyatin
lanjut judul baru thor yg lebih greget dan hot....
Yunita Widiyatin
berakhir dg kebahagiaan.....ceritanya bagus...aq suka...
Mystorios _ Writer: makasih atas dukungannya untuk novel ini kak😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!