NovelToon NovelToon
Biel

Biel

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

Hidup sungguh tak pernah berpihak kepadanya,
Sejak kecil nyawanya sudah terancam, dia harus menjadi saksi kecelakaan yang merenggut nyawa ibunya.

Menjadi yang tertuduh dan dianggap paling bertanggung jawab atas kematian satu satunya orang yang paling menyayanginya setelah sang ibu yakni sang tuan besar yang sebenarnya adalah juga kakeknya hingga akhirnya ia di buang dan ia terpaksa harus bertahan hidup di jalanan menjadi seorang kurir narkoba sejak usia belia demi hanya untuk bisa bertahan hidup.

Gabriella Calista,

mampukan ia menyelamatkan nyawanya ketika meski setelah 15 tahun berlalu, nyawanya masih di inginkan.....
dan apakah ia akan mau menerima cinta yang di tawarkan padanya oleh seseorang yang ternyata dia adalah pewaris sah darah seseorang yang telah membuatnya hidupnya hancur dan sengsara....

ikuti karya baru aku.....

" BIEL..... "

SELAMAT MEMBACA DAN SEMOGA SUKA, LOVE YOU😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 26 kegagalan pengiriman

Senja di rumah besar keluarga Lee,

Rumah besar itu terasa sepi dan sunyi, tak ada gelak tawa anak kecil atau pun riuh canda penghuninya.

Hanya terlihat hilir mudik orang orang yang bekerja di rumah itu.

Mereka nampak sibuk dengan kesibukan mereka sendiri sendiri.

Di dalam kamarnya,

Shahnaz duduk dengan raut wajah tegang menatap layar televisi di hadapannya.

Berita tentang berhasil di gagalkannya pengiriman barang barang terlarang yang nyatanya adalah miliknya di beberapa tempat sedang beredar ramai di televisi.

Kepala polisi muda yang tentu sangat ia kenal adalah otak di balik gagalnya semua pengiriman barang barang itu.

" Erick...." desis Shahnaz pelan nyaris tak terdengar.

Apa yang ia khawatirkan akhirnya benar-benar menjadi kenyataan.

Anaknya sendiri menjadi penghalang terbesar bisnisnya.

Tok tok tok....

" nyonya....ini saya,

Erea...." terdengar pintu di ketuk dari luar dan kemudian terdengar suara Erea.

" masuk Erea...." jawab Shahnaz dari dalam kamar.

Cklek

Pintu kamar Shahnaz terbuka dan segera menampilkan sosok Erea.

Wanita muda kepercayaan Shahnaz.

Wajah Erea nampak sedikit mendung, dengan langkah sedikit berat ia mendekat kepada sang majikan.

" nyonya...." ucapnya pelan dengan kepala menunduk, Di hadapannya Shahnaz hanya diam tak bersuara.

Ia seolah sudah paham dengan apa yang akan di sampaikan orang kepercayaannya itu. Tapi ia tetap memilih menunggu Erea menyampaikannya.

" pengiriman kita di gagalkan lagi nyonya,

kali ini kita benar benar rugi banyak nyonya... Tak ada yang bisa kita lakukan untuk bisa mengeluarkan kembali barang kita dari dalam kantor polisi.

Mereka tidak ada yang mau mengambil resiko berurusan dengan kepala polisi mereka yang baru,

setelah penggerebekan yang mereka lakukan berkali kali gagal di operasi mereka sebelumnya,

kini kepala polisi mereka tak banyak melakukan diskusi lebih dulu dengan semua anggotanya " Erea menjelaskan.

" tuan muda.....Erick....sepertinya menyadari adanya orang orangnya yang bekerja untuk kita nyonya.....

Itu sebabnya, pengambilan keputusan tak lagi melibatkan banyak orang anggotanya selain orang orang kepercayaannya " ucap Erea lagi dengan nada berat.

Shahnaz masih terdiam,

Pikirannya melayang kepada sosok putra pertamanya itu.

Erick Harvard Wiratmaja,

Sungguh darah yang mengalir di tubuh sang putra itu memang darah mendiang sang suami.

Jujur, pekerja keras dan sulit untuk di ajak kompromi.

" nyonya...."

" hemmm....."

" sepertinya,

anda juga harus memikirkan....tuan Erick...." sungguh saat menyebut nama Erick, Erea sangat berhari hati sekali.

Ia tahu persisi siapa kepala polisi yang baru itu dan bagaimana kedudukan Erick di hati majikannya itu.

Di bandingkan dengan Steve,

Erick jauh lebih berarti di hati Shahnaz, dan Erea tahu itu.

Mendengar ucapan Erea, Shahnaz masih diam.

" selain nona kecil Gabriel, nyatanya tuan Erick juga menjadi ancaman terbesar untuk nyonya...

tolong jangan salah paham kepadaku nyonya.....

Pikirkanlah itu,

Nona kecil akan menjadi ancaman hanya jika ia tahu ialah pewaris yayasan Lee,

sementara istana bisnis anda di sana....

Jika dia tidak tahu,

Maka kerajaan bisnis nyonya aman.

Sedangkan tuan muda Erick... dia benar benar akan bisa menghancurkan istana nyonya hingga luluh lantak tak bersisa jika nyonya tak cepat cepat menggenggamnya dalam genggaman nyonya.

Menurutku.....

Nyonya harus segera menggenggam mereka berdua dalam genggaman nyonya " ucap Erea lagi.

" membuat mereka berada dalam pengawasan nyonya seutuhnya...." lanjut Erea lagi.

Dan lagi lagi Shahnaz masih terdiam,

Ia tentu juga sudah memikirkan hal itu, tapi bagaimana caranya.

Ia sadar,

Untuk Biel....

rasanya tak mungkin lagi ia menyusun rencana untuk berusaha melakukan pembunuhan kepada anak haram suaminya itu.

Anak itu sudah dewasa, ia bisa lihat jika Biel tak lagi menjadi wanita biasa.

Sangat jelas terlihat jika gadis itu telah turut membekali dirinya dengan kemampuan bela diri.

Sementara Erick....

anak itu apalagi,

Sejak kecil, ia seakan sudah kehilangan kendali atas putranya itu.

Apalagi setelah ia menikah dan tinggal di dalam lingkungan keluarga Lee.

Ia benar benar tak mampu lagi menjangkau sang putra.

" bagaimana dengan anak baru itu ?! Aku dengar dia tak pernah gagal mengirim barang kita " ucapnya kemudian kala ia teringat dengan orang sewaan barunya.

" benar nyonya,

terakhir dia berhasil mengirim barang seberat 15 kg ke dalam kapal di dermaga " jawab Erea.

" kalau begitu kenapa kita tidak pakai saja dia untuk pengiriman kita yang lebih besar lagi "

" dia tidak mau melakukan pengiriman lebih dari 15 kg nyonya "

" katakan padanya kita akan membayarnya sepuluh kali lipat "

" sudah nyonya,

kita sudah melakukan penawaran itu, tapi dia tetap menolaknya "

Jawaban Erea sukses membuat Shahnaz menoleh menatapnya.

" sombong sekali dia....

memangnya siapa dia sehingga dia bisa sesombong itu " sindir Shahnaz dengan raut wajah yang sudah berubah pias.

" maaf nyonya,

kita juga belum bisa mengetahui siapa sebenarnya dia.

Kita sudah berusaha menyelidikinya melalui rekeningnya,

Tapi nyatanya dia sudah lebih dulu memindahkan rekeningnya ke rekening bank lainnya dengan nama yang sulit kita lacak.

Tapi jika nyonya mau, kita bisa menyewa seseorang untuk mendapatkan informasi tentangnya " jawab Erea

" cihh....

tidak perlu,

dia tidak sepenting itu hingga aku harus menyewa orang hanya untuk mengetahui siapa sebenarnya dia.

Aku yakin dia hanya anak jalanan miskin dan kotor juga terlantar....

menjijikkan..... " jawab Shahnaz dengan angkuhnya.

Di tempatnya,

Erea menatap tak berkedip sosok majikannya itu dengan tatapan yang entah dan tanpa suara.

Di matanya....

sejak dulu,

Sejak ia bertemu dan akhirnya bekerja dengan Shahnaz sepuluh tahun yang lalu, ia tak pernah melihat kelembutan sedikitpun dari wanita itu.

Hanya ada ambisi dan ambisi, sosok wanita tegas yang keras kepala dan tak mau mengalah kepada siapapun meski itu kepada putranya sendiri.

Yakni Steve.....

seolah hatinya pernah terluka begitu dalam karena sebuah penghinaan.

Dan saat ini,

Ia seakan ingin menunjukkan jika dirinya baik baik saja dan tak membutuhkan siapapun.

1
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘥𝘶𝘩 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘮𝘢𝘦𝘯 𝘤𝘶𝘭𝘪𝘬 𝘢𝘫𝘫 𝘵𝘶𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘩🤭😂
Durrotun Nasihah
selamat erick😍
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘮𝘢𝘱𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘬𝘦𝘵𝘢𝘶𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘦
Tuti Tyastuti
𝘣𝘦𝘳𝘢𝘳𝘵𝘪 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘥𝘢𝘩 𝘵𝘢𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘰 𝘪𝘣𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘯𝘪𝘴 𝘩𝘢𝘳𝘢𝘮🤔
Tuti Tyastuti
𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘵𝘢𝘩 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘥𝘦𝘮𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘨𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘢𝘥𝘪𝘭𝘢𝘯 𝘪𝘣𝘶𝘮𝘶 𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘫𝘢𝘩𝘢𝘵
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢👍
Tuti Tyastuti
𝘢𝘺𝘰 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘦 💪
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘣𝘦𝘪𝘭 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘶𝘯𝘨𝘬𝘢𝘱 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘴𝘩𝘢𝘯𝘢𝘩𝘻
Tuti Tyastuti
𝘪𝘵𝘶 𝘣𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨"𝘬𝘪𝘳𝘪𝘮𝘢𝘯 𝘪𝘣𝘶𝘮𝘶 𝘳𝘪𝘤𝘬
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘮𝘶𝘥𝘢𝘩"𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘴𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘯𝘨𝘬𝘢𝘱 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘴𝘩𝘢𝘯𝘩𝘢𝘻 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘶𝘮𝘱𝘶𝘭
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪👍
Tuti Tyastuti
𝘦𝘯𝘵𝘢𝘩𝘭𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘬𝘰𝘮𝘦𝘯 𝘢𝘱𝘢 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘩𝘶𝘬𝘶𝘮 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘨𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘦𝘭 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘢𝘥𝘪𝘭𝘢𝘯
Eka Burjo
bertelo telo 🤦
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘤𝘰𝘣𝘢 𝘣𝘦𝘪𝘭 𝘫𝘶𝘫𝘶𝘳 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘮𝘶𝘥𝘢𝘩"𝘢𝘯 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘵𝘶
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘯𝘢𝘩 𝘭𝘰𝘩 𝘢𝘱𝘢 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘫𝘨 𝘵𝘢𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘰 𝘪𝘣𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘪𝘴𝘯𝘪𝘴 𝘣𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘳𝘢𝘮🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!